Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

18,6 Juta Mata Bibit Tebu Bersertifikat Disalurkan ke Madiun, Jadi Modal Tingkatkan Produksi Gula Nasional

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 272
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
18,6 juta mata bibit tebu untuk lahan 310 hektare. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menyalurkan 18,6 juta mata bibit tebu bersertifikat kepada petani di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pengembangan tanaman tebu di lahan seluas 310 hektare sebagai upaya meningkatkan produktivitas sekaligus mempercepat target swasembada gula nasional.

Bibit yang disalurkan merupakan bibit unggul yang telah mengantongi sertifikasi, sehingga diyakini memiliki kualitas lebih baik dibanding bibit hasil perbanyakan mandiri yang selama ini banyak digunakan petani. Penggunaan bibit berkualitas dinilai menjadi fondasi penting dalam menghasilkan tanaman tebu yang sehat, produktif, dan memiliki rendemen gula tinggi.

Tim Teknis PT Ascarya Agro Gempita Indonesia, Fendi, mengatakan seluruh bibit yang didistribusikan telah melalui proses sertifikasi oleh Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) Malang. Sertifikasi tersebut memastikan bibit memiliki kemurnian varietas, daya tumbuh tinggi, serta bebas dari penyakit yang berpotensi menurunkan hasil panen.

“Bibit yang kami salurkan merupakan bibit bersertifikat sehingga kualitasnya sudah teruji. Harapannya produktivitas tebu petani meningkat dan mampu mendukung program swasembada gula,” ujar Fendi, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, kualitas bibit menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan budidaya tebu. Semakin baik mutu bibit yang digunakan, semakin besar peluang petani memperoleh hasil panen dengan produktivitas dan rendemen gula yang lebih tinggi.

Fendi menjelaskan, masih banyak petani yang menggunakan bibit hasil perbanyakan sendiri secara turun-temurun. Kondisi tersebut menyebabkan mutu bibit terus mengalami penurunan sehingga pertumbuhan tanaman tidak seragam dan produksi gula menjadi kurang optimal.

Image Not Found
18,6 juta mata bibit tebu untuk lahan 310 hektare. Foto : Tova-Sinergia

Karena itu, pemerintah menyalurkan bibit unggul yang berasal dari varietas yang telah beradaptasi dengan kondisi tanah dan iklim di Kabupaten Madiun. Bibit tersebut diharapkan mampu menghasilkan tanaman yang lebih sehat serta meningkatkan hasil panen petani.

“Selain teknik budidaya yang baik, kualitas bibit menjadi faktor penting dalam meningkatkan hasil panen. Bibit unggul akan berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman, rendemen, hingga produksi gula yang dihasilkan,” katanya.

Tak hanya menyediakan bibit, pemerintah juga mendorong pendampingan teknis kepada petani agar potensi bibit unggul dapat dimanfaatkan secara maksimal. Pendampingan meliputi teknik penanaman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, hingga penentuan waktu panen yang tepat.

Langkah tersebut dinilai penting karena bibit berkualitas tidak akan memberikan hasil optimal apabila tidak dibarengi penerapan budidaya yang sesuai.

Kabupaten Madiun selama ini menjadi salah satu sentra penghasil tebu di Jawa Timur. Dengan penyaluran 18,6 juta mata bibit tebu bersertifikat untuk lahan seluas 310 hektare, pemerintah berharap kualitas tanaman tebu rakyat terus meningkat, produktivitas gula nasional bertambah, serta target swasembada gula dapat lebih cepat diwujudkan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSCP Pusat Magetan Tegaskan Legalitas Hak Merek dan Hak Cipta pada Peringatan Harlah Ke-52

    PSCP Pusat Magetan Tegaskan Legalitas Hak Merek dan Hak Cipta pada Peringatan Harlah Ke-52

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih Pusat Magetan (PSCP) memanfaatkan momentum Hari Lahir (Harlah) ke-52 untuk menegaskan legalitas hak merek dan hak cipta yang dimiliki perguruan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat identitas organisasi sekaligus menjaga kelestarian budaya pencak silat sebagai warisan bangsa. Mengusung tema “Lestarikan Budaya, Wujudkan Generasi Berprestasi”, PSCP menegaskan […]

    Bagikan
  • Awal 2026, Magetan Dilanda 50 Kejadian Bencana, Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama photo_camera 3

    Awal 2026, Magetan Dilanda 50 Kejadian Bencana, Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu Utama

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Awal tahun 2026, Kabupaten Magetan kembali menghadapi tingginya frekuensi kejadian bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan mencatat 50 kejadian bencana dan peristiwa sepanjang 1–31 Januari 2026. Mayoritas di antaranya dipicu oleh cuaca ekstrem. BPBD melaporkan bahwa kejadian bencana terjadi hampir merata di seluruh kecamatan. Kecamatan Magetan menjadi wilayah dengan jumlah […]

    Bagikan
  • Jemaah Calon Haji Gelombang Dua Tiba di Makkah, Langsung Menunaikan Umrah

    Jemaah Calon Haji Gelombang Dua Tiba di Makkah, Langsung Menunaikan Umrah

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Makkah – Rombongan jemaah calon haji asal Indonesia yang tergabung dalam gelombang kedua mulai berdatangan ke Kota Makkah, Sabtu (18/05/2025). Mereka tiba melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, dan langsung melanjutkan perjalanan menuju kota suci menggunakan bus yang telah disiapkan. Kedatangan jemaah disambut hangat oleh pihak hotel dan syarikah atau penyedia layanan […]

    Bagikan
  • Tuntut Reklamasi Tambang Pasir Mangkrak, Warga Dua Desa di Magetan Luruk Dewan

    Tuntut Reklamasi Tambang Pasir Mangkrak, Warga Dua Desa di Magetan Luruk Dewan

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Warga Desa Sobontoro dan Desa Sumursongo, Kecamatan Karas luruk Gedung DPRD Magetan, Senin (17/02/2025) pukul 12.00 WIB. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini dihadiri Komisi D, Ketua DPRD Kabupaten Magetan Suratno, pemilik tambang, dan sejumlah OPD terkait. Warga 2 desa itu mengeluhkan keberadaan bekas tambang pasir yang dinilai mangkrak. Perwakilan […]

    Bagikan
  • Sambut Pemudik, Wawali Madiun Cek Fasilitas Umum hingga Titik Masuk Kota 

    Sambut Pemudik, Wawali Madiun Cek Fasilitas Umum hingga Titik Masuk Kota 

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun bersama Sekretaris Daerah serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Madiun melakukan pengecekan di sejumlah fasilitas umum (fasum) pada Selasa (18/3/2025). Pengecekan sejumlah titik di Kota Madiun ini bagian dari kesiapan menyambut momen lebaran yang semakin dekat. Terlebih, Kota Madiun dinilai sebagai salah satu […]

    Bagikan
  • Dari Kain Flanel Menjadi Aksesori Kreatif, Ringo Kitchen Tawarkan Gantungan Kunci Unik

    Dari Kain Flanel Menjadi Aksesori Kreatif, Ringo Kitchen Tawarkan Gantungan Kunci Unik

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Sinergia | Di tengah pesatnya perkembangan industri kreatif berbasis kerajinan tangan, mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun (Unipma) menghadirkan inovasi produk gantungan kunci handmade bertema buah dan sayur dengan merek Ringo Kitchen. Produk ini dikembangkan oleh mahasiswa kelas 5C Kelompok 4 sebagai bagian dari proyek pembelajaran pada mata kuliah Manajemen […]

    Bagikan
expand_less