Sabtu, 24 Okt 2026
Trending Tags

Gerbong Kertapati, Daya Tarik Monumen Soco yang Menyimpan Luka Sejarah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • visibility 298
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gerbong kereta uap berwarna perak dan hitam menjadi pusat perhatian setiap pengunjung, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Di area Monumen Soco, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, sebuah gerbong kereta uap berwarna perak dan hitam menjadi pusat perhatian setiap pengunjung. Gerbong yang dikenal dengan nama Gerbong Kertapati itu bukan sekadar benda tua, melainkan saksi bisu tragedi Madiun 1948 saat pemberontakan PKI yang merenggut ratusan nyawa.

Juru kunci Monumen Soco, Ahmad Sukir (71), menuturkan gerbong ini dahulu dipakai untuk mengangkut tahanan dari Pabrik Gula Redjosari, Gorang-gareng, Kawedanan menuju Desa Soco. Mereka terdiri atas aparat kepolisian, tokoh agama, pejabat, hingga warga sipil.

“Setibanya di Soco, para tahanan itu dieksekusi massal. Jasad korban kemudian dimasukkan ke dalam sumur yang kini menjadi ikon monumen,” kata Sukir, Rabu (01/10/2025).

Ia menjelaskan, para korban awalnya dijebak melalui undangan palsu yang dibuat kelompok Front Demokrasi Rakyat (FDR). Usai dikumpulkan di Pabrik Gula Redjosari, mereka diberondong tembakan. Sebagian yang masih hidup lalu dimasukkan ke Gerbong Kertapati untuk dibawa menuju lokasi eksekusi.

Tragedi tersebut membuat gerbong ini tak bisa dilepaskan dari sejarah kelam bangsa. Pada 1989, kawasan Soco dibangun menjadi monumen, dan gerbong dipindahkan dari lokasi awalnya agar generasi penerus dapat menyaksikan langsung bukti nyata peristiwa itu.

“Dulu gerbong ini dipindahkan dengan cara didorong di atas rel yang ditata dari Redjosari ke Soco. Sampai sekarang, relnya masih ada di bawah gerbong,” ungkap Sukir.

Monumen Soco kemudian diresmikan pada 1992 dan dinamai Komplek Tetenger Soco 1. Sekitar satu kilometer dari lokasi tersebut, terdapat Monumen Soco 2 dengan prasasti tanpa nama korban sebagai pengingat.

Selain menjadi tempat mengenang sejarah, keberadaan gerbong itu juga menarik perhatian wisatawan. Baik di hari biasa maupun akhir pekan, banyak pengunjung datang untuk berfoto atau membaca kisah singkat tragedi Madiun 1948.

“Biasanya orang ingin melihat langsung peninggalan asli yang pernah digunakan untuk membawa korban ke tempat eksekusi,” ujar Sukir.

Gerbong Kertapati kini bukan hanya benda bersejarah, melainkan simbol penderitaan sekaligus pengingat agar tragedi kelam pemberontakan PKI 1948 tak terulang kembali.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria Ngaku Anggota TNI Tipu Mahasiswi Ngawi, Nikah Siri dan Bawa Kabur Uang Rp. 10,5 Juta

    Pria Ngaku Anggota TNI Tipu Mahasiswi Ngawi, Nikah Siri dan Bawa Kabur Uang Rp. 10,5 Juta

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kisah cinta seorang mahasiswi asal Ngawi berinisial AKI (22) berakhir pahit. Ia menjadi korban penipuan seorang pria berinisial RS (38), warga Sleman, DIY, yang mengaku sebagai anggota TNI AD. Tidak hanya dinikahi secara siri, korban juga mengalami kerugian materi hingga Rp. 10,5 juta. Kasus ini bermula pada Mei 2025, ketika AKI […]

    Bagikan
  • Relokasi Pasar Burung Magetan Dimulai, Pemkab Bangun Kios Baru untuk Pedagang

    Relokasi Pasar Burung Magetan Dimulai, Pemkab Bangun Kios Baru untuk Pedagang

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan akan menata kawasan Stadion Yosonegoro setelah perayaan Idulfitri. Salah satu langkah yang dilakukan adalah merelokasi pedagang pasar burung yang selama ini berjualan di area sekitar stadion. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan, Sucipto, mengatakan pemerintah telah menyiapkan kios baru sebagai lokasi relokasi pedagang dengan anggaran sekitar Rp400 […]

    Bagikan
  • 1.491 Warga di Kabupaten Madiun Positif HIV, KPAD Fokus Pendampingan dan Edukasi

    1.491 Warga di Kabupaten Madiun Positif HIV, KPAD Fokus Pendampingan dan Edukasi

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kasus HIV di Kabupaten Madiun menunjukkan kondisi darurat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) per 4 Oktober 2025, tercatat 1.491 warga positif HIV, dengan 779 orang di antaranya masih hidup dan menjalani pendampingan aktif. Angka ini menegaskan bahwa HIV masih menjadi persoalan kesehatan serius di wilayah tersebut. Pengelola Program dan Keuangan […]

    Bagikan
  • Wajib Icip! Kesegaran Es Rujak Buah Legendaris Cinde Raos

    Wajib Icip! Kesegaran Es Rujak Buah Legendaris Cinde Raos

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 525
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Berkunjung ke Ponorogo tidak lengkap rasanya jika tidak mampir di warung legendaris yang satu ini. Ya, Warung Cinde Raos yang terletak di Desa Plunturang, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, selalu dipadati pengunjung. Warung legendaris ini terkenal dengan menu andalan rujak buah dan rujak es krim. Topping buah-buahan segar seperti belimbing, nanas, mentimun, […]

    Bagikan
  • OPD Pemkab Ponorogo Keringat Dingin, KPK Endus Dugaan Suap Selain di RSUD dr. Harjono

    OPD Pemkab Ponorogo Keringat Dingin, KPK Endus Dugaan Suap Selain di RSUD dr. Harjono

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini memperluas penyelidikan dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, usai operasi tangkap tangan (OTT) beberapa waktu lalu. Lembaga anti rasuah itu tengah mendalami kemungkinan adanya aliran dana suap dari sejumlah dinas di lingkungan Pemkab Ponorogo kepada kepala daerah tersebut. Plt. Deputi Penindakan dan […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Tunda Pembahasan Raperda Penyertaan Modal ke Perumda Sari Gunung

    DPRD Ponorogo Tunda Pembahasan Raperda Penyertaan Modal ke Perumda Sari Gunung

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo menggelar rapat paripurna untuk mendengarkan jawaban eksekutif terhadap pandangan umum fraksi-fraksi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal Pemerintah kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung, Rabu (12/11/2025). Rapat yang berlangsung di gedung DPRD Ponorogo itu dihadiri oleh pimpinan dan anggota dewan serta […]

    Bagikan
expand_less