Berita Terkini
Trending Tags

Terjaring OTT KPK, Ini Rekam Jejak Bupati Ponorogo Kang Giri

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • visibility 139
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Foto : Istimewa

Sinergia | Ponorogo – Suasana pemerintahan Kabupaten Ponorogo mendadak gempar, Jumat (07/11/2025) sore. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dikabarkan diamankan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di rumah dinas bupati kawasan Pringgitan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, OTT berlangsung tak lama setelah kegiatan mutasi dan pelantikan pejabat, termasuk posisi Dirut RSUD dr. Harjono sekitar pukul 14.00 WIB. Sejumlah pihak di lingkungan Pemkab memilih bungkam saat dikonfirmasi mengenai peristiwa tersebut.

Meski belum ada keterangan resmi dari KPK, kabar penangkapan orang nomor satu di Ponorogo itu langsung menjadi perbincangan hangat warga dan pegawai pemerintahan.

Sugiri Sancoko dikenal sebagai sosok yang lahir dari keluarga sederhana. Ia berasal dari Dusun Darat, Desa Gelangkulon, Kecamatan Sampung, Ponorogo. Putra keenam dari tujuh bersaudara ini tumbuh di lingkungan petani dan menempuh pendidikan dasar hingga menengah di kampung halamannya.

Setelah lulus dari SMK Negeri Jenangan, Sugiri melanjutkan kuliah ke Surabaya dan meraih gelar sarjana ekonomi dari Universitas Tritunggal pada 2006. Ia kemudian menempuh pendidikan magister manajemen di Universitas Dr. Soetomo dan lulus pada 2014.

Karier politik Sugiri dimulai saat ia dipercaya menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2009–2014 melalui Partai Demokrat. Setelah itu, ia mencoba peruntungan di Pilkada Ponorogo tahun 2015, namun gagal.

Lima tahun kemudian, ia kembali maju di Pilkada 2020 bersama Lisdyarita. Pasangan ini diusung koalisi PDIP, PAN, PPP, dan Hanura. Mereka berhasil memenangkan kontestasi dengan perolehan suara mayoritas dan resmi dilantik pada 2021.

Selama menjabat, Sugiri dikenal aktif mendorong pembangunan infrastruktur dan pengembangan kebudayaan daerah. Salah satu program besarnya adalah proyek Monumen Reog dan Museum Peradaban di kawasan Gunung Gamping, Kecamatan Sampung. Proyek itu disebut sebagai simbol kebanggaan Ponorogo sebagai kota asal kesenian Reog.

Selain itu, di masa kepemimpinannya, Ponorogo mencatat sejumlah pencapaian, di antaranya predikat kabupaten bebas buang air besar sembarangan (BABS) tingkat Jawa Timur serta opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas laporan keuangan daerah. Ponorogo juga pernah menerima Anugerah Kebudayaan Indonesia pada 2022.

Nama Sugiri sempat terseret isu dugaan ijazah palsu pada awal masa jabatannya, meski penyelidikan atas kasus itu dihentikan dan tidak terbukti secara hukum. Kini, perhatiannya kembali tertuju setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap dirinya.

Belum ada pernyataan resmi mengenai keterkaitannya dalam kasus apa, namun penangkapan ini menjadi pukulan telak bagi pemerintahan di Ponorogo. Warga berharap proses hukum berjalan transparan agar tidak menimbulkan spekulasi liar.

Hingga berita ini ditulis, KPK belum mengumumkan secara terbuka hasil dari operasi tangkap tangan tersebut. Pemerintah Kabupaten Ponorogo juga belum memberikan pernyataan resmi.

Publik kini menunggu kejelasan status hukum Sugiri Sancoko, yang selama ini dikenal sebagai figur populer dan cukup dekat dengan masyarakat. Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa jabatan publik selalu menuntut integritas tinggi dan akuntabilitas tanpa kompromi. (Ega/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Ngawi Bakal Tindak Tegas Sound Horeg Jika Meresahkan Masyarakat

    Polres Ngawi Bakal Tindak Tegas Sound Horeg Jika Meresahkan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi menyatakan sikap tegas terhadap penggunaan sound horeg yang kerap digunakan dalam hajatan atau konvoi dengan volume ekstrem. Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon menegaskan bahwa perangkat audio dengan suara berlebihan yang mengganggu ketertiban umum akan ditindak tegas. “Tak ada ukuran baku soal bentuk atau ukuran sound system, tapi bila […]

    Bagikan
  • Puncak Arus Kedatangan Nataru di Daop 7 Madiun Tembus 13.015 Penumpang

    Puncak Arus Kedatangan Nataru di Daop 7 Madiun Tembus 13.015 Penumpang

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puncak arus kedatangan penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun tercatat mencapai 13.015 penumpang. Angka tertinggi terjadi pada Rabu (24/12/2025) atau bertepatan dengan malam Natal. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan peningkatan volume penumpang […]

    Bagikan
  • Kepala Kesbangpoldagri Terseret Kasus Korupsi, PJ Bupati : Hormati Proses Hukum

    Kepala Kesbangpoldagri Terseret Kasus Korupsi, PJ Bupati : Hormati Proses Hukum

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pj Bupati Madiun, Tontro Pahlawanto buka suara perihal kasus rasuah yang menyeret Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Mashudi yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Secara prinsip, Pemerintah daerah menghormati upaya penegakan hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal itu dikatakan Tontro, saat ditemui awak media usai Rapat Staf […]

    Bagikan
  • Polisi Amankan Belasan Remaja Diduga Hendak Perang Sarung

    Polisi Amankan Belasan Remaja Diduga Hendak Perang Sarung

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Polsek Ponorogo Kota mengamankan belasan remaja yang diduga hendak melakukan perang sarung di kawasan Alun-Alun Ponorogo, Rabu (5/3/2025) dini hari. Para remaja yang tertangkap tersebut masih berusia di bawah umur dan berstatus pelajar SMP. Kapolsek Ponorogo, AKP Catur Juli Hernawan, mengatakan penangkapan dilakukan saat patroli menjelang sahur. Selain di kawasan […]

    Bagikan
  • Terkuak! Motor Listrik, Perangkat IT, Zoom hingga EO Ratusan Miliar, BGN di Era Dadan Hindayana Jadi Sorotan

    Terkuak! Motor Listrik, Perangkat IT, Zoom hingga EO Ratusan Miliar, BGN di Era Dadan Hindayana Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia – Badan Gizi Nasional (BGN) di bawah kepemimpinan Dadan Hindayana menjadi sorotan publik setelah sejumlah pos anggaran bernilai fantastis terungkap ke ruang publik. Mulai dari pengadaan puluhan ribu motor listrik, ribuan laptop, penggunaan jasa event organizer (EO), hingga anggaran lisensi Zoom miliaran rupiah memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas dan efisiensi belanja lembaga pelaksana Program Makan […]

    Bagikan
  • Anggaran Stikerisasi Rp. 395 juta, Bupati Madiun Larang Keras Penerima Bansos Mencopot Stiker

    Anggaran Stikerisasi Rp. 395 juta, Bupati Madiun Larang Keras Penerima Bansos Mencopot Stiker

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mengambil langkah tegas mengurai benang kusut penyaluran bantuan sosial (bansos). Mulai semester dua tahun 2026, rumah seluruh penerima manfaat bantuan bakal ditempeli stiker. Dinas Sosial memasang anggaran stikerisasi mencapai Rp. 395 juta dari pos Dana Alokasi Umum (DAU). Bupati Madiun Hari Wuryanto menyatakan, pihaknya tidak main-main […]

    Bagikan
expand_less