Berita Terkini
Trending Tags

Ceria Tanpa Gawai, Ratusan Anak Ponorogo Ikut Lomba Permainan Tradisional

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • visibility 146
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anak anak sd di Kecamatan Ponorogo ikuti lomba gobak sodor. Foto: Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Di tengah maraknya anak-anak yang lebih akrab dengan gawai (red: perangkat elektronik seperti ponsel pintar, tablet, atau komputer), ratusan siswa sekolah dasar di Ponorogo justru punya cara berbeda untuk bersenang-senang. Mereka diajak bernostalgia lewat permainan tradisional yang dulu sempat akrab di masa kecil banyak orang.

Kegiatan bertajuk Loka Permainan Tradisional ini digelar Dinas Pendidikan bersama Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (Portina) Kabupaten Ponorogo, Rabu (08/10/2025) pagi di Alun-Alun Ponorogo. Pesertanya merupakan anak-anak sekolah dasar dari rayon 1 Kecamatan Kota Ponorogo.

Dua jenis permainan tradisional dilombakan, yakni balap bakiak dan gobak sodor. Meski sederhana, kedua permainan itu sarat makna tentang kekompakan, kecepatan, dan strategi.

Sorak-sorai penonton dan teriakan semangat teman-teman sekolah menambah riuh suasana. Tawa lepas terdengar di setiap langkah kaki kecil yang berusaha seirama, meski sering terjatuh dan kembali berlari menuju garis finis.

Sementara di arena gobak sodor, peserta harus lincah menghindari sentuhan lawan agar tidak tersingkir. Lebih dari sekadar lomba, kegiatan ini menjadi ajang latihan kerjasama, keberanian, dan ketangkasan.

Ketua Portina Kabupaten Ponorogo, Wildan Ahsani, mengatakan kegiatan ini digelar untuk menghidupkan kembali minat anak terhadap permainan tradisional.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal permainan dari layar gawai. Lewat kegiatan seperti ini, mereka bisa belajar kekompakan, sportivitas, dan semangat kebersamaan,” ujar Wildan kepada wartawan di sela kegiatan.

Para pemenang lomba mendapat hadiah uang pembinaan dari panitia sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan partisipasi mereka.

Salah satu peserta, Mardeta Areva, mengaku senang bisa ikut lomba ini karena bisa bermain langsung dengan teman-temannya.

“Seru banget, soalnya bisa lari-larian sama teman-teman. Biasanya di rumah cuma main HP, tapi ini lebih menyenangkan,” ungkap siswi kelas 5 SD itu sambil tersenyum.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah dan pegiat lokal berharap tradisi bermain anak Indonesia tidak hilang ditelan zaman. Sebab di balik permainan sederhana, tersimpan tawa, persahabatan, dan nilai karakter yang tak tergantikan oleh gawai.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Target PAD Pariwisata Meleset, Disbudpar Magetan Genjot Retribusi Telaga Sarangan dan Wahyu

    Target PAD Pariwisata Meleset, Disbudpar Magetan Genjot Retribusi Telaga Sarangan dan Wahyu

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penerimaan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata Magetan tahun 2025 berada dalam tekanan. Hingga 10 Desember 2025, capaian PAD baru menyentuh 85,19 persen, menyisakan kekurangan sekitar Rp. 3 miliar dari target penuh Rp. 21,186 miliar. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan pun bergerak cepat untuk mengejar sisa waktu 21 hari di […]

    Bagikan
  • Nurisha Kitana Tepati Janji Pulang Kampung, Siap Bangun Magetan Lewat Pendidikan dan Gerakan Sosial

    Nurisha Kitana Tepati Janji Pulang Kampung, Siap Bangun Magetan Lewat Pendidikan dan Gerakan Sosial

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Nama Nurisha “Risha” Kitana, mahasiswi Universitas Indonesia (UI) sekaligus aktivis muda asal Magetan, kembali menjadi sorotan publik. Kehadirannya di Magetan Campus Expo 2026 di GOR Ki Magetan, Sabtu (24/1/2026), menjadi bukti bahwa ia tak pernah lupa janji untuk kembali dan berkontribusi bagi daerah kelahirannya. Risha, putri asli Maospati, datang bukan sekadar […]

    Bagikan
  • Razia Tempat Hiburan Malam di Ponorogo, 19 Orang Jalani Tes Urine Negatif Narkoba

    Razia Tempat Hiburan Malam di Ponorogo, 19 Orang Jalani Tes Urine Negatif Narkoba

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Polres Ponorogo menggelar razia tempat hiburan malam dalam rangka Operasi Tumpas Semeru 2026, Jumat (22/8/2026) malam hingga Sabtu dini hari. Kegiatan tersebut menyasar pengunjung maupun pekerja tempat hiburan malam, termasuk pemeriksaan barang bawaan dan tes urine. Razia yang berlangsung mulai pukul 23.00 WIB hingga 01.30 WIB itu dipimpin Kabagops Polres Ponorogo […]

    Bagikan
  • Penantian Proses Panjang, Bupati Magetan Terpilih Bakal Dilantik 23 Mei

    Penantian Proses Panjang, Bupati Magetan Terpilih Bakal Dilantik 23 Mei

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Harapan masyarakat Magetan untuk segera menyaksikan pelantikan Bupati-Wakil Bupati hasil Pilkada 2024 mulai menemui titik terang. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memastikan bahwa pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Magetan terpilih akan dilaksanakan pada 23 Mei 2025. Hal tersebut disampaikan Khofifah saat dimintai keterangan soal perkembangan administrasi pelantikan yang hingga kini […]

    Bagikan
  • Jelang Tahun Ajaran Baru, Penjahit Seragam di Magetan Kebanjiran Pesanan hingga Stop Orderan

    Jelang Tahun Ajaran Baru, Penjahit Seragam di Magetan Kebanjiran Pesanan hingga Stop Orderan

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia| Magetan – Memasuki masa persiapan tahun ajaran baru 2026/2027, permintaan jasa jahit seragam sekolah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengalami lonjakan signifikan. Tingginya pesanan membuat sejumlah penjahit kewalahan memenuhi permintaan pelanggan, bahkan sebagian memilih menghentikan sementara penerimaan order baru agar kualitas pekerjaan tetap terjaga. Salah satu penjahit yang merasakan lonjakan tersebut adalah Edi Purwanto, […]

    Bagikan
  • R-APBD 2026, Proyeksi Pendapatan Daerah Rp. 1,108 Triliun, Belanja Daerah Rp. 1,168 Triliun

    R-APBD 2026, Proyeksi Pendapatan Daerah Rp. 1,108 Triliun, Belanja Daerah Rp. 1,168 Triliun

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 Kota Madiun mulai memasuki tahap pembahasan. Hal ini ditandai dengan penyampaian Nota Keuangan Wali Kota Madiun atas Raperda APBD 2026 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Madiun, Senin (15/09/2025). Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, mengungkapkan proyeksi pendapatan daerah pada tahun […]

    Bagikan
expand_less