Berita Terkini
Trending Tags

Overstay 60 Hari, Dua WNA Asal Malaysia Dideportasi Kantor Imigrasi Madiun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • visibility 48
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dua WNA asal Malaysia saat menjalani proses deportasi di Kantor Imigrasi Madiun. Foto: Istimewa

Sinergia | Kab. Madiun – Dua warga negara Malaysia dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Madiun setelah diketahui melanggar izin tinggal atau overstay lebih dari 60 hari di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Kepala Subseksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Madiun, Aditya Yusuf, menjelaskan bahwa kedua WNA tersebut bukan tenaga kerja asing, melainkan hasil perkawinan campuran dengan warga Indonesia. Keduanya mengira telah otomatis menjadi warga negara Indonesia setelah menikah, padahal secara hukum masih berstatus warga Malaysia.

“Dua WNA asal Malaysia itu overstay lebih dari 60 hari. Mereka mengira sudah menjadi WNI karena menikah, padahal masih warga Malaysia. Maka kami kenakan Tindakan Administrasi Keimigrasian berupa deportasi dan pencekalan agar tidak bisa masuk kembali ke Indonesia,” ujar Aditya, Jum’at (17/10/2025).

Selain deportasi, Kantor Imigrasi Madiun juga mencatat telah menerbitkan sekitar 1.400 izin tinggal bagi warga negara asing (WNA) sejak awal 2025. Izin tersebut meliputi izin kunjungan dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) untuk keperluan kerja, pendidikan, maupun keagamaan.

Wilayah kerja Kantor Imigrasi Madiun meliputi Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Magetan, dan Ngawi. Dari catatan lembaga tersebut, mayoritas pemegang izin tinggal terbatas merupakan santri asing yang belajar di Magetan, sementara tenaga kerja asing terbanyak berada di Kabupaten Ngawi, mencapai sekitar 50 orang.

Untuk memastikan kepatuhan administrasi, pengawasan dilakukan baik secara terbuka maupun tertutup di perusahaan dan lembaga pendidikan. 

Pemantauan juga diperkuat melalui aplikasi APOA (Aplikasi Pelaporan Orang Asing) dan layanan WhatsApp Inteldakim, yang memudahkan masyarakat menyampaikan laporan secara cepat.

“Untuk saat ini belum ditemukan imigran ilegal. Semua dokumen WNA yang kami awasi masih lengkap. Namun pengawasan tetap kami tingkatkan, terutama di Kabupaten Ngawi yang berkembang menjadi kawasan industri,” pungkas Aditya Yusuf.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sayur Anjlok Usai Nataru, Diduga Dampak Libur Program MBG

    Harga Sayur Anjlok Usai Nataru, Diduga Dampak Libur Program MBG

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penurunan harga sayur secara drastis di berbagai pasar tradisional Kabupaten Magetan setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu juga diduga belum beroperasinya kembali Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selama dua pekan terakhir, sebagian besar komoditas sayuran mengalami koreksi harga yang cukup besar. Kondisi ini dirasakan pedagang dan petani sebagai […]

    Bagikan
  • RSUD Kota Madiun Siagakan Personil Tambahan di IGD Selama Libur Nataru

    RSUD Kota Madiun Siagakan Personil Tambahan di IGD Selama Libur Nataru

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 diprediksi meningkatkan kunjungan di wilayah Kota Madiun. Baik berlibur maupun pulang kampung menikmati libur panjang tersebut. Meski di momen libur panjang dan cuti bersama, layanan kesehatan di RSUD Kota Madiun dipastikan tetap berjalan. ‘’Pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan skema seperti tahun-tahun sebelumnya. […]

    Bagikan
  • Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Terminal Purboyo Madiun Dipadati Ribuan Penumpang photo_camera 2

    Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Terminal Purboyo Madiun Dipadati Ribuan Penumpang

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Terminal Tipe A Purboyo Madiun sudah dipadati penumpang arus balik sejak H+1 atau pada 22 Maret 2026. Terpantau pada H+4 lebaran atau Kamis (25/3/2026) ini, kepadatan penumpang terlihat di area peron bus maupun ruang tunggu terminal. Bahkan, kedatangan bus pun langsung diserbu para penumpang untuk mendapatkan tempat. Kepala Satuan Pelaksana […]

    Bagikan
  • Dinkes Ngawi Temukan 19 Suspek Campak, Hasil Laboratorium Masih Ditunggu

    Dinkes Ngawi Temukan 19 Suspek Campak, Hasil Laboratorium Masih Ditunggu

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi mencatat sebanyak 19 kasus suspek campak selama periode Januari hingga awal April 2026. Hingga kini, belum ada kasus yang dinyatakan positif setelah melalui pemeriksaan laboratorium. Kasus-kasus tersebut terdeteksi dari hasil pemantauan di berbagai fasilitas kesehatan (Faskes), khususnya pada pasien yang mengalami gejala demam dan ruam. Tim […]

    Bagikan
  • Longsor Timbun Jalan Poncol Magetan, Akses Wonomulyo–Genilangit Sempat Lumpuh

    Longsor Timbun Jalan Poncol Magetan, Akses Wonomulyo–Genilangit Sempat Lumpuh

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Akses jalan penghubung antara Dusun Wonomulyo dan Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, lumpuh total selama beberapa jam akibat longsor yang terjadi pada Jumat (23/05/2025). Tebing setinggi 10 meter runtuh dan menimbun badan jalan sepanjang 5 meter dengan material batu dan tanah. Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.30 WIB dan langsung menghambat […]

    Bagikan
  • Fenomena Kekurangan Murid di SD Negeri Madiun, DPRD: Efek Pilihan Masyarakat ke Madrasah

    Fenomena Kekurangan Murid di SD Negeri Madiun, DPRD: Efek Pilihan Masyarakat ke Madrasah

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Madiun mengalami kekurangan murid. Fenomena ini disorot oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Madiun, Slamet Rijadi, yang menilai kondisi tersebut merupakan dampak dari meningkatnya minat masyarakat terhadap lembaga pendidikan berbasis agama, khususnya Madrasah Ibtidaiyah (MI). Menurut Slamet, fenomena tersebut bukanlah persoalan serius selama anak-anak […]

    Bagikan
expand_less