Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Penjual Sapi Keluhkan Harga Anjlok Dampak PMK

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
  • visibility 33
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. MADIUN –  Wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merebak di wilayah Kabupaten Madiun, berdampak pada harga jual sapi di wilayah setempat turun drastis. Pantauan di pasar hewan Desa Muneng kecamatan Pilangkenceng pada Kamis (02/01/2025) aktifitas jual tampak sepi. 

Salah seorang pedagang sapi Hari Purwatno (43) dari Desa Pulerejo mengatakan, sepinya aktivitas penjualan sapi di pasar tersebut dikarenakan para pedagang takut jika sapi dagangannya tertular wabah PMK. Dia juga mengatakan sejak pagi tadi hanya 3 ekor sapi yang terjual. Harganya pun turun drastis. Dari yang semula sapi dewasa mencapai Rp.16.000.000 kini hanya dihargai Rp.13.000.000 per ekor.

“Keluhannya pokoknya pedagang sapi disini rugi semualah. Tidak bisa menjual karena wabah PMK. Harga biasanya 16 kini tinggal 13 juta. Apalagi kalau sudah ngebrok tinggal 3 juta. Harapannya semoga pemerintah segera memberikan vaksin terbaik buat sapi para pedagang. Biar kondisi pulih” kata Hari Purwatno saat di pasar Muneng, Pilangkenceng, kabupaten Madiun. 

Melihat kondisi tersebut, dinas ketahanan pangan dan peternakan (DKPP) setempat langsung turun ke lapangan untuk menyemprotkan desinfektan di sekitar pasar Muneng. Termasuk kendaraan yang digunakan untuk mengangkut hewan ternak. Tujuannya mengantisipasi penularan wabah PMK. 

“Salah satu tindakan kita untuk mencegah meluasnya wabah PMK ini. Kami melakukan penyemprotan desinfektan di lokasi pasar dan sekitarnya. Kemudian kita juga memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya pedagang maupun peternak yang hadir untuk sementara waktu tidak mendatangkan hewan dari luar daerah yang terkena wabah PMK. Kepada masyarakat juga diharapkan untuk tidak panik. Karena wabah PMK ini bisa dikendalikan” jelas Paryoto saat ditemui di pasar Muneng. 

Selain penyemprotan, DKPP juga memberikan cairan antiseptik terhadap sapi yang terindikasi mulut berliur. Serta memberikan obat dan vitamin kepada para peternak.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • 427 Hektar Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Terpaksa Tanam Ulang

    427 Hektar Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Terpaksa Tanam Ulang

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Dampak banjir beberapa waktu lalu sejumlah tanaman padi yang baru berusia 7-21 hari terancam gagal tanam. Genangan air yang masih ada mengancam kondisi tanaman padi. Data menyebut sekitar 427 hektar lahan tanaman padi terendam banjir. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi Supardi menjelaskan, dampak hujan deras di wilayah […]

    Bagikan
  • Dua Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Maospati, Dua Tewas dan Tiga Luka

    Dua Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Maospati, Dua Tewas dan Tiga Luka

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Jalur Ngawi–Maospati kembali menelan korban jiwa. Dalam rentang waktu kurang dari tiga jam, dua kecelakaan beruntun terjadi di Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Rabu (24/9/2025) malam. Dua orang meninggal dunia di lokasi, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 19.45 WIB di Jalan Raya […]

    Bagikan
  • Duka Pendakian Indonesia, Mbok Yem Pemilik Warung Puncak Lawu Meninggal Dunia

    Duka Pendakian Indonesia, Mbok Yem Pemilik Warung Puncak Lawu Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Duka mendalam menyelimuti dunia pendakian, khususnya yang sering mendaki Gunung Lawu. Wakiyem atau biasa dipanggil Mbok Yem, pemilik warung tertinggi di puncak Gunung Lawu, meninggal dunia pada Rabu (23/04/2025) di rumahnya Desa Gonggang Kecamatan Poncol Magetan. Mbok Yem sempat dirawat di RSU Siti Aisyiah Ponorogo. Dari riwayat sakit perempuan 82 […]

    Bagikan
  • Efisiensi APBD Ponorogo Capai Rp. 21 Miliar, DAK dan DAU Dihapus?

    Efisiensi APBD Ponorogo Capai Rp. 21 Miliar, DAK dan DAU Dihapus?

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo mencatat penghematan anggaran daerah mencapai Rp. 21 miliar, seiring Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi APBN dan APBD tahun ini. Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, mengatakan efisiensi ini berdampak pada beberapa pos anggaran, terutama perjalanan dinas yang dipotong hingga 50 persen. “Rinciannya, seperti […]

    Bagikan
  • Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harapan Kartini, warga Dusun Sebakah, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun untuk menyekolahkan putranya di SMP Negeri 2 Dagangan pupus di tengah jalan. Alih-alih mendapatkan sekolah impian, ia justru mengalami pengalaman membingungkan usai putranya dinyatakan tidak terdaftar sebagai siswa baru, meskipun sudah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Insiden ini […]

    Bagikan
  • Kebut Capaian Kinerja, Puskesmas Dagangan Gencarkan Program Pelita ASI Untuk Tekan Angka Stunting

    Kebut Capaian Kinerja, Puskesmas Dagangan Gencarkan Program Pelita ASI Untuk Tekan Angka Stunting

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Puskesmas Dagangan mencatat capaian signifikan dalam pelayanan kesehatan semester pertama 2025 sekaligus meluncurkan program inovasi untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Dalam rapat lintas sektor yang dihadiri Muspika, kepala desa, PKK Kecamatan, dan Desa, Kepala Puskesmas Dagangan dr. Yanti Umi Anggraeni melaporkan bahwa program Cek Kesehatan […]

    Bagikan
expand_less