Berita Terkini
Trending Tags

Gerbong Kertapati, Daya Tarik Monumen Soco yang Menyimpan Luka Sejarah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • visibility 166
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gerbong kereta uap berwarna perak dan hitam menjadi pusat perhatian setiap pengunjung, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Di area Monumen Soco, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, sebuah gerbong kereta uap berwarna perak dan hitam menjadi pusat perhatian setiap pengunjung. Gerbong yang dikenal dengan nama Gerbong Kertapati itu bukan sekadar benda tua, melainkan saksi bisu tragedi Madiun 1948 saat pemberontakan PKI yang merenggut ratusan nyawa.

Juru kunci Monumen Soco, Ahmad Sukir (71), menuturkan gerbong ini dahulu dipakai untuk mengangkut tahanan dari Pabrik Gula Redjosari, Gorang-gareng, Kawedanan menuju Desa Soco. Mereka terdiri atas aparat kepolisian, tokoh agama, pejabat, hingga warga sipil.

“Setibanya di Soco, para tahanan itu dieksekusi massal. Jasad korban kemudian dimasukkan ke dalam sumur yang kini menjadi ikon monumen,” kata Sukir, Rabu (01/10/2025).

Ia menjelaskan, para korban awalnya dijebak melalui undangan palsu yang dibuat kelompok Front Demokrasi Rakyat (FDR). Usai dikumpulkan di Pabrik Gula Redjosari, mereka diberondong tembakan. Sebagian yang masih hidup lalu dimasukkan ke Gerbong Kertapati untuk dibawa menuju lokasi eksekusi.

Tragedi tersebut membuat gerbong ini tak bisa dilepaskan dari sejarah kelam bangsa. Pada 1989, kawasan Soco dibangun menjadi monumen, dan gerbong dipindahkan dari lokasi awalnya agar generasi penerus dapat menyaksikan langsung bukti nyata peristiwa itu.

“Dulu gerbong ini dipindahkan dengan cara didorong di atas rel yang ditata dari Redjosari ke Soco. Sampai sekarang, relnya masih ada di bawah gerbong,” ungkap Sukir.

Monumen Soco kemudian diresmikan pada 1992 dan dinamai Komplek Tetenger Soco 1. Sekitar satu kilometer dari lokasi tersebut, terdapat Monumen Soco 2 dengan prasasti tanpa nama korban sebagai pengingat.

Selain menjadi tempat mengenang sejarah, keberadaan gerbong itu juga menarik perhatian wisatawan. Baik di hari biasa maupun akhir pekan, banyak pengunjung datang untuk berfoto atau membaca kisah singkat tragedi Madiun 1948.

“Biasanya orang ingin melihat langsung peninggalan asli yang pernah digunakan untuk membawa korban ke tempat eksekusi,” ujar Sukir.

Gerbong Kertapati kini bukan hanya benda bersejarah, melainkan simbol penderitaan sekaligus pengingat agar tragedi kelam pemberontakan PKI 1948 tak terulang kembali.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aparat Gabungan Intensifkan Patroli Malam di Magetan

    Aparat Gabungan Intensifkan Patroli Malam di Magetan

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Stabilitas keamanan di Kabupaten Magetan terus dijaga ketat. Pada Selasa malam (2/9/2025), Polres Magetan bersama TNI dan Satpol PP menggelar patroli skala besar yang menyasar pusat kota, gedung perkantoran, hingga objek vital lainnya. Patroli dimulai sejak malam hingga larut, menggunakan kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4). Langkah ini diambil […]

    Bagikan
  • Ju-Jitsu Selamatkan Klasemen Ponorogo Di Porprov Jatim 2025

    Ju-Jitsu Selamatkan Klasemen Ponorogo Di Porprov Jatim 2025

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Cabang olahraga ju-jitsu menjadi penyelamat posisi Kabupaten Ponorogo dalam perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Setelah sebelumnya berada di peringkat 30, Ponorogo berhasil merangkak naik ke posisi 24 klasemen sementara berkat tambahan medali dari cabang bela diri ini. Pada pertandingan yang digelar Minggu (29/06/2025), atlet-atlet ju-jitsu Ponorogo berhasil […]

    Bagikan
  • Kurang Konsentrasi, Mobil Jenazah Terguling Usai Tabrak Pembatas Jalan

    Kurang Konsentrasi, Mobil Jenazah Terguling Usai Tabrak Pembatas Jalan

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi pada Senin malam (26/05/2025) di Jalan S. Parman Kelurahan Sukosari Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. Sebuah mobil jenazah bernomor polisi N 8106 AP yang dikendarai Kustiawan (48) warga Dieng Atas, Dau, Malang terguling. Kecelakaan terjadi diduga karena pengemudi tidak mengenali medan jalan dan kurang konsentrasi, sehingga menabrak […]

    Bagikan
  • Ancaman El Nino Mengintai, Pemkab Madiun Putar Otak Selamatkan Sawah dari Krisis Air

    Ancaman El Nino Mengintai, Pemkab Madiun Putar Otak Selamatkan Sawah dari Krisis Air

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mulai menyiapkan langkah antisipatif menghadapi ancaman fenomena El Nino yang diprediksi memicu kemarau panjang pada 2026. Fokus utama diarahkan pada upaya menjaga ketersediaan air untuk lahan pertanian, terutama di wilayah rawan kekeringan. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Zainul Aripin, […]

    Bagikan
  • Satyalancana Karya Satya, Apresiasi Negara untuk 139 ASN Kota Madiun

    Satyalancana Karya Satya, Apresiasi Negara untuk 139 ASN Kota Madiun

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 139 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Madiun menerima Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka selama 10, 20, hingga 30 tahun. Kepala BKPSDM Kota Madiun, Haris Rahmanuddin, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut tidak diberikan sembarangan. ’’ASN penerima Satyalancana harus memenuhi syarat, di antaranya […]

    Bagikan
  • KA Dhoho Tabrak Truk Mogok di Perlintasan Blitar, Ini Kronologi Lengkapnya

    KA Dhoho Tabrak Truk Mogok di Perlintasan Blitar, Ini Kronologi Lengkapnya

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar  — Insiden dramatis terjadi di perlintasan sebidang antara Stasiun Blitar–Garum, Selasa malam (28/4/2026), ketika sebuah truk mogok di tengah rel dan tertemper kereta api KA Dhoho. Kejadian ini kembali menyoroti rendahnya disiplin pengguna jalan di perlintasan kereta api. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.35 WIB di JPL 190 Km 120+448. Kereta api […]

    Bagikan
expand_less