Berita Terkini
Trending Tags

Gaji ASN Magetan Aman hingga 2027, Tetapi Pemkab Belum Pastikan Periode Berikutnya

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
  • visibility 156
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gaji ASN Magetan dipastikan aman hingga 2027. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, memastikan pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN), termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, masih aman setidaknya hingga 2027. Namun, pemerintah daerah belum dapat memberikan kepastian mengenai kemampuan membiayai belanja pegawai setelah periode tersebut.

Kepastian pembayaran gaji hingga 2027 disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Magetan, Masruri. Menurut dia, kebutuhan anggaran untuk 1.118 PPPK paruh waktu telah dimasukkan dalam perencanaan penganggaran hingga 2027.

Selain itu, Pemkab Magetan masih memiliki sekitar 3.600 PNS yang kebutuhan belanjanya juga telah diperhitungkan dalam kemampuan keuangan daerah untuk dua tahun mendatang.

“Kalau lebih detailnya di BPKPD. Secara garis besar tidak ada PHK,” kata Masruri.

Meski demikian, pernyataan tersebut belum menjawab secara rinci bagaimana skema pembiayaan PPPK paruh waktu setelah 2027. Ketika ditanya mengenai kemampuan fiskal daerah untuk melanjutkan pembayaran gaji setelah periode tersebut, Masruri meminta persoalan teknis penganggaran dikonfirmasi kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD).

“Kalau detailnya mungkin bisa lihat di BPKPD,” ujarnya.

Persoalan belanja pegawai tersebut muncul di tengah semakin terbatasnya ruang fiskal pemerintah daerah akibat kebijakan pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Pada 2025, alokasi TKD secara nasional tercatat sekitar Rp869 triliun setelah mengalami pengurangan dari sekitar Rp919 triliun. Artinya, terdapat penurunan sekitar Rp50 triliun.

Tekanan fiskal berlanjut pada 2026. Alokasi TKD turun menjadi sekitar Rp693 triliun atau berkurang sekitar Rp176 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.

Bagi daerah, berkurangnya TKD berarti semakin sempitnya ruang anggaran untuk membiayai program pembangunan maupun belanja wajib. Pemerintah daerah harus semakin selektif menentukan prioritas agar kebutuhan rutin tetap terpenuhi tanpa mengorbankan pelayanan publik dan pembangunan.

Di Magetan, dampaknya antara lain terlihat pada sektor infrastruktur. Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk penanganan jalan yang pada 2025 mencapai sekitar Rp21 miliar, pada 2026 turun menjadi sekitar Rp7 miliar.

Dengan demikian, terjadi pengurangan sekitar Rp14 miliar atau mencapai 66,7 persen.

Penurunan anggaran tersebut menjadi gambaran bagaimana tekanan transfer pusat dapat berimbas langsung terhadap kapasitas daerah dalam membiayai pembangunan.

Di sisi lain, belanja pegawai merupakan kebutuhan yang bersifat wajib dan harus dipenuhi pemerintah daerah. Karena itu, kemampuan membayar gaji ASN tidak hanya ditentukan oleh jumlah pegawai, tetapi juga kondisi pendapatan daerah, transfer pemerintah pusat, serta kebijakan penganggaran.

Pemkab Magetan sendiri telah menyiapkan anggaran sekitar Rp40,2 miliar pada 2026 untuk pembayaran tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 bagi ASN, termasuk PPPK paruh waktu. Jumlah PPPK paruh waktu yang tercatat sebagai penerima alokasi tersebut mencapai sekitar 1.118 orang.

Di tengah kondisi fiskal yang semakin ketat, tantangan Magetan ke depan adalah menjaga agar belanja wajib, terutama gaji ASN, tetap terpenuhi tanpa semakin mengurangi porsi anggaran untuk pembangunan.

Kondisi tersebut membuat kepastian hingga 2027 menjadi penting, tetapi sekaligus menyisakan pertanyaan besar untuk tahun-tahun berikutnya.

Dengan jumlah PPPK paruh waktu yang mencapai lebih dari seribu orang, keberlanjutan pembiayaannya akan sangat bergantung pada kemampuan fiskal daerah serta kebijakan transfer pemerintah pusat ke depan.

Untuk dua tahun ke depan, Pemkab Magetan menyatakan gaji ASN masih aman. Namun setelah 2027, pemerintah daerah belum berani memberikan kepastian. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Magetan Bekali Bhabinkamtibmas Pelatihan SAR Terbatas dan Penanganan Kebakaran

    Polres Magetan Bekali Bhabinkamtibmas Pelatihan SAR Terbatas dan Penanganan Kebakaran

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya meningkatkan kapasitas personel di tingkat desa terus dilakukan Polres Magetan. Melalui Satuan Binmas, pelatihan peningkatan kemampuan Polisi Penolong digelar untuk seluruh Bhabinkamtibmas pada Rabu (10/12/2025). Kegiatan berlangsung di Gedung Pesat Gatra dan halaman Mako Polres Magetan, menghadirkan tenaga instruktur dari BPBD Kabupaten Magetan. Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat […]

    Bagikan
  • Presiden Prabowo hingga SBY, JK dan Ma’ruf Amin Diundang ke 100 Tahun Gontor

    Presiden Prabowo hingga SBY, JK dan Ma’ruf Amin Diundang ke 100 Tahun Gontor

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turut diundang menghadiri Resepsi Kesyukuran Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang akan digelar di Ponorogo, Sabtu (19/9/2026) depan. Tak hanya Presiden Prabowo, Gontor juga mengundang sejumlah tokoh kenegaraan, mulai dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI […]

    Bagikan
  • Terminal Seloaji Ponorogo Dipadati Penumpang, Berebut Naik Bus Tujuan Surabaya

    Terminal Seloaji Ponorogo Dipadati Penumpang, Berebut Naik Bus Tujuan Surabaya

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Arus balik Lebaran 2026 mulai memuncak. Ribuan pemudik terlihat memadati Terminal Seloaji, Kabupaten Ponorogo, Selasa (24/3/2026). Bahkan, sebagian penumpang harus berebut untuk bisa naik ke dalam bus yang tersedia. Pantauan di lokasi menunjukkan mayoritas penumpang memiliki tujuan ke Surabaya untuk kembali bekerja setelah libur panjang IdulFitri. Kepadatan terjadi sejak pagi hingga […]

    Bagikan
  • Kompak Gasak Kotak Amal di Ponorogo, Aksi Dua Pelaku Terekam CCTV

    Kompak Gasak Kotak Amal di Ponorogo, Aksi Dua Pelaku Terekam CCTV

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi pencurian kotak amal masjid kembali terjadi di Kabupaten Ponorogo dan viral di media sosial. Dua orang pelaku terekam kamera CCTV saat menguras isi kotak amal Masjid Al Barokah di Desa Ketro, Kecamatan Sawoo. Pelaku diduga merupakan orang yang sama dengan pencuri kotak amal di sejumlah masjid wilayah Kecamatan Jambon. Rekaman […]

    Bagikan
  • Puluhan Personel Korem 081/DSJ Jalani Tes Urine, Hasil Negatif Narkotika

    Puluhan Personel Korem 081/DSJ Jalani Tes Urine, Hasil Negatif Narkotika

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan personel Korem 081/DSJ menjalani tes urine. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya indikasi keterlibatan dalam penyalahgunaan Narkoba. Sebelumnya dalam sosialisasi tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Danrem 081/Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan bahwa peredaran Narkoba di Indonesia saat ini menjadi ancaman nyata dan telah masuk ke […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Siapkan Madiun Apps, Transformasi Pemerintah Digital Berbasis Kebutuhan Warga

    Pemkot Madiun Siapkan Madiun Apps, Transformasi Pemerintah Digital Berbasis Kebutuhan Warga

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai mengarahkan transformasi digital pemerintahan agar semakin berpusat pada kebutuhan masyarakat. Melalui Forum Pemerintah Digital (PemDi), Pemkot Madiun menyiapkan integrasi layanan dalam satu ekosistem digital yang ditargetkan berkembang hingga 2030. Forum Pemerintah Digital digelar di Gedung GCIO Kota Madiun, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran organisasi perangkat […]

    Bagikan
expand_less