Berita Terkini
Trending Tags

Penjual Sapi Keluhkan Harga Anjlok Dampak PMK

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
  • visibility 154
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. MADIUN –  Wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merebak di wilayah Kabupaten Madiun, berdampak pada harga jual sapi di wilayah setempat turun drastis. Pantauan di pasar hewan Desa Muneng kecamatan Pilangkenceng pada Kamis (02/01/2025) aktifitas jual tampak sepi. 

Salah seorang pedagang sapi Hari Purwatno (43) dari Desa Pulerejo mengatakan, sepinya aktivitas penjualan sapi di pasar tersebut dikarenakan para pedagang takut jika sapi dagangannya tertular wabah PMK. Dia juga mengatakan sejak pagi tadi hanya 3 ekor sapi yang terjual. Harganya pun turun drastis. Dari yang semula sapi dewasa mencapai Rp.16.000.000 kini hanya dihargai Rp.13.000.000 per ekor.

“Keluhannya pokoknya pedagang sapi disini rugi semualah. Tidak bisa menjual karena wabah PMK. Harga biasanya 16 kini tinggal 13 juta. Apalagi kalau sudah ngebrok tinggal 3 juta. Harapannya semoga pemerintah segera memberikan vaksin terbaik buat sapi para pedagang. Biar kondisi pulih” kata Hari Purwatno saat di pasar Muneng, Pilangkenceng, kabupaten Madiun. 

Melihat kondisi tersebut, dinas ketahanan pangan dan peternakan (DKPP) setempat langsung turun ke lapangan untuk menyemprotkan desinfektan di sekitar pasar Muneng. Termasuk kendaraan yang digunakan untuk mengangkut hewan ternak. Tujuannya mengantisipasi penularan wabah PMK. 

“Salah satu tindakan kita untuk mencegah meluasnya wabah PMK ini. Kami melakukan penyemprotan desinfektan di lokasi pasar dan sekitarnya. Kemudian kita juga memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya pedagang maupun peternak yang hadir untuk sementara waktu tidak mendatangkan hewan dari luar daerah yang terkena wabah PMK. Kepada masyarakat juga diharapkan untuk tidak panik. Karena wabah PMK ini bisa dikendalikan” jelas Paryoto saat ditemui di pasar Muneng. 

Selain penyemprotan, DKPP juga memberikan cairan antiseptik terhadap sapi yang terindikasi mulut berliur. Serta memberikan obat dan vitamin kepada para peternak.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • 49 Ribu Warga Magetan Terdata Sebagai Calon Penerima BLT Kesra, Verifikasi Masih Berlangsung

    49 Ribu Warga Magetan Terdata Sebagai Calon Penerima BLT Kesra, Verifikasi Masih Berlangsung

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Sosial (Dinsos) tengah melakukan verifikasi dan validasi (verval) terhadap data 49.110 warga yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1–4. Mereka masuk dalam daftar calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Sementara Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang bersumber dari Kementerian Sosial RI. Kepala Dinas […]

    Bagikan
  • Keseruan BA Aisyiyah Mangkujayan Ikuti Edukasi Kebencanaan di BPBD Ponorogo

    Keseruan BA Aisyiyah Mangkujayan Ikuti Edukasi Kebencanaan di BPBD Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Puluhan siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) BA Aisyiyah Mangkujayan, Ponorogo, melakukan kunjungan edukatif ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini bertujuan mengenalkan sejak dini pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Dalam kunjungan tersebut, anak-anak mendapatkan materi edukasi kebencanaan langsung dari petugas BPBD. Mereka dikenalkan berbagai peralatan penanggulangan bencana, […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Maidi Dinobatkan Jadi Warga Kehormatan Muda Korps Brimob

    Wali Kota Madiun Maidi Dinobatkan Jadi Warga Kehormatan Muda Korps Brimob

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Sidoarjo – Jika biasanya Wali Kota Madiun, Maidi memakai Pakaian Dinas Harian (PDH) Kheki atau baju Korpri, namun berbeda kali ini. Seragam korps Brigadir Mobil (Brimob) melekat saat menghadiri HUT ke-80 di Mako Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satuan Brigade Mobil Polda Jatim, Jumat (14/11). Bukan tanpa alasan, Walikota Maidi mendapatkan penghargaan sebagai Warga […]

    Bagikan
  • Kehadiran Becak Listrik, Bupati Madiun : Transportasi Ramah Lingkungan dan Kesejahteraan Abang Becak photo_camera 4

    Kehadiran Becak Listrik, Bupati Madiun : Transportasi Ramah Lingkungan dan Kesejahteraan Abang Becak

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Masyarakat Kabupaten Madiun menerima bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo Ronggo Jumeno, Minggu (8/2/2026). Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat kecil, khususnya para pengemudi becak […]

    Bagikan
  • Ugin Di Kursi Sekda, Awal Pembenahan Atau Sekedar Transisi?

    Ugin Di Kursi Sekda, Awal Pembenahan Atau Sekedar Transisi?

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Penunjukan Agus Sugiarto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo memunculkan pertanyaan publik. Apakah ini menjadi awal pembenahan birokrasi, atau sekedar langkah transisi di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih? Seperti diketahui, kursi Sekda sempat kosong setelah Agus Pramono tersandung kasus dugaan suap jabatan dan gratifikasi. Kasus yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut […]

    Bagikan
  • UMKM di Magetan Terhimpit Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Plastik

    UMKM di Magetan Terhimpit Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Plastik

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kenaikan harga minyak goreng dan bahan plastik dalam dua pekan terakhir kian menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Lonjakan biaya produksi memaksa pelaku usaha melakukan berbagai penyesuaian, mulai dari menaikkan harga jual hingga menyiasati ukuran produk agar tetap bertahan di tengah kondisi pasar yang […]

    Bagikan
expand_less