Berita Terkini
Trending Tags

Ini Langkah Pemkot Madiun Dalam Penataan Pedagang Kaki Lima

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • visibility 159
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana sosialisasi Peraturan Daerah serta Peraturan Wali Kota Madiun tentang PKL di Kota Madiun, Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pedagang Kaki Lima (PKL) menjadi salah satu penggerak ekonomi di masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Kota Madiun mengambil langkah bagi para PKL bukan berupa penertiban, melainkan penataan. Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun dalam sosialisasi Peraturan Daerah serta Peraturan Wali Kota Madiun tentang PKL yang diikuti pelaku usaha PKL di Kota Madiun.

Bagus menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang nyaman bagi warga maupun wisatawan di tengah meningkatnya kunjungan ke Kota Pendekar. Menurutnya, pemerintah memiliki tugas utama untuk memastikan fasilitas publik tetap layak dan tertata. Termasuk di dalamnya memperbaiki infrastruktur yang dinilai masih perlu pembenahan.

“Tugas pertama fasilitas dilakukan oleh Pemkot Madiun. Salah satunya infrastruktur yang kurang bagus ini harus terus ditata. Bagaimana masyarakat dan para pengunjung nanti bisa menikmati saat makan, atau saat ada hiburan,” ujarnya Kamis (20/11/2025).

Ia menambahkan, penataan PKL bukan hanya soal lokasi berdagang, namun juga menyangkut kebersihan kawasan. Dengan banyaknya pengunjung, kebersihan lingkungan menjadi aspek krusial yang harus dijaga bersama. “Lingkungan harus dijaga, sampah harus dijaga. Ini perlu banyak sosialisasi,” tegasnya.

Bagus juga menyoroti pentingnya menjaga harga makanan dan minuman tetap wajar. Menurutnya, pedagang yang mematok harga terlalu tinggi berpotensi merugikan diri sendiri sekaligus merusak upaya pemerintah dalam mengembangkan pariwisata daerah.

“Kalau ada pedagang yang jualannya terlalu tinggi, nanti pasti akan mendapat perhatian dari Pemkot. Karena salah satu penyebab wisatawan malas kembali adalah harga yang mahal. Apalagi saat ini wisata di Kota Madiun gratis dan jajanan murah-murah. Kalau ada yang menjual terlalu tinggi, itu bukan hanya merugikan pedagang, tetapi juga merugikan apa yang sudah dibangun Pak Wali Kota,” jelasnya.

Pemkot Madiun berkomitmen terus melakukan penataan kawasan wisata sekaligus memperkuat pengawasan dan sosialisasi kepada para PKL, demi menjaga kenyamanan dan citra positif pariwisata kota. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berapa UMK Kota Madiun 2026 ? Disnaker : Belum Ada Pembahasan

    Berapa UMK Kota Madiun 2026 ? Disnaker : Belum Ada Pembahasan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pembahasan terkait penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Madiun untuk tahun 2026 belum memasuki proses resmi. Kepala Disnaker Koperasi, Usaha Mikro (KUM) Kota Madiun, Agus Siswanta, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima undangan rapat dari Dewan Pengupahan. “Belum masuk pembahasan. Masih sebatas komunikasi informal antar-pemangku kepentingan,” ujarnya pada Jumat […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Siapkan SE Gerakan Hemat Energi, ASN Bakal Diajak Bersepeda

    Pemkab Madiun Siapkan SE Gerakan Hemat Energi, ASN Bakal Diajak Bersepeda

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun hingga kini belum menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait kebijakan efisiensi gerakan hemat energi di lingkungan ASN. Namun, aturan tersebut  sedang dalam tahap penggodokan dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan pihaknya tengah menggodok skema kebijakan, termasuk penerapan work from home (WFH) bagi aparatur […]

    Bagikan
  • Kasus Gratifikasi dan Manipulasi Pajak, Kejari Ngawi Geledah Rumah Winarto

    Kasus Gratifikasi dan Manipulasi Pajak, Kejari Ngawi Geledah Rumah Winarto

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi menggeledah dua rumah milik Winarto, tersangka kasus dugaan gratifikasi dan manipulasi penerimaan pajak daerah terkait pembebasan lahan pembangunan pabrik PT GFT Indonesia Investment. Penggeledahan itu dilakukan pada Senin (26/05/2025) di rumah politisi Partai Golkar yang diduga berperan sebagai fasilitator dalam skema dugaan korupsi tersebut. Dari […]

    Bagikan
  • Ini Arahan Kepala BKN terkait Peran Strategis ASN di Lingkup Pemkot Madiun

    Ini Arahan Kepala BKN terkait Peran Strategis ASN di Lingkup Pemkot Madiun

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar kegiatan sosialisasi manajemen talenta bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlangsung di Ballroom Sun Hotel, Rabu (14/05/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, yang juga bertindak sebagai narasumber utama. Wali Kota Madiun dan Wakil WaliKota Madiun turut hadir dalam […]

    Bagikan
  • DPRD Ngawi Dorong Perbaikan Cagar Budaya Kepatihan Lewat APBD Perubahan 2025

    DPRD Ngawi Dorong Perbaikan Cagar Budaya Kepatihan Lewat APBD Perubahan 2025

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Gedung Kepatihan, salah satu cagar budaya tertua di Kabupaten Ngawi, kondisinya kian memprihatinkan. Dinding retak, kayu penyangga lapuk, hingga bagian kamar mandi yang ambles menandai kerusakan serius pada bangunan bersejarah yang berdiri sejak 1828 tersebut. Menyikapi hal ini, Komisi II DPRD Ngawi turun langsung meninjau lokasi, Kamis (17/07/2025), dan menyatakan komitmennya […]

    Bagikan
  • Kaca Bus Restu Panda Pecah Dipukul Sopir Truk di Madiun, Polisi  Mediasi Dua Pihak

    Kaca Bus Restu Panda Pecah Dipukul Sopir Truk di Madiun, Polisi  Mediasi Dua Pihak

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Warga Kabupaten Madiun dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan aksi seorang pria memecahkan kaca Bus Restu Panda. Pria tersebut diduga merupakan sopir truk yang terlibat perselisihan dengan bus. Peristiwa itu terjadi di wilayah Nglames, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (15/8/2026). Bus Restu Panda diketahui melayani rute Surabaya-Magetan. Dalam video yang […]

    Bagikan
expand_less