Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Ramai Soal Warga Miskin Belum Tempati Rusunawa, Ini Tanggapan Disperkim Kota Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • visibility 14
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). Foto: Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Beberapa hari terakhir Kota Madiun diramaikan soal warga kurang mampu yang hingga kini belum bisa menempati rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). Seperti yang diharapkan oleh Nur Liken Budi Santoso (45) yang tinggal bersama istri dan empat anaknya di kontrakan sempit di Jalan Raden Wijaya, Kelurahan Manguharjo, Kota Madiun. Meski sudah mengajukan diri, namun hingga kini belum ada kepastian.

“Kami sudah berulang kali mengajukan rusunawa, tapi tidak ada tindak lanjut. Seharusnya masyarakat miskin dipermudah, bukan dipersulit. Kami tidak punya rumah, tapi malah terkendala aturan administrasi,” ucapnya.

Sesuai data, Liken tercatat sebagai Desil 1 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)—kategori dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Namun, ia tak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sebab, alamat kontrakan berbeda dengan alamat KTP, membuat petugas selalu gagal melakukan verifikasi.

64 Warga Miskin Masuk Daftar Waiting List Huni Rusunawa

Sementara, 64 warga Kota Madiun masih harus bersabar menunggu giliran untuk menempati rumah susun (rusun) milik pemerintah kota. Mereka masuk dalam daftar tunggu resmi yang dikelola Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) dan akan memperoleh unit berdasarkan urutan serta hasil verifikasi lapangan.

Image Not Found
Concon Kencono Subkoordinator Perumahan Disperkim Kota Madiun. Foto: Surya – Sinergia

Menurut Subkoordinator Perumahan Disperkim Kota Madiun, Concon Kencono, seluruh pendaftar rusun telah terdata sejak 2018 dan diperbarui secara berkala setiap tahun. Warga ber-KTP Kota Madiun bebas mengajukan permohonan kapan pun. Namun, penempatan baru dilakukan bertahap sesuai antrean.

“Setiap warga yang mendaftar kami terima dan catat. Penempatannya tinggal menunggu giliran sesuai hasil verifikasi terakhir,” ujarnya, Rabu (09/10/2025).

Concon menuturkan, jumlah penghuni baru yang bisa ditempatkan setiap tahun tergantung pada ketersediaan unit kosong. Rata-rata, hanya sekitar 10–15 keluarga yang bisa menempati unit baru tiap tahun. Tahun ini, sebagian kamar bahkan digunakan sementara bagi warga yang terdampak program DAK PPKT tahap II 2025–2026.

Salah satu nama dalam daftar tunggu adalah Nur Liken Budi Santoso, yang telah mendaftar sejak 2 Juni 2025 dan kini berada di urutan ke-25.

“Prosesnya tetap berjalan, hanya menunggu giliran sesuai antrean hasil penghunian periode Agustus–September lalu,” jelas Concon.

Selain berdasarkan urutan, penempatan juga mempertimbangkan kondisi calon penghuni. Misalnya, warga lanjut usia tidak akan ditempatkan di lantai atas demi keamanan dan kenyamanan. “Jika unit di bawah penuh, namanya tidak kami hapus, tapi menunggu unit bawah kosong,” tambahnya.

Hingga kini, daftar tunggu tersebar di beberapa lokasi rusun seperti Hayam Wuruk, Manis Raya, dan sejumlah kompleks lain. Concon menegaskan, seluruh proses dilakukan secara terbuka dan adil.

“Tidak ada manipulasi data. Semua sesuai aturan dan bisa dipantau,” pungkasnya.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampingi Anak Didik, Bupati Sugiri Sancoko Siapkan Ruang Kerja di Sekolah Rakyat

    Dampingi Anak Didik, Bupati Sugiri Sancoko Siapkan Ruang Kerja di Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menegaskan komitmennya untuk lebih dari sekadar melakukan peninjauan terhadap keberadaan Sekolah Rakyat (SR). Orang nomor satu di Bumi Reog tersebut berencana hadir secara langsung untuk mendampingi dan menyemangati anak-anak yang tengah menempuh pendidikan di sekolah itu. Sebuah ruangan kecil di area SR disebut bakal disiapkan, bukan untuk […]

    Bagikan
  • Dampak Hujan dan Angin Kencang Sejumlah Rumah dan Fasilitas Umum Rusak di 3 Kecamatan

    Dampak Hujan dan Angin Kencang Sejumlah Rumah dan Fasilitas Umum Rusak di 3 Kecamatan

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Jumat (17/10/2025) sore, menyebabkan sejumlah rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan. Sejumlah pohon tumbang juga menutup akses jalan di beberapa titik. Tim BPBD Kabupaten Madiun bersama masyarakat dan relawan melakukan pembersihan material pohon tumbang serta membantu […]

    Bagikan
  • Pelempar Bom Molotov di DPRD Kota Madiun Vical Ardiyansyah Turner Didakwa Pasal 187 KUHP

    Pelempar Bom Molotov di DPRD Kota Madiun Vical Ardiyansyah Turner Didakwa Pasal 187 KUHP

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus pelemparan bom molotov di depan Gedung DPRD Kota Madiun memasuki sidang perdana. Terdakwa Vical putra Ardiyansyah Turner alias Londo menjalani sidang dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Kota Madiun, Rabu (12/11/2025). Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Rahmi Dwi Astuti tersebut berlangsung sekitar 30 […]

    Bagikan
  • Mbok Yem Jalani Perawatan Intensif di RSU Aisyiyah Ponorogo

    Mbok Yem Jalani Perawatan Intensif di RSU Aisyiyah Ponorogo

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Wakiyem atau yang akrab disapa Mbok Yem, pemilik warung legendaris di Puncak Gunung Lawu, saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSU Aisyiyah Ponorogo. Diketahui, perempuan berusia 82 tahun itu ditangani oleh tiga dokter spesialis, yakni spesialis paru, penyakit dalam, dan jantung. Humas RSU Aisyiyah Ponorogo, Moh. Arbain menjelaskan kondisi Mbok […]

    Bagikan
  • Tiket KA Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan hingga H-4, Daop 7 Madiun Tembus 19 Ribu Penumpang

    Tiket KA Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan hingga H-4, Daop 7 Madiun Tembus 19 Ribu Penumpang

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Minat masyarakat menggunakan kereta api pada masa Angkutan Lebaran 1447 Hijriah terus meningkat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat, hingga akhir Januari 2026, jumlah pemesanan tiket telah menembus 19.110 pelanggan. Data tersebut merupakan akumulasi pemesanan penumpang untuk periode H-10 hingga H+10 Lebaran, yakni mulai 11 Maret […]

    Bagikan
  • Museum Transit di Ponorogo, Pamerkan Artefak Cagar Budaya

    Museum Transit di Ponorogo, Pamerkan Artefak Cagar Budaya

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ponorogo sangat kental akan sejarah dan kebudayaan. Jadi tidak heran jika banyak ditemukan benda-benda atau artefak peninggalan sejarah di Kota Reog ini. Seperti artefak-artefak yang tersimpan di balai penyelamatan yang berada di bekas Gedung SDN Patihan Kidul, Kecamatan Siman, Ponorogo. Berdasarkan pantauan di lokasi, terdapat sekitar 50 artefak yang telah dikumpulkan. […]

    Bagikan
expand_less