Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Evakuasi Sopir Truk Tertimbun Longsor di Magetan Terkendala Medan Sulit

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
  • visibility 147
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Proses pencarian sopir truk yang tertimbun material longsor tambang di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Proses pencarian sopir truk yang tertimbun material longsor tambang di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, masih terus dilakukan hingga Sabtu (27/09/2025) malam. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Kapolsek Parang, AKP Sukarno, menyebutkan bahwa dua alat berat sudah dikerahkan, tetapi medan yang sempit serta banyaknya material longsoran membuat proses evakuasi berlangsung sangat lambat. “Material longsor berupa pasir, tanah, dan batu berukuran besar dengan volume ratusan kubik. Medan sulit, sehingga membutuhkan waktu lama,” jelasnya.

Menurut Sukarno, sisa timbunan material diperkirakan masih sekitar dua meter. Pencarian dipastikan berlanjut meski harus dilakukan dengan bantuan lampu malam. “Kami akan tetap melanjutkan hingga korban ditemukan. Mohon doa agar segera ketemu,” tambahnya.

Diketahui, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB ketika tebing tambang setinggi 15 meter mendadak longsor. Korban diketahui bernama Suroso (55), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan. Saat kejadian, ia sedang menunggu giliran mengisi muatan bersama dua sopir lainnya.

Seorang saksi mata, Angga (30), mengungkapkan korban sempat memperingatkan rekan-rekannya sebelum longsor terjadi. “Mbah Roso sempat teriak ‘longsor, longsor!’. Kami lari ke arah dalam tambang, tapi beliau justru berlari keluar. Saat itulah tertimbun material,” tutur Angga dengan wajah masih shock.

Dua sopir lain berhasil selamat, sementara Suroso langsung tertimbun tanah dan batu dalam jumlah besar.Tim gabungan dari kepolisian, BPBD, serta relawan terus berusaha menyingkirkan material longsor. Evakuasi manual tidak mungkin dilakukan karena tebalnya timbunan. “Kondisinya berbahaya, jadi hanya bisa menggunakan alat berat. Proses ini kemungkinan memakan waktu lama,” pungkas AKP Sukarno.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gugatan Ditolak MK, Sugiri-Lisdyarita Sah Menang Pilkada Ponorogo

    Gugatan Ditolak MK, Sugiri-Lisdyarita Sah Menang Pilkada Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan pasangan calon (Paslon) nomor urut 01, Ipong Muchlissoni-Segoro Luhur Kusumo Daru, terkait hasil Pilkada Ponorogo 2024. Pantauan siaran langsung di akun Youtube Mahkamah Konstitusi, putusan dibacakan oleh Hakim MK, Saldi Isra dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) dengan nomor perkara 45/PHPU.BUP-XXIII/2025, Selasa (4/2). Sidang […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Kawal Tuntutan Guru Honorer Non-dapodik

    DPRD Ponorogo Kawal Tuntutan Guru Honorer Non-dapodik

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sekitar seribu guru honorer non-Dapodik di Kabupaten Ponorogo menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Ponorogo, Selasa (26/5/2026). Dalam aksi tersebut, para guru menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo membuka kembali akses Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang disebut telah ditutup sejak tahun 2020. Aksi yang tergabung dalam Forum Guru Tidak Tetap (GTT) […]

    Bagikan
  • Wacana WFH ASN Di Ponorogo Menguat, Pemda Kaji Dampak & Tunggu Arahan Pusat

    Wacana WFH ASN Di Ponorogo Menguat, Pemda Kaji Dampak & Tunggu Arahan Pusat

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Wacana pemberlakuan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai berhembus di Kabupaten Ponorogo. Kebijakan ini dikaji sebagai salah satu upaya menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), namun pemerintah daerah memilih tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Sugiarto, menyampaikan bahwa hingga kini […]

    Bagikan
  • Damkar dan Relawan Evakuasi Kambing Tercebur ke Sumur Sedalam 13 Meter

    Damkar dan Relawan Evakuasi Kambing Tercebur ke Sumur Sedalam 13 Meter

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seekor kambing milik Katiyem (70), warga Desa Gerih, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi, tercebur ke dalam sumur sedalam kurang lebih 13 meter. Kambing tersebut biasanya dilepasliarkan di area belakang rumah yang berpagar. Namun, pada Senin (27/10/2025) siang, kambing itu ditemukan dalam kondisi lemas di dasar sumur. “Biasanya memang dilepasliarkan di belakang rumah. […]

    Bagikan
  • Gelar Upacara Hari Pahlawan, Wabup Madiun Ajak Teladani Semangat Kepahlawanan Lewat Aksi Nyata

    Gelar Upacara Hari Pahlawan, Wabup Madiun Ajak Teladani Semangat Kepahlawanan Lewat Aksi Nyata

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional di halaman Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, Senin (10/11/2025).  Sambutan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, dibacakan oleh Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi. Dalam amanatnya, Mensos mengajak seluruh elemen bangsa meneladani semangat dan pengorbanan para pahlawan dengan terus berbuat kebaikan dan menumbuhkan kepedulian […]

    Bagikan
  • Peternak Sapi Perah Tak Merasakan Dampak PMK, Permintaan Susu Segar Meningkat

    Peternak Sapi Perah Tak Merasakan Dampak PMK, Permintaan Susu Segar Meningkat

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku ( PMK) tidak begitu dirasakan dampaknya bagi peternak sapi perah di Kabupaten Madiun. Justru permintaan susu segar saat momen Imlek dan Isra’ Mi’raj meningkat dibanding hari biasanya.  Seperti yang dialami oleh kelompok peternak sapi perah Nedyo Rahayu di Desa Kresek, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun […]

    Bagikan
expand_less