Berita Terkini
Trending Tags

Harga Tomat Jatuh ke Rp 2.000 per Kg, Gubernur Jatim Instruksikan Pemda Serap Hasil Panen Petani

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • visibility 285
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat memanen tomat di Desa Kuwiran Kecamatan Kare Kabupaten Madiun, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Harga tomat di Jawa Timur terus anjlok sejak Agustus 2025. Dari sebelumnya Rp. 6.000–7.000 per kilogram, kini petani hanya bisa menjual Rp. 2.000 per kilogram. Situasi ini membuat petani merugi, lantaran harga pokok penjualan tak sebanding dengan biaya produksi.

Deflasi akibat overproduksi tomat tercatat di 14 kabupaten/kota di Jawa Timur, termasuk Kabupaten Madiun. Petani mengaku kesulitan bertahan karena harga yang jatuh terlalu jauh dari tahun lalu yang sempat mencapai Rp. 11.000 per kilogram.

“Minimal Rp4.000 per kilogram lah, baru bisa ada untung. Kalau Rp2.000 jelas bikin kami prihatin,” kata Wagimun (75), petani tomat asal Desa Kandangan, Kecamatan Kare, Madiun, Jumat (26/09/2025).

Menurut Wagimun, harga anjlok karena terlalu banyak petani menanam tomat pada musim tanam lalu. Panen yang serentak membuat pasokan membludak, sementara daya beli masyarakat tidak berubah.

Menanggapi krisis harga ini, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memerintahkan pemerintah kabupaten/kota menyerap hasil panen tomat petani. Ia menilai langkah ini efektif menstabilkan harga sekaligus mencegah kerugian lebih besar.

“Langkah ini sama seperti yang kami lakukan saat oversuplai bawang merah di Nganjuk dan harga beras anjlok di Bojonegoro. Barang harus kita serap agar harga kembali netral,” kata Khofifah.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana membeli tomat dari petani seharga Rp4.000 per kilogram. Di Desa Kare saja, produksi tomat yang siap panen mencapai 1,3 ton. Hasil serapan itu nantinya akan dibagikan ke sekolah-sekolah sebagai tambahan asupan vitamin untuk anak-anak PAUD, TK, dan SD.

“Bupati dan wali kota di semua daerah kami minta ikut menyerap. Tomat bisa diolah jadi jus dan dibagikan ke anak-anak sekolah,” ujarnya.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Madiun Ajak Semua Elemen Sinergi Wujudkan Madiun Bersahaja

    Usai Dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Madiun Ajak Semua Elemen Sinergi Wujudkan Madiun Bersahaja

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Madiun periode 2025 – 2030, Hari Wuryanto dan Purnomo Hadi di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun disambut pelukan hangat para relawan dan tokoh masyarakat Kamis Malam (20/2/2025) pukul 22.00 WIB. Kedatangan pimpinan baru Kabupaten Madiun ini setelah dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di […]

    Bagikan
  • Di Tengah Ancaman Dampak Konflik Global, Korem 081/DSJ Gelar Doa Bersama untuk Negeri

    Di Tengah Ancaman Dampak Konflik Global, Korem 081/DSJ Gelar Doa Bersama untuk Negeri

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Konflik global, khususnya antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat yang terjadi saat ini memberikan dampak luas bagi banyak negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. “Dinamika lingkungan strategis global yang semakin kompleks saat ini memberikan dampak signifikan terhadap berbagai negara, termasuk kondisi di dalam negeri,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro […]

    Bagikan
  • Inovatif dan Kreatif, Drone Pertanian Mampu Pemupukan 1 Hektar Hanya 15 Menit

    Inovatif dan Kreatif, Drone Pertanian Mampu Pemupukan 1 Hektar Hanya 15 Menit

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemanfaatan teknologi drone kian merambah dunia pertanian. Uji coba pemupukan menggunakan drone di area persawahan Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, pada Kamis (14/08/2025), menunjukkan peningkatan efisiensi yang signifikan, hanya butuh sekitar 15 menit untuk memupuk lahan seluas satu hektar. “Teknologi ini mempercepat pekerjaan dan menghemat tenaga. Drone bisa dipakai […]

    Bagikan
  • Selesai! PSSI Resmi Pecat Shin Tae-Yong

    Selesai! PSSI Resmi Pecat Shin Tae-Yong

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 138
    • 0Komentar

    JAKARTA – PSSI resmi memecat Shin Tae Yong dari kursi oelatih Timnas Indonesia. Kepastian itu diungkap Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/1/2025). “Kita mengucapkan terima kasih atas kinerja coach STY selama ini. Kita lakukan yang terbaik untuk program-program yang dikehendaki,” kata Erick. Dikutip dari akun instagram Ketua PSSI tersebut, […]

    Bagikan
  • Tuntas Cari Lokasi, Pemkot Madiun Tetapkan Bengkok Winongo untuk Sekolah Rakyat

    Tuntas Cari Lokasi, Pemkot Madiun Tetapkan Bengkok Winongo untuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya menghadirkan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Madiun akhirnya menemukan titik terang. Setelah dua lokasi sebelumnya tidak memenuhi kriteria, pemerintah pusat memberikan persetujuan penggunaan lahan eks tanah bengkok Kelurahan Winongo yang berada di barat Kantor Kecamatan Manguharjo sebagai area pembangunan SR. Kepala Dinsos-PPPA Kota Madiun, Heri Suwartono, mengungkapkan bahwa proses […]

    Bagikan
  • Sering Terjadi Laka, Warga Dan Sopir Truk Swadaya Perbaiki Jalan Antar Kabupaten

    Sering Terjadi Laka, Warga Dan Sopir Truk Swadaya Perbaiki Jalan Antar Kabupaten

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Warga Desa Binade, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo, bersama paguyuban sopir truk rute Ponorogo-Pacitan, bergotong-royong memperbaiki jalan poros penghubung antar kabupaten yang rusak parah. Aksi ini berhasil mengumpulkan dana swadaya sebesar Rp 9 juta, yang ditargetkan untuk memperbaiki jalan sepanjang 3 kilometer dari total kerusakan sejauh 11 kilometer. Jalan poros menuju desa […]

    Bagikan
expand_less