Berita Terkini
Trending Tags

Tragis ! Balita di Magetan Tewas Usai Jatuh ke Sumur Lama Depan Rumah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 29
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kapolsek Karas bersama ajudannya melihat langsung di TKP Sumur Lama Depan Rumah. Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Peristiwa tragis menimpa keluarga di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Kamis (16/10/2025) pagi. Seorang balita perempuan yang masih berusia 1,5 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur lama yang berada di depan rumahnya. Korban merupakan anak dari pasangan Abu Khoir (44) dan Nuvita Ika Rahmawati (38), warga setempat.

Kapolsek Karas, AKP Danang Rahayu Winarno, mengungkapkan kejadian bermula sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, sang ayah baru saja pulang mengantar anak sulungnya ke sekolah dengan sepeda motor dan membawa serta korban.

“Sesampainya di rumah, korban diturunkan, sementara ayahnya berjalan menuju lokasi sumur bor baru yang tengah dikerjakan. Tak lama kemudian, terdengar suara benda jatuh dari arah sumur lama di depan rumah,” jelas AKP Danang.

Saat diperiksa, ternyata korban sudah berada di dasar sumur lama dengan kedalaman sekitar 22 meter yang berdiameter 110 sentimeter. Sumur tersebut sebelumnya tertutup gulungan talang karpet, namun pagi itu dibuka sementara untuk pembuangan air dari pengeboran sumur baru yang tengah dikerjakan.

Melihat anaknya jatuh, sang ayah langsung berteriak meminta pertolongan warga. Karena di dalam sumur mengandung gas beracun, proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati yang terlebih dahulu menggunakan blower untuk mengeluarkan gas. Setelah beberapa saat, korban berhasil diangkat dari dalam sumur.

Balita malang itu kemudian dibawa ke Puskesmas Pembantu terdekat. Namun, petugas medis menyatakan korban telah meninggal dunia. Pemeriksaan luar tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan, hanya ditemukan benjolan di kepala bagian belakang kiri serta cairan keluar dari hidung dan mulut.

“Pihak keluarga menganggap kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan,” tutur Kapolsek.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Warga Ponorogo Serbu Penukaran Uang Baru Meski Lebaran Masih Lama

    Ratusan Warga Ponorogo Serbu Penukaran Uang Baru Meski Lebaran Masih Lama

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Ratusan warga Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, memadati layanan penukaran uang baru yang digelar Bank Indonesia melalui mobil kas keliling di halaman Masjid Agung Ponorogo, Selasa (24/2/2026). Meski Lebaran masih beberapa waktu lagi, antusiasme masyarakat untuk mendapatkan uang pecahan baru sudah terlihat sejak awal Ramadan. Sejak pagi hari, warga yang didominasi kaum […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Rawit Tembus Rp. 68 Ribu per Kg, Petani Raup Untung hingga Jutaan

    Harga Cabai Rawit Tembus Rp. 68 Ribu per Kg, Petani Raup Untung hingga Jutaan

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Harga cabai rawit di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terus melonjak dalam beberapa hari terakhir. Di sejumlah pasar tradisional, harga cabai rawit kini menyentuh angka Rp. 68 ribu per kilogram, naik signifikan dari sebelumnya Rp. 45 ribu. Kondisi ini membawa angin segar bagi para petani cabai, salah satunya Dana Raditya […]

    Bagikan
  • 91 Orang Diamankan, 9 Jadi Tersangka dalam Kerusuhan DPRD Kota Madiun

    91 Orang Diamankan, 9 Jadi Tersangka dalam Kerusuhan DPRD Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menindaklanjuti kerusuhan yang terjadi di kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025). Total 91 orang yang sempat diamankan usai peristiwa tersebut. Dari 91 orang sembilan di antaranya resmi ditetapkan sebagai tersangka. Wakapolres Madiun Kota Kompol I Gusti Agung Ananta menjelaskan, satu tersangka dijerat pasal 187 ayat 1 […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bakal Rombak Gedung Kesenian Menjadi Depo Arsip

    Pemkot Madiun Bakal Rombak Gedung Kesenian Menjadi Depo Arsip

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan membutuhkan gedung depo arsip. Sebab, keberadaan bangunan tersebut sangat penting untuk tempat penyimpanan arsip statis. Dalam rangka memperingati Hari Kearsipan ke-54 pada Senin (05/05/2025), Wali Kota Madiun, Maidi memerintahkan Dinas terkait untuk segera merealisasikan gedung depo arsip. “Kota Madiun ini peringkat ke-4 […]

    Bagikan
  • Tiga Ribu Massa Bakal Memadati Pendopo Muda Graha Menyambut Bupati dan Wabup Madiun

    Tiga Ribu Massa Bakal Memadati Pendopo Muda Graha Menyambut Bupati dan Wabup Madiun

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Sedikitnya tiga ribu massa relawan harmonis dan warga di bumi kampung pesilat diprediksi bakal tumpah ruah memenuhi pendopo Muda Graha, Kamis (20/02/2025) malam. Ribuan massa ini bakal  hadir guna menyambut kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Madiun serta melakukan doa bersama usai pelantikan Hari Wuryanto dan dr Purnomo Hadi. Kepala Dinas […]

    Bagikan
  • Dewan Pendidikan Jatim Bakal Telisik Dugaan Kecurangan SPMB SMA di Kota Madiun

    Dewan Pendidikan Jatim Bakal Telisik Dugaan Kecurangan SPMB SMA di Kota Madiun

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Pendidikan Jawa Timur turut prihatin mendapat laporan kisruh Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMAN di Kota Madiun. Bukanya reda malahan belum berkesudahan. Tak heran, Dewan Pendidikan Jawa Timur ikut menaruh atensi serius. Khususnya soal dugaan kecurangan dalam penerimaan calon peserta didik. ‘’Kalau memang ada dugaan kecurangan harus disemprit,’’ […]

    Bagikan
expand_less