Berita Terkini
Trending Tags

Penjual Sapi Keluhkan Harga Anjlok Dampak PMK

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
  • visibility 129
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. MADIUN –  Wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merebak di wilayah Kabupaten Madiun, berdampak pada harga jual sapi di wilayah setempat turun drastis. Pantauan di pasar hewan Desa Muneng kecamatan Pilangkenceng pada Kamis (02/01/2025) aktifitas jual tampak sepi. 

Salah seorang pedagang sapi Hari Purwatno (43) dari Desa Pulerejo mengatakan, sepinya aktivitas penjualan sapi di pasar tersebut dikarenakan para pedagang takut jika sapi dagangannya tertular wabah PMK. Dia juga mengatakan sejak pagi tadi hanya 3 ekor sapi yang terjual. Harganya pun turun drastis. Dari yang semula sapi dewasa mencapai Rp.16.000.000 kini hanya dihargai Rp.13.000.000 per ekor.

“Keluhannya pokoknya pedagang sapi disini rugi semualah. Tidak bisa menjual karena wabah PMK. Harga biasanya 16 kini tinggal 13 juta. Apalagi kalau sudah ngebrok tinggal 3 juta. Harapannya semoga pemerintah segera memberikan vaksin terbaik buat sapi para pedagang. Biar kondisi pulih” kata Hari Purwatno saat di pasar Muneng, Pilangkenceng, kabupaten Madiun. 

Melihat kondisi tersebut, dinas ketahanan pangan dan peternakan (DKPP) setempat langsung turun ke lapangan untuk menyemprotkan desinfektan di sekitar pasar Muneng. Termasuk kendaraan yang digunakan untuk mengangkut hewan ternak. Tujuannya mengantisipasi penularan wabah PMK. 

“Salah satu tindakan kita untuk mencegah meluasnya wabah PMK ini. Kami melakukan penyemprotan desinfektan di lokasi pasar dan sekitarnya. Kemudian kita juga memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya pedagang maupun peternak yang hadir untuk sementara waktu tidak mendatangkan hewan dari luar daerah yang terkena wabah PMK. Kepada masyarakat juga diharapkan untuk tidak panik. Karena wabah PMK ini bisa dikendalikan” jelas Paryoto saat ditemui di pasar Muneng. 

Selain penyemprotan, DKPP juga memberikan cairan antiseptik terhadap sapi yang terindikasi mulut berliur. Serta memberikan obat dan vitamin kepada para peternak.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • DLHP Magetan Mendapat Teguran KLHK, Disebut Pengelolaan Sampah Masih Open Dumping

    DLHP Magetan Mendapat Teguran KLHK, Disebut Pengelolaan Sampah Masih Open Dumping

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di berbagai daerah yang masih menerapkan sistem open dumping. Sebanyak 343 pemerintah kabupaten/kota telah menerima surat teguran, termasuk Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang disebut masih menjalankan sistem tersebut. Namun, klaim itu dibantah oleh Kepala Dinas […]

    Bagikan
  • DKPP Madiun Sisir Jeroan Hewan Kurban Idul Adha, Cacing Hati Jadi Ancaman Utama

    DKPP Madiun Sisir Jeroan Hewan Kurban Idul Adha, Cacing Hati Jadi Ancaman Utama

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemeriksaan hewan kurban di Kabupaten Madiun tak hanya fokus pada daging. Saat proses penyembelihan Idul Adha 2026 berlangsung, petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun mengawasi ketat organ dalam sapi seperti hati, paru-paru, hingga limpa guna mengantisipasi cacing hati dan penyakit berbahaya lainnya. Petugas DKPP Kabupaten Madiun melakukan pemeriksaan […]

    Bagikan
  • 1 Paket Program IJD Mulai Berjalan, 2 Lainya Masih Tahap Pengusulan 

    1 Paket Program IJD Mulai Berjalan, 2 Lainya Masih Tahap Pengusulan 

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) di Kabupaten Madiun mulai direalisasikan. Saat ini, pengerjaan tengah berlangsung di ruas Mojopurno–Dimong dengan nilai kontrak sekitar Rp. 24 miliar. Seluruh proses pelaksanaan proyek ini ditangani langsung oleh pemerintah pusat. “Untuk program IJD sudah berjalan di ruas Mojopurno–Dimong, pelaksanaannya dilakukan oleh pusat,” kata Astutik […]

    Bagikan
  • Tim Gegana Sterilkan Lokasi Ledakan di Ponorogo, Temukan Sisa Bahan Petasan

    Tim Gegana Sterilkan Lokasi Ledakan di Ponorogo, Temukan Sisa Bahan Petasan

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia| Ponorogo — Tim Gegana Sat Brimob Polda Jawa Timur diterjunkan untuk mendalami kasus ledakan petasan yang menewaskan satu orang di Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Pemeriksaan dilakukan guna mensterilkan lokasi dari sisa bahan peledak sekaligus mengidentifikasi jenis bahan kimia yang digunakan. Penyisiran dilakukan pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Tim Gegana melakukan […]

    Bagikan
  • 4 Hari Penggeledahan, KPK Sita Jam Tangan Premium hingga Mobil Mewah

    4 Hari Penggeledahan, KPK Sita Jam Tangan Premium hingga Mobil Mewah

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo/Kota Madiun — Upaya pengusutan kasus dugaan suap jual beli jabatan, proyek pengadaan, dan gratifikasi di lingkungan Pemkab Ponorogo terus digencarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selama empat hari berturut-turut, mulai Selasa (11/11/2025) sampai Jumat (14/11/2025), tim penyidik bergerak ke berbagai titik untuk melakukan penggeledahan lanjutan. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada Sinergia Mediatama […]

    Bagikan
  • BGN Ancam Suspend Dapur MBG yang Tak Libatkan Minimal 15 Supplier Lokal

    BGN Ancam Suspend Dapur MBG yang Tak Libatkan Minimal 15 Supplier Lokal

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan akan menindak tegas dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak melibatkan sedikitnya 15 supplier lokal dalam penyediaan bahan pangan. Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, saat menghadiri kegiatan Sinergi Ekonomi Kerakyatan Strategi Pemberdayaan Peternakan dan Usaha Mikro dalam Mendukung Program Makan Bergizi […]

    Bagikan
expand_less