Berita Terkini
Trending Tags

Hujan Disertai Angin Terjang Magetan, Empat Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • visibility 174
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pohon Tumbang menutup jalan setelah diterjang hujan disertai angin, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang  yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan, Jumat (17/10/2025) sore, menimbulkan gangguan lalu lintas di sejumlah titik. Sedikitnya empat pohon berukuran besar tumbang dan menutup ruas jalan utama di empat kecamatan berbeda.

Salah satu lokasi terdampak yang cukup parah berada di Desa Gebyog, Kecamatan Karangrejo. Sebuah mobil milik warga bernama Eko (45) tertimpa pohon mindi berdiameter lebih dari satu meter. Beruntung, peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Selain di Gebyog, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Pasar Legi Mbarat (Kecamatan Barat), Jalan Raya Magetan–Madiun depan Lanud Iswahjudi, serta Jalan Raya Karangmojo (Kecamatan Kartoharjo). Beberapa ruas bahkan sempat tertutup total akibat batang pohon melintang di tengah jalan.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Eka Wayudi, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB. “Hujan disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon besar roboh. Satu di antaranya menimpa kendaraan warga di Gebyog,” terangnya.

Image Not Found
Petugas gabungan mengevakuasi pohon tumbang yang menutup jalan, Foto : kusnanto – Sinergia

Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan Dinas PU langsung diterjunkan untuk membersihkan material pohon tumbang. Dibantu warga sekitar, proses evakuasi dimulai pukul 16.30 WIB dan selesai kurang dari satu jam kemudian.

“Seluruh jalur kini sudah kembali bisa dilalui. Kami mengapresiasi kerja sama semua pihak, terutama warga yang turut membantu di lapangan,” ujar Eka.

Menanggapi kondisi cuaca yang tidak menentu, BPBD Magetan mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama di sekitar pepohonan besar yang tampak lapuk atau miring.

“Segera laporkan ke BPBD jika menemukan pohon berisiko tumbang agar bisa kami tindaklanjuti sebelum membahayakan pengguna jalan,” pesan Eka Wayudi menutup keterangannya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Audit BPKP Ungkap Kerugian Rp4,79 Miliar Dalam Kasus Korupsi Pokir DPRD Magetan

    Audit BPKP Ungkap Kerugian Rp4,79 Miliar Dalam Kasus Korupsi Pokir DPRD Magetan

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan memastikan proses penanganan perkara dugaan korupsi anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Magetan periode 2020–2024 memasuki babak baru. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah merampungkan audit penghitungan kerugian keuangan negara, dengan nilai kerugian yang diduga mencapai Rp4,79 miliar. Hasil audit tersebut menjadi salah satu bukti penting yang […]

    Bagikan
  • Kapasitas TPA Milangasri Hampir Penuh, DLHP Magetan Siapkan Lokasi Baru

    Kapasitas TPA Milangasri Hampir Penuh, DLHP Magetan Siapkan Lokasi Baru

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Milangasri di Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terancam tidak lagi mampu menampung volume sampah yang masuk setiap harinya. TPA seluas 4,2 hektare tersebut disebut telah mendekati batas maksimum daya tampung. Menurut data dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) Kabupaten Magetan, setiap hari TPA Milangasri […]

    Bagikan
  • Hujan Deras Picu Longsor di Desa Suluk Madiun, Empat Titik Tutup Jalan Desa

    Hujan Deras Picu Longsor di Desa Suluk Madiun, Empat Titik Tutup Jalan Desa

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Hujan deras pada Senin (30/3/2026) yang mengguyur wilayah Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, memicu tanah longsor di Desa Suluk. Sedikitnya empat titik longsor terjadi di dua dusun dan sempat menutup akses jalan desa pada Senin malam. Pada Selasa (31/3/2026) pagi, warga bersama BPBD serta TNI melakukan kerja bakti guna membersihkan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Targetkan Kota Kreatif 2029, Ekonomi Kreatif dan Pencak Silat Jadi Andalan

    Pemkot Madiun Targetkan Kota Kreatif 2029, Ekonomi Kreatif dan Pencak Silat Jadi Andalan

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun semakin serius mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif dengan menargetkan Kota Madiun menjadi Kota Kreatif pada 2029. Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, target tersebut membutuhkan penguatan ekosistem serta kolaborasi dengan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Ekonomi Kreatif. Hal itu disampaikan Bagus seusai mengikuti Sarasehan Kemerdekaan Paguyuban Pawitandirogo […]

    Bagikan
  • Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota dan Wakil Walikota Madiun mengikuti Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 secara virtual pada Rabu (5/2/2025) di gedung GCIO Kota Madiun. Peluncuran ini juga di ikuti 38 Provinsi, 419 Kabupaten dan 93 Kota yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). […]

    Bagikan
  • Hujan Ekstrem Picu 26 Bencana di Ponorogo, 25 Longsor Terjadi dalam 5 Hari

    Hujan Ekstrem Picu 26 Bencana di Ponorogo, 25 Longsor Terjadi dalam 5 Hari

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo sejak awal April 2026 memicu puluhan kejadian bencana alam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mencatat, sebanyak 26 laporan bencana masuk dalam kurun waktu 1 hingga 5 April 2026. Kalaksa BPBD Ponorogo, Masun, menyampaikan dari total kejadian tersebut, sebanyak 25 merupakan tanah […]

    Bagikan
expand_less