Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Tingkatkan Kapasitas 235 Pengurus Koperasi Merah Putih Menuju Indonesia Emas 2045

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 96
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelatihan peningkatan kapasitas pengurus Koperasi Merah Putih oleh Pemkab Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan memberikan pelatihan peningkatan kapasitas bagi ratusan pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kegiatan yang berlangsung mulai Senin (3/11/2025) ini mengusung tema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045”.

Pelatihan dilaksanakan secara bertahap selama 15 hari dan dibagi menjadi lima angkatan. Setiap angkatan diikuti oleh 100 peserta yang merupakan dua perwakilan dari masing-masing 50 koperasi desa dan kelurahan, dengan durasi pelatihan tiga hari berturut-turut. Total peserta mencapai 500 orang dari 235 Koperasi Merah Putih yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Magetan.

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi pengurus koperasi, mengingat sebagian besar koperasi Merah Putih baru terbentuk dan membutuhkan pendampingan.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas SDM pengurus Koperasi Merah Putih. Karena pembentukannya masih baru, jadi perlu pelatihan. Alhamdulillah, pelatihan ini langsung dipandu oleh narasumber dari Kementerian Koperasi dan UKM,” ujar Bupati Nanik.

Menurut Nanik, Pemkab Magetan berkomitmen memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Salah satu langkahnya adalah dengan rencana pembangunan gerai usaha koperasi di berbagai wilayah yang menjual beragam kebutuhan pokok warga.

“Nantinya akan dibangun gerai-gerai yang menjual berbagai produk, mulai dari LPG, apotek, hingga layanan klinik. Harapannya, koperasi bisa menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Bupati Nanik juga menjelaskan bahwa pengembangan Koperasi Merah Putih dilakukan secara terpadu dengan melibatkan tujuh kementerian dan sejumlah BUMN. “Ada tujuh kementerian yang berkolaborasi dalam pengembangan Koperasi Merah Putih ini. Harapannya, koperasi di setiap desa bisa berjalan sesuai dengan arah kebijakan pemerintah pusat,” ungkapnya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Magetan, Sukartini, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk pembinaan terpadu dari pemerintah daerah, provinsi, hingga kementerian.

“Kami menghadirkan dua pengurus dari tiap koperasi. Pelatihan ini difasilitasi pemerintah pusat melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur. Materinya mencakup pengembangan usaha, pembiayaan, hingga penguatan kelembagaan, dan beberapa lainnya,” jelas Sukartini.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI serta pihak perbankan seperti BNI dan BSI, yang memberikan materi terkait akses pembiayaan koperasi. “Kami juga dorong agar koperasi bersinergi dengan BUMDes dan pelaku usaha lokal, agar ekonomi desa bisa tumbuh bersama,” pungkas Sukartini.

Melalui program pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Magetan berharap seluruh pengurus koperasi dapat meningkatkan kemampuan manajerial, memperkuat kelembagaan, serta berperan aktif dalam mewujudkan ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. (Nanto/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Lingkungan dan Cegah Banjir, Warga Ponorogo Ramai-Ramai Bersihkan Sungai

    Peduli Lingkungan dan Cegah Banjir, Warga Ponorogo Ramai-Ramai Bersihkan Sungai

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan warga yang tergabung dalam Kelompok Peduli Sungai (KPS) Tambak Kemangi bersama sejumlah komunitas lingkungan di Ponorogo melakukan aksi bersih-bersih sungai pada Selasa (05/08/2025). Kegiatan tersebut dipusatkan di aliran sungai wilayah Tambak Kemangi, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus langkah antisipatif menghadapi musim penghujan […]

    Bagikan
  • Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Isu kekurangan guru yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan nasional disebut telah teratasi di Kabupaten Magetan. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa pengangkatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu dalam jumlah besar membuat kebutuhan tenaga kependidikan terisi secara optimal. “Dengan adanya P3K paruh waktu, insya Allah tenaga kependidikan […]

    Bagikan
  • Suara Knalpot Brong di Jalur Sarangan–Cemorosewu Dikeluhkan Wisatawan

    Suara Knalpot Brong di Jalur Sarangan–Cemorosewu Dikeluhkan Wisatawan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana jalur tembus Sarangan–Cemorosewu, Jawa Timur, berubah drastis pada akhir pekan ini. Biasanya tenang, rute menuju kawasan wisata alam tersebut dipenuhi deru ratusan hingga ribuan motor dua-tak (2-stroke) yang mengikuti Kopdar Camp 78. Alih-alih membawa kesan meriah, kebisingan suara knalpot justru memicu keresahan. Wisatawan asal Solo, Hariyadi, yang sedang menuju […]

    Bagikan
  • Pria Ngaku Anggota TNI Tipu Mahasiswi Ngawi, Nikah Siri dan Bawa Kabur Uang Rp. 10,5 Juta

    Pria Ngaku Anggota TNI Tipu Mahasiswi Ngawi, Nikah Siri dan Bawa Kabur Uang Rp. 10,5 Juta

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kisah cinta seorang mahasiswi asal Ngawi berinisial AKI (22) berakhir pahit. Ia menjadi korban penipuan seorang pria berinisial RS (38), warga Sleman, DIY, yang mengaku sebagai anggota TNI AD. Tidak hanya dinikahi secara siri, korban juga mengalami kerugian materi hingga Rp. 10,5 juta. Kasus ini bermula pada Mei 2025, ketika AKI […]

    Bagikan
  • BPBD Sosialisasikan Mitigasi Bencana bagi Pelajar di Ponorogo

    BPBD Sosialisasikan Mitigasi Bencana bagi Pelajar di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur bersama BPBD Ponorogo menggelar simulasi kebencanaan di SMKN 2 Ponorogo pada Kamis (13/02/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan siswa dan tenaga pendidik dalam menghadapi bencana alam, terutama banjir, gempa bumi, dan kebakaran. Simulasi dimulai dengan skenario gempa bumi. Saat sirine berbunyi, para siswa dan guru […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Percepat Penanganan Jembatan Akses Ngrayun–Panggul

    Pemkab Ponorogo Percepat Penanganan Jembatan Akses Ngrayun–Panggul

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Pemerintah Kabupaten Ponorogo mempercepat langkah penanganan jembatan penghubung Kecamatan Ngrayun dengan wilayah Panggul, Trenggalek, melalui rapat koordinasi khusus dan pengajuan program Jembatan Garuda. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan percepatan dilakukan menyusul masih terputusnya akses warga akibat rusaknya jembatan di Dusun Purworejo, Desa Gedangan. “Kita fokuskan dulu rapat percepatan. Ini […]

    Bagikan
expand_less