Berita Terkini
Trending Tags

Empat Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Terpencil Jambon Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 469
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
empat bocah tewas setelah tenggelam di sungai. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Tragedi memilukan terjadi di aliran Sungai Sudo, Dusun Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/2/2026).

Empat bocah dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat mandi di sungai yang berada di kawasan terpencil, jauh dari permukiman warga.

Keempat korban masing-masing berinisial JA (7), AW (4), SA (4), dan AR (4). Seluruh korban diketahui masih memiliki hubungan keluarga dan tinggal di lingkungan yang sama di Dusun Sidowayah.

Orang tua korban tak kuasa menahan tangis saat melihat anaknya telah terbaring kaku di ranjang perawatan Puskesmas Jambon. Tangis histeris keluarga pecah ketika keempat korban dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis.

Modin Desa Sidoharjo, Suwarto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 11.00 hingga 12.00 WIB, namun baru diketahui warga setelah para korban dibawa ke Puskesmas Jambon, sekitar pukul 12.30 WIB atau usai salat Jumat.

“Total ada empat anak. Satu anak berusia tujuh tahun dan tiga lainnya berusia empat tahun. Lokasinya di Dukuh Sidowayah, Desa Sidoharjo,” ujar Suwarto.

Menurutnya, lokasi kejadian berada di kawasan hutan, di bawah bukit dan jurang, sekitar 500 meter dari permukiman warga. Sungai tersebut merupakan sungai kecil yang hanya dialiri air saat hujan, namun memiliki sebuah kolam alami dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.

Suwarto menduga, keempat korban mandi di sungai tersebut sepulang sekolah tanpa sepengetahuan orang tua. Orang tua korban yang pertama kali mengetahui kejadian langsung mengevakuasi anak-anak dari sungai dan membawa mereka ke Puskesmas Jambon.

“Yang menolong juga orang tuanya sendiri. Saat dibawa ke Puskesmas, seluruh korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo memastikan, berdasarkan hasil visum luar, keempat korban meninggal dunia murni akibat tenggelam. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh para korban.

“Korban terdiri dari satu anak laki-laki dan tiga anak perempuan. Penyebab kematian dipastikan karena tenggelam,” kata Kapolres.

Ia menambahkan, kolam di sungai tersebut memang kerap digunakan anak-anak untuk mandi. Dengan kedalaman air yang mencapai leher orang dewasa, lokasi tersebut dinilai sangat berbahaya bagi anak-anak.

Untuk mencegah kejadian serupa, pihak kepolisian bersama pemerintah desa berencana memasang pagar serta papan larangan mandi di lokasi sungai tersebut.

Usai dilakukan visum di Puskesmas Jambon, keempat jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan. Hingga berita ini ditulis, suasana duka masih menyelimuti keluarga korban dan warga sekitar.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Putra-Putri Magetan Gerakkan Perubahan Sosial, Migunani Foundation Jangkau Ratusan Penerima Manfaat

    Putra-Putri Magetan Gerakkan Perubahan Sosial, Migunani Foundation Jangkau Ratusan Penerima Manfaat

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Inisiatif anak muda di Kabupaten Magetan terus menunjukkan kiprah nyata dalam mendorong perubahan sosial. Yayasan Migunani Marang Sesami atau Migunani Foundation, yang digagas putra-putri daerah, kini berkembang menjadi gerakan pemberdayaan masyarakat dengan jangkauan nasional. Berbasis di Kecamatan Maospati, Migunani Foundation telah memberikan manfaat langsung kepada lebih dari 400 orang. Gerakan ini […]

    Bagikan
  • Pemkot-Pemkab Madiun Sepakati Batas Wilayah Terdampak Ring Road Timur

    Pemkot-Pemkab Madiun Sepakati Batas Wilayah Terdampak Ring Road Timur

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun dan Pemerintah Kabupaten Madiun telah menyepakati batas wilayah yang terdampak rencana pembangunan Ring Road Timur (RRT).  Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatangan dokumen yang digelar di Bakorwil I Madiun pada Rabu (30/04/2025). Wali Kota Madiun, Maidi dan Bupati Madiun, Hari Wuryanto mendatangani Berita Acara Kesepakatan Penarikan Garis Batas […]

    Bagikan
  • Kapolres Ngawi Lakukan Pengecekan Kendaraan Dinas, Pastikan Siap Pakai untuk Tugas Lapangan

    Kapolres Ngawi Lakukan Pengecekan Kendaraan Dinas, Pastikan Siap Pakai untuk Tugas Lapangan

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Guna memastikan kesiapan operasional kendaraan dinas, Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, didampingi Wakapolres Kompol Moh. Asrori Khadafi serta Kabaglog AKP Suyadi, melakukan pengecekan seluruh kendaraan dinas milik Polres dan Polsek jajaran, Kamis (22/05/2025).Pemeriksaan dilakukan di halaman Kepatihan Jln. Patiunus Ngawi, dan melibatkan para pejabat utama Polres Ngawi. “Tujuannya adalah […]

    Bagikan
  • Operasional SPPG Bermasalah Distop, Bupati Madiun Ingatkan Pengelola Patuhi SOP 

    Operasional SPPG Bermasalah Distop, Bupati Madiun Ingatkan Pengelola Patuhi SOP 

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penyelenggaraan layanan Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini menyusul insiden keracunan yang terjadi di salah satu SPPG di Kecamatan Mejayan. Insiden yang menyebabkan puluhan siswa mengalami gejala keracunan itu disebut sebagai peringatan serius bagi para pengelola […]

    Bagikan
  • Teror ‘Pocong Jadi-Jadian’ di Magetan Terungkap, Ternyata Lima Pelajar SMP

    Teror ‘Pocong Jadi-Jadian’ di Magetan Terungkap, Ternyata Lima Pelajar SMP

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi teror “pocong jadi-jadian” yang sempat membuat resah warga Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Polisi memastikan sosok yang terekam dalam foto dan video yang beredar di media sosial tersebut bukan makhluk gaib. Melainkan ulah lima pelajar SMP yang membuat konten demi mengikuti tren di media sosial. Sebelumnya, warga […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Tegaskan Hormati Penyidikan KPK atas Kasus Sugiri

    DPRD Ponorogo Tegaskan Hormati Penyidikan KPK atas Kasus Sugiri

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo menegaskan sikapnya untuk menghormati sepenuhnya proses penyidikan yang sedang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menyampaikan bahwa pihaknya memilih untuk tidak memberikan komentar panjang lebar atas langkah […]

    Bagikan
expand_less