Berita Terkini
Trending Tags

Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Tembus 1.516 Orang, Jiwan dan Saradan Tertinggi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • visibility 370
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto meninjau layanan kesehatan gratis di Desa Sugihwaras Saradan dalam Rangka Hari AIDS Sedunia, Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun — Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius. Hingga November 2025, jumlah penderita tercatat mencapai 1.516 orang, terdiri dari 1.222 kasus HIV dan 294 kasus AIDS. Kasus penderita meninggal dunia sebanyak 728 orang dan penderita hidup 788 orang. Jumlah itu berdasarkan data sebaran per kecamatan yang dihimpun Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun.

Dua kecamatan yakni Jiwan dan Saradan mencatat angka HIV tertinggi. Saradan menempati posisi pertama dengan 156 kasus HIV dan disusul Jiwan dengan 151 kasus. Tingginya angka ini menunjukkan bahwa penularan dan perkembangan kasus masih perlu perhatian khusus.

Pemerintah Kabupaten Madiun memperingati Hari AIDS Sedunia dengan menggelar berbagai layanan gratis di Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan pada Senin (1/12/2025). Kegiatan tersebut mencakup pemeriksaan kesehatan, layanan administrasi kependudukan, hingga potong rambut gratis, dengan tema nasional “Bersama Hadapi Perubahan: Jaga Keberlanjutan Layanan HIV.”

Bupati Madiun Hari Wuryanto yang meninjau langsung rangkaian pelayanan menegaskan bahwa penanganan HIV/AIDS tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah daerah. “AIDS ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Pemerintah, masyarakat, tokoh agama, semua harus terlibat. Banyak penderita HIV/AIDS merasa malu dan menjauh dari lingkungan. Kondisi seperti ini justru menghambat penanganan,” ujar Bupati Hari.

Bupati yang akrab disapa Mas Hari itu juga menekankan pentingnya keterbukaan masyarakat terhadap penyakit menular, termasuk TBC dan HIV. Ia mencontohkan banyak warga yang memilih menutup diri saat ditanya mengenai kondisi kesehatan.

“Jika ada gejala, jangan menutup diri. Periksa dan obati. Penyakit menular seperti TBC dan HIV bisa diatasi. Setelah diobati, penularannya menurun drastis,” tegasnya.

Pemerintah desa diminta aktif memantau warganya, terutama yang menunjukkan gejala-gejala penyakit menular. Menurut Hari Wuryanto, keterbukaan menjadi kunci agar tenaga kesehatan bisa melakukan intervensi lebih cepat.

Pemkab Madiun menyatakan terus memperluas edukasi, kampanye sadar HIV, dan pemeriksaan mobile ke desa-desa. Dengan tingginya angka kasus, terutama di Jiwan, Saradan, Pilangkenceng, hingga Wungu, pemerintah berharap kolaborasi masyarakat dapat mempercepat penanganan.

“Kami yakin semua penyakit ada obatnya. Asal masyarakat terbuka, pemerintah bisa bergerak cepat mengatasinya,” tutup Bupati Madiun.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bentrok Dua Kelompok Silat di Madiun, 11 Remaja Diamankan Polisi

    Bentrok Dua Kelompok Silat di Madiun, 11 Remaja Diamankan Polisi

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Bentrokan antar dua kelompok perguruan pencak silat pecah di Dusun Bandungan, Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu malam (9/7/2025). Tidak ada korban jiwa, namun sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Polisi telah mengamankan 11 remaja yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Kericuhan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, ketika […]

    Bagikan
  • Ratusan Petugas BPD Ponorogo Desak Dilibatkan Dalam Program Koperasi Merah Putih

    Ratusan Petugas BPD Ponorogo Desak Dilibatkan Dalam Program Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Ratusan petugas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang tergabung dalam ABPENAS (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional) menggeruduk Gedung DPRD setempat, Selasa (20/1/2026). Mereka menuntut peran yang lebih besar dalam menyukseskan program strategis pemerintah pusat, yakni Koperasi Desa Merah Putih. Massa menyampaikan aspirasi kepada DPRD Ponorogo, perwakilan Kodim […]

    Bagikan
  • Penemuan Granat Aktif di Magetan, Diduga Sisa Perang Dunia II

    Penemuan Granat Aktif di Magetan, Diduga Sisa Perang Dunia II

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Pandeyan, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, dikejutkan dengan penemuan sebuah granat fragmentasi yang diduga masih aktif di lokasi proyek pembangunan fasilitas olahraga desa, Rabu (5/8/2026). Benda berbahaya tersebut ditemukan seorang pekerja saat meratakan tanah uruk yang berasal dari bongkaran sebuah rumah lama. Setelah menerima laporan warga, aparat Polsek Maospati bersama […]

    Bagikan
  • Pastikan Tepat Sasaran dan Berdaya Guna, Korem 081/DSJ Tinjau Jembatan Garuda di Madiun

    Pastikan Tepat Sasaran dan Berdaya Guna, Korem 081/DSJ Tinjau Jembatan Garuda di Madiun

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Korem 081/DSJ memberikan perhatian serius terhadap keberhasilan Program Jembatan Garuda yang diinisiasi langsung Presiden Prabowo Subianto dan dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat (TNI AD). Perhatian tersebut salah satunya diwujudkan melalui peninjauan secara langsung terhadap sejumlah Jembatan Garuda yang telah selesai dibangun. Seperti siang ini, saat Pjs. Kasiter Korem 081/DSJ Mayor Arm […]

    Bagikan
  • DPRD Apresiasi WTP ke-13 Pemkab Madiun, Minta OPD Segera Tindaklanjuti Catatan BPK

    DPRD Apresiasi WTP ke-13 Pemkab Madiun, Minta OPD Segera Tindaklanjuti Catatan BPK

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Raihan tersebut menjadi yang ke-13 kalinya secara berturut-turut. Meski memberikan apresiasi atas capaian tersebut, DPRD Kabupaten Madiun mengingatkan agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tidak terlena. […]

    Bagikan
  • BPBD Kota Madiun Waspadai Dampak Musim Kemarau Panjang, Petakan Daerah Rawan Krisis Air Bersih

    BPBD Kota Madiun Waspadai Dampak Musim Kemarau Panjang, Petakan Daerah Rawan Krisis Air Bersih

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi musim kemarau di Jawa Timur secara bertahap pada April – Juni 2026. Bahkan, diperkirakan puncak musim kemarau dominan terjadi pada Agustus 2026 mendatang. Karakteristik kemarau tahun ini pun sesuai prakiraan lebih kering dan berlangsung lebih panjang dibandingkan kondisi normal. Menyikapi hal itu, […]

    Bagikan
expand_less