Berita Terkini
Trending Tags

Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Madiun Luncurkan Kampung Kendali Penyakit Tidak Menular

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • visibility 86
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peresmian Kampung Kendali PTM yang berada di Kelurahan Banjarejo, Kota Madiun oleh Wali Kota Madiun, Maidi, Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Upaya menekan angka Penyakit Tidak Menular (PTM) di Kota Madiun terus digencarkan. Salah satunya melalui peresmian Kampung Kendali PTM yang berada di Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun pada Kamis (20/11/2025). Program ini diinisiasi Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) yang diresmikan langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi.

Kampung Kendali PTM ini dibentuk sebagai pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan penyakit tidak menular. Khususnya hipertensi dan diabetes mellitus yang mendominasi kasus PTM di Kota Madiun.

Sekretaris Dinkes-PPKB Kota Madiun, Endria Triningsih Kusdiana, menjelaskan bahwa program ini melibatkan masyarakat secara langsung melalui pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) yang telah dibagikan ke seluruh RT di Kelurahan Banjarejo.

“Kita edukasi masyarakat dengan memanfaatkan toga yang sudah diberikan untuk dibudidayakan. Harapannya bisa dimanfaatkan untuk mencegah penyakit hipertensi dan diabetes mellitus,” ujar Endria.

Ia menambahkan bahwa hipertensi merupakan kasus PTM terbesar di Kota Madiun dengan total kunjungan mencapai 13 ribu kunjungan. Sementara itu, kasus diabetes mellitus tercatat mencapai 6 ribu orang.

Sebanyak 35 RT di Banjarejo mendapat pembagian bibit tanaman TOGA, masing-masing RT menerima 80 bibit tanaman. Jenis tanaman yang dibagikan antara lain kumis kucing, pegagan, brotowali, seledri, dan timun. Melalui program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), diharapkan setiap RT dapat membudidayakan tanaman tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh warga.

“Dengan adanya Kampung Kendali PTM ini, kami berharap angka penyakit tidak menular di Kota Madiun semakin menurun,” tambah Endria.

Sementara itu, Wali Kota Madiun Maidi menyambut baik langkah ini sebagai inovasi kesehatan berbasis masyarakat.

“Penyakit tidak menular bisa dicegah, salah satunya dengan pemanfaatan herbal. Kalau hipertensi, edukasinya ada di sini. Siapa yang tekanan darahnya tinggi silakan datang ke Kampung Hipertensi,” kata Maidi.

Ia menegaskan bahwa kampung tersebut bukan hanya sebagai pusat tanaman herbal, tetapi juga ruang edukasi mengenai pola makan, olahraga, hingga gaya hidup sehat.

Dengan adanya Kampung Kendali PTM, pemerintah berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pencegahan PTM sejak dini sehingga kualitas kesehatan warga Kota Madiun dapat terus meningkat. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Hilang Kendali, Truk Hino Dump Tronton Hantam SPBU dan Warung di Ngawi

    Diduga Hilang Kendali, Truk Hino Dump Tronton Hantam SPBU dan Warung di Ngawi

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kecelakaan tunggal terjadi di ruas jalan raya Ngawi – Bojonegoro, tepatnya di Dusun Joho, Desa Karang Tengah Prandon, Kecamatan Ngawi, pada Sabtu (22/3/2025).   Truk Hino Dump Tronton dengan nomor polisi B 9233 TYW yang dikemudikan oleh Sugeng Prasetyo Alex (38), warga Desa Besowo, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, diduga hilang kendali […]

    Bagikan
  • Polisi Amankan Belasan Remaja Diduga Hendak Perang Sarung

    Polisi Amankan Belasan Remaja Diduga Hendak Perang Sarung

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Polsek Ponorogo Kota mengamankan belasan remaja yang diduga hendak melakukan perang sarung di kawasan Alun-Alun Ponorogo, Rabu (5/3/2025) dini hari. Para remaja yang tertangkap tersebut masih berusia di bawah umur dan berstatus pelajar SMP. Kapolsek Ponorogo, AKP Catur Juli Hernawan, mengatakan penangkapan dilakukan saat patroli menjelang sahur. Selain di kawasan […]

    Bagikan
  • Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku Play Button

    Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fakta baru terungkap dalam kasus kematian Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Hasil autopsi menyimpulkan korban meninggal akibat luka sayatan di leher hingga kehabisan darah. Selain itu juga disertai sejumlah luka akibat benturan benda tumpul di bagian kepala dan tangan. Autopsi dilakukan oleh tim dokter forensik Labfor […]

    Bagikan
  • Tebing 15 Meter Longsor, Seorang Petani di Panekan Magetan Nyaris Tertimbun

    Tebing 15 Meter Longsor, Seorang Petani di Panekan Magetan Nyaris Tertimbun

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Magetan memicu bencana tanah longsor kembali. Seorang petani bernama Pardi, warga Dusun Dagung, Desa Bedagung, Kecamatan Panekan, nyaris kehilangan nyawa setelah tertimbun material longsor di area kebun, Selasa (11/11/2025) sore. Peristiwa terjadi ketika korban hendak menuju sawah di tengah cuaca gerimis setelah hujan lebat. Saat melintas […]

    Bagikan
  • Rumah Warga Di Ponorogo Rusak Dihantam Plesengan Ambrol

    Rumah Warga Di Ponorogo Rusak Dihantam Plesengan Ambrol

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Bencana longsor kembali terjadi di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sebuah plengsengan di Desa Jurug, Kecamatan Sooko, ambrol pada Selasa (20/05/2025) dini hari dan menyebabkan kerusakan pada rumah milik warga. Sebelum kejadian, pemilik rumah telah melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman. Rumah milik Hariyanto (36), yang baru dibangun selama […]

    Bagikan
  • Maknyus, Pempek “Wong Kitoe” Asli Palembang Hadir di Bumi Reog

    Maknyus, Pempek “Wong Kitoe” Asli Palembang Hadir di Bumi Reog

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pecinta kuliner khas nusantara kini tak perlu jauh-jauh melancong ke Sumatera Selatan untuk mencicipi pempek asli Palembang. Di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, tepatnya di Jalan Brigjen Katamso Gang 1, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, terdapat sebuah usaha rumahan yang menawarkan pempek otentik dengan cita rasa khas Wong Kito. Usaha ini digagas […]

    Bagikan
expand_less