Berita Terkini
Trending Tags

Jawab PU Fraksi Tentang RAPBD Magetan 2026, Bupati Magetan Janji Benahi Tata Kelola

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 130
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Magetan Tahun 2026 berlangsung padat sejak pagi hingga petang. Setelah rapat maraton Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD Magetan, sidang paripurna dilanjutkan dengan agenda utama penyampaian Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum delapan fraksi DPRD.

Dalam sidang yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Magetan itu, Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, membacakan jawaban setebal 15 halaman yang memuat klarifikasi, penjelasan, dan tindak lanjut atas kritik fraksi, termasuk soal penyusunan anggaran yang sebelumnya dinilai “kejar tayang”.

“Hari ini dari pagi kita rapat Badan Anggaran, lalu jeda sebentar, dan Alhamdulillah jawaban Bupati langsung rampung. Semua pertanyaan fraksi sudah terjawab,” ujar Ketua DPRD Suratno usai sidang, Kamis (27/11/2025). Ia menegaskan bahwa pembahasan kini memasuki tahap akhir sebelum dilakukan evaluasi oleh Gubernur Jawa Timur. “Semoga APBD kita diberi kelancaran,” tambahnya.

Bupati Nanik menegaskan bahwa penyusunan APBD 2026 tetap mengacu pada tujuan besar RPJMD 2025–2029 dan RPJPD 2025–2045 dengan tema “Peningkatan Kualitas Pelayanan Dasar dan SDM untuk Pertumbuhan Berkualitas.” Ia mengakui pentingnya pembahasan anggaran yang lebih matang ke depan agar aspirasi masyarakat dapat terserap lebih baik.

“Terima kasih atas saran yang membangun. Ke depan, pembahasan akan kami upayakan sesuai jadwal yang lebih memadai,” ujarnya.

Pemkab juga harus berhadapan dengan penurunan Transfer ke Daerah (TKD). Untuk itu, optimalisasi PAD dan efisiensi belanja digencarkan melalui digitalisasi pajak, pemanfaatan aset daerah, pemetaan ketersediaan dana, serta realokasi anggaran.

Sejumlah program strategis dan persoalan klasik tetap menjadi perhatian fraksi. Berikut isu-isu yang dijawab langsung oleh Bupati:

1. Program Guyub Rukun Rp3–5 Juta per RT

Dipastikan tetap berjalan sesuai janji politik Bupati–Wakil Bupati terpilih. Kajian feasibility study sedang berlangsung untuk memastikan program tepat sasaran.

2. Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

Sebanyak 125 unit RTLH masuk anggaran tahun 2026, dengan tambahan support dari pemerintah pusat dan skema CSR.

3. Sekolah Rakyat (SR)

Pemkab sudah menyiapkan lahan dan penyusunan dokumen UKL-UPL sesuai Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025. Pembangunan direncanakan mulai tahun depan.

4. Koperasi Desa Merah Putih

Dipastikan diperkuat melalui pelatihan, pengawasan ketat, dan mitigasi risiko agar tidak membebani APBD.

5. Pengendalian Inflasi Pangan

Dilakukan lewat gerakan tanam cabai, bawang merah, pemanfaatan pekarangan, dan program Intensifikasi Padi (IP 400).

DPRD menilai sejumlah masalah klasik masih belum terurai tuntas. Di antaranya penanganan sampah, data tidak valid pada peserta BPJS PBI, hingga efektivitas program RT. Terkait sampah, Bupati mengakui implementasi Instruksi Bupati Nomor 1 Tahun 2019 belum maksimal. Penanganan TPA Milangasri disebut memasuki status darurat.

“TPA Milangasri harus ditutup karena overload dan berisiko tinggi terhadap lingkungan. Sampah akan dialihkan ke titik transit sementara, dan pemilahan diperkuat di desa dan kelurahan,” jelasnya.

Mandatory spending sektor pendidikan dipastikan tetap aman, bahkan mencapai lebih dari 47% — jauh melampaui ketentuan minimal 20%. Anggaran infrastruktur publik tercatat 23,32%, dan kewajiban fiskal lainnya sudah terpenuhi. Bupati juga menargetkan peningkatan Dana Insentif Fiskal (DIF) tahun 2026 setelah sukses meraihnya tahun ini, salah satunya berkat penurunan angka stunting.

Ketua DPRD Suratno menyampaikan bahwa hampir seluruh pertanyaan fraksi terkait silpa, belanja, pendapatan, dan mekanisme peningkatan PAD sudah terjawab. Ia juga menyoroti sejumlah program yang perlu percepatan, termasuk penyelesaian pembangunan PPU Maospati sebagai “wajah baru Magetan”, penataan pasar hewan dan sirkuit, serta kebutuhan pasar hewan modern yang dilengkapi fasilitas screening kesehatan untuk mencegah penyakit seperti PMK.

“Semoga APBD ini lancar dan manfaatnya bisa dirasakan untuk kemakmuran masyarakat Magetan,” tutupnya. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Elf Pengangkut Puluhan Santri Terguling di Jalur Madiun–Surabaya, Wabup Madiun Turun Langsung Tangani Korban

    Elf Pengangkut Puluhan Santri Terguling di Jalur Madiun–Surabaya, Wabup Madiun Turun Langsung Tangani Korban

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah minibus elf yang mengangkut rombongan santri Pondok Pesantren Salafiyah Sholawat mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Madiun–Surabaya, tepatnya di KM 10, Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Selasa (16/09/2025). Kendaraan berisi 27 penumpang itu terguling setelah berusaha menghindari tabrakan. Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, yang kebetulan melintas di […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Catat 26.417 Penumpang pada H+2 Lebaran 2026

    KAI Daop 7 Madiun Catat 26.417 Penumpang pada H+2 Lebaran 2026

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Volume penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun meningkat pada hari kedua Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kenaikan tercatat sekitar 8 persen dibandingkan hari sebelumnya. Berdasarkan data sementara pada Minggu (22/3/2026), total penumpang mencapai 26.417 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 13.846 penumpang […]

    Bagikan
  • Menilik Lokasi Pembangunan BTP di Trenggalek

    Menilik Lokasi Pembangunan BTP di Trenggalek

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Trenggalek – Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan Indonesia Swasembada Pangan. Untuk mewujudkan hal itu,TNI AD berencana membentuk 100 Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) di tahun 2025 di seluruh Indonesia. Salah satunya di Trenggalek, Jawa Timur. “Lahan untuk BTP di Trenggalek kita siapkan di Kecamatan Bendungan dan Karangan. Luasan mencapai 36,95 hektare. Bendungan 27,05 […]

    Bagikan
  • Jalan Wagir Lor – Wates Ponorogo Kian Parah, Warga Desak Pemerintah Segera Memperbaiki

    Jalan Wagir Lor – Wates Ponorogo Kian Parah, Warga Desak Pemerintah Segera Memperbaiki

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kerusakan Jalan di Dukuh Dayakan Desa Wagir Lor Kecamatan Ngebel Ponorogo kian parah. Terbaru, badan jalan kembali longsor pada Senin malam (13/1/2025). Kondisi tersebut memperparah jalan utama yang menghubungkan Desa Wagir Lor dan Desa Wates di Kecamatan Jenangan. “Ini sudah lama terjadi. Senin malam kemarin longsor lagi. Sekarang jalan ini […]

    Bagikan
  • LKPJ APBD 2025 Disahkan, DPRD Ngawi Soroti SILPA Rp150 Miliar

    LKPJ APBD 2025 Disahkan, DPRD Ngawi Soroti SILPA Rp150 Miliar

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – DPRD Kabupaten Ngawi menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD, Selasa (23/6/2026). Agenda rapat juga diisi dengan penyampaian jawaban Bupati Ngawi atas pandangan umum enam fraksi DPRD terhadap laporan pertanggungjawaban pelaksanaan […]

    Bagikan
  • Disdukcapil Magetan Luncurkan Aplikasi “SI PAK HER”, Permudah Layanan Adminduk dari Rumah

    Disdukcapil Magetan Luncurkan Aplikasi “SI PAK HER”, Permudah Layanan Adminduk dari Rumah

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan resmi meluncurkan inovasi layanan digital berupa aplikasi SI PAK HER (Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan Hemat, Efektif, dan Responsif). Aplikasi ini dihadirkan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Peluncuran aplikasi tersebut juga diiringi dengan hadirnya layanan […]

    Bagikan
expand_less