Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Jawab PU Fraksi Tentang RAPBD Magetan 2026, Bupati Magetan Janji Benahi Tata Kelola

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 13
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Magetan Tahun 2026 berlangsung padat sejak pagi hingga petang. Setelah rapat maraton Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD Magetan, sidang paripurna dilanjutkan dengan agenda utama penyampaian Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum delapan fraksi DPRD.

Dalam sidang yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Magetan itu, Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, membacakan jawaban setebal 15 halaman yang memuat klarifikasi, penjelasan, dan tindak lanjut atas kritik fraksi, termasuk soal penyusunan anggaran yang sebelumnya dinilai “kejar tayang”.

“Hari ini dari pagi kita rapat Badan Anggaran, lalu jeda sebentar, dan Alhamdulillah jawaban Bupati langsung rampung. Semua pertanyaan fraksi sudah terjawab,” ujar Ketua DPRD Suratno usai sidang, Kamis (27/11/2025). Ia menegaskan bahwa pembahasan kini memasuki tahap akhir sebelum dilakukan evaluasi oleh Gubernur Jawa Timur. “Semoga APBD kita diberi kelancaran,” tambahnya.

Bupati Nanik menegaskan bahwa penyusunan APBD 2026 tetap mengacu pada tujuan besar RPJMD 2025–2029 dan RPJPD 2025–2045 dengan tema “Peningkatan Kualitas Pelayanan Dasar dan SDM untuk Pertumbuhan Berkualitas.” Ia mengakui pentingnya pembahasan anggaran yang lebih matang ke depan agar aspirasi masyarakat dapat terserap lebih baik.

“Terima kasih atas saran yang membangun. Ke depan, pembahasan akan kami upayakan sesuai jadwal yang lebih memadai,” ujarnya.

Pemkab juga harus berhadapan dengan penurunan Transfer ke Daerah (TKD). Untuk itu, optimalisasi PAD dan efisiensi belanja digencarkan melalui digitalisasi pajak, pemanfaatan aset daerah, pemetaan ketersediaan dana, serta realokasi anggaran.

Sejumlah program strategis dan persoalan klasik tetap menjadi perhatian fraksi. Berikut isu-isu yang dijawab langsung oleh Bupati:

1. Program Guyub Rukun Rp3–5 Juta per RT

Dipastikan tetap berjalan sesuai janji politik Bupati–Wakil Bupati terpilih. Kajian feasibility study sedang berlangsung untuk memastikan program tepat sasaran.

2. Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

Sebanyak 125 unit RTLH masuk anggaran tahun 2026, dengan tambahan support dari pemerintah pusat dan skema CSR.

3. Sekolah Rakyat (SR)

Pemkab sudah menyiapkan lahan dan penyusunan dokumen UKL-UPL sesuai Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025. Pembangunan direncanakan mulai tahun depan.

4. Koperasi Desa Merah Putih

Dipastikan diperkuat melalui pelatihan, pengawasan ketat, dan mitigasi risiko agar tidak membebani APBD.

5. Pengendalian Inflasi Pangan

Dilakukan lewat gerakan tanam cabai, bawang merah, pemanfaatan pekarangan, dan program Intensifikasi Padi (IP 400).

DPRD menilai sejumlah masalah klasik masih belum terurai tuntas. Di antaranya penanganan sampah, data tidak valid pada peserta BPJS PBI, hingga efektivitas program RT. Terkait sampah, Bupati mengakui implementasi Instruksi Bupati Nomor 1 Tahun 2019 belum maksimal. Penanganan TPA Milangasri disebut memasuki status darurat.

“TPA Milangasri harus ditutup karena overload dan berisiko tinggi terhadap lingkungan. Sampah akan dialihkan ke titik transit sementara, dan pemilahan diperkuat di desa dan kelurahan,” jelasnya.

Mandatory spending sektor pendidikan dipastikan tetap aman, bahkan mencapai lebih dari 47% — jauh melampaui ketentuan minimal 20%. Anggaran infrastruktur publik tercatat 23,32%, dan kewajiban fiskal lainnya sudah terpenuhi. Bupati juga menargetkan peningkatan Dana Insentif Fiskal (DIF) tahun 2026 setelah sukses meraihnya tahun ini, salah satunya berkat penurunan angka stunting.

Ketua DPRD Suratno menyampaikan bahwa hampir seluruh pertanyaan fraksi terkait silpa, belanja, pendapatan, dan mekanisme peningkatan PAD sudah terjawab. Ia juga menyoroti sejumlah program yang perlu percepatan, termasuk penyelesaian pembangunan PPU Maospati sebagai “wajah baru Magetan”, penataan pasar hewan dan sirkuit, serta kebutuhan pasar hewan modern yang dilengkapi fasilitas screening kesehatan untuk mencegah penyakit seperti PMK.

“Semoga APBD ini lancar dan manfaatnya bisa dirasakan untuk kemakmuran masyarakat Magetan,” tutupnya. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pantau Ketinggian Banjir, Mobil Dinas Bupati Terjang Air Bah di pintu 12 Balerejo

    Pantau Ketinggian Banjir, Mobil Dinas Bupati Terjang Air Bah di pintu 12 Balerejo

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun, Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi terpantau kompak berbagi tugas dalam memantau perkembangan banjir bandang yang terjadi sejak Sabtu malam kemarin. Usai sholat dhuhur, dari pendopo Muda Graha Bupati Madiun Hari Wuryanto ditemani Kepala Dispenduk Capil Sigit Budiarto mulai bergerak meninjau ketinggian permukaan air di stasiun […]

    Bagikan
  • Ini Tanggapan Mensos Gus Ipul Soal Murid dan Guru Sekolah Rakyat yang Undur Diri

    Ini Tanggapan Mensos Gus Ipul Soal Murid dan Guru Sekolah Rakyat yang Undur Diri

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Saat kunjungi Bumi Reog Ponorogo, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut pelaksanaan Sekolah Rakyat tahun ini merupakan tahap awal. Namun ia memastikan program ini tahun depan dengan perbaikan dan penyempurnaan. Terkait adanya informasi kendala perizinan lingkungan di beberapa lokasi, Gus Ipul mengatakan belum mengetahui detailnya. Namun ia memastikan bahwa seluruh proses perizinan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Siapkan Anggaran 1,5 Miliar Rupiah untuk Tambah Pupuk Subsidi Bagi Petani

    Pemkot Madiun Siapkan Anggaran 1,5 Miliar Rupiah untuk Tambah Pupuk Subsidi Bagi Petani

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengalokasikan anggaran sebesar 1,5 milyar rupiah untuk menyediakan pupuk subsidi bagi petani. Hal ini dilakukan untuk menutupi kekurangan alokasi pupuk subsidi dari pemerintah pusat yang selama ini terbukti tidak mencukupi kebutuhan petani. Menurut Irsyad Dawami, Kepala Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) […]

    Bagikan
  • RSUD Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Zona Integritas di Setiap Unit Kerja

    RSUD Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Zona Integritas di Setiap Unit Kerja

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Madiun merupakan rumah sakit kelas C milik Pemerintah Kota Madiun yang telah Terakreditasi Paripurna. Inovasi terus pelayanan publik terus dikembangkan RSUD Kota Madiun sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat. Hal itu sebagai target visi RSUD Kota Madiun, terwujudnya RSUD Kota Madiun yang berkualitas dan […]

    Bagikan
  • Penganiayaan Anak Dibawah Umur, Pemilik Bengkel di Magetan Ditangkap Polisi

    Penganiayaan Anak Dibawah Umur, Pemilik Bengkel di Magetan Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan menetapkan Bambang Suprianto (46), pemilik bengkel truk di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, sebagai tersangka kasus penganiayaan berat terhadap anak di bawah umur. Itu setelah video memperlihatkan pelaku memukul seorang bocah dengan besi dan selang dalam kondisi tangan serta kaki terikat tersebar luas di media sosial. Penangkapan dilakukan setelah […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Karambol di Ponorogo, Satu Pemotor Tewas Terseret Mobil

    Kecelakaan Karambol di Ponorogo, Satu Pemotor Tewas Terseret Mobil

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, Kecamatan Ponorogo, Minggu (2/3) malam. Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah terseret mobil hingga 10 meter di lokasi kejadian. Korban diketahui bernama Febri Anggara Putra, warga Desa Sragi, Kecamatan Sukorejo. Ia tewas di tempat dengan luka parah di bagian kepala. Petugas kepolisian bersama […]

    Bagikan
expand_less