Berita Terkini
Trending Tags

Terjaring OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Ponorogo Kang Giri

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • visibility 64
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Foto : Istimewa

Sinergia | Ponorogo – Suasana pemerintahan Kabupaten Ponorogo mendadak gempar, Jumat (07/11/2025) sore. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dikabarkan diamankan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di rumah dinas bupati kawasan Pringgitan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, OTT berlangsung tak lama setelah kegiatan mutasi dan pelantikan pejabat, termasuk posisi Dirut RSUD dr. Harjono sekitar pukul 14.00 WIB. Sejumlah pihak di lingkungan Pemkab memilih bungkam saat dikonfirmasi mengenai peristiwa tersebut.

Meski belum ada keterangan resmi dari KPK, kabar penangkapan orang nomor satu di Ponorogo itu langsung menjadi perbincangan hangat warga dan pegawai pemerintahan.

Sugiri Sancoko dikenal sebagai sosok yang lahir dari keluarga sederhana. Ia berasal dari Dusun Darat, Desa Gelangkulon, Kecamatan Sampung, Ponorogo. Putra keenam dari tujuh bersaudara ini tumbuh di lingkungan petani dan menempuh pendidikan dasar hingga menengah di kampung halamannya.

Setelah lulus dari SMK Negeri Jenangan, Sugiri melanjutkan kuliah ke Surabaya dan meraih gelar sarjana ekonomi dari Universitas Tritunggal pada 2006. Ia kemudian menempuh pendidikan magister manajemen di Universitas Dr. Soetomo dan lulus pada 2014.

Karier politik Sugiri dimulai saat ia dipercaya menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2009–2014 melalui Partai Demokrat. Setelah itu, ia mencoba peruntungan di Pilkada Ponorogo tahun 2015, namun gagal.

Lima tahun kemudian, ia kembali maju di Pilkada 2020 bersama Lisdyarita. Pasangan ini diusung koalisi PDIP, PAN, PPP, dan Hanura. Mereka berhasil memenangkan kontestasi dengan perolehan suara mayoritas dan resmi dilantik pada 2021.

Selama menjabat, Sugiri dikenal aktif mendorong pembangunan infrastruktur dan pengembangan kebudayaan daerah. Salah satu program besarnya adalah proyek Monumen Reog dan Museum Peradaban di kawasan Gunung Gamping, Kecamatan Sampung. Proyek itu disebut sebagai simbol kebanggaan Ponorogo sebagai kota asal kesenian Reog.

Selain itu, di masa kepemimpinannya, Ponorogo mencatat sejumlah pencapaian, di antaranya predikat kabupaten bebas buang air besar sembarangan (BABS) tingkat Jawa Timur serta opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas laporan keuangan daerah. Ponorogo juga pernah menerima Anugerah Kebudayaan Indonesia pada 2022.

Nama Sugiri sempat terseret isu dugaan ijazah palsu pada awal masa jabatannya, meski penyelidikan atas kasus itu dihentikan dan tidak terbukti secara hukum. Kini, perhatiannya kembali tertuju setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap dirinya.

Belum ada pernyataan resmi mengenai keterkaitannya dalam kasus apa, namun penangkapan ini menjadi pukulan telak bagi pemerintahan di Ponorogo. Warga berharap proses hukum berjalan transparan agar tidak menimbulkan spekulasi liar.

Hingga berita ini ditulis, KPK belum mengumumkan secara terbuka hasil dari operasi tangkap tangan tersebut. Pemerintah Kabupaten Ponorogo juga belum memberikan pernyataan resmi.

Publik kini menunggu kejelasan status hukum Sugiri Sancoko, yang selama ini dikenal sebagai figur populer dan cukup dekat dengan masyarakat. Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa jabatan publik selalu menuntut integritas tinggi dan akuntabilitas tanpa kompromi. (Ega/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil yang Ditumpangi Biduan Cantika Davinca Tabrak Motor, Dua Pelajar SMP Tewas

    Mobil yang Ditumpangi Biduan Cantika Davinca Tabrak Motor, Dua Pelajar SMP Tewas

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut merenggut nyawa dua pelajar SMP di Jalan Raya Kawedanan–Lembeyan, Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jumat (03/10/2025) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa tragis itu melibatkan sebuah mobil Toyota Innova bernomor polisi AE 9 CAN dan sepeda motor Suzuki Smash AB-4318-NT. Motor tersebut dikendarai oleh dua pelajar SMP kelas […]

    Bagikan
  • Fokus Tangani IPM dan Kemiskinan, DPRD Berikan Rekomendasi LKPJ TA 2025 ke Bupati Madiun

    Fokus Tangani IPM dan Kemiskinan, DPRD Berikan Rekomendasi LKPJ TA 2025 ke Bupati Madiun

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian keputusan DPRD terkait rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Madiun Tahun Anggaran 2025, di ruang rapat paripurna DPRD setempat, Kamis (2/4/2026). Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono. Ia menjelaskan, sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun […]

    Bagikan
  • Wagiyem, Nenek 66 Tahun Asal Magetan yang Bertahan dengan Keset Sabut Kelapa

    Wagiyem, Nenek 66 Tahun Asal Magetan yang Bertahan dengan Keset Sabut Kelapa

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di sebuah sudut Desa Nitikan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tangan renta seorang nenek tampak lincah memilin sabut kelapa. Ia adalah Wagiyem (66), sosok pekerja keras yang tetap produktif di usia senjanya. Dengan ketelatenan dan kesabaran, Wagiyem menenun helai demi helai sabut kelapa menjadi keset kaki tradisional — warisan turun-temurun […]

    Bagikan
  • Menu MBG di Magetan Jadi Sorotan, Warganet Pertanyakan Komposisi dan Anggaran

    Menu MBG di Magetan Jadi Sorotan, Warganet Pertanyakan Komposisi dan Anggaran

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan publik. Hal itu setelah menu yang diberikan kepasa siswa dinilai kurang variatif. Pembagian MBG pada Selasa (24/2/2026) justru memunculkan gelombang komentar baru dari warganet. Paket yang diterima siswa di beberapa sekolah berisi empat butir telur puyuh, risol, tahu […]

    Bagikan
  • Diduga Kelebihan Muatan, Truk Mengangkut 10 Ton Merang Padi Terguling

    Diduga Kelebihan Muatan, Truk Mengangkut 10 Ton Merang Padi Terguling

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Ponorogo–Trenggalek, tepatnya di Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, Selasa (13/1/2026) pagi. Sebuah truk bermuatan merang padi terguling saat melintasi tikungan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Truk Mitsubishi Colt Diesel warna kuning bernomor polisi AE 8440 […]

    Bagikan
  • Rencana Rumah Penerima Bansos di Magetan Dipasangi Stiker 

    Rencana Rumah Penerima Bansos di Magetan Dipasangi Stiker 

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Rencana pemasangan stiker pada rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai bentuk kontrol sosial terhadap penyaluran bantuan sosial (bansos) mulai dibahas serius oleh Pemerintah Kabupaten Magetan. Namun, kebijakan tersebut masih melalui pertimbangan matang, terutama terkait dampak psikologis bagi warga penerima. Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Magetan, Parminto Budi Utomo, mengatakan bahwa proses koordinasi […]

    Bagikan
expand_less