Berita Terkini
Trending Tags

Festival Pamelo 2026, Dorong Semangat Petani dan Promosi Wisata Daerah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 162
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Festival Pamelo 2026 jadi ajang promosi dan dukung petani, (28/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Magetan menggelar Festival Pamelo 2026 yang dikemas dalam bentuk kontes buah pamelo. Kegiatan ini menjadi upaya strategis pemerintah daerah untuk memperkuat posisi jeruk pamelo sebagai komoditas unggulan sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat regional maupun nasional.

Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, mengatakan bahwa jeruk pamelo merupakan salah satu produk andalan daerah yang telah dikenal luas. Ia menyebut, pengembangan komoditas ini terus diperluas ke berbagai wilayah.

“Magetan memiliki produk unggulan jeruk pamelo yang sudah dikenal secara nasional. Saat ini pengembangannya tidak hanya di empat kecamatan, tetapi telah meluas menjadi enam kecamatan, yakni Bendo, Takeran, Sukomoro, Kawedanan, Magetan, dan Nguntoronadi,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Selain di enam kecamatan tersebut, pengembangan jeruk pamelo juga mulai merambah di beberapa wilayah di Kecamatan Parang. Ia berharap melalui festival ini, pamelo Magetan semakin dikenal luas dan mampu meningkatkan nilai ekonomi petani. 

“Kami mohon dukungan agar pamelo Magetan semakin dikenal, baik di tingkat regional maupun nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DTPHPKP Magetan, Uswatul Chasanah, menjelaskan bahwa festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi dan promosi.

“Festival ini diharapkan mampu memacu semangat petani serta menjadi media untuk memperkenalkan pamelo sebagai bagian dari penggerak pariwisata Magetan,” jelasnya.

Ia menyebut, kontes pamelo tahun ini diikuti oleh 131 peserta dari berbagai kecamatan sentra produksi. Terdapat beberapa kategori yang dilombakan, antara lain kategori bebas, nambangan, sri nyonya dan pamelo khas Magetan.

Adapun penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah kriteria, seperti warna buah, rasa, jumlah biji, serta kualitas keseluruhan. Proses penjurian melibatkan praktisi jeruk, akademisi, serta perwakilan dari Balai Riset Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (BRMP Jestro).

Lebih lanjut, Uswatul mengungkapkan bahwa saat ini budidaya pamelo di Magetan tersebar di enam kecamatan dengan total populasi mencapai sekitar 264.330 pohon. Produksi tahunan diperkirakan mencapai 170 kuintal, dengan produktivitas rata-rata 1,13 kuintal per pohon.

Image Not Found
Kontes pamelo Magetan tarik peserta dari berbagai kecamatan, (28/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Meski demikian, sektor ini masih menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya serangan penyakit tanaman yang dapat menurunkan produktivitas hingga signifikan.

“Beberapa waktu lalu sempat terjadi kekeringan dan serangan penyakit yang berdampak pada penurunan hasil. Untuk itu, kami melakukan pembinaan melalui sekolah lapang agar petani mampu mengendalikan hama dan penyakit secara tepat,” terangnya.

Ia menambahkan, salah satu penyakit yang kerap menyerang adalah infeksi virus yang menyebabkan tanaman mengering. Penanganan dilakukan secara bertahap, termasuk melalui pendekatan alami dan pendampingan teknis dari pihak terkait.

Festival Pamelo 2026 ini juga sengaja digelar pasca Hari Raya Idulfitri, meski masa panen telah memasuki akhir. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan buah sekaligus memberikan ruang promosi yang lebih luas.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Magetan berharap pamelo tidak hanya menjadi komoditas pertanian unggulan, tetapi juga ikon daerah yang mampu menarik wisatawan dan meningkatkan kesejahteraan petani. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Madiun Tawarkan Peluang Investasi Menjanjikan, Investor Asing Mulai Melirik

    Kota Madiun Tawarkan Peluang Investasi Menjanjikan, Investor Asing Mulai Melirik

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun tengah menggali berbagai potensi dan peluang investasi yang dimiliki kota tersebut. Upaya ini tampak dalam penyelenggaraan seminar bertema “Potential and Investment Opportunity of Madiun City” yang digelar di Sun Hotel Madiun pada Selasa (27/5/2025). Wali Kota Madiun, Maidi, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah peluang strategis yang bisa dimanfaatkan […]

    Bagikan
  • Polres Madiun dan Perhutani Tanam 2.250 Pohon di Kare, Peringati Hari Bumi 2026

    Polres Madiun dan Perhutani Tanam 2.250 Pohon di Kare, Peringati Hari Bumi 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polres Madiun bersama Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun menggelar aksi penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, Rabu (22/4/2026). Kegiatan berlangsung di Petak 18B-1 RPH Kresek, BKPH Brumbun, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun. Sebanyak 2.250 bibit pohon ditanam dalam kegiatan tersebut. Jenis tanaman yang ditanam meliputi jati, johar, […]

    Bagikan
  • Tantangan Revolusi Industri, Ini Pesan Danrem 081/DSJ Kepada Civitas Akademika Unmer Madiun 

    Tantangan Revolusi Industri, Ini Pesan Danrem 081/DSJ Kepada Civitas Akademika Unmer Madiun 

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto bertatap muka dengan civitas akademika Universitas Merdeka (Unmer) Madiun, bertempat di Gedung Seminar Bhirawa Anoraga Unmer Madiun, Jumat (21/3/2025). Kepada mereka, Untoro mengajak untuk saling bekerja sama dan bahu-membahu dalam membesarkan Unmer Madiun. “Mulai saat ini, mari kita samakan visi kita, bagaimana membuat Unmer […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 45 Perkara Inkrah, Didominasi Perkara Narkotika

    Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 45 Perkara Inkrah, Didominasi Perkara Narkotika

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri Magetan melaksanakan pemusnahan barang bukti dari puluhan perkara yang telah berkekuatan hukum tetap. Kegiatan dihadiri Wakapolres Magetan serta sejumlah perwakilan instansi terkait. Dalam pemusnahan periode kedua tahun 2025 yang mencakup putusan sejak Mei hingga November, Kejari memusnahkan barang bukti dari 45 perkara. Perkara tersebut meliputi 7 kasus Kamnegtibum, 11 […]

    Bagikan
  • THM di Kota Madiun Tutup Total Selama Bulan Ramadhan

    THM di Kota Madiun Tutup Total Selama Bulan Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun menutup Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Madiun selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah. Penutupan dimulai 18 Februari hingga 21 Maret 2026. Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Agus Purwowidagdo mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil 22 pengelola THM untuk diberikan sosialisasi mengenai aturan tersebut. Satpol PP akan […]

    Bagikan
  • Ribuan ASN Pemkab Madiun Serbu Pasar Murah dan Buka Puasa Bersama

    Ribuan ASN Pemkab Madiun Serbu Pasar Murah dan Buka Puasa Bersama

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Jelang Hari Raya keagamaan Idul Fitri 1447 Hijriyah Pemerintah  Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menggelar kegiatan pasar murah di halaman Pendopo Ronggo Djumeno. Pasar murah ini dikhususkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)  di lingkungan Pemkab Madiun.  Sejak lapak pasar murah dibuka, ribuan ASN langsung menyerbu berbagai macam lapak yang menyediakan berbagai macam […]

    Bagikan
expand_less