Berita Terkini
Trending Tags

Terjaring OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Ponorogo Kang Giri

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • visibility 95
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Foto : Istimewa

Sinergia | Ponorogo – Suasana pemerintahan Kabupaten Ponorogo mendadak gempar, Jumat (07/11/2025) sore. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dikabarkan diamankan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di rumah dinas bupati kawasan Pringgitan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, OTT berlangsung tak lama setelah kegiatan mutasi dan pelantikan pejabat, termasuk posisi Dirut RSUD dr. Harjono sekitar pukul 14.00 WIB. Sejumlah pihak di lingkungan Pemkab memilih bungkam saat dikonfirmasi mengenai peristiwa tersebut.

Meski belum ada keterangan resmi dari KPK, kabar penangkapan orang nomor satu di Ponorogo itu langsung menjadi perbincangan hangat warga dan pegawai pemerintahan.

Sugiri Sancoko dikenal sebagai sosok yang lahir dari keluarga sederhana. Ia berasal dari Dusun Darat, Desa Gelangkulon, Kecamatan Sampung, Ponorogo. Putra keenam dari tujuh bersaudara ini tumbuh di lingkungan petani dan menempuh pendidikan dasar hingga menengah di kampung halamannya.

Setelah lulus dari SMK Negeri Jenangan, Sugiri melanjutkan kuliah ke Surabaya dan meraih gelar sarjana ekonomi dari Universitas Tritunggal pada 2006. Ia kemudian menempuh pendidikan magister manajemen di Universitas Dr. Soetomo dan lulus pada 2014.

Karier politik Sugiri dimulai saat ia dipercaya menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2009–2014 melalui Partai Demokrat. Setelah itu, ia mencoba peruntungan di Pilkada Ponorogo tahun 2015, namun gagal.

Lima tahun kemudian, ia kembali maju di Pilkada 2020 bersama Lisdyarita. Pasangan ini diusung koalisi PDIP, PAN, PPP, dan Hanura. Mereka berhasil memenangkan kontestasi dengan perolehan suara mayoritas dan resmi dilantik pada 2021.

Selama menjabat, Sugiri dikenal aktif mendorong pembangunan infrastruktur dan pengembangan kebudayaan daerah. Salah satu program besarnya adalah proyek Monumen Reog dan Museum Peradaban di kawasan Gunung Gamping, Kecamatan Sampung. Proyek itu disebut sebagai simbol kebanggaan Ponorogo sebagai kota asal kesenian Reog.

Selain itu, di masa kepemimpinannya, Ponorogo mencatat sejumlah pencapaian, di antaranya predikat kabupaten bebas buang air besar sembarangan (BABS) tingkat Jawa Timur serta opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas laporan keuangan daerah. Ponorogo juga pernah menerima Anugerah Kebudayaan Indonesia pada 2022.

Nama Sugiri sempat terseret isu dugaan ijazah palsu pada awal masa jabatannya, meski penyelidikan atas kasus itu dihentikan dan tidak terbukti secara hukum. Kini, perhatiannya kembali tertuju setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap dirinya.

Belum ada pernyataan resmi mengenai keterkaitannya dalam kasus apa, namun penangkapan ini menjadi pukulan telak bagi pemerintahan di Ponorogo. Warga berharap proses hukum berjalan transparan agar tidak menimbulkan spekulasi liar.

Hingga berita ini ditulis, KPK belum mengumumkan secara terbuka hasil dari operasi tangkap tangan tersebut. Pemerintah Kabupaten Ponorogo juga belum memberikan pernyataan resmi.

Publik kini menunggu kejelasan status hukum Sugiri Sancoko, yang selama ini dikenal sebagai figur populer dan cukup dekat dengan masyarakat. Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa jabatan publik selalu menuntut integritas tinggi dan akuntabilitas tanpa kompromi. (Ega/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda di Ponorogo Tewas Diduga Usai Pesta Miras Oplosan

    Pemuda di Ponorogo Tewas Diduga Usai Pesta Miras Oplosan

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Budi Santoso (22), pemuda disabilitas sensorik asal Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Ponorogo ditemukan tewas setelah diduga mengalami overdosis usai pesta minuman keras (miras) oplosan. Korban sempat dibawa ke Puskesmas Jetis, namun nyawanya tak tertolong. Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (19/04/2025) tengah malam. Korban diketahui berpesta miras jenis arak jowo […]

    Bagikan
  • Bursa Ketua DPC PDIP Magetan Makin Panas, 14 Nama Masuk Penjaringan

    Bursa Ketua DPC PDIP Magetan Makin Panas, 14 Nama Masuk Penjaringan

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinamika politik internal PDI Perjuangan Kabupaten Magetan memasuki babak baru. Setelah rapat pengurus anak cabang (PAC) dan pelaksanaan tes psikologi secara daring, sebanyak 14 nama resmi terjaring dalam proses penjaringan calon ketua DPC. Wakabid Kaderisasi dan Ideologi DPC PDIP Magetan, Parmin, menegaskan bahwa pihaknya hanya bertugas menyampaikan hasil keputusan PAC. Menurutnya, […]

    Bagikan
  • Dampak Insiden Bekasi Timur, KAI Daop 7 Batalkan Perjalanan KA Madiun Jaya dan KA Singasari, Tiket Dikembalikan 100 Persen

    Dampak Insiden Bekasi Timur, KAI Daop 7 Batalkan Perjalanan KA Madiun Jaya dan KA Singasari, Tiket Dikembalikan 100 Persen

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Insiden operasional di Stasiun Bekasi Timur, wilayah KAI Daop 1 Jakarta, berdampak luas terhadap perjalanan kereta api nasional, termasuk layanan di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun pada Selasa (28/4/2026). Sejumlah perjalanan mengalami keterlambatan hingga pembatalan, sementara pelanggan diberikan opsi pengembalian tiket secara penuh. KAI menyampaikan bahwa penyesuaian pola operasi […]

    Bagikan
  • Musim Kemarau Basah Bikin Panen Tembakau Merosot, Harga Jual Turun

    Musim Kemarau Basah Bikin Panen Tembakau Merosot, Harga Jual Turun

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Musim kemarau basah yang masih berlangsung pada September 2025 berdampak signifikan pada produksi tembakau di Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Curah hujan yang tidak menentu membuat kualitas daun tembakau menurun sehingga harga jualnya ikut tertekan. Sejumlah petani mengeluhkan hasil panen kali ini jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Wariyem, petani […]

    Bagikan
  • Bayi Itu Bernama Kartika Para Raidaer

    Bayi Itu Bernama Kartika Para Raidaer

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tangisan bayi perempuan pecah keheningan Kamis (11/09/2025) malam di dekat  Pos jaga 2 di sebelah Provost Batalyon Infanteri 501/Bajra Yudha. Yohane Angel (23) melahirkan bayinya dibantu oleh sertu Doni Prihandoko dan 5 anggota Yonif 501/BY yang saat itu tengah berjaga. Kesigapan personil Para Raider inilah yang membantu proses kelahiran sang […]

    Bagikan
  • 1.405 PPPK Paruh Waktu Terima SK Pengangkatan, Wali Kota Maidi Tekankan Kinerja Pelayanan Publik

    1.405 PPPK Paruh Waktu Terima SK Pengangkatan, Wali Kota Maidi Tekankan Kinerja Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi memberikan peringatan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Madiun. Hal itu terkait kinerja dan profesionalitas pelayanan publik bagi masyarakat. Hal itu ditegaskan Wali Kota Madiun, Maidi saat penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Lapangan […]

    Bagikan
expand_less