Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Overstay 60 Hari, Dua WNA Asal Malaysia Dideportasi Kantor Imigrasi Madiun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • visibility 146
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dua WNA asal Malaysia saat menjalani proses deportasi di Kantor Imigrasi Madiun. Foto: Istimewa

Sinergia | Kab. Madiun – Dua warga negara Malaysia dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Madiun setelah diketahui melanggar izin tinggal atau overstay lebih dari 60 hari di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Kepala Subseksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Madiun, Aditya Yusuf, menjelaskan bahwa kedua WNA tersebut bukan tenaga kerja asing, melainkan hasil perkawinan campuran dengan warga Indonesia. Keduanya mengira telah otomatis menjadi warga negara Indonesia setelah menikah, padahal secara hukum masih berstatus warga Malaysia.

“Dua WNA asal Malaysia itu overstay lebih dari 60 hari. Mereka mengira sudah menjadi WNI karena menikah, padahal masih warga Malaysia. Maka kami kenakan Tindakan Administrasi Keimigrasian berupa deportasi dan pencekalan agar tidak bisa masuk kembali ke Indonesia,” ujar Aditya, Jum’at (17/10/2025).

Selain deportasi, Kantor Imigrasi Madiun juga mencatat telah menerbitkan sekitar 1.400 izin tinggal bagi warga negara asing (WNA) sejak awal 2025. Izin tersebut meliputi izin kunjungan dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) untuk keperluan kerja, pendidikan, maupun keagamaan.

Wilayah kerja Kantor Imigrasi Madiun meliputi Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Magetan, dan Ngawi. Dari catatan lembaga tersebut, mayoritas pemegang izin tinggal terbatas merupakan santri asing yang belajar di Magetan, sementara tenaga kerja asing terbanyak berada di Kabupaten Ngawi, mencapai sekitar 50 orang.

Untuk memastikan kepatuhan administrasi, pengawasan dilakukan baik secara terbuka maupun tertutup di perusahaan dan lembaga pendidikan. 

Pemantauan juga diperkuat melalui aplikasi APOA (Aplikasi Pelaporan Orang Asing) dan layanan WhatsApp Inteldakim, yang memudahkan masyarakat menyampaikan laporan secara cepat.

“Untuk saat ini belum ditemukan imigran ilegal. Semua dokumen WNA yang kami awasi masih lengkap. Namun pengawasan tetap kami tingkatkan, terutama di Kabupaten Ngawi yang berkembang menjadi kawasan industri,” pungkas Aditya Yusuf.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Kades Ponorogo Gigit Jari, Dana Desa Tahap II Tak Kunjung Cair

    Ratusan Kades Ponorogo Gigit Jari, Dana Desa Tahap II Tak Kunjung Cair

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan kepala desa (Kades) di Ponorogo harus gigit jari. Pasalnya, jatah Dana Desa (DD) tahap II tak kunjung cair. Sementara sejumlah proyek pembangunan terlanjur berjalan dan menanti pembayaran sebelum akhir tahun. Tak ingin semakin merugi, para Kades yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Ponorogo meluruk DPRD menggelar rapat […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Fokuskan Pengamanan di Pintu Tol dalam Operasi Ketupat Semeru 2025

    Polres Madiun Fokuskan Pengamanan di Pintu Tol dalam Operasi Ketupat Semeru 2025

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025, Polres Madiun memberikan perhatian khusus pada dua pintu tol utama di wilayahnya, yakni Pintu Tol Madiun dan Pintu Tol Caruban. Kedua lokasi ini berpotensi mengalami kepadatan kendaraan, terutama saat arus mudik dan balik Lebaran. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kemacetan di sekitar pintu tol tersebut […]

    Bagikan
  • Mobil Honda Civic Terbalik Usai Tabrak Kendaraan Parkir di Jalur Sarangan–Plaosan

    Mobil Honda Civic Terbalik Usai Tabrak Kendaraan Parkir di Jalur Sarangan–Plaosan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur wisata Sarangan–Plaosan, tepatnya di jalan lama depan TB Putra Jagoan, Dusun Mandoran, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jumat (19/6/2026) dini hari. Sebuah mobil Honda Civic terbalik setelah menabrak kendaraan yang sedang terparkir di tepi jalan. Peristiwa tersebut melibatkan Honda Civic bernomor polisi AE 1141 RK yang […]

    Bagikan
  • Ini Identitas Mayat Pria di Bengawan Madiun, Teridentifikasi Warga Sukoharjo Jawa Tengah

    Ini Identitas Mayat Pria di Bengawan Madiun, Teridentifikasi Warga Sukoharjo Jawa Tengah

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sesosok mayat yang menggegerkan Warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun akhirnya terungkap. Berdasarkan hasil identifikasi menggunakan alat pengenal sidik jari, korban diketahui berinisial SR (45), warga Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Korban ditemukan dalam kondisi mengenakan jaket hitam, kaos putih abu-abu, celana jeans hitam dan bersepatu. “Dari saku baju korban […]

    Bagikan
  • 453 Jemaah Haji Kabupaten Madiun Siap Berangkat, 85 Orang Masuk Kategori Risiko Tinggi

    453 Jemaah Haji Kabupaten Madiun Siap Berangkat, 85 Orang Masuk Kategori Risiko Tinggi

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sebanyak 453 calon jemaah haji asal Kabupaten Madiun dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 27 April 2026. Keberangkatan tersebut terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 24 dan 25, dengan tambahan jemaah cadangan yang masih menunggu penempatan. Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Madiun, Bisri Mustafa, menjelaskan bahwa kuota […]

    Bagikan
  • Harga Minyak Goreng dan Plastik Melonjak, Produsen Kerupuk di Madiun Putar Otak demi Bertahan

    Harga Minyak Goreng dan Plastik Melonjak, Produsen Kerupuk di Madiun Putar Otak demi Bertahan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kenaikan harga minyak goreng dan plastik kemasan di pasaran mulai memukul pelaku usaha kecil, termasuk produsen kerupuk di Kabupaten Madiun. Lonjakan biaya produksi ini memaksa pengusaha mencari cara agar tetap bertahan di tengah persaingan yang ketat. Salah satu produsen kerupuk di Jalan Flamboyan, Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Linawati, mengaku kenaikan paling […]

    Bagikan
expand_less