Tragis ! Balita di Magetan Tewas Usai Jatuh ke Sumur Lama Depan Rumah
- account_circle Kusnanto
- calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
- visibility 30
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Peristiwa tragis menimpa keluarga di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Kamis (16/10/2025) pagi. Seorang balita perempuan yang masih berusia 1,5 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur lama yang berada di depan rumahnya. Korban merupakan anak dari pasangan Abu Khoir (44) dan Nuvita Ika Rahmawati (38), warga setempat.
Kapolsek Karas, AKP Danang Rahayu Winarno, mengungkapkan kejadian bermula sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, sang ayah baru saja pulang mengantar anak sulungnya ke sekolah dengan sepeda motor dan membawa serta korban.
“Sesampainya di rumah, korban diturunkan, sementara ayahnya berjalan menuju lokasi sumur bor baru yang tengah dikerjakan. Tak lama kemudian, terdengar suara benda jatuh dari arah sumur lama di depan rumah,” jelas AKP Danang.
Saat diperiksa, ternyata korban sudah berada di dasar sumur lama dengan kedalaman sekitar 22 meter yang berdiameter 110 sentimeter. Sumur tersebut sebelumnya tertutup gulungan talang karpet, namun pagi itu dibuka sementara untuk pembuangan air dari pengeboran sumur baru yang tengah dikerjakan.
Melihat anaknya jatuh, sang ayah langsung berteriak meminta pertolongan warga. Karena di dalam sumur mengandung gas beracun, proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati yang terlebih dahulu menggunakan blower untuk mengeluarkan gas. Setelah beberapa saat, korban berhasil diangkat dari dalam sumur.
Balita malang itu kemudian dibawa ke Puskesmas Pembantu terdekat. Namun, petugas medis menyatakan korban telah meninggal dunia. Pemeriksaan luar tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan, hanya ditemukan benjolan di kepala bagian belakang kiri serta cairan keluar dari hidung dan mulut.
“Pihak keluarga menganggap kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan,” tutur Kapolsek.
Kusnanto – Sinergia
- Penulis: Kusnanto


