Berita Terkini
Trending Tags

Ceria Tanpa Gawai, Ratusan Anak Ponorogo Ikut Lomba Permainan Tradisional

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • visibility 73
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anak anak sd di Kecamatan Ponorogo ikuti lomba gobak sodor. Foto: Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Di tengah maraknya anak-anak yang lebih akrab dengan gawai (red: perangkat elektronik seperti ponsel pintar, tablet, atau komputer), ratusan siswa sekolah dasar di Ponorogo justru punya cara berbeda untuk bersenang-senang. Mereka diajak bernostalgia lewat permainan tradisional yang dulu sempat akrab di masa kecil banyak orang.

Kegiatan bertajuk Loka Permainan Tradisional ini digelar Dinas Pendidikan bersama Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (Portina) Kabupaten Ponorogo, Rabu (08/10/2025) pagi di Alun-Alun Ponorogo. Pesertanya merupakan anak-anak sekolah dasar dari rayon 1 Kecamatan Kota Ponorogo.

Dua jenis permainan tradisional dilombakan, yakni balap bakiak dan gobak sodor. Meski sederhana, kedua permainan itu sarat makna tentang kekompakan, kecepatan, dan strategi.

Sorak-sorai penonton dan teriakan semangat teman-teman sekolah menambah riuh suasana. Tawa lepas terdengar di setiap langkah kaki kecil yang berusaha seirama, meski sering terjatuh dan kembali berlari menuju garis finis.

Sementara di arena gobak sodor, peserta harus lincah menghindari sentuhan lawan agar tidak tersingkir. Lebih dari sekadar lomba, kegiatan ini menjadi ajang latihan kerjasama, keberanian, dan ketangkasan.

Ketua Portina Kabupaten Ponorogo, Wildan Ahsani, mengatakan kegiatan ini digelar untuk menghidupkan kembali minat anak terhadap permainan tradisional.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal permainan dari layar gawai. Lewat kegiatan seperti ini, mereka bisa belajar kekompakan, sportivitas, dan semangat kebersamaan,” ujar Wildan kepada wartawan di sela kegiatan.

Para pemenang lomba mendapat hadiah uang pembinaan dari panitia sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan partisipasi mereka.

Salah satu peserta, Mardeta Areva, mengaku senang bisa ikut lomba ini karena bisa bermain langsung dengan teman-temannya.

“Seru banget, soalnya bisa lari-larian sama teman-teman. Biasanya di rumah cuma main HP, tapi ini lebih menyenangkan,” ungkap siswi kelas 5 SD itu sambil tersenyum.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah dan pegiat lokal berharap tradisi bermain anak Indonesia tidak hilang ditelan zaman. Sebab di balik permainan sederhana, tersimpan tawa, persahabatan, dan nilai karakter yang tak tergantikan oleh gawai.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diproyeksikan Sejak 2019, Pembangunan Gedung Fraksi DPRD Madiun Telan Anggaran Rp. 6,5 Miliar

    Diproyeksikan Sejak 2019, Pembangunan Gedung Fraksi DPRD Madiun Telan Anggaran Rp. 6,5 Miliar

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pembangunan gedung fraksi DPRD Kabupaten Madiun resmi dimulai setelah tertunda selama enam tahun sejak Detail Engineering Design (DED) disusun pada 2019. Proyek senilai Rp. 6,5 miliar itu dikerjakan oleh CV Jati Asli dan ditargetkan rampung pada 29 Desember 2025. Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten […]

    Bagikan
  • Soal Pengunduran Diri Kades Taji, Camat Karas Klarifikasi Perangkat dan BPD

    Soal Pengunduran Diri Kades Taji, Camat Karas Klarifikasi Perangkat dan BPD

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keputusan mendadak Kepala Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Sigit Supriyadi, untuk mengundurkan diri dari jabatannya memicu kehebohan publik. Surat pengunduran diri tertanggal 19 Desember 2025 itu beredar luas di media sosial, membuat warganet mempertanyakan alasan di balik langkah tersebut. Padahal, masa jabatan Sigit masih tersisa dua tahun lagi hingga 2027. […]

    Bagikan
  • Grandskin, Produk Skincare Gagasan dari dr. Richard Lee, dr. Oky Pratama, dan dr. Ekles

    Grandskin, Produk Skincare Gagasan dari dr. Richard Lee, dr. Oky Pratama, dan dr. Ekles

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dunia kecantikan dan perawatan kulit mendapat angin segar di Kota Madiun. Sabtu (02/08/2025), ballroom Hotel Mercure menjadi saksi kemeriahan Grandskin Summit Madiun, sebuah acara perkenalan produk skincare yang kini resmi hadir di kota ini. Acara ini menjadi momentum penting dalam peluncuran produk-produk dari Grandskin, merk skincare yang digagas oleh tiga […]

    Bagikan
  • Baru 3 Bulan Menjabat, Kajari Kota Madiun Kena Mutasi, Ada Apa ?

    Baru 3 Bulan Menjabat, Kajari Kota Madiun Kena Mutasi, Ada Apa ?

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 31 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) berganti jabatan berdasarkan keputusan yang diteken pada 11 Februari 2026. Salah satunya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Madiun, Wahyu Triantono yang kini digantikan oleh Komaidi. Padahal, Wahyu Triantono baru menjabat di Kota Pendekar sekitar 3 bulan. Namun, tak hanya di posisi pucuk pimpinan, rotasi […]

    Bagikan
  • Polemik PAW DPRD Magetan, Kuasa Hukum Gus Wahid Tuding Ketua Dewan Langgar Prosedur dan Bertindak Sepihak!

    Polemik PAW DPRD Magetan, Kuasa Hukum Gus Wahid Tuding Ketua Dewan Langgar Prosedur dan Bertindak Sepihak!

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Magetan yang melibatkan Nur Wakhid atau Gus Wahid kembali memanas di tengah proses hukum. Kuasa hukum penggugat, Sumadi, menuding Ketua DPRD Magetan mengambil langkah sepihak dalam pengajuan PAW tanpa mengikuti prosedur yang diatur oleh perundang-undangan. Tudingan ini dilontarkan Sumadi usai pelaksanaan mediasi ketiga dalam […]

    Bagikan
  • Curi Rokok, Empat Pelajar di Madiun Pembobol Toko Nyaris Dimassa, Polisi Amankan Barang Bukti

    Curi Rokok, Empat Pelajar di Madiun Pembobol Toko Nyaris Dimassa, Polisi Amankan Barang Bukti

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Aksi pencurian terjadi di sebuah toko milik warga Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Empat pelajar diamankan aparat Polsek Wonoasri setelah diduga membobol toko dan membawa kabur sejumlah barang dagangan serta uang tunai. Kapolsek Wonoasri AKP Ekha Supriyadi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu dinihari (29/3/2026) sekitar pukul 02.00 […]

    Bagikan
expand_less