Berita Terkini
Trending Tags

Petani Kentang Plaosan Terjepit, Panen Melimpah Tak Terserap Pabrik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 194
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani menunjukan hasil panen kentang, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Panen kentang di Plaosan, Kabupaten Magetan, yang biasanya membawa harapan besar bagi petani, justru berubah menjadi beban. Supriyono, petani asal Desa Pacalan, hanya bisa pasrah melihat kentang di lahannya mulai membusuk karena tidak kunjung diambil oleh pabrik mitra.

“Lahan hampir satu hektare saya terancam sia-sia. Pabrik cuma menyerap sekitar 40 persen hasil panen. Padahal seharusnya kentang sudah dipanen di usia 70 hari, tapi terpaksa saya biarkan sampai 90 hari karena tidak ada yang menampung,” keluhnya, Rabu (17/09/2025).

Supriyono mengaku tidak bisa menjual kentang ke pasar meski hasil panen melimpah. Kontrak kerjasama dengan pabrik membuat ia dan petani lain hanya bisa bergantung pada serapan perusahaan.

“Kalau panen telat, kentang cepat rusak dan biaya perawatan bertambah. Mau jual ke pasar pun nggak bisa, karena sudah ada perjanjian dengan pabrik,” tuturnya.

Kondisi ini kian berat ketika serangan hama mulai muncul. Kentang yang dibiarkan terlalu lama di lahan lebih rentan terserang ulat maupun jamur. “Lihat saja, batang sudah kering, ulat dan jamur makin merajalela. Jadi kerugian kami makin besar,” tambahnya.

Menurut Petugas Agro PT Indofood, Zori Mahendra, produksi kentang tahun ini jauh melebihi prediksi. Dari perhitungan awal, 100 kilogram bibit seharusnya menghasilkan 750 kilogram kentang, tetapi kenyataan di lapangan mencapai 2 hingga 2,5 ton.

“Lonjakan ini bukan hanya di Magetan, tapi terjadi di seluruh Indonesia. Kapasitas pabrik kami sempat tidak mencukupi,” jelasnya.

Zori menambahkan, tiga pabrik kini sudah meningkatkan jam produksi menjadi 24 jam dan menambah mesin. Dari kapasitas 900 ton per hari, kini ditarget mampu mengolah 2.000 ton kentang.

Melihat kondisi ini, Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, turun langsung meninjau lahan petani. Ia menegaskan, pemerintah mendorong perusahaan mitra agar segera menyerap panen dari Plaosan.

“Target kami, minimal 60 persen dari total 130 hektare lahan yang siap panen bisa segera ditangani dalam satu minggu ini. Kentang tidak bisa disimpan lama, jadi harus diprioritaskan,” tegasnya.

Suyatni menambahkan, masalah seperti ini harus dijadikan evaluasi. “Petani sudah terikat kerjasama dengan perusahaan, jadi tidak ada pilihan lain. Pabrik harus lebih bijak agar kasus serupa tidak terulang,” ujarnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madiun Tunjuk Sigit Budiarto sebagai Plt Sekda Usai Tontro Purna Tugas

    Bupati Madiun Tunjuk Sigit Budiarto sebagai Plt Sekda Usai Tontro Purna Tugas

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun resmi menunjuk Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Sigit Budiarto, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah mulai Senin, 1 Desember 2025. Keputusan ini diambil sehari setelah Sekda sebelumnya, Tontro Pahlawanto, memasuki masa purna tugas pada 30 November 2025. Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan penunjukan ini penting untuk […]

    Bagikan
  • Perubahan KUA-PPAS 2025 Magetan Diteken, Dinilai Minim Pembahasan dan Terburu-buru

    Perubahan KUA-PPAS 2025 Magetan Diteken, Dinilai Minim Pembahasan dan Terburu-buru

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2025 akhirnya disahkan dalam rapat paripurna DPRD Magetan, Kamis (18/09/2025). Penandatanganan dilakukan bersama oleh Bupati Hj. Nanik Endang Rusminiarti dan pimpinan dewan. Namun, di balik pengesahan itu muncul kritik. Proses pembahasan dinilai terlalu cepat dan minim uji publik. Bahkan, […]

    Bagikan
  • Satgas Pangan Sidak Pasar Caruban, Tindak Tegas Penimbun dan Penjual diatas HET photo_camera 3

    Satgas Pangan Sidak Pasar Caruban, Tindak Tegas Penimbun dan Penjual diatas HET

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Satgas Pangan Polres Madiun bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Sayur Caruban, Selasa (10/2/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan. Kegiatan pengawasan tersebut bertujuan memastikan ketersediaan stok serta menjaga stabilitas harga bahan pokok penting (Bapokting) agar tetap sesuai […]

    Bagikan
  • Satu Lagi Jabatan Eselon II Pemkot Madiun Kosong, 8 Pimpinan OPD Masih Diisi Plt

    Satu Lagi Jabatan Eselon II Pemkot Madiun Kosong, 8 Pimpinan OPD Masih Diisi Plt

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Satu lagi jabatan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun akan kosong. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Madiun, Haris Rahmanuddin, akan memasuki masa pensiun per 1 September 2026. Pensiunnya Haris membuat jumlah jabatan pimpinan OPD di Pemkot Madiun yang diisi Pelaksana Tugas […]

    Bagikan
  • Hilang Penat, Berlibur di Pemandian Air Panas Masih Alami

    Hilang Penat, Berlibur di Pemandian Air Panas Masih Alami

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Jika Anda masih bingung menentukan destinasi libur Lebaran, tak ada salahnya mengunjungi pemandian air panas alami di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Pemandian Tirta Husada di Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, ini menawarkan panorama pegunungan yang asri, udara sejuk, dan sensasi berendam di air panas belerang yang dipercaya baik untuk […]

    Bagikan
  • Jembatan Garuda Penghubung Ponorogo-Trenggalek Mulai Dibangun

    Jembatan Garuda Penghubung Ponorogo-Trenggalek Mulai Dibangun

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Tempuran, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, memasuki tahap pengecoran pada Selasa (7/7/2026). Jembatan tersebut diproyeksikan menjadi jalur alternatif strategis yang menghubungkan Kabupaten Ponorogo dengan Kabupaten Trenggalek. Proses pengecoran dilakukan secara gotong royong oleh prajurit Kodim 0802/Ponorogo bersama warga setempat sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah […]

    Bagikan
expand_less