Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Wali Kota Madiun Maidi Dinobatkan Jadi Warga Kehormatan Muda Korps Brimob

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • visibility 246
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Walikota Maidi mendapatkan penghargaan sebagai Warga Kehormatan Muda Korps Brimob Polri. Foto: Istimewa – Sinergia

Sinergia | Sidoarjo – Jika biasanya Wali Kota Madiun, Maidi memakai Pakaian Dinas Harian (PDH) Kheki atau baju Korpri, namun berbeda kali ini. Seragam korps Brigadir Mobil (Brimob) melekat saat menghadiri HUT ke-80 di Mako Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satuan Brigade Mobil Polda Jatim, Jumat (14/11). Bukan tanpa alasan, Walikota Maidi mendapatkan penghargaan sebagai Warga Kehormatan Muda Korps Brimob Polri.

Tak hanya itu, Maidi juga mendapatkan lencana Wahor Muda Perunggu yang diberikan Dansat Brimob Polda Jatim Kombespol Suryo Sudarmadi. Sebagai penerima penghargaan, wali kota mengaku bangga menjadi warga kehormatan Korps Brimob Polri. ‘’Hari ini kita menghadiri ulang tahun Brimob dan alhamdulillah saya dapat apresiasi dari Polri, khususnya Korps Brimob. Sebuah kebanggaan bagi saya menjadi warga kehormatan,’’ kata Maidi.

Image Not Found
Penerima penghargaan Korps Brimob sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh daerah. Foto: Istimewa – Sinergia

Penghargaan warga kehormatan ini sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh daerah yang dinilai berkontribusi besar dalam mendukung tugas kepolisian. Sinergi Pemerintah Kota Madiun dan Brimob memang terjalin baik. Di era Wali Kota Madiun Maidi, Pemkot Madiun membantu pembangunan aula Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim di Jalan Yos Sudarso. Bahkan, hibah konstruksi bangunan itu sudah terlaksana tahun ini.

‘’Brimob berperan penting dalam menjaga keamanan di Kota Madiun. Ini wujud kepedulian. Baik kepedulian kita kepada Brimob dan sebaliknya. Sinergitas baik ini harus terus terjaga dan ditingkatkan,’’ ungkapnya. 

Maidi menyebut penghargaan yang diperoleh berkat kerja keras bersama serta peran aktif pemerintah daerah, Polri, dan pemangku kebijakan lainnya. Wali kota berharap sinergitas selama ini mampu terjaga demi menciptakan wilayah yang aman dan kondusif. 

“Penganugerahan ini adalah simbol persahabatan dan kolaborasi yang selama ini berjalan baik,’’ pungkasnya. (Ist/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koperasi Desa Merah Putih Belum Bisa Ajukan Pinjaman, Terkendala Dokumen Kelembagaan

    Koperasi Desa Merah Putih Belum Bisa Ajukan Pinjaman, Terkendala Dokumen Kelembagaan

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih di Kabupaten Madiun belum dapat mengakses fasilitas pinjaman dari bank pemerintah karena terkendala kelengkapan dokumen kelembagaan. Padahal, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pinjaman dalam Rangka Pendanaan Kopdeskel Merah Putih, koperasi ini berhak mengajukan pinjaman hingga Rp3 miliar. Kepala […]

    Bagikan
  • TPA Overload, Sampah Cemari Irigasi Sawah Warga Mrican

    TPA Overload, Sampah Cemari Irigasi Sawah Warga Mrican

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Warga Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, kembali dibuat resah akibat pencemaran sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican yang meluber hingga mencemari aliran sungai sekaligus saluran irigasi persawahan. Kejadian ini kembali terulang pada Jumat (16/05/2025), sekitar pukul 11.00 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Tumpukan sampah yang terbawa aliran […]

    Bagikan
  • Wagiyem, Nenek 66 Tahun Asal Magetan yang Bertahan dengan Keset Sabut Kelapa

    Wagiyem, Nenek 66 Tahun Asal Magetan yang Bertahan dengan Keset Sabut Kelapa

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di sebuah sudut Desa Nitikan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tangan renta seorang nenek tampak lincah memilin sabut kelapa. Ia adalah Wagiyem (66), sosok pekerja keras yang tetap produktif di usia senjanya. Dengan ketelatenan dan kesabaran, Wagiyem menenun helai demi helai sabut kelapa menjadi keset kaki tradisional — warisan turun-temurun […]

    Bagikan
  • Bayi Laki-laki Ditemukan di Bagasi Mobil Panti Asuhan di Ngawi, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

    Bayi Laki-laki Ditemukan di Bagasi Mobil Panti Asuhan di Ngawi, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki di dalam bagasi sebuah mobil yang terparkir di halaman Panti Asuhan Insan Binsani, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Bayi yang diduga baru berusia sekitar dua hari itu ditemukan dalam kondisi hidup, terbungkus kain jilbab dan dimasukkan ke […]

    Bagikan
  • Kemeriahan Siswa Sekolah Rakyat Ponorogo Adu Ketangkasan di Lomba Kemerdekaan

    Kemeriahan Siswa Sekolah Rakyat Ponorogo Adu Ketangkasan di Lomba Kemerdekaan

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo berlangsung meriah. Selama dua hari, Jumat (15/08/2025) dan Sabtu (16/08/2025), halaman sekolah berubah menjadi arena kompetisi berisi aneka permainan tradisional yang memacu semangat para siswa. Berbagai lomba seperti egrang bathok, estafet air, estafet kardus, estafet karet, hingga puzzle pahlawan sukses menyita […]

    Bagikan
  • Sepekan Tak Terungkap, Penyebab Keracunan Massal Siswa di Madiun Masih Misterius

    Sepekan Tak Terungkap, Penyebab Keracunan Massal Siswa di Madiun Masih Misterius

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Satu pekan pasca keracunan massal yang menimpa puluhan siswa SD di Kecamatan Mejayan, penanganan kasus ini dinilai berjalan lambat. Hingga kini, penyebab pasti insiden tersebut belum terungkap karena hasil uji laboratorium sisa makanan belum juga diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun. Keterlambatan ini memicu kritik public, khususnya orang tua siswa yang […]

    Bagikan
expand_less