Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Tembus 1.516 Orang, Jiwan dan Saradan Tertinggi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • visibility 446
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto meninjau layanan kesehatan gratis di Desa Sugihwaras Saradan dalam Rangka Hari AIDS Sedunia, Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun — Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius. Hingga November 2025, jumlah penderita tercatat mencapai 1.516 orang, terdiri dari 1.222 kasus HIV dan 294 kasus AIDS. Kasus penderita meninggal dunia sebanyak 728 orang dan penderita hidup 788 orang. Jumlah itu berdasarkan data sebaran per kecamatan yang dihimpun Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun.

Dua kecamatan yakni Jiwan dan Saradan mencatat angka HIV tertinggi. Saradan menempati posisi pertama dengan 156 kasus HIV dan disusul Jiwan dengan 151 kasus. Tingginya angka ini menunjukkan bahwa penularan dan perkembangan kasus masih perlu perhatian khusus.

Pemerintah Kabupaten Madiun memperingati Hari AIDS Sedunia dengan menggelar berbagai layanan gratis di Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan pada Senin (1/12/2025). Kegiatan tersebut mencakup pemeriksaan kesehatan, layanan administrasi kependudukan, hingga potong rambut gratis, dengan tema nasional “Bersama Hadapi Perubahan: Jaga Keberlanjutan Layanan HIV.”

Bupati Madiun Hari Wuryanto yang meninjau langsung rangkaian pelayanan menegaskan bahwa penanganan HIV/AIDS tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah daerah. “AIDS ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Pemerintah, masyarakat, tokoh agama, semua harus terlibat. Banyak penderita HIV/AIDS merasa malu dan menjauh dari lingkungan. Kondisi seperti ini justru menghambat penanganan,” ujar Bupati Hari.

Bupati yang akrab disapa Mas Hari itu juga menekankan pentingnya keterbukaan masyarakat terhadap penyakit menular, termasuk TBC dan HIV. Ia mencontohkan banyak warga yang memilih menutup diri saat ditanya mengenai kondisi kesehatan.

“Jika ada gejala, jangan menutup diri. Periksa dan obati. Penyakit menular seperti TBC dan HIV bisa diatasi. Setelah diobati, penularannya menurun drastis,” tegasnya.

Pemerintah desa diminta aktif memantau warganya, terutama yang menunjukkan gejala-gejala penyakit menular. Menurut Hari Wuryanto, keterbukaan menjadi kunci agar tenaga kesehatan bisa melakukan intervensi lebih cepat.

Pemkab Madiun menyatakan terus memperluas edukasi, kampanye sadar HIV, dan pemeriksaan mobile ke desa-desa. Dengan tingginya angka kasus, terutama di Jiwan, Saradan, Pilangkenceng, hingga Wungu, pemerintah berharap kolaborasi masyarakat dapat mempercepat penanganan.

“Kami yakin semua penyakit ada obatnya. Asal masyarakat terbuka, pemerintah bisa bergerak cepat mengatasinya,” tutup Bupati Madiun.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perwosi Kota Madiun Gelar Single Event Pencak Silat Solo Kreatif untuk Atlet Muda

    Perwosi Kota Madiun Gelar Single Event Pencak Silat Solo Kreatif untuk Atlet Muda

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam upaya menjaring dan membina atlit-atlit pencak silat sejak usia dini, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kota Madiun menggelar ajang Single Event Pencak Silat Solo Kreatif di GOR Tenis Kota Madiun, Sabtu (19/07/2025). Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi bagi anak-anak pecinta silat yang terbagi dalam dua kategori usia, yaitu […]

    Bagikan
  • Demonstrasi Aliansi Ponorogo Bergerak Batal, Ada Penyusup?

    Demonstrasi Aliansi Ponorogo Bergerak Batal, Ada Penyusup?

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi demonstrasi besar-besaran yang sedianya digelar oleh Aliansi Ponorogo Bergerak di depan Kantor DPRD Ponorogo, Senin (01/09/2025), dipastikan batal dilaksanakan. Pembatalan tersebut diklaim terjadi karena adanya indikasi penyusup yang berusaha masuk dan berpotensi memicu kericuhan. Informasi resmi mengenai penundaan aksi ini disampaikan melalui akun Instagram @aliansiponorogobergerak. Seorang anggota aliansi yang enggan […]

    Bagikan
  • Seleksi Kepala DPUPR Kota Madiun Mengerucut, Empat Calon Jalani Uji Gagasan dan Wawancara

    Seleksi Kepala DPUPR Kota Madiun Mengerucut, Empat Calon Jalani Uji Gagasan dan Wawancara

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk posisi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun memasuki tahapan uji gagasan dan wawancara. Sebanyak empat calon mengikuti tahapan tersebut di Aston Hotel Madiun, Jumat (11/9/2026), setelah sebelumnya menjalani seleksi administrasi dan asesmen. Sekretaris Daerah Kota Madiun sekaligus Ketua Tim […]

    Bagikan
  • KUA-PPAS Terlambat, Penyusunan R-APBD 2026 Magetan Hanya Ada Waktu 10 Hari

    KUA-PPAS Terlambat, Penyusunan R-APBD 2026 Magetan Hanya Ada Waktu 10 Hari

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Magetan untuk tahun anggaran 2026 berlangsung tidak seperti biasanya. Jika pada tahun-tahun sebelumnya proses pembahasan bisa memakan waktu berbulan-bulan, kali ini DPRD dan Pemerintah Kabupaten Magetan hanya memiliki waktu sekitar satu minggu untuk merampungkannya. Ketua DPRD Magetan, Suratno, menjelaskan bahwa keterbatasan waktu […]

    Bagikan
  • Jelang Relokasi, Pedagang Pasar Sayur Magetan Dililit Soal Akses dan Penataan

    Jelang Relokasi, Pedagang Pasar Sayur Magetan Dililit Soal Akses dan Penataan

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses relokasi 164 pedagang Pasar Sayur Magetan kini memasuki babak baru. Setelah sebelumnya ramai soal tuntutan akses jalan dan sterilisasi lokasi lama, kini perhatian beralih pada cara pemerintah daerah menyikapi aspirasi pedagang di tengah keterbatasan aturan dan anggaran. Ketua DPRD Magetan, Suratno, bersama sejumlah OPD melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan proses […]

    Bagikan
  • Resep Turun Temurun, Ayam Panggang Kayu Bakar 30 Tahun di Ponorogo Jadi Buruan Pelanggan

    Resep Turun Temurun, Ayam Panggang Kayu Bakar 30 Tahun di Ponorogo Jadi Buruan Pelanggan

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kuliner tradisional masih menjadi primadona di tengah menjamurnya makanan modern. Salah satunya adalah Ayam Panggang Bu Kawir yang berada di Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Berbekal resep turun temurun dan proses memasak menggunakan kayu bakar, warung ini tetap ramai didatangi pelanggan meski telah berdiri hampir 30 tahun. Di […]

    Bagikan
expand_less