Berita Terkini
Trending Tags

18,6 Juta Mata Bibit Tebu Bersertifikat Disalurkan ke Madiun, Jadi Modal Tingkatkan Produksi Gula Nasional

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 209
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
18,6 juta mata bibit tebu untuk lahan 310 hektare. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menyalurkan 18,6 juta mata bibit tebu bersertifikat kepada petani di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pengembangan tanaman tebu di lahan seluas 310 hektare sebagai upaya meningkatkan produktivitas sekaligus mempercepat target swasembada gula nasional.

Bibit yang disalurkan merupakan bibit unggul yang telah mengantongi sertifikasi, sehingga diyakini memiliki kualitas lebih baik dibanding bibit hasil perbanyakan mandiri yang selama ini banyak digunakan petani. Penggunaan bibit berkualitas dinilai menjadi fondasi penting dalam menghasilkan tanaman tebu yang sehat, produktif, dan memiliki rendemen gula tinggi.

Tim Teknis PT Ascarya Agro Gempita Indonesia, Fendi, mengatakan seluruh bibit yang didistribusikan telah melalui proses sertifikasi oleh Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) Malang. Sertifikasi tersebut memastikan bibit memiliki kemurnian varietas, daya tumbuh tinggi, serta bebas dari penyakit yang berpotensi menurunkan hasil panen.

“Bibit yang kami salurkan merupakan bibit bersertifikat sehingga kualitasnya sudah teruji. Harapannya produktivitas tebu petani meningkat dan mampu mendukung program swasembada gula,” ujar Fendi, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, kualitas bibit menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan budidaya tebu. Semakin baik mutu bibit yang digunakan, semakin besar peluang petani memperoleh hasil panen dengan produktivitas dan rendemen gula yang lebih tinggi.

Fendi menjelaskan, masih banyak petani yang menggunakan bibit hasil perbanyakan sendiri secara turun-temurun. Kondisi tersebut menyebabkan mutu bibit terus mengalami penurunan sehingga pertumbuhan tanaman tidak seragam dan produksi gula menjadi kurang optimal.

Image Not Found
18,6 juta mata bibit tebu untuk lahan 310 hektare. Foto : Tova-Sinergia

Karena itu, pemerintah menyalurkan bibit unggul yang berasal dari varietas yang telah beradaptasi dengan kondisi tanah dan iklim di Kabupaten Madiun. Bibit tersebut diharapkan mampu menghasilkan tanaman yang lebih sehat serta meningkatkan hasil panen petani.

“Selain teknik budidaya yang baik, kualitas bibit menjadi faktor penting dalam meningkatkan hasil panen. Bibit unggul akan berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman, rendemen, hingga produksi gula yang dihasilkan,” katanya.

Tak hanya menyediakan bibit, pemerintah juga mendorong pendampingan teknis kepada petani agar potensi bibit unggul dapat dimanfaatkan secara maksimal. Pendampingan meliputi teknik penanaman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, hingga penentuan waktu panen yang tepat.

Langkah tersebut dinilai penting karena bibit berkualitas tidak akan memberikan hasil optimal apabila tidak dibarengi penerapan budidaya yang sesuai.

Kabupaten Madiun selama ini menjadi salah satu sentra penghasil tebu di Jawa Timur. Dengan penyaluran 18,6 juta mata bibit tebu bersertifikat untuk lahan seluas 310 hektare, pemerintah berharap kualitas tanaman tebu rakyat terus meningkat, produktivitas gula nasional bertambah, serta target swasembada gula dapat lebih cepat diwujudkan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disperindag Magetan Pastikan Beras Oplosan Tak Beredar, Harga Beras Kini Tetap Stabil

    Disperindag Magetan Pastikan Beras Oplosan Tak Beredar, Harga Beras Kini Tetap Stabil

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan menegaskan bahwa tidak ditemukan peredaran beras oplosan di wilayah setempat. Kepastian ini diperoleh setelah inspeksi mendadak (sidak) terakhir pada 31 Juli 2025 menunjukkan hasil bersih dari praktik pengoplosan. “Alhamdulillah, dari hasil sidak yang kami lakukan kemarin, tidak ada temuan beras oplosan di Magetan,” ujar […]

    Bagikan
  • Dishub Kota Madiun Kembali Lelang Pengelolaan Parkir, Berhasilkah ?

    Dishub Kota Madiun Kembali Lelang Pengelolaan Parkir, Berhasilkah ?

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perhubungan Kota Madiun tengah berfikir keras terkait persoalan pengelolaan parkir tepi jalan. Beberapa tahun terakhir, proses lelang parkir tepi jalan umum selalu gagal. Sesuai rencana, Dishub bakal kembali melakukan lelang tahun 2026 ini. “Saat ini sedang proses persiapan untukk lelang. Dokumen-dokumen sedang kami siapkan dan koordinasi dengan instansi terkait,” […]

    Bagikan
  • Pengendara Motor Tewas Usai Terlibat Tabrakan Beruntun di Magetan

    Pengendara Motor Tewas Usai Terlibat Tabrakan Beruntun di Magetan

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 488
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Raya Magetan–Kawedanan, tepatnya di barat gereja Dusun Dupak, Desa Ngadirejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Insiden yang melibatkan truk box, mobil Daihatsu Ayla, dan sepeda motor Yamaha Vixion itu menyebabkan satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka. […]

    Bagikan
  • Rapat Paripurna Nota Penjelasan Wali Kota Madiun terhadap 4 Raperda Tahap II Tahun 2025

    Rapat Paripurna Nota Penjelasan Wali Kota Madiun terhadap 4 Raperda Tahap II Tahun 2025

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun menggelar rapat paripurna pada Senin (16/06/2025) dengan agenda penyampaian nota penjelasan Wali Kota Madiun atas empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Madiun tahap kedua tahun 2025. Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya serta dihadiri langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi. Dalam kesempatan ini, […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Hati-hati Tanggapi Polemik Tambang Galian C di Magetan

    Pemprov Jatim Hati-hati Tanggapi Polemik Tambang Galian C di Magetan

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memilih bersikap hati-hati dalam menanggapi polemik tambang galian C milik PT Anugrah Karya Pasti di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Aktivitas tambang tersebut menjadi sorotan publik setelah tebing setinggi belasan meter longsor dan menewaskan satu orang sopir truk beberapa waktu lalu. Gubernur Jawa Timur, Khofifah […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Uji Kualitas Beras Cadangan Pemerintah Sebelum Disalurkan ke Masyarakat

    Bulog Madiun Uji Kualitas Beras Cadangan Pemerintah Sebelum Disalurkan ke Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Perum BULOG Kantor Cabang Madiun menggelar uji tanak beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Kompleks Pergudangan Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Madiun dan insan media untuk memastikan beras yang akan disalurkan kepada masyarakat memiliki kualitas yang layak konsumsi. Uji tanak dilakukan dengan […]

    Bagikan
expand_less