Berita Terkini
Trending Tags

Pemberhentian Penerima Bansos Terindikasi Judi Online, Dinsos Magetan Belum Terima Data Resmi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • visibility 161
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Magetan Parminto BudiTemuan 690 penerima bantuan sosial (Bansos) di Kabupaten Magetan yang terindikasi terlibat praktik judi online, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Temuan 690 penerima bantuan sosial (Bansos) di Kabupaten Magetan yang terindikasi terlibat praktik judi online berdampak pemberhentian sementara penyaluran bantuan oleh pemerintah pusat, bagi penerima yang tercatat dalam daftar tersebut.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Magetan Parminto Budi membenarkan adanya laporan dari pemerintah pusat terkait data penerima Bansos yang terindikasi aktivitas judi daring.“Dari hasil data di pusat, terdapat sekitar 690 KPM yang terindikasi terlibat judi online. Bantuan untuk mereka otomatis dihentikan sementara oleh pemerintah pusat,” kata Parminto, Selasa (21/10/2025).

Meski demikian, hingga saat ini Dinsos Magetan belum menerima data resmi yang berisi nama-nama penerima yang dimaksud. Kondisi ini membuat pihak daerah belum dapat melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

“Untuk kasus keterkaitan indikasi judi online, kami menegaskan belum menerima data resmi dari pusat. Sehingga kami belum bisa memantau di lapangan karena penghentian dilakukan langsung oleh kementerian,” jelasnya.

Penghentian bansos bagi penerima yang terindikasi tidak bersifat permanen. Pemerintah masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang merasa tidak bersalah untuk mengajukan klarifikasi dan sanggahan ke Dinsos.

“Ada kemungkinan penerima tidak benar-benar bermain judi online. Bisa saja NIK mereka digunakan pihak lain, rekening dipinjam keluarga, atau perangkatnya diretas. Karena itu, mereka berhak mengajukan klarifikasi melalui Dinsos,” terang Parminto.

Proses klarifikasi dilakukan setelah penerima melaporkan bahwa bantuannya tidak cair. Petugas akan menelusuri penyebab pemblokiran melalui sistem, kemudian penerima diminta menandatangani berita acara klarifikasi yang diketahui pendamping sosial dan Dinsos sebelum diunggah ke SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation).

Selain menindaklanjuti laporan pemblokiran, Dinsos Magetan juga melakukan langkah pencegahan melalui kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2).Dalam kegiatan rutin bulanan tersebut, para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) memberikan edukasi agar bantuan dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan tidak disalahgunakan.

“Melalui P2K2, kami berikan pembinaan agar penerima tidak menyalahgunakan dana bantuan untuk hal-hal negatif seperti judi online,” tambahnya.

Selain persoalan judi online, Dinsos Magetan juga menghadapi dinamika data penerima bantuan sejak diberlakukannya Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DT-SAIN), sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.

Menurut Parminto, penerapan data tunggal berdampak pada perubahan jumlah penerima, baik untuk Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN).

“Setelah penggunaan DT-SAIN, jumlah penerima PBI JKN berkurang sekitar 6.000 pada bulan Mei dan terakhir di bulan September berkurang sekitar 10.000. Kami menindaklanjuti dengan pengecekan di lapangan untuk memastikan apakah data tersebut benar dinonaktifkan atau masih bisa diaktifkan kembali,” ujar Parminto.

Bagi masyarakat yang sebelumnya menerima bansos namun kini terhenti akibat pembaruan data, Dinsos membuka layanan pengaduan dan siap membantu proses pembenahan data apabila masih memenuhi syarat penerima bantuan.

“Jika setelah DT-SAIN ada warga yang tidak lagi menerima bantuan, mereka bisa menanyakan ke Dinsos. Bila masih dimungkinkan untuk diajukan pembenahan, kami siap membantu. Namun kalau benar terindikasi judi online, kami tidak bisa berbuat banyak,” tegasnya.

Dinsos Magetan kini berfokus memastikan penyaluran bansos tepat sasaran dengan basis data DT-SAIN. Pemutakhiran data dilakukan setiap tiga bulan sekali melalui kerja sama dengan pemerintah desa.“Kami melibatkan desa dalam setiap pembaruan agar validitas data tetap terjaga. Tujuannya jelas, agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak,” pungkas Parminto.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upacara Hari Jadi ke-107 Kota Madiun Digelar di TPA Winongo dan Dapat Penghargaan dari Google

    Upacara Hari Jadi ke-107 Kota Madiun Digelar di TPA Winongo dan Dapat Penghargaan dari Google

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun hari ini, Kamis (20/06/2025), resmi memperingati hari jadinya yang ke-107. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan kali ini digelar secara unik dan sarat makna, dengan lokasi upacara yang tidak biasa yakni Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Pemerintah Kota Madiun berencana mengubah TPA Winongo […]

    Bagikan
  • Petasan Rakitan Meledak di Ponorogo, 5 Remaja Luka-Luka Dilarikan ke Rumah Sakit

    Petasan Rakitan Meledak di Ponorogo, 5 Remaja Luka-Luka Dilarikan ke Rumah Sakit

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ledakan petasan rakitan menggemparkan warga Jalan Irawan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Kamis dini hari (29/05/2025). Ledakan tersebut berasal dari salah satu rumah warga. Akibat peristiwa ini lima remaja mengalami luka bakar serius. Suara ledakan yang cukup keras berasal dari rumah milik seorang warga bernama Ismi. Diduga ledakan […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hanguskan Kandang, Empat Kambing dan Unggas Mati

    Kebakaran Hanguskan Kandang, Empat Kambing dan Unggas Mati

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran kandang ternak terjadi di Desa Maospati, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Sabtu (6/9/2025) sore. Dalam musibah ini, empat ekor kambing dan sejumlah unggas mati terpanggang, kerugian pun ditaksir mencapai belasan juta rupiah. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Api diduga berasal dari perapian yang digunakan untuk menghangatkan kandang dan mengusir […]

    Bagikan
  • Sopir Mengantuk, Mobil Expander Tabrak Truk Box

    Sopir Mengantuk, Mobil Expander Tabrak Truk Box

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2024
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Kab. Ponorogo – Insiden kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil Mitsubishi Expander dengan nomor polisi AB 1026 SP terjadi di Desa Ngampel, Kecamatan Balong, Ponorogo, pada Rabu pagi (25/12/2024) sekitar pukul 10.00 WIB. Mobil yang dikendarai Joan Wahyu Baswara (35), warga Kelurahan Pucangsewu, Pacitan, bersama istrinya, Yuliana Sis Indrasari (30), bertabrakan dengan truk boks ekspedisi di […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Terima Audiensi PHRI, Tegaskan Larangan Pesta Kembang Api Saat Malam Tahun Baru 2026

    Polres Magetan Terima Audiensi PHRI, Tegaskan Larangan Pesta Kembang Api Saat Malam Tahun Baru 2026

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana hangat menyelimuti Lobi Atas Setia Polres Magetan saat Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menerima audiensi dan silaturahmi dari jajaran Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Magetan, Selasa (30/12/2025). Ketua PHRI Magetan Lulik Baroto hadir bersama pengurus lainnya untuk berdialog langsung terkait imbauan perayaan Tahun Baru. Pertemuan […]

    Bagikan
  • Program TPS 3R DLHKP Magetan Dikritik : Banyak Dibangun, Minim Pengelolaan

    Program TPS 3R DLHKP Magetan Dikritik : Banyak Dibangun, Minim Pengelolaan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) yang digagas Dinas Lingkungan Hidup dan Ketahanan Pangan (DLHKP) Kabupaten Magetan menuai sorotan tajam. Meskipun belasan unit TPS 3R telah dibangun, pelaksanaan di lapangan dinilai belum mencerminkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Tercatat sedikitnya 22 titik TPS 3R telah berdiri di berbagai wilayah Magetan. Selain […]

    Bagikan
expand_less