Berita Terkini
Trending Tags

Wisata Petik Melon Hidroponik di Madiun, Kisah Mantan TKI yang Bangkitkan Ekonomi Desa

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
  • visibility 413
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kebun Melon Hidroponik Greenhouse Paman Jack banyak dikunjungi wisatawan saat liburan nataru, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Di sudut Dusun Golang, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur deretan tanaman melon tumbuh rapi di dalam bangunan greenhouse. Bukan ladang luas dengan tanah terbuka, melainkan sistem hidroponik yang bersih, tertata, dan terbuka untuk siapa saja yang ingin memetik langsung buahnya.

Greenhouse Paman Jack demikian warga menyebutnya menawarkan wisata edukasi petik melon hidroponik. Tempat ini mulai berdiri pada akhir 2023 dan perlahan menjadi destinasi alternatif bagi warga Madiun dan sekitarnya yang ingin merasakan pengalaman memetik buah langsung dari kebun.

Pengelola greenhouse, Marjoko, bukanlah petani melon sejak awal. Ia puluhan tahun bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di Taiwan, menggeluti pekerjaan sebagai mekanik pabrik. Rasa jenuh dan keinginan pulang kampung menjadi titik awal perubahan hidupnya.

“Dua tahun sebelum pulang, saya sering lihat YouTube. Tertarik budidaya melon hidroponik karena lahan sempit tapi hasilnya bisa maksimal,” ujar Marjoko saat ditemui, Sabtu (26/12/2025).

Setibanya di kampung halaman, Marjoko tak sekadar mencoba bertanam. Ia memilih konsep wisata edukasi agar kebunnya memberi nilai lebih bagi desa. Saat ini, pengunjung bebas memilih dan memetik sendiri melon yang diinginkan, kemudian menimbangnya di kasir dengan harga Rp. 25.000 per kilogram.

Di dalam greenhouse, sedikitnya empat varietas melon dibudidayakan: Adinda, Yellow Emperor, Koreana, dan Inthanon. Beberapa varietas lain seperti Lavender, Sweet Net, dan Bushami juga mulai dikembangkan. “Kalau wisata petik, harus banyak jenis supaya orang penasaran datang,” kata Marjoko.

Keputusan membuka wisata petik melon bukan tanpa alasan. Menurutnya, menjual hasil panen ke tengkulak kerap membuat petani berada di posisi lemah, terutama soal harga dan standar kualitas.

“Kalau ke tengkulak itu harganya lebih murah, masih ada sistem sortir. Takutnya banyak yang nggak masuk. Kalau wisata begini, orang datang sendiri ke sini,” ujarnya.

Saat ini, greenhouse kedua yang dikelola Marjoko memiliki populasi sekitar 800 tanaman melon. Selain menjadi sumber penghasilan, tempat ini juga diharapkan mampu memantik geliat ekonomi dan wisata desa.

Salah satu pengunjung, Nita, mengaku mengetahui keberadaan Greenhouse Paman Jack dari banner yang terpasang di depan Rumah Makan Selempung. Rasa penasaran membawanya datang seusai kegiatan PKK.

“View-nya bagus, dari kebun langsung. Lebih fresh dan dekat dari rumah,” ujar Nita sambil membawa melon jenis Inthanon yang baru dipetiknya. Menurutnya, harga Rp25 ribu per kilogram masih tergolong terjangkau dengan kualitas rasa yang manis.

Di tengah keterbatasan lahan dan tantangan pertanian modern, Greenhouse Paman Jack menjadi contoh bagaimana ide, pengalaman, dan teknologi sederhana bisa berpadu. Dari perjalanan seorang mantan TKI, lahir ruang belajar sekaligus wisata yang menumbuhkan harapan baru bagi Desa Kuwiran.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Haji Tertua Asal Madiun Meninggal Dunia di Mekkah

    Jemaah Haji Tertua Asal Madiun Meninggal Dunia di Mekkah

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun— Kabar duka datang dari Tanah Suci menjelang kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Madiun. Suparlan Marto Dikromo, jemaah haji tertua dari daerah tersebut, wafat di Rumah Sakit Abeer, Mekkah, pada Jumat (20/6) pukul 18.45 waktu Arab Saudi. Suparlan (90), jemaah asal Desa Tempursari, Kecamatan Wungu, sempat menjalani perawatan intensif selama sepekan setelah […]

    Bagikan
  • Cuaca Ektreme Belum Reda, Puluhan Bencana Kepung Ponorogo Sepanjang Maret

    Cuaca Ektreme Belum Reda, Puluhan Bencana Kepung Ponorogo Sepanjang Maret

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 36 kejadian bencana tercatat melanda Kabupaten Ponorogo sepanjang Maret 2026. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan, cuaca ekstrem menjadi penyumbang terbesar dengan 18 kejadian, disusul 11 kasus banjir dan 7 kejadian tanah longsor. Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan jika dirata-rata, kejadian bencana terjadi hampir setiap hari. Namun dalam […]

    Bagikan
  • Diduga Kurang Fokus, Dua Pick-up KDKMP Tabrak Bus Pariwisata di Sukorejo Ponorogo

    Diduga Kurang Fokus, Dua Pick-up KDKMP Tabrak Bus Pariwisata di Sukorejo Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua mobil pick-up Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan sebuah bus pariwisata terjadi di simpang lampu merah Gandukepuh, Desa Gandukepuh, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, dua mobil pick-up mengalami kerusakan […]

    Bagikan
  • Usman Efendi Resmi Dilantik, Lengkapi Formasi DPRD Kota Madiun

    Usman Efendi Resmi Dilantik, Lengkapi Formasi DPRD Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun menggelar rapat paripurna pengambilan sumpah jabatan Pengganti Antar Waktu (PAW) pada Rabu (20/08/2025) malam. Dalam rapat tersebut, Usman Efendi resmi dilantik menjadi anggota legislatif menggantikan almarhum Andi Raya Bagus Miko Saputra. Dengan dilantiknya Usman, kini jumlah anggota DPRD Kota Madiun masa jabatan 2024–2029 kembali lengkap sebanyak 30 […]

    Bagikan
  • DPRD Kabupaten Madiun Soroti SILPA dan Dorong Optimalisasi PAD 2025

    DPRD Kabupaten Madiun Soroti SILPA dan Dorong Optimalisasi PAD 2025

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, Kamis (26/06/2025). Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, dan dihadiri seluruh anggota dewan serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Madiun. Sebanyak […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Ungkap Dua Kasus Pencurian, Tiga Tersangka Diamankan

    Polres Magetan Ungkap Dua Kasus Pencurian, Tiga Tersangka Diamankan

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Polres Magetan mengungkap dua kasus pencurian yang terjadi di wilayah Kabupaten Magetan. Dalam pengungkapan tersebut, tiga tersangka diamankan bersama sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor dan sepeda ontel yang diduga merupakan hasil kejahatan. Dua perkara yang diungkap jajaran Satreskrim Polres Magetan bersama Unit Reskrim Polsek jajaran itu masing-masing merupakan kasus pencurian […]

    Bagikan
expand_less