Berita Terkini
Trending Tags

361 Jemaah Magetan Sudah Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama, 39 Diusulkan Pelunasan Tahap Kedua

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • visibility 29
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor PTSP kab. Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Proses pelunasan biaya haji tahap pertama untuk Kabupaten Magetan telah berakhir pada 23 Desember 2025. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, menyampaikan perkembangan terbaru terkait jumlah jemaah yang telah melunasi maupun yang belum menyelesaikan kewajibannya.

Ida menjelaskan, dari 415 jemaah yang berhak melunasi, tercatat 361 jemaah telah menyelesaikan pelunasan hingga batas akhir tahap pertama. Sementara itu, 54 jemaah belum melakukan pelunasan.

“Pelunasan jemaah haji tahap pertama sudah berakhir pada 23 Desember 2025. Dari 415 jemaah yang berhak melunas, sebanyak 361 sudah melakukan pelunasan dan masih ada 54 yang belum,” ujar Ida, Senin (5/1/2026).

Ida menambahkan bahwa dari 54 jemaah yang belum melunasi, mayoritas terkendala istithaah kesehatan yang belum muncul. Selain itu, terdapat 15 jemaah yang meninggal atau menunda keberangkatan, sehingga tidak dapat melanjutkan pelunasan.

“Mayoritas jemaah yang belum lunas istithaah-nya belum muncul. Dari 54 itu juga ada 15 yang meninggal dan menunda,” jelasnya.

Dengan demikian, hanya 39 jemaah yang akan diusulkan masuk kategori gagal sistem untuk dapat melakukan pelunasan pada tahap kedua, yang berlangsung pada 2–9 Januari 2026.

“Yang bisa kami usulkan untuk masuk gagal sistem agar melunasi di tahap kedua adalah 39 jemaah,” tegas Ida.

Setelah pelunasan tahap kedua selesai pada 9 Januari 2026, pihak kementerian masih menunggu regulasi terbaru terkait kemungkinan adanya perpanjangan masa pelunasan.

“Kami menunggu apakah ada perpanjangan atau tidak. Karena itu, kami selalu menyampaikan kepada jemaah yang sudah istithaah untuk segera melunasi. Dikhawatirkan tidak ada perpanjangan lagi,” kata Ida.

Ia menegaskan pentingnya jemaah cadangan, jemaah gagal sistem, serta yang mengajukan penggabungan mahram maupun pendampingan agar segera menyelesaikan pelunasan sebelum masa tahap kedua ditutup.

“Jika benar-benar ditutup pada 9 Januari tanpa perpanjangan, kami berharap seluruh jemaah Magetan dapat melunasi tepat waktu,” imbuhnya.

Ida juga menyampaikan total kuota jemaah haji asal Magetan untuk periode pelunasan tahun ini, yaitu 415 jemaah berhak lunas dan 183 jemaah cadangan.

Ketika ditanya mengenai jemaah termuda dan tertua, Ida menyebutkan bahwa data usia jemaah termuda masih dalam proses pengecekan karena pelunasan tahap kedua masih berjalan. “Yang termuda belum bisa kami cek karena datanya masih kami proses. Kalau lansia usianya 84 tahun” tuturnya.

Dengan pelunasan tahap kedua yang masih berlangsung, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan terus melakukan pemantauan dan verifikasi agar seluruh jemaah dapat menyelesaikan proses sesuai ketentuan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Penumpang Drop, KAI Daop 7 Madiun Aktifkan Pos Kesehatan 24 Jam

    Antisipasi Penumpang Drop, KAI Daop 7 Madiun Aktifkan Pos Kesehatan 24 Jam

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyiagakan layanan Pos Kesehatan Stasiun (Poskes) selama 24 jam penuh. Hal itu guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penumpang selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Layanan kesehatan tersebut disiapkan sebagai bagian dari sistem pelayanan terpadu untuk memberikan penanganan […]

    Bagikan
  • Ini Program Pembangunan Dalam Musrenbang RPJMD 2025–2029 Magetan

    Ini Program Pembangunan Dalam Musrenbang RPJMD 2025–2029 Magetan

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi menetapkan arah pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RPJMD 2025–2029. Forum yang digelar pada (21/08/2025) itu mempertemukan Pemkab, DPRD, serta sejumlah pemangku kepentingan, dan menghasilkan kesepakatan strategis dalam merumuskan kebijakan pembangunan jangka menengah. Dalam kesempatan […]

    Bagikan
  • Perkara Laporan Palsu Kembali Terjadi di Magetan, Ternyata Uang Gaji Habis untuk Trading

    Perkara Laporan Palsu Kembali Terjadi di Magetan, Ternyata Uang Gaji Habis untuk Trading

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang pria berinisial AS (26), warga Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, harus berurusan dengan aparat Polsek Maospati setelah laporan kehilangan sepeda motor yang ia sampaikan ternyata palsu. AS sebelumnya mengaku menjadi korban pencurian motor dan uang gaji di sekitar Puskesmas Maospati pada 10 Desember 2025 lalu. Namun penyelidikan polisi mengungkap bahwa cerita […]

    Bagikan
  • Dari Kain Flanel Menjadi Aksesori Kreatif, Ringo Kitchen Tawarkan Gantungan Kunci Unik

    Dari Kain Flanel Menjadi Aksesori Kreatif, Ringo Kitchen Tawarkan Gantungan Kunci Unik

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Di tengah pesatnya perkembangan industri kreatif berbasis kerajinan tangan, mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun (Unipma) menghadirkan inovasi produk gantungan kunci handmade bertema buah dan sayur dengan merek Ringo Kitchen. Produk ini dikembangkan oleh mahasiswa kelas 5C Kelompok 4 sebagai bagian dari proyek pembelajaran pada mata kuliah Manajemen […]

    Bagikan
  • Masih Banyak Pelanggaran, Pemkot Madiun Gerak Cepat Tertibkan Reklame Liar

    Masih Banyak Pelanggaran, Pemkot Madiun Gerak Cepat Tertibkan Reklame Liar

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperketat penertiban reklame yang tidak berizin. Hal ini ditegaskan dalam rapat koordinasi lintas OPD yang melibatkan DPMPTSP, Kominfo, Bapenda, dan Dinas Pekerjaan Umum. Kepala DPMPTSP Kota Madiun, Sumarno, menjelaskan bahwa pihaknya bersama tim telah melakukan serangkaian survei lapangan sepanjang Oktober 2025. Dari hasil pengecekan yang dilakukan […]

    Bagikan
  • Chromebook Bantuan Kemendikbud Banyak Menganggur, Ada yang Rusak dan Jarang Dipakai

    Chromebook Bantuan Kemendikbud Banyak Menganggur, Ada yang Rusak dan Jarang Dipakai

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Agung RI tengah menelisik kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Ditengah sorotan publik itu, puluhan perangkat Chromebook bantuan Kemendikbudristek era kepemimpinan Nadiem Makariem yang disalurkan ke sejumlah Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, tak sepenuhnya dimanfaatkan. […]

    Bagikan
expand_less