Berita Terkini
Trending Tags

Dinas Arpus Magetan Siapkan Ruang Literasi Digital di Graha Literasi, Ditargetkan Launching Desember

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 30
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gedung Pusat Literasi Kabupaten Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan menyiapkan pengembangan fasilitas literasi digital di Gedung Graha Literasi. Ruang tersebut dirancang menjadi fasilitas edukasi yang memadukan aktivitas membaca dengan pengalaman belajar berbasis visual dan teknologi bagi anak-anak.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan, Endang Ambarwati, mengatakan gagasan tersebut muncul dari perubahan pola literasi anak yang semakin dekat dengan perangkat digital. Kondisi itu dinilai perlu direspons dengan menghadirkan ruang belajar yang lebih adaptif dan menarik, sekaligus tetap mendukung budaya membaca.

Menurut Endang, pengembangan ruang literasi digital juga menjadi bagian dari upaya menyesuaikan fasilitas perpustakaan dengan kebijakan pembatasan penggunaan gawai bagi anak.

“Saya berpikir bagaimana Gedung Graha tersebut ada juga literasi yang sifatnya digital untuk anak-anak. Saya yakin anak-anak akan tertarik,” ujar Endang.

Ruang literasi digital tersebut nantinya akan dilengkapi visualisasi edukasi yang disesuaikan dengan jenjang usia dan pendidikan anak. Konsepnya dibuat terintegrasi dengan kegiatan kunjungan atau outing class ke Graha Literasi.

Anak-anak yang datang tidak hanya diarahkan untuk membaca koleksi buku, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar melalui tayangan visual edukatif. Dengan konsep tersebut, perpustakaan diharapkan tidak sekadar menjadi tempat membaca, melainkan ruang pembelajaran yang lebih interaktif.

Endang menuturkan, pengembangan fasilitas itu akan dibiayai melalui realokasi sejumlah anggaran internal Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. Anggaran yang dialihkan berasal dari kegiatan yang dinilai kurang mendesak untuk kemudian diprioritaskan bagi kebutuhan literasi digital.

Ia menjelaskan, terdapat penyesuaian anggaran setelah dilakukan analisis jabatan dan pengurangan kebutuhan tenaga outsourcing. Sebagian alokasi yang sebelumnya masih mengikuti pagu lama kemudian dapat disesuaikan dan dialihkan untuk mendukung program yang dianggap lebih prioritas.

“Hal-hal yang sifatnya bisa kita alihkan, kita prioritaskan untuk yang penting. Menurut saya, ruang digital ini penting,” kata Endang.

Pengembangan ruang tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Graha Literasi, khususnya bagi kalangan pelajar. Endang membayangkan kunjungan anak-anak dapat dikemas dalam satu rangkaian kegiatan, mulai dari membaca buku, menikmati visualisasi edukasi, hingga mengunjungi lokasi edukasi lain di sekitar kawasan.

Salah satu rencana yang disiapkan adalah mengintegrasikan kegiatan kunjungan ke Graha Literasi dengan Kebun Bunga Refugia. Dengan demikian, kegiatan literasi tidak berhenti pada aktivitas membaca, tetapi dapat dilanjutkan dengan pembelajaran di ruang terbuka.

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan menargetkan ruang literasi digital tersebut dapat diluncurkan pada Desember 2026, dengan catatan proses penyesuaian anggaran berjalan sesuai rencana.

“Kalau penyesuaian anggaran ini oke, Desember bisa dilaunching. Harapan saya begitu. Nanti Januari sudah ada fasilitasi outing class di sana,” tutur Endang.

Mulai Januari 2027, fasilitas tersebut diharapkan sudah dapat dimanfaatkan untuk mendukung program kunjungan pelajar. Konsep ini sekaligus menjadi upaya pemerintah daerah menghadirkan alternatif aktivitas digital yang bersifat edukatif, sehingga penggunaan teknologi oleh anak tidak semata-mata untuk hiburan.

Pengembangan ruang literasi digital ini menjadi bagian dari transformasi layanan perpustakaan di tengah perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengakses informasi. Tantangannya bukan lagi sekadar meningkatkan minat membaca buku, tetapi juga memastikan anak-anak mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar yang positif, kreatif, dan sesuai dengan usia mereka. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disetujui DPRD, Pemkab Ponorogo Akan Pinjam Rp. 100 Miliar ke Bank Jatim untuk Perbaikan Jalan

    Disetujui DPRD, Pemkab Ponorogo Akan Pinjam Rp. 100 Miliar ke Bank Jatim untuk Perbaikan Jalan

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – DPRD Ponorogo menyetujui usulan Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk meminjam dana sebesar Rp. 100 miliar ke Bank Jatim. Pinjaman ini akan digunakan untuk pembiayaan perbaikan infrastruktur, khususnya jalan-jalan rusak yang tersebar di sejumlah wilayah. Persetujuan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap Raperda Perubahan APBD (P-APBD) tahun 2025, yang digelar […]

    Bagikan
  • Danrem 081/DSJ Tinjau Rencana Pemasangan 3 Titik Jembatan Armco di Blitar

    Danrem 081/DSJ Tinjau Rencana Pemasangan 3 Titik Jembatan Armco di Blitar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – Upaya meningkatkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas masyarakat di wilayah pedesaan terus dilakukan. Komandan Korem (Danrem) 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, meninjau langsung tiga lokasi yang direncanakan menjadi titik pemasangan Jembatan Armco di Kabupaten Blitar, Selasa (11/3/2026). Tiga lokasi tersebut berada di Desa Pagergunung, Kecamatan Kesamben; Desa Kedungbunder, Kecamatan Sutojayan; serta […]

    Bagikan
  • Kejari Kota Madiun Monitoring dan Evaluasi Proyek Pavingisasi dan PJU

    Kejari Kota Madiun Monitoring dan Evaluasi Proyek Pavingisasi dan PJU

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun melalui Tim Sambang Kelurahan meninjau hasil pekerjaan untuk program pavingisasi serta penerangan jalan umum (PJU) di wilayah Kecamatan Kartoharjo pada Kamis (16/10/2025). Kegiatan ini bagian dari program penyuluhan hukum terkait pembangunan sarana dan prasarana yang ada di tingkat kelurahan yang dilakukan oleh kelompok masyarakat (Pokmas). Korps […]

    Bagikan
  • Bupati dan Wakil Bupati Magetan Terpilih Dijadwalkan Dilantik 23 Mei di Surabaya

    Bupati dan Wakil Bupati Magetan Terpilih Dijadwalkan Dilantik 23 Mei di Surabaya

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan akhirnya menerima surat resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait pelantikan Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro sebagai Bupati dan Wakil Bupati Magetan terpilih. Pelantikan dijadwalkan berlangsung pada Jumat, (23/05/2025) pukul 09.00 WIB di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Kepastian jadwal ini disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Pemerintahan […]

    Bagikan
  • Sidang Perdana Bupati Nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko, Jaksa Ungkap Tiga Kasus Korupsi

    Sidang Perdana Bupati Nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko, Jaksa Ungkap Tiga Kasus Korupsi

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Sinergia | Sidoarjo – Bupati Ponorogo nonaktif, Sugiri Sancoko, menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Jumat (10/4/2026). Dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan, Sugiri didakwa terlibat dalam tiga perkara korupsi yang mencakup dugaan suap dan gratifikasi. Sidang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan menghadirkan dua terdakwa lain, yakni Direktur RS Harjono […]

    Bagikan
  • Puluhan SMP Negeri di Ponorogo Kekurangan Siswa, Dindik Buka Pendaftaran hingga Akhir Juli

    Puluhan SMP Negeri di Ponorogo Kekurangan Siswa, Dindik Buka Pendaftaran hingga Akhir Juli

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di sejumlah SMP Negeri. Hasil evaluasi menunjukkan proses penerimaan siswa baru berjalan sesuai ketentuan. Namun, masih terdapat 24 dari total 56 SMP Negeri di Kabupaten Ponorogo yang belum memenuhi pagu penerimaan peserta didik baru. […]

    Bagikan
expand_less