Berita Terkini
Trending Tags

Evakuasi Dramatis di Rusunawa Madiun! Penyelamatan Korban dari Gedung Tinggi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 142
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas gabungan gelar simulasi penyelamatan di Rusunawa Hayam Wuruk, (28/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Suasana mendadak menegangkan di area Rusunawa Hayam Wuruk, Kelurahan Manguharjo, Kota Madiun, Selasa (28/4/2026). Petugas Damkar Kota Madiun bergerak cepat melakukan pemadaman kobaran api dari gedung 4 lantai tersebut.

Seseorang terlihat berada di ketinggian gedung, sementara petugas bersiaga dengan tali dan perlengkapan khusus. Dalam hitungan menit, proses evakuasi berlangsung cepat, memancing perhatian warga yang menyaksikan.

Namun, adegan dramatis itu bukanlah kejadian nyata. Seluruh rangkaian merupakan bagian dari simulasi vertical rescue dalam Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2026.

Simulasi ini melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari BPBD, Satpol PP dan Damkar, Dinas Perkim, TNI-Polri, PMI hingga relawan kebencanaan. Mereka mempraktikkan skenario penyelamatan korban kebakaran di gedung bertingkat mulai dari proses evakuasi, pengamanan lokasi, hingga penanganan medis para korban.

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, yang hadir langsung di lokasi, menegaskan bahwa latihan ini dirancang mendekati kondisi nyata agar kesiapan tim benar-benar teruji.

“Yang terpenting itu timing dalam penyelamatan. Bagaimana korban bisa segera ditangani dengan aman dan cepat. Ini tidak bisa dilakukan sendiri, harus kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

Menurutnya, pemilihan simulasi vertical rescue bukan tanpa alasan. Kota Madiun kini memiliki semakin banyak bangunan bertingkat, sehingga potensi risiko bencana di ketinggian juga meningkat.

“Kita tidak pernah tahu kejadian akan terjadi di mana. Bisa saja di gedung tinggi, jadi semua harus siap,” tambahnya.

Dalam simulasi tersebut, terlihat bagaimana petugas menurunkan korban dari lantai atas menggunakan teknik tali, dengan pengamanan berlapis. Setiap gerakan dilakukan terukur, mengutamakan keselamatan sekaligus kecepatan. Meski hanya latihan, keseriusan para petugas mencerminkan kondisi yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu.

“Kemampuan dan kesiapan personel saat ini sudah cukup baik, namun perlu terus diasah. Jadi untuk latihan serupa tidak hanya saat momen apel saja, tetapi dilakukan secara rutin, minimal sebulan sekali,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun, M. Yusuf Ahmadi, menyebut simulasi ini sebagai bentuk kesiapsiagaan nyata dalam menghadapi tantangan bencana di wilayah perkotaan. Sebanyak 75 personel terlibat dalam latihan ini, dengan 45 personel berasal dari BPBD. 

“Ini bentuk kesiapan kami dalam menghadapi bencana, khususnya di wilayah perkotaan yang memiliki tantangan seperti gedung bertingkat,” jelasnya.

Ia menambahkan, evaluasi akan terus dilakukan, terutama pada aspek kecepatan, koordinasi, dan keselamatan petugas maupun korban.

Image Not Found
Simulasi evakuasi korban di Rusunawa Hayam Wuruk Madiun, (28/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Selain simulasi, perhatian juga diarahkan pada potensi bencana yang kini diwaspadai di Kota Madiun. Perubahan cuaca yang tidak menentu, ditambah mulai masuknya musim kemarau, meningkatkan risiko kebakaran lahan, terutama di area kosong dengan vegetasi kering.

“Untuk di Kota Madiun yang perlu diwaspadai adalah perubahan cuaca yang sekarang ini. Seperti kita ketahui sekarang sudah memasuki musim kemarau, tapi masih ada hujan dan diiringi angin kencang,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD bersama OPD terkait telah menyiapkan berbagai kebutuhan menghadapi musim kemarau panjang. Termasuk menyiapkan tangki air untuk mengatasi potensi kekeringan.

“Kita siapkan nanti tangki-tangki air apabila nanti dibutuhkan, kita sudah siap untuk disuplai ke wilayah yang terkena dampak kekeringan,” 

Melalui simulasi dramatis ini, Pemerintah Kota Madiun ingin memastikan bahwa di balik setiap latihan, ada kesiapan nyata. Ketika bencana benar-benar terjadi, tim sudah terlatih, terkoordinasi, dan siap bergerak cepat menyelamatkan nyawa. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pejabat Eselon II di Ponorogo Terancam Non Job, Diduga Langgar Aturan ASN

    Pejabat Eselon II di Ponorogo Terancam Non Job, Diduga Langgar Aturan ASN

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang pejabat Eselon II setingkat Kepala Dinas (Kadin) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terancam dinonjobkan. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono. Namun, Agus belum menyebut secara gamblang siapa pejabat yang dimaksud. “Pak Bupati sudah mengambil kebijakan seperti itu. Ada hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan,” […]

    Bagikan
  • Tiga Jembatan Garuda Rampung, Warga Ponorogo Kini Menyeberang dengan Aman

    Tiga Jembatan Garuda Rampung, Warga Ponorogo Kini Menyeberang dengan Aman

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Senyum lega kini dirasakan warga di sejumlah desa setelah pembangunan Jembatan Garuda Tahap III mulai memberikan manfaat nyata. Program pembangunan akses penghubung tersebut menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini harus menantang arus sungai demi beraktivitas sehari-hari. Pada tahap ketiga ini, empat Jembatan Garuda dibangun di Kecamatan Bungkal, Sambit, Jambon, […]

    Bagikan
  • Bisma Madiun Gelar Donor Darah Peringati HUT ke-31, Pererat Sinergi TNI dan Masyarakat

    Bisma Madiun Gelar Donor Darah Peringati HUT ke-31, Pererat Sinergi TNI dan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Prajurit TNI di Madiun yang tergabung dalam abituren Bintara PK TNI AD Tahun 1995 atau Bisma menggelar kegiatan donor darah di Balai Desa Banjarsari, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan sosial ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 Bisma, sekaligus sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. […]

    Bagikan
  • Manasik Haji TK Kecamatan Wungu Tanamkan Karakter Keagamaan Sejak Dini

    Manasik Haji TK Kecamatan Wungu Tanamkan Karakter Keagamaan Sejak Dini

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 670 anak dari seluruh Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kecamatan Wungu mengikuti kegiatan manasik haji yang digelar sebagai bagian dari program kerja Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Wungu. Kegiatan ini berlangsung meriah dan sarat makna keagamaan. Ketua Panitia, Sri Suwahyuni, menyampaikan bahwa kegiatan manasik haji ini merupakan agenda rutin […]

    Bagikan
  • 6 SPPG di Kota Madiun Belum Kantongi SLHS, Pemkot Juga Soroti IPAL

    6 SPPG di Kota Madiun Belum Kantongi SLHS, Pemkot Juga Soroti IPAL

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Madiun masih belum memenuhi persyaratan lingkungan dan kesehatan. Hal ini mencuat dalam kegiatan Sosialisasi Pengendalian Pencemaran Air Limbah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun yang digelar di Gedung Krida Praja, Kamis (23/4/2026). Dalam arahannya, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus […]

    Bagikan
  • Dalam Sehari BPBD Kota Madiun Lakukan Pembersihan Sarang Tawon Vespa 2 Lokasi

    Dalam Sehari BPBD Kota Madiun Lakukan Pembersihan Sarang Tawon Vespa 2 Lokasi

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun kembali melakukan penanganan bencana non alam berupa animal rescue. Kali ini BPBD melakukan pembersihan sarang tawon vespa yang meresahkan warga. Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun, Heter Hidayati mengungkapkan jika dalam sehari menerima 2 laporan terkait tawon vespa. “Untuk kejadian kemarin di […]

    Bagikan
expand_less