Berita Terkini
Trending Tags

Padi Amfibi UGM Panen Hingga 8,5 Ton per Hektare, Petani Madiun Mulai Beralih ke Gamagora 7

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 280
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Panen raya padi amfibi Gamagora 7 di Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Universitas Gadjah Mada (UGM) terus mendorong lahirnya inovasi di sektor pertanian melalui pengembangan varietas padi unggul Gamagora 7 (Gadjah Mada Gogo Rancah 7). Varietas yang dijuluki sebagai “padi amfibi” ini diperkenalkan kepada petani Kabupaten Madiun melalui panen raya di lahan demplot Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Jumat (10/7/2026).

Panen raya tersebut merupakan bagian dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UGM yang bertujuan memperkenalkan teknologi pertanian hasil riset kampus kepada masyarakat. Demplot seluas lebih dari satu hektare yang dipanen menunjukkan hasil yang kompetitif dibandingkan varietas padi yang selama ini umum dibudidayakan petani.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni UGM Arie Sujito, jajaran Senat UGM, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM), Pusat Studi Desa dan Kawasan (PSDK), Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT), Fakultas Pertanian UGM, Dinas Pertanian Kabupaten Madiun, kepala desa dari Gunungsari, Tulungrejo, dan Pulungrejo, Kelompok Tani Gunungsari, Petani Milenial Madiun, serta Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) Madiun.

Gamagora 7 merupakan varietas padi unggul yang resmi dilepas Kementerian Pertanian pada 2023. Keunggulan utamanya adalah mampu tumbuh optimal di lahan sawah maupun lahan kering tadah hujan, sehingga dinilai lebih adaptif menghadapi perubahan iklim dan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Image Not Found
Gamagora 7 berpotensi hasil hingga 8,5 ton per hektare. Foto : Tova-Sinergia

Untuk setiap hektare lahan, kebutuhan benih Gamagora 7 berkisar 20 hingga 25 kilogram dengan potensi hasil panen sekitar 7,9 sampai 8,5 ton gabah per hektare.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni UGM, Arie Sujito, menjelaskan Gamagora 7 merupakan hasil riset panjang yang dikembangkan untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi petani, mulai dari perubahan iklim hingga ancaman hama penyakit.

“Situasi pertanian di Indonesia penuh kerentanan. Selain faktor alam, persoalan bibit juga menjadi tantangan. Gamagora lahir dari eksperimen panjang dan salah satu keunggulannya adalah mampu hidup di lahan kering maupun lahan basah melalui proses riset yang panjang oleh tim Fakultas Pertanian UGM, khususnya Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT),” ujar Arie.

Menurutnya, tinggi tanaman yang relatif sedang, sekitar 105 sentimeter, menjadi salah satu keunggulan karena mampu mengurangi risiko tanaman roboh akibat angin maupun hujan. Selain itu, varietas tersebut juga memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan hama yang terus berubah.

“Tidak ada satu bibit yang akan unggul sepanjang masa. Karena itu, para peneliti harus terus melakukan pembaruan varietas. Pemerintah juga perlu memberi perhatian terhadap riset seperti ini jika ingin memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan,” katanya.

Arie menambahkan, sejak diluncurkan pada 2023, Gamagora 7 telah diuji coba di berbagai daerah melalui jaringan KKN UGM yang tersebar di 32 provinsi, termasuk Nusa Tenggara Timur, Lampung, Kalimantan, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Image Not Found
UGM kenalkan padi unggul tahan lahan kering dan basah. Foto : Tova-Sinergia

“Kami membutuhkan masukan langsung dari para petani mengenai kelebihan maupun kekurangan varietas ini. Dengan begitu, produk yang dihasilkan benar-benar sesuai kebutuhan petani. Kami juga berharap pemerintah daerah terus mendukung hilirisasi hasil riset agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, sekaligus mampu menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, UGM juga menyerahkan 100 kilogram benih Gamagora 7 secara simbolis kepada tiga desa yang mengikuti kegiatan, yakni Desa Gunungsari, Tulungrejo, dan Pulungrejo, untuk dikembangkan lebih lanjut oleh kelompok tani di wilayah masing-masing. UGM juga memperkenalkan sampel beras hasil panen Gamagora 7 sebagai gambaran kualitas hasil produksi varietas tersebut.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Gunungsari, Puthut Supriyadi, mengaku merasakan sejumlah keunggulan selama membudidayakan Gamagora 7 di lahan demplot.

“Selama yang saya alami, pengendalian maupun pertumbuhan tanaman lebih mudah karena varietas ini sangat toleran terhadap berbagai persoalan yang biasa dihadapi petani. Jika varietas lain ada yang mengalami kerdil atau terserang penyakit dengan cukup parah, Gamagora justru mampu pulih lebih cepat sehingga pertumbuhannya tetap optimal,” jelas Supriyadi.

Ia juga menilai Gamagora 7 memiliki prospek yang sangat baik untuk dikembangkan di wilayah dengan keterbatasan air. “Kalau melihat karakter tanamannya, sebenarnya cocok ditanam di lahan basah maupun lahan kering. Namun menurut pengamatan kami, varietas ini justru lebih optimal di lahan yang ketersediaan airnya terbatas atau lahan tadah hujan,” ujarnya.

Melalui panen raya di Desa Gunungsari, UGM berharap Gamagora 7 dapat menjadi percontohan bagi petani di Kabupaten Madiun sekaligus memperluas adopsi varietas padi unggul hasil riset dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • MPFC Bekuk PSIL Lumajang, Uji Coba Jelang Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur

    MPFC Bekuk PSIL Lumajang, Uji Coba Jelang Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dukungan penuh dari suporter Great Bull Boys menggema di Stadion Wilis dan menjadi energi tambahan bagi Madiun Putra FC (MPFC). Tim berjuluk Blue Force itu sukses meraih kemenangan meyakinkan 2–0 atas PSIL Lumajang dalam laga uji coba jelang bergulirnya Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur. Dua gol MPFC masing-masing dicetak […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Beruntun Empat Sepeda Motor di Ngawi, Siswa SMK Tewas, Enam Pelajar Terluka

    Kecelakaan Beruntun Empat Sepeda Motor di Ngawi, Siswa SMK Tewas, Enam Pelajar Terluka

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat sepeda motor yang dikendarai pelajar terjadi di Jalan Raya Desa Kedunggalar, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 12.15 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan seorang siswa SMK meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara enam pelajar lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis. Korban meninggal diketahui […]

    Bagikan
  • Diproyeksikan Sejak 2019, Pembangunan Gedung Fraksi DPRD Madiun Telan Anggaran Rp. 6,5 Miliar

    Diproyeksikan Sejak 2019, Pembangunan Gedung Fraksi DPRD Madiun Telan Anggaran Rp. 6,5 Miliar

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pembangunan gedung fraksi DPRD Kabupaten Madiun resmi dimulai setelah tertunda selama enam tahun sejak Detail Engineering Design (DED) disusun pada 2019. Proyek senilai Rp. 6,5 miliar itu dikerjakan oleh CV Jati Asli dan ditargetkan rampung pada 29 Desember 2025. Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten […]

    Bagikan
  • Peringati Hari Jadi ke-457, Bupati Madiun Ajak Seluruh Elemen Satukan Langkah Bangun Daerah

    Peringati Hari Jadi ke-457, Bupati Madiun Ajak Seluruh Elemen Satukan Langkah Bangun Daerah

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-457 di Pendopo Ronggo Djoemeno, Kecamatan Mejayan, Jumat (18/07/2025). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintahan dari seluruh kecamatan. Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Momen ini, menurutnya, […]

    Bagikan
  • Anggota DPRD Ngawi Dengarkan Dakwaan Perkara Dugaan Gratifikasi Rp. 9,8 Miliar

    Anggota DPRD Ngawi Dengarkan Dakwaan Perkara Dugaan Gratifikasi Rp. 9,8 Miliar

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Persidangan kasus dugaan gratifikasi yang menyeret anggota DPRD Ngawi, Winarto, mulai digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada Selasa (09/09/2025). Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ngawi membacakan dakwaan yang menyebutkan bahwa Winarto menerima gratifikasi senilai Rp9,8 miliar serta terlibat manipulasi pajak daerah dalam proses pembebasan lahan PT GFT Indonesia […]

    Bagikan
  • Warga Ngawi Temukan Jasad Pria Mengambang di Sungai, Ternyata Tetangga Yang Hilang

    Warga Ngawi Temukan Jasad Pria Mengambang di Sungai, Ternyata Tetangga Yang Hilang

    • calendar_month 5 jam yang lalu
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Warga Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria yang mengambang di Sungai Kedung Merak, Selasa (11/8/2026) pagi. Jasad tersebut sempat dikira sampah oleh warga sebelum akhirnya diketahui merupakan tubuh manusia. Korban diketahui bernama Khanani (51), warga setempat yang dilaporkan hilang sejak Senin (10/8/2026). Jasad […]

    Bagikan
expand_less