Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Simbol Kedermawanan, Bupati Magetan Andum Kereweng Kepada Warga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • visibility 186
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tradisi andum kereweng bersama Bupati Magetan. Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Tradisi andum kereweng selalu tidak terlewatkan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Magetan. Tradisi ini menjadi sorotan utama masyarakat, bukan hanya karena keunikannya, tetapi juga karena makna sosial dan moral yang dikandungnya.

Pada Hari Jadi Kabupaten Magetan ke-350 tahun ini tradisi andum kereweng kembali digelar di kompleks Makam Eyang Ronggo Galih, Desa Durenan, Senin (06/10/2025). 

Dalam prosesinya, potongan kecil tanah liat atau kereweng, oleh Bupati dibagikan kepada warga yang hadir. Warga yang mendapatkannya dapat menukarnya dengan makanan yang telah disediakan.

Sekilas terlihat sederhana, namun kereweng tersebut memiliki makna mendalam. Sebuah simbol kedermawanan dan kepedulian sosial yang diwariskan turun-temurun oleh para leluhur Magetan.

“Kereweng adalah pesan moral bahwa pemimpin sejati harus dermawan, dekat dengan rakyat, dan menebar manfaat bagi sesama,” tutur Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti usai mengikuti prosesi ziarah leluhur.

Menurut Bupati, andum kereweng bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan bentuk nyata dari semangat berbagi rezeki dan meneguhkan hubungan antara pemimpin dan masyarakat. Nilai itu menjadi fondasi penting dalam perjalanan Magetan yang telah menginjak usia 350 tahun.

Tradisi ini juga menjadi pengingat bahwa dalam kehidupan bermasyarakat, keikhlasan dan kepedulian sosial merupakan warisan luhur yang perlu terus dijaga. Dalam konteks kekinian, andum kereweng mengajarkan bahwa kedermawanan tidak selalu diwujudkan dengan harta, tetapi bisa melalui niat tulus untuk berbagi kebahagiaan dan keberkahan terhadap sesama.

Selain pelaksanaan tradisi, kegiatan juga diisi dengan pembagian bantuan sembako bagi warga penerima manfaat yang membutuhkan. Momentum tersebut memperkuat makna andum kabecikan, menebar kebaikan sebagaimana dicontohkan para leluhur Magetan.

Di tengah derasnya arus modernitas, andum kereweng masih tetap bertahan sebagai simbol kebersamaan dan ketulusan hati bagi masyarakat Magetan. Dari sepotong tanah liat, tumbuh pesan abadi tentang pentingnya berbagi dan saling peduli, menjadi warisan berharga yang tak lekang oleh waktu.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Khofifah Ziarah ke Makam R.M.T. Ario Soerjo, Kenang Fondasi Ketangguhan Jawa Timur

    Gubernur Khofifah Ziarah ke Makam R.M.T. Ario Soerjo, Kenang Fondasi Ketangguhan Jawa Timur

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berziarah ke makam Gubernur pertama Jawa Timur, Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo, di Kabupaten Magetan, Minggu (05/10/2025) pagi. Ziarah ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Provinsi Jawa Timur. Khofifah mengungkapkan, sejak awal masa kepemimpinannya, ia selalu berusaha hadir langsung dalam […]

    Bagikan
  • Bursa Ketua DPC PDIP Magetan Makin Panas, 14 Nama Masuk Penjaringan

    Bursa Ketua DPC PDIP Magetan Makin Panas, 14 Nama Masuk Penjaringan

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinamika politik internal PDI Perjuangan Kabupaten Magetan memasuki babak baru. Setelah rapat pengurus anak cabang (PAC) dan pelaksanaan tes psikologi secara daring, sebanyak 14 nama resmi terjaring dalam proses penjaringan calon ketua DPC. Wakabid Kaderisasi dan Ideologi DPC PDIP Magetan, Parmin, menegaskan bahwa pihaknya hanya bertugas menyampaikan hasil keputusan PAC. Menurutnya, […]

    Bagikan
  • Evakuasi Motor Wisatawan di Telaga Sarangan Terus Berlangsung, Tiga Unit Berhasil Diangkat

    Evakuasi Motor Wisatawan di Telaga Sarangan Terus Berlangsung, Tiga Unit Berhasil Diangkat

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tim gabungan yang dikoordinasikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan masih bekerja mengevakuasi sejumlah sepeda motor milik wisatawan yang tercebur ke Telaga Sarangan akibat jalan lingkar telaga sisi selatan longsor pada Sabtu (17/11/2026). Hingga Sabtu siang, tiga dari perkiraan tujuh motor yang terdampak telah berhasil diangkat ke permukaan. Plt Kepala […]

    Bagikan
  • Ops Keselamatan Semeru 2025, Tingkatkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas

    Ops Keselamatan Semeru 2025, Tingkatkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Operasi keselamatan semeru tahun 2025 dilaksanakan di jalan Jawa, Kota Madiun, pada Kamis (14/2/2025). Operasi ini melibatkan Satlantas Polres Madiun, Jasa Raharja, dan Bapenda Kota Madiun. Kegiatan ini bertujuan untuk menertibkan kendaraan yang melanggar aturan, khususnya kendaraan dengan pajak mati, penggunaan knalpot brong, serta pengendara yang tidak memiliki Surat Izin […]

    Bagikan
  • Duh ! Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Batal, Ini Alasannya

    Duh ! Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Batal, Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan membentuk Sekolah Rakyat (SR) rintisan dipastikan batal. Setelah sebelumnya sempat menyiapkan Gedung Graha Pusat Literasi Plaosan sebagai lokasi sementara, namun kini memilih langsung membangun Sekolah Rakyat permanen dengan skala penuh. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Elmy Kurniarto Widodo. Menurutnya, Magetan tidak masuk dalam daerah […]

    Bagikan
  • Warga Saradan Rugi Rp150 Juta, Tertipu Janji Lolos Masuk PPI Madiun oleh Oknum Satpol PP

    Warga Saradan Rugi Rp150 Juta, Tertipu Janji Lolos Masuk PPI Madiun oleh Oknum Satpol PP

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 1.252
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun  — Seorang warga Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menjadi korban dugaan penipuan dengan modus janji kelulusan masuk Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun. Dalam kasus tersebut korban dilaporkan mengalami kerugian hingga Rp150 juta. Terduga pelaku berinisial HA, yang disebut-sebut merupakan oknum anggota Satpol PP Kota Madiun. Kepada korban, HA mengaku memiliki kedekatan […]

    Bagikan
expand_less