Berita Terkini
Trending Tags

Empat Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Terpencil Jambon Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 432
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
empat bocah tewas setelah tenggelam di sungai. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Tragedi memilukan terjadi di aliran Sungai Sudo, Dusun Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/2/2026).

Empat bocah dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat mandi di sungai yang berada di kawasan terpencil, jauh dari permukiman warga.

Keempat korban masing-masing berinisial JA (7), AW (4), SA (4), dan AR (4). Seluruh korban diketahui masih memiliki hubungan keluarga dan tinggal di lingkungan yang sama di Dusun Sidowayah.

Orang tua korban tak kuasa menahan tangis saat melihat anaknya telah terbaring kaku di ranjang perawatan Puskesmas Jambon. Tangis histeris keluarga pecah ketika keempat korban dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis.

Modin Desa Sidoharjo, Suwarto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 11.00 hingga 12.00 WIB, namun baru diketahui warga setelah para korban dibawa ke Puskesmas Jambon, sekitar pukul 12.30 WIB atau usai salat Jumat.

“Total ada empat anak. Satu anak berusia tujuh tahun dan tiga lainnya berusia empat tahun. Lokasinya di Dukuh Sidowayah, Desa Sidoharjo,” ujar Suwarto.

Menurutnya, lokasi kejadian berada di kawasan hutan, di bawah bukit dan jurang, sekitar 500 meter dari permukiman warga. Sungai tersebut merupakan sungai kecil yang hanya dialiri air saat hujan, namun memiliki sebuah kolam alami dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.

Suwarto menduga, keempat korban mandi di sungai tersebut sepulang sekolah tanpa sepengetahuan orang tua. Orang tua korban yang pertama kali mengetahui kejadian langsung mengevakuasi anak-anak dari sungai dan membawa mereka ke Puskesmas Jambon.

“Yang menolong juga orang tuanya sendiri. Saat dibawa ke Puskesmas, seluruh korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo memastikan, berdasarkan hasil visum luar, keempat korban meninggal dunia murni akibat tenggelam. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh para korban.

“Korban terdiri dari satu anak laki-laki dan tiga anak perempuan. Penyebab kematian dipastikan karena tenggelam,” kata Kapolres.

Ia menambahkan, kolam di sungai tersebut memang kerap digunakan anak-anak untuk mandi. Dengan kedalaman air yang mencapai leher orang dewasa, lokasi tersebut dinilai sangat berbahaya bagi anak-anak.

Untuk mencegah kejadian serupa, pihak kepolisian bersama pemerintah desa berencana memasang pagar serta papan larangan mandi di lokasi sungai tersebut.

Usai dilakukan visum di Puskesmas Jambon, keempat jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan. Hingga berita ini ditulis, suasana duka masih menyelimuti keluarga korban dan warga sekitar.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • MPM Honda Jatim Gelar Undian UKH dan Launching All New Honda Vario 125 di Madiun Raya. photo_camera 2

    MPM Honda Jatim Gelar Undian UKH dan Launching All New Honda Vario 125 di Madiun Raya.

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Hariadi
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) selaku distributor resmi Honda wilayah Jawa Timur dan NTT didukung jaringan dealer Honda Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, dan Pacitan melaksanakan pengundian program apresiasi Untukmu Konsumen Honda (UKH), Sabtu (31/1) di Lapangan Gulun Kota Madiun. Acara tersebut dihadiri ribuan konsumen Honda yang telah melakukan pembelian […]

    Bagikan
  • Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    Magetan Klaim Tak Lagi Kekurangan Guru, P3K Paruh Waktu Jadi Solusi

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Isu kekurangan guru yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan nasional disebut telah teratasi di Kabupaten Magetan. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa pengangkatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu dalam jumlah besar membuat kebutuhan tenaga kependidikan terisi secara optimal. “Dengan adanya P3K paruh waktu, insya Allah tenaga kependidikan […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Terbitkan SE Ramadan, THM Tutup Total, Petasan & Balon Udara Dilarang

    Pemkab Magetan Terbitkan SE Ramadan, THM Tutup Total, Petasan & Balon Udara Dilarang

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait panduan aktivitas masyarakat selama Ramadan 1447 H/2026 M. Melalui aturan tersebut, seluruh Tempat Hiburan Malam (THM) diwajibkan menghentikan operasional selama bulan suci. Selain itu, masyarakat diminta tidak menyalakan petasan maupun kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Kabag Kesra Setdakab Magetan, Dian Maheru, […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Targetkan 52 Dapur Pemenuhan Gizi hingga Akhir 2025

    Pemkab Madiun Targetkan 52 Dapur Pemenuhan Gizi hingga Akhir 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan pendirian 52 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga akhir 2025. Target ini menyusul bertambahnya unit SPPG yang sudah mulai beroperasi di sejumlah wilayah. Salah satunya SPPG Polres Madiun di bawah naungan Yayasan Bhayangkari, yang telah menyalurkan 2.492 paket makanan bergizi gratis ke 24 sekolah di […]

    Bagikan
  • Terancam Non Job, Kepala DLH Ponorogo Ajukan Sanggahan ke Bupati

    Terancam Non Job, Kepala DLH Ponorogo Ajukan Sanggahan ke Bupati

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Teka-teki terkait pejabat eselon 2 di lingkungan Pemkab Ponorogo yang terancam sanksi non-job terungkap. Sosok itu adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Gulang Winarno. Gulang terancam dicopot dari jabatannya karena diduga melanggar netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pilkada serentak 2024 lalu. Surat Keputusan (SK) Bupati Ponorogo tentang hukuman […]

    Bagikan
  • Longsor Batu Besar di Telaga Ngebel, Dua Wisatawan Luka Serius

    Longsor Batu Besar di Telaga Ngebel, Dua Wisatawan Luka Serius

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peristiwa longsor terjadi di kawasan wisata Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (21/6/2025) pukul 16.10 WIB.  Dua orang wisatawan menjadi korban setelah tertimpa batu berukuran besar saat melintas di jalur lingkar telaga menggunakan sepeda motor. Kedua korban diketahui merupakan ibu dan anak, masing-masing bernama Sundari (47) dan putranya, Naufal Riska […]

    Bagikan
expand_less