Bayi Laki-laki Ditemukan di Bagasi Mobil Panti Asuhan di Ngawi, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 38 menit yang lalu
- visibility 23
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ngawi – Warga Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki di dalam bagasi sebuah mobil yang terparkir di halaman Panti Asuhan Insan Binsani, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Bayi yang diduga baru berusia sekitar dua hari itu ditemukan dalam kondisi hidup, terbungkus kain jilbab dan dimasukkan ke dalam tas berwarna merah.
Penemuan tersebut bermula ketika penjaga panti asuhan mendengar suara tangisan bayi dari arah mobil yang terparkir di halaman. Setelah dilakukan pemeriksaan, sumber suara ternyata berasal dari bagasi kendaraan. Di dalamnya, terdapat seorang bayi laki-laki yang diletakkan di lantai bagasi dalam sebuah tas.
Penjaga panti, Muklis Subekti, mengaku sempat terkejut saat mengetahui isi tas tersebut adalah seorang bayi.
“Saya mendengar tangis bayi dari dalam mobil. Setelah saya cek di bagian belakang, ternyata ada bayi yang diletakkan di lantai bagasi, terbungkus kain jilbab dan dimasukkan ke dalam tas. Kami langsung melaporkan kejadian itu ke polisi,” ujarnya.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Polsek Ngawi Kota. Polisi yang datang ke lokasi segera mengevakuasi bayi untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Ngawi Kota, AKP Jais Bintoro, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, bayi diperkirakan telah berada di dalam mobil selama kurang lebih tiga jam sebelum ditemukan. Bayi kemudian dibawa ke Puskesmas Ngawi Kota untuk pemeriksaan kesehatan.
“Setelah menerima laporan, kami langsung mendatangi lokasi dan membawa bayi ke puskesmas. Dugaan sementara bayi sengaja ditinggalkan. Saat ditemukan diperkirakan sudah berada di dalam mobil sekitar tiga jam,” kata AKP Jais Bintoro.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut memiliki panjang badan 47 sentimeter dengan berat 2,475 kilogram. Petugas medis menduga bayi baru dilahirkan sekitar dua hari sebelum ditemukan.
Karena keterbatasan fasilitas di puskesmas, bayi kemudian dirujuk ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Hingga kini kondisi bayi terus dipantau oleh tenaga medis.
Sementara itu, penemuan bayi tersebut menyita perhatian warga sekitar. Banyak warga berdatangan ke lokasi sesaat setelah kabar menyebar.
Purwati, salah seorang warga, mengaku bersyukur bayi tersebut segera ditemukan sehingga nyawanya dapat diselamatkan.
“Kasihan sekali. Untung cepat ditemukan, kalau terlambat mungkin kondisinya bisa lebih buruk. Banyak warga yang merasa iba, bahkan ada yang ingin mengadopsinya,” ungkapnya.
Polisi belum dapat memastikan motif di balik peristiwa tersebut. Dugaan bahwa bayi sengaja dibuang masih didalami melalui penyelidikan. Sejumlah rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi telah dikumpulkan untuk mengidentifikasi pelaku yang diduga meninggalkan bayi di bagasi mobil.
Kasus ini masih dalam penanganan Polsek Ngawi Kota. Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait pelaku atau peristiwa tersebut agar segera melapor guna mempercepat proses penyelidikan. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez




