Berita Terkini
Trending Tags

Ramai Soal Warga Miskin Belum Tempati Rusunawa, Ini Tanggapan Disperkim Kota Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • visibility 59
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). Foto: Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Beberapa hari terakhir Kota Madiun diramaikan soal warga kurang mampu yang hingga kini belum bisa menempati rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). Seperti yang diharapkan oleh Nur Liken Budi Santoso (45) yang tinggal bersama istri dan empat anaknya di kontrakan sempit di Jalan Raden Wijaya, Kelurahan Manguharjo, Kota Madiun. Meski sudah mengajukan diri, namun hingga kini belum ada kepastian.

“Kami sudah berulang kali mengajukan rusunawa, tapi tidak ada tindak lanjut. Seharusnya masyarakat miskin dipermudah, bukan dipersulit. Kami tidak punya rumah, tapi malah terkendala aturan administrasi,” ucapnya.

Sesuai data, Liken tercatat sebagai Desil 1 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)—kategori dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Namun, ia tak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sebab, alamat kontrakan berbeda dengan alamat KTP, membuat petugas selalu gagal melakukan verifikasi.

64 Warga Miskin Masuk Daftar Waiting List Huni Rusunawa

Sementara, 64 warga Kota Madiun masih harus bersabar menunggu giliran untuk menempati rumah susun (rusun) milik pemerintah kota. Mereka masuk dalam daftar tunggu resmi yang dikelola Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) dan akan memperoleh unit berdasarkan urutan serta hasil verifikasi lapangan.

Image Not Found
Concon Kencono Subkoordinator Perumahan Disperkim Kota Madiun. Foto: Surya – Sinergia

Menurut Subkoordinator Perumahan Disperkim Kota Madiun, Concon Kencono, seluruh pendaftar rusun telah terdata sejak 2018 dan diperbarui secara berkala setiap tahun. Warga ber-KTP Kota Madiun bebas mengajukan permohonan kapan pun. Namun, penempatan baru dilakukan bertahap sesuai antrean.

“Setiap warga yang mendaftar kami terima dan catat. Penempatannya tinggal menunggu giliran sesuai hasil verifikasi terakhir,” ujarnya, Rabu (09/10/2025).

Concon menuturkan, jumlah penghuni baru yang bisa ditempatkan setiap tahun tergantung pada ketersediaan unit kosong. Rata-rata, hanya sekitar 10–15 keluarga yang bisa menempati unit baru tiap tahun. Tahun ini, sebagian kamar bahkan digunakan sementara bagi warga yang terdampak program DAK PPKT tahap II 2025–2026.

Salah satu nama dalam daftar tunggu adalah Nur Liken Budi Santoso, yang telah mendaftar sejak 2 Juni 2025 dan kini berada di urutan ke-25.

“Prosesnya tetap berjalan, hanya menunggu giliran sesuai antrean hasil penghunian periode Agustus–September lalu,” jelas Concon.

Selain berdasarkan urutan, penempatan juga mempertimbangkan kondisi calon penghuni. Misalnya, warga lanjut usia tidak akan ditempatkan di lantai atas demi keamanan dan kenyamanan. “Jika unit di bawah penuh, namanya tidak kami hapus, tapi menunggu unit bawah kosong,” tambahnya.

Hingga kini, daftar tunggu tersebar di beberapa lokasi rusun seperti Hayam Wuruk, Manis Raya, dan sejumlah kompleks lain. Concon menegaskan, seluruh proses dilakukan secara terbuka dan adil.

“Tidak ada manipulasi data. Semua sesuai aturan dan bisa dipantau,” pungkasnya.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Hari Dibawa Kabur Kumbang, Tim Reaksi Cepat Distrik Buruway Berhasil Menjemput Melati

    4 Hari Dibawa Kabur Kumbang, Tim Reaksi Cepat Distrik Buruway Berhasil Menjemput Melati

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kaimana – Tim reaksi cepat Distrik Buruway, Kaimana, Papua Barat, berhasil menjemput kembali anak perempuan dibawah umur yang dibawa kabur seorang lelaki. Korban ini sebut saja Melati (17) dibawa kabur oleh pacarnya si Kumbang (22) selama 4 hari. Kapolres Kaimana, AKBP Gadug Kurniawan membenarkan kejadian tersebut. Korban saat ini sudah diserahkan pada orang […]

    Bagikan
  • Geledah Rumah Sekda Ponorogo di Kota Madiun, KPK Sita Sejumlah Dokumen Penting

    Geledah Rumah Sekda Ponorogo di Kota Madiun, KPK Sita Sejumlah Dokumen Penting

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Kali ini, rumah milik Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, yang berada di Jalan Mangku Prajan No. 08, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, menjadi sasaran penggeledahan. Pantauan di lokasi […]

    Bagikan
  • Kepala Bakesbangpol Kab Madiun Ditahan Kejari Perkara Tanah Kas Desa Untuk Lahan Tol

    Kepala Bakesbangpol Kab Madiun Ditahan Kejari Perkara Tanah Kas Desa Untuk Lahan Tol

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun– Penyidik Kejari Kab Madiun menetapkan Kepala Bakesbangpol Pemkab Madiun, Mashudi sebagai Tersangka. Mashudi terjerat perkara tanah kas Desa Cabean Kec Sawahan yang dipakai untuk lahan tol. Saat itu dia sebagai Camat Sawahan. Dia ditahan untuk 20 hari ke depan dititipkan ke Lapas Madiun, Rabu ( 22/01/2025). Kajari Madiun Oktario Hartawan Achmad […]

    Bagikan
  • Menteri KKP Targetkan Indonesia Hasilkan 2,25 Juta Ton Garam Pada 2025

    Menteri KKP Targetkan Indonesia Hasilkan 2,25 Juta Ton Garam Pada 2025

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, menargetkan produksi garam nasional mencapai 2,25 juta ton pada 2025. Target ini sejalan dengan program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan sebagai langkah menuju swasembada garam pada 2027. Untuk memastikan distribusi dan ketersediaan garam di pasaran, Menteri KKP melakukan inspeksi mendadak […]

    Bagikan
  • Kandang Ayam Di Ponorogo Terbakar, Rugi Capai Rp. 700 Juta

    Kandang Ayam Di Ponorogo Terbakar, Rugi Capai Rp. 700 Juta

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – selain di kecamatan pudak , Kebakaran juga melanda sebuah kandang ayam di Desa Nglayang, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (04/10/2025) pagi. Akibat kejadian tersebut, ribuan ayam beserta kandangnya ludes terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp700 juta. Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ponorogo, Bambang Supeno, mengatakan laporan masuk ke pos damkar […]

    Bagikan
  • Pendapatan Daerah pada Rencana P-APBD 2025 Kota Madiun Turun Rp. 33,9 Miliar

    Pendapatan Daerah pada Rencana P-APBD 2025 Kota Madiun Turun Rp. 33,9 Miliar

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dampak efisiensi oleh Pemerintah Pusat, pendapatan daerah pada rencana perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Madiun tahun anggaran 2025 diproyeksikan turun. Hal itu terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun pada Senin (14/07/2025) dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Wali Kota Madiun atas Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran […]

    Bagikan
expand_less