Berita Terkini
Trending Tags

Data Stunting BPS Dengan Pemkab Selisih, Bupati Madiun : Metode Pengukuran Lapangan Lebih Riil

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • visibility 127
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto menghadiri rapat koordinasi percepatan penurunan stunting di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. (22/6/2026), Foto : Tova-Sinergia

sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun mengklaim berhasil menekan angka stunting hingga menyentuh 5,23 persen pada 2026. Capaian itu bahkan hampir menyamai target nasional bebas stunting yang dipatok sebesar 5 persen pada 2045. Namun di tengah keberhasilan tersebut, muncul perbedaan data dengan Badan Pusat Statistik (BPS) yang masih mencatat prevalensi stunting Kabupaten Madiun sebesar 10,22 persen.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan, data hasil Bulan Timbang Februari 2026 menunjukkan prevalensi stunting di Kabupaten Madiun berada pada angka 5,23 persen. Data tersebut diperoleh dari pengukuran terhadap 97 persen balita menggunakan alat ukur elektronik yang telah tervalidasi.

“Hasil rembug stunting ini luar biasa. Kami berharap kedepan bisa diturunkan lagi untuk menyiapkan generasi masa depan sekaligus membantu pemerintah pusat,” kata Hari Wuryanto, Senin (22/6/2026).

Perbedaan angka yang cukup jauh dengan data BPS menjadi perhatian serius Pemkab Madiun. Menurut Hari, metode pengukuran langsung di lapangan dinilai lebih mencerminkan kondisi riil dibandingkan data berbasis sampling.

Untuk itu, Pemkab Madiun berencana mengundang Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Kementerian Kesehatan, hingga Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pusat dan provinsi pada pelaksanaan Bulan Timbang Agustus 2026 mendatang.

“Kami ingin semua pihak hadir menyaksikan langsung agar data di BPS nanti bisa diubah atau disesuaikan dengan realita lapangan,” ujarnya.

Hari Wur optimistis Kabupaten Madiun dapat mencapai status bebas stunting lebih cepat dari target nasional. Pasalnya, angka prevalensi saat ini sudah sangat dekat dengan target nasional jangka panjang yang ditetapkan pemerintah pusat.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari berbagai intervensi yang dilakukan secara berkala setiap enam bulan serta kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat.

Selain itu, program pemberian makanan tambahan dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut memberikan dampak signifikan terhadap perbaikan status gizi masyarakat.

“Dampak pemberian makanan tambahan termasuk program Makan Bergizi Gratis sangat terasa. Kini intervensinya menyeluruh untuk ibu hamil, ibu menyusui, balita hingga lansia,” tandasnya.

Pemkab Madiun berharap tren penurunan stunting ini dapat terus berlanjut sehingga kualitas sumber daya manusia di daerah dapat meningkat dan mendukung agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usulan BPIH 2027 Naik Jadi Rp107,34 Juta, Pemerintah Ungkap Penyebab Kenaikan, DPR Soroti Skema Pembiayaan

    Usulan BPIH 2027 Naik Jadi Rp107,34 Juta, Pemerintah Ungkap Penyebab Kenaikan, DPR Soroti Skema Pembiayaan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Pemerintah mengusulkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 Hijriah/2027 Masehi sebesar Rp107.340.172,02 per jemaah atau naik sekitar Rp19,93 juta dibandingkan BPIH tahun 2026. Kenaikan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari perubahan nilai tukar rupiah hingga meningkatnya biaya layanan haji di Arab Saudi. Usulan tersebut disampaikan Menteri Haji dan Umrah, Irfan Yusuf […]

    Bagikan
  • Kehabisan Tiket KA? PT KAI DAOP 7 Tambah 530 Kursi KA Brantas

    Kehabisan Tiket KA? PT KAI DAOP 7 Tambah 530 Kursi KA Brantas

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Ratusan ribu orang memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk perjalanan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tercatat, selama periode angkutan Nataru mulai 19 Desember hingga 5 Januari 2025 nanti, sebanyak 283.583 pelanggan dilayani di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun dengan rincian naik 138.828 dan turun 144.755 penumpang. Tingginya minat […]

    Bagikan
  • Tiga Bocah Terekam CCTV Bobol Kotak Amal Masjid di Ngawi, Polisi Tetap Selidiki Meski Tak Ada Laporan

    Tiga Bocah Terekam CCTV Bobol Kotak Amal Masjid di Ngawi, Polisi Tetap Selidiki Meski Tak Ada Laporan

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi di Kabupaten Ngawi. Kali ini, kotak amal milik Masjid Sumber Agung di Desa Kedunggudel, Kecamatan Widodaren, dibobol oleh tiga pelaku yang diduga masih berusia anak-anak. Aksi mereka terekam jelas kamera pengawas (CCTV) masjid. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 20.49 WIB. Rekaman CCTV […]

    Bagikan
  • Rumah Warga di Karangjati Ngawi Hangus Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

    Rumah Warga di Karangjati Ngawi Hangus Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Rumah milik Anis Murtafiah warga di Dusun Karanganyar RT 01 RW 03, Desa Rejuno, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, hangus terbakar dalam insiden kebakaran yang terjadi pada Rabu dini hari (18/06/2025). Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga melalui call center 113 sekitar pukul 02.30 […]

    Bagikan
  • Kejari Kota Madiun Monitoring dan Evaluasi Proyek Pavingisasi dan PJU

    Kejari Kota Madiun Monitoring dan Evaluasi Proyek Pavingisasi dan PJU

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun melalui Tim Sambang Kelurahan meninjau hasil pekerjaan untuk program pavingisasi serta penerangan jalan umum (PJU) di wilayah Kecamatan Kartoharjo pada Kamis (16/10/2025). Kegiatan ini bagian dari program penyuluhan hukum terkait pembangunan sarana dan prasarana yang ada di tingkat kelurahan yang dilakukan oleh kelompok masyarakat (Pokmas). Korps […]

    Bagikan
  • Ini Catatan Penting Dibalik Raihan Predikat Kabupaten Layak Anak 2025 bagi Magetan

    Ini Catatan Penting Dibalik Raihan Predikat Kabupaten Layak Anak 2025 bagi Magetan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Madya pada 2025. Penghargaan diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bertepatan Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2025. Namun baru pada tanggal 20 November 2025 piagam dari Pemerintah Provinsi baru diberikan kepada Kabupaten Magetan melalui Dinas PPKB PP dan PA. […]

    Bagikan
expand_less