Berita Terkini
Trending Tags

Audit BPKP Ungkap Kerugian Rp4,79 Miliar Dalam Kasus Korupsi Pokir DPRD Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
  • visibility 48
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPKP tetapkan kerugian negara Rp4,79 miliar di kasus Pokir. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan memastikan proses penanganan perkara dugaan korupsi anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Magetan periode 2020–2024 memasuki babak baru. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah merampungkan audit penghitungan kerugian keuangan negara, dengan nilai kerugian yang diduga mencapai Rp4,79 miliar.

Hasil audit tersebut menjadi salah satu bukti penting yang melengkapi unsur kerugian negara dalam penyidikan perkara korupsi yang menyeret enam orang sebagai tersangka. Dengan keluarnya audit BPKP, Kejari Magetan kini bersiap menuntaskan pemberkasan sebelum perkara dilimpahkan ke tahap penuntutan hingga persidangan.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Andy Sofyan, membenarkan bahwa laporan hasil audit dari BPKP telah diterima oleh pihaknya.

“BPKP sudah mengeluarkan hasil audit. Per 3 Agustus hasil audit untuk perkara Pokir sudah keluar. Para tersangka diduga menyebabkan kerugian negara sekitar Rp4,7 miliar,” ujar Andy.

Berdasarkan hasil audit, nilai kerugian keuangan negara tercatat sebesar Rp4.792.529.166,67. Kerugian tersebut diduga timbul akibat perbuatan enam tersangka yang telah ditetapkan Kejari Magetan.

Mereka terdiri atas tiga anggota DPRD Magetan periode 2019–2024, yakni Suratno, Juli Martana, dan Jamaludin Malik. Tiga tersangka lainnya merupakan tenaga pendamping DPRD, yaitu Andhik Nurwijayanto, Thahiru Hartono, dan Suroto.

Andy menjelaskan, keluarnya hasil audit BPKP merupakan tahapan krusial dalam penyidikan perkara tindak pidana korupsi. Selama beberapa bulan terakhir, tim penyidik belum dapat melimpahkan perkara karena masih menunggu dokumen audit sebagai dasar pembuktian kerugian negara, yang merupakan salah satu unsur utama dalam tindak pidana korupsi.

Akibat belum terbitnya audit tersebut, Kejari Magetan bahkan telah memperpanjang masa penahanan keenam tersangka hingga tiga kali. Padahal, seluruh berkas penyidikan dari tim Jaksa Penyidik pada Seksi Tindak Pidana Khusus telah selesai disusun dan tinggal menunggu kelengkapan hasil audit BPKP.

Setelah dokumen audit resmi diterima, Kejari Magetan akan segera menyusun berkas perkara untuk diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) guna dilakukan penelitian.

“Langkah selanjutnya dilakukan pemberkasan dan dilimpahkan kepada JPU untuk diteliti. Apabila berkas sudah dinyatakan lengkap atau P-21, perkara akan segera kami limpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya untuk proses persidangan,” kata Andy.

Perkara dugaan korupsi Pokir DPRD Magetan menjadi salah satu kasus yang menyita perhatian publik di Kabupaten Magetan. Dengan terbitnya hasil audit BPKP, proses hukum kini memasuki tahapan akhir penyidikan dan membuka jalan bagi pelimpahan perkara ke Pengadilan Tipikor Surabaya untuk menguji seluruh alat bukti dan pertanggungjawaban para terdakwa dalam persidangan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minimarket Alfamart di Magetan Dibobol Maling, Rp24 Juta Raib

    Minimarket Alfamart di Magetan Dibobol Maling, Rp24 Juta Raib

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kabupaten Magetan. Sebuah minimarket Alfamart yang berada di Desa Jeruk, Kecamatan Kartoharjo, dibobol maling pada Rabu (01/10/2025) pagi. Kapolsek Kartoharjo, AKP Eko Supriyanto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sesaat setelah peristiwa itu diketahui. Polisi kemudian bergerak ke lokasi bersama tim Inafis Polres Magetan untuk […]

    Bagikan
  • BPS Kabupaten Madiun Catat Sensus Ekonomi 2026 Baru 82 Persen, Puluhan Ribu Responden yang Belum Didata

    BPS Kabupaten Madiun Catat Sensus Ekonomi 2026 Baru 82 Persen, Puluhan Ribu Responden yang Belum Didata

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun berpacu dengan waktu untuk menuntaskan Sensus Ekonomi 2026. Hingga Selasa (4/8), capaian pendataan baru menyentuh 82,04 persen atau 278.867 responden dari target 339.924 satuan lingkungan setempat (SLS) usaha dan keluarga. Masih ada lebih dari 61 ribu responden yang harus didata sebelum masa sensus berakhir. Kepala […]

    Bagikan
  • Diterjang Longsor, Tembok Rumah Warga di Poncol Magetan Jebol

    Diterjang Longsor, Tembok Rumah Warga di Poncol Magetan Jebol

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Bencana tanah longsor Kembali terjadi di wilayah Poncol Kabupaten Magetan. Puluhan warga dibantu anggota BPBD serta Tagana dan TNI-Polri, Kamis (27/2/2025) pagi berjibaku mengevakuasi material longsor yang menimbun sebagian rumah milik Kasiran (69) warga Dukuh Templek Desa Gonggang Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan. Menurut informasi, hujan lebat yang terjadi di lereng […]

    Bagikan
  • Dua Gugatan Gus Wahid Seret Pimpinan DPRD dan DPC PKB Magetan

    Dua Gugatan Gus Wahid Seret Pimpinan DPRD dan DPC PKB Magetan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Konflik internal di tubuh Fraksi PKB DPRD Magetan memasuki babak baru. Anggota DPRD Magetan, Nur Wakhid atau yang akrab disapa Gus Wahid, resmi menyeret pimpinan DPRD Magetan ke Pengadilan Negeri (PN) setempat. Ia menggugat tiga pimpinan dewan atas dugaan perbuatan melawan hukum (PMH) dalam proses Pergantian Antar Waktu (PAW) yang disebut […]

    Bagikan
  • Diduga Basi, Menu Program MBG di TK Aisyiyah 10 Magetan Dikeluhkan Wali Murid

    Diduga Basi, Menu Program MBG di TK Aisyiyah 10 Magetan Dikeluhkan Wali Murid

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keluhan terkait kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) muncul di Kabupaten Magetan. Sejumlah wali murid TK Aisyiyah 10 mengeluhkan menu makanan yang diterima anak-anak diduga dalam kondisi tidak layak konsumsi, Jumat (13/3/2026). Keluhan tersebut mencuat setelah beberapa orang tua murid membagikan temuan mereka di grup WhatsApp wali murid sekolah. […]

    Bagikan
  • Diduga Kurang Konsentrasi, Pengendara Motor Hantam Truk Bermuatan Tanah

    Diduga Kurang Konsentrasi, Pengendara Motor Hantam Truk Bermuatan Tanah

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Selasa (04/11/2025). Insiden ini melibatkan sebuah sepeda motor dan truk bermuatan tanah urug tengah antri untuk masuk ke lokasi proyek. Truk bermuatan tanah dengan nomor polisi AE 9017 UP dikemudikan oleh Tri Santoso, warga Bondrang, Kecamatan […]

    Bagikan
expand_less