Berita Terkini
Trending Tags

Pengadaan 45 Miliar Rupiah di Dinkes Kabupaten Madiun Disorot, Dinilai Berpotensi Jadi Temuan Audit

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 211
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Kegiatan pengadaan barang dan jasa di Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun tahun anggaran 2026 senilai sekitar Rp45 miliar disorot. Pengadaan tersebut dinilai berpotensi menjadi temuan audit hingga berujung pada persoalan hukum jika ditemukan unsur pelanggaran.

Sorotan itu berkaitan dengan dugaan perbedaan antara pencatatan dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) dan pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Koordinator Walidasa sekaligus praktisi pengadaan barang dan jasa, Sutrisno, mengatakan sejumlah kegiatan dalam SiRUP tercatat sebagai swakelola. Namun, dalam praktiknya disebut melibatkan pihak ketiga atau penyedia.

“Kalau ada belanja ke pihak ketiga, tetapi di SiRUP hanya tercatat sebagai swakelola murni, itu bisa menjadi temuan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan,” ujar Sutrisno, Rabu (25/2/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah, setiap kegiatan yang melibatkan penyedia wajib dicantumkan secara jelas dalam perencanaan melalui SiRUP. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Menurut Sutrisno, ketidaksesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan pengadaan berpotensi menimbulkan implikasi hukum, terutama jika ditemukan unsur kesengajaan.

“Bisa ditarik ke ranah tindak pidana korupsi kalau memang itu ada kesengajaan,” katanya.

Ia mengingatkan organisasi perangkat daerah (OPD) agar memastikan kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan pengadaan. Salah satunya dengan melakukan review bersama Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) sebelum melakukan input data ke dalam SiRUP.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun belum memberikan keterangan resmi terkait kegiatan pengadaan tersebut. Upaya konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp juga belum mendapatkan respons.

Redaksi Sinergia masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut.(Tov).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perampingan OPD di Lingkup Pemkab Madiun Tunggu Persetujuan Kemendagri

    Perampingan OPD di Lingkup Pemkab Madiun Tunggu Persetujuan Kemendagri

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyiapkan langkah perampingan birokrasi melalui perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK). Kebijakan ini diarahkan untuk menggabungkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bagian dari upaya menekan belanja pegawai sekaligus meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan. Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, rencana tersebut masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat. Jika […]

    Bagikan
  • Harga Aspal Terancam Naik, Pemkab Magetan Siapkan Pemangkasan Volume Proyek Jalan

    Harga Aspal Terancam Naik, Pemkab Magetan Siapkan Pemangkasan Volume Proyek Jalan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Lonjakan harga aspal akibat konflik global dan gejolak harga minyak dunia mulai berdampak pada sektor infrastruktur daerah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersiap mengambil langkah penyesuaian dengan memangkas volume pekerjaan proyek jalan jika harga aspal benar-benar mengalami kenaikan signifikan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Magetan, Muhtar Wahid, mengatakan kenaikan […]

    Bagikan
  • SPMB Hampir Usai, Masih Ada Sekolah Kekurangan Murid, Dikbud Madiun Tetap Optimis

    SPMB Hampir Usai, Masih Ada Sekolah Kekurangan Murid, Dikbud Madiun Tetap Optimis

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang tinggal empat hari lagi, sejumlah sekolah di Kabupaten Madiun masih belum memenuhi kuota siswa. Salah satunya di SDN 01 Wayut Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun. Meski begitu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun tetap optimis kuota akan terpenuhi. Kepala Disdikbud Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • Idul Adha 1446 H, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Jawa Timur Aman dan Tercukupi

    Idul Adha 1446 H, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Jawa Timur Aman dan Tercukupi

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Jawa Timur – Momen Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus pastikan pasokan energi wilayah Jawa Timur, baik BBM maupun LPG dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyampaikan stok BBM dan LPG dipastikan dalam kondisi aman […]

    Bagikan
  • Kronologi Anak 7 Tahun Jatuh dari Lantai Atas RS Hermina Madiun, Polisi Cek CCTV

    Kronologi Anak 7 Tahun Jatuh dari Lantai Atas RS Hermina Madiun, Polisi Cek CCTV

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dilaporkan terjatuh dari lantai atas di Rumah Sakit Hermina Madiun, Jalan Ring Road Barat, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Rabu (29/4/2026). Peristiwa tersebut kini dalam penyelidikan pihak kepolisian. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban menjalani terapi di Klinik Tumbuh Kembang di rumah sakit […]

    Bagikan
  • Bau Sampah dan Lalat Berterbangan Dikeluhkan Puluhan Pedagang Pasar Burung Caruban Madiun

    Bau Sampah dan Lalat Berterbangan Dikeluhkan Puluhan Pedagang Pasar Burung Caruban Madiun

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Puluhan pedagang pasar burung di Caruban Kabupaten Madiun mengeluhkan munculnya lalat disertai bau kurang sedap dari timbunan sampah. Sejak dua minggu ini, lokasi TPS di pasar burung tidak boleh dipakai membuang sampah. Larangan ditandai memakai bambu dan baner yang dipasang pada tembok TPS. Joko Harianto, salah satu pedagang burung mengaku sejak […]

    Bagikan
expand_less