Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

DPRD Magetan Bentuk Tim Verifikasi Tambang Galian C di Sayutan, Operasional Diminta Ditunda

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 249
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Magetan fasilitasi audiensi warga dan tambang. (3/6/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Aspirasi ratusan warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, yang menuntut penutupan tambang galian C akhirnya difasilitasi DPRD Magetan melalui forum audiensi yang digelar di ruang Badan Musyawarah (Banmus) Rabu (3/6/2026).

Audiensi tersebut mempertemukan perwakilan warga dengan pimpinan DPRD, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta pihak pengelola tambang yang menjadi objek penolakan masyarakat. 

Dalam forum tersebut, masing-masing perwakilan warga menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka rasakan sejak adanya aktivitas pertambangan. Keluhan yang disampaikan mulai dari kekhawatiran kerusakan lingkungan, dampak terhadap jalan desa, hingga potensi terganggunya sumber daya alam di sekitar kawasan tambang.

Wakil Ketua DPRD Magetan, Puthut Pujiono, mengatakan audiensi tersebut merupakan bentuk komitmen DPRD dalam menerima dan menyalurkan aspirasi masyarakat. Menurutnya, DPRD bergerak cepat memfasilitasi pertemuan dengan menghadirkan seluruh pihak yang memiliki kewenangan dan keterkaitan dengan persoalan tambang.

“Hari ini DPRD memfasilitasi aspirasi masyarakat Sayutan. Semua pihak yang berkompeten sudah hadir, mulai dari OPD terkait, masyarakat hingga pihak perusahaan tambang. Dari hasil pertemuan disepakati akan dibentuk tim yang nantinya turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi dan mencari solusi yang dapat diterima semua pihak,” ujar Puthut.

Hasil audiensi menghasilkan kesepakatan penting berupa penghentian sementara operasional tambang hingga tim yang dibentuk pemerintah daerah melakukan pemeriksaan lapangan. Tim tersebut nantinya melibatkan unsur legislatif, eksekutif, serta Inspektorat Tambang dari Pemprov Jawa Timur.

Menurut Puthut, tim akan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap lokasi pertambangan, termasuk kesesuaian titik tambang dengan dokumen perizinan yang telah diterbitkan. Langkah ini dinilai penting mengingat kewenangan perizinan pertambangan berada di tingkat yang lebih tinggi, sementara pemerintah daerah hanya memberikan rekomendasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kesepakatannya, tambang belum boleh beroperasi sebelum tim dari kabupaten turun ke lapangan bersama Inspektorat Tambang. Nanti akan dijelaskan secara detail mengenai denah lokasi dan kesesuaian dengan izin yang dimiliki perusahaan,” katanya.

Puthut juga menjelaskan bahwa secara tata ruang, kawasan pertambangan di Kabupaten Magetan telah ditentukan pemerintah. Dari sejumlah wilayah yang sebelumnya masuk dalam kawasan pertambangan, saat ini hanya tersisa dua kecamatan yang diperbolehkan, yakni Kecamatan Parang dan Kecamatan Karas.

Meski secara lokasi dan dokumen perizinan dinilai telah memenuhi ketentuan, DPRD tetap memandang penting adanya dialog karena muncul penolakan dari masyarakat sekitar. Oleh sebab itu, keputusan akhir akan mempertimbangkan hasil verifikasi lapangan serta masukan dari seluruh pihak yang terlibat.

Sementara itu, DPRD Magetan mengapresiasi langkah warga yang memilih menyampaikan aspirasi secara langsung ke gedung dewan. Menurut Puthut, DPRD terbuka bagi seluruh masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan maupun usulan terkait kebijakan publik.

“Kami justru senang masyarakat datang menyampaikan aspirasi. DPRD membuka pintu seluas-luasnya. Ini rumah rakyat, sehingga siapa pun yang memiliki keluhan atau masukan bisa datang dan kami akan berusaha memfasilitasinya,” tegasnya.

Dengan terbentuknya tim verifikasi tersebut, polemik tambang galian C di Desa Sayutan untuk sementara memasuki tahap evaluasi. Warga berharap hasil pemeriksaan nantinya dapat memberikan kepastian terhadap tuntutan mereka, sekaligus menjawab berbagai kekhawatiran terkait dampak lingkungan yang selama ini menjadi sorotan masyarakat. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi Golkar Kritik Keras Pengelolaan PAD Magetan, Soroti PDAM dan Sistem Retribusi Manual

    Fraksi Golkar Kritik Keras Pengelolaan PAD Magetan, Soroti PDAM dan Sistem Retribusi Manual

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Magetan melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam Pandangan Umum (PU) atas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, mereka menyoroti lemahnya sistem yang dinilai semrawut dan membuka celah besar kebocoran. Menurut anggota Fraksi Golkar, Didik Haryo, pengelolaan PAD hingga […]

    Bagikan
  • Joglo Milik Pondok Pesantren di Ponorogo Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

    Joglo Milik Pondok Pesantren di Ponorogo Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah bangunan joglo Tegal Singo Legowo milik Gus Fathul Hadi atau Gus Fuad yang berada di kawasan Pondok Pesantren Hudatul Muna, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Brotonegaran, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, ludes terbakar pada Selasa pagi. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan joglo yang sebagian besar berbahan kayu. Bangunan tersebut diketahui […]

    Bagikan
  • Begini Tanggapan PT. JNK Perihal Temuan Tas Kuning Berisi Amunisi

    Begini Tanggapan PT. JNK Perihal Temuan Tas Kuning Berisi Amunisi

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Peristiwa penemuan barang mencurigakan di ruas Tol Ngawi–Kertosono KM 604+700 arah A pada Jumat (15/08/2025) masih menyisakan tanda tanya. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) memberikan klarifikasi terkait hal tersebut.  Direktur PT JNK Arie Irianto menjelaskan sekitar pukul 09.00 WIB, petugas kebersihan tol menemukan sebuah goodie bag kuning di bahu […]

    Bagikan
  • Tergabung Kloter 52, Tangis Haru Iringi Keberangkatan 152 Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    Tergabung Kloter 52, Tangis Haru Iringi Keberangkatan 152 Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana haru mewarnai halaman Masjid Agung Kota Madiun, Jumat sore (16/05/205), saat 152 calon jemaah haji diberangkatkan menuju tanah suci. Mereka tergabung dalam kloter 52 keberangkatan haji tahun 2025 dari Kota Madiun. Isak tangis keluarga pecah saat momen perpisahan berlangsung. Pelukan erat dan doa-doa penuh harapan mengiringi langkah kaki para […]

    Bagikan
  • Pelayanan RSUD dr. Harjono Ponorogo Tetap Normal Meski Direktur Ditetapkan Tersangka KPK

    Pelayanan RSUD dr. Harjono Ponorogo Tetap Normal Meski Direktur Ditetapkan Tersangka KPK

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Meski tengah diterpa kasus korupsi yang menjerat pimpinannya, aktivitas di RSUD dr. Harjono Ponorogo tetap berjalan seperti biasa. Manajemen memastikan pelayanan kepada pasien tetap normal pasca penetapan Direktur RSUD dr. Yunus Mahatma sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu dini hari (9/11/2025). Humas RSUD dr. Harjono, Sugianto, mengatakan operasi […]

    Bagikan
  • Bus Eka Surabaya-Cilacap Terbakar di Madiun, 19 Penumpang Selamat

    Bus Eka Surabaya-Cilacap Terbakar di Madiun, 19 Penumpang Selamat

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Eka jurusan Surabaya-Cilacap terbakar di Jalan Raya Surabaya-Madiun, Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Sabtu (22/8/2026). Seluruh 19 penumpang yang berada di dalam bus berhasil menyelamatkan diri. Bus bernomor polisi S 7856 US itu dilalap api setelah muncul asap dari bagian mesin di belakang kendaraan. […]

    Bagikan
expand_less