Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Ceria Tanpa Gawai, Ratusan Anak Ponorogo Ikut Lomba Permainan Tradisional

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • visibility 189
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anak anak sd di Kecamatan Ponorogo ikuti lomba gobak sodor. Foto: Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Di tengah maraknya anak-anak yang lebih akrab dengan gawai (red: perangkat elektronik seperti ponsel pintar, tablet, atau komputer), ratusan siswa sekolah dasar di Ponorogo justru punya cara berbeda untuk bersenang-senang. Mereka diajak bernostalgia lewat permainan tradisional yang dulu sempat akrab di masa kecil banyak orang.

Kegiatan bertajuk Loka Permainan Tradisional ini digelar Dinas Pendidikan bersama Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (Portina) Kabupaten Ponorogo, Rabu (08/10/2025) pagi di Alun-Alun Ponorogo. Pesertanya merupakan anak-anak sekolah dasar dari rayon 1 Kecamatan Kota Ponorogo.

Dua jenis permainan tradisional dilombakan, yakni balap bakiak dan gobak sodor. Meski sederhana, kedua permainan itu sarat makna tentang kekompakan, kecepatan, dan strategi.

Sorak-sorai penonton dan teriakan semangat teman-teman sekolah menambah riuh suasana. Tawa lepas terdengar di setiap langkah kaki kecil yang berusaha seirama, meski sering terjatuh dan kembali berlari menuju garis finis.

Sementara di arena gobak sodor, peserta harus lincah menghindari sentuhan lawan agar tidak tersingkir. Lebih dari sekadar lomba, kegiatan ini menjadi ajang latihan kerjasama, keberanian, dan ketangkasan.

Ketua Portina Kabupaten Ponorogo, Wildan Ahsani, mengatakan kegiatan ini digelar untuk menghidupkan kembali minat anak terhadap permainan tradisional.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal permainan dari layar gawai. Lewat kegiatan seperti ini, mereka bisa belajar kekompakan, sportivitas, dan semangat kebersamaan,” ujar Wildan kepada wartawan di sela kegiatan.

Para pemenang lomba mendapat hadiah uang pembinaan dari panitia sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan partisipasi mereka.

Salah satu peserta, Mardeta Areva, mengaku senang bisa ikut lomba ini karena bisa bermain langsung dengan teman-temannya.

“Seru banget, soalnya bisa lari-larian sama teman-teman. Biasanya di rumah cuma main HP, tapi ini lebih menyenangkan,” ungkap siswi kelas 5 SD itu sambil tersenyum.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah dan pegiat lokal berharap tradisi bermain anak Indonesia tidak hilang ditelan zaman. Sebab di balik permainan sederhana, tersimpan tawa, persahabatan, dan nilai karakter yang tak tergantikan oleh gawai.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral! Parkir di CFD Bantaran Madiun, Motor Pengunjung Raib Meski Dijaga Jukir

    Viral! Parkir di CFD Bantaran Madiun, Motor Pengunjung Raib Meski Dijaga Jukir

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Nasib kurang menyenanhkan dialami salah satu pengunjung Car Free Day (CFD) di Taman Bantaran Kelurahan Pangongangan Kecamatan Manguharjo Kota Madiun pada Minggu (19/01/206). Dalam unggahan yang viral di media sosial, pengunjung tersebut mengaku kehilangan motor yang dititipkan di area parkir. Ironisnya, meski terdapat juru parkir (Jukir) namun motor malah hilang. […]

    Bagikan
  • Ini Jurus Wali Kota Maidi Hadapi Pemangkasan Transfer Daerah

    Ini Jurus Wali Kota Maidi Hadapi Pemangkasan Transfer Daerah

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi kebijakan pemangkasan transfer daerah dari pemerintah pusat. Wali Kota Madiun, Maidi, menyebutkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sembilan jurus atau strategi utama guna menjaga stabilitas keuangan daerah serta memastikan pembangunan tetap berjalan optimal. “Sudah mulai kita siapkan jurus-jurus menghadapi adanya pemangkasan transfer […]

    Bagikan
  • Komisi IV DPR RI Kunjungi PG Rejo Agung Baru, Soroti Masalah Petani dan Produksi Gula

    Komisi IV DPR RI Kunjungi PG Rejo Agung Baru, Soroti Masalah Petani dan Produksi Gula

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Pabrik Gula (PG) Rejo Agung Baru di Kota Madiun Kamis (03/07/2025). Rombongan dipimpin oleh anggota DPR RI Abdul Kharis Almasyhari dan diikuti oleh sejumlah perwakilan dari berbagai stakeholder, mulai dari pihak BUMN hingga petani tebu. Dalam pertemuan yang dikemas dalam rapat kerja […]

    Bagikan
  • Dari Pokir hingga E-Katalog, KPK Dorong Pemkab Ponorogo Benahi Tata Kelola

    Dari Pokir hingga E-Katalog, KPK Dorong Pemkab Ponorogo Benahi Tata Kelola

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta –Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Pemerintah Kabupaten Ponorogo memperkuat transparansi dan integritas tata kelola pemerintahan daerah. Informasi ini dilansir dari situs resmi KPK pada kanal Ruang Informasi – Berita dengan judul “Dari Pokir hingga E-Katalog, KPK Dorong Ponorogo Benahi Tata Kelola”. Dalam audiensi dan koordinasi yang digelar Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) […]

    Bagikan
  • Permendikdasmen Akan Hapus Guru Honorer Pada Tahun 2027, Dikbud Madiun Mulai Pendataan

    Permendikdasmen Akan Hapus Guru Honorer Pada Tahun 2027, Dikbud Madiun Mulai Pendataan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah pusat mulai menerapkan penataan tenaga non-ASN di lingkungan sekolah negeri. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2026 yang mengatur guru honorer di sekolah negeri hanya diperbolehkan mengajar hingga 31 Desember 2026. Mulai 1 Januari 2027, sekolah negeri dilarang menganggarkan maupun menggunakan tenaga […]

    Bagikan
  • Motor Diparkir Saat Melayat, Pemuda di Magetan Jadi Korban Pencurian

    Motor Diparkir Saat Melayat, Pemuda di Magetan Jadi Korban Pencurian

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa pencurian sepeda motor menimpa seorang pemuda, Saputra Fatturohman, di Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Selasa (24/3/2026) malam. Kendaraan miliknya raib saat ditinggal melayat bersama rekannya. Kejadian tersebut berlangsung di teras rumah milik Sutomo, warga Desa Mantren. Sepeda motor jenis Honda Vario dengan nomor polisi AE 2568 RC diparkir sekitar […]

    Bagikan
expand_less