Berita Terkini
Trending Tags

Magetan Digegerkan Viral Video Asusila, Polisi Sudah Amankan Terduga Pelaku

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • visibility 233
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Publik Kabupaten Magetan dibuat geger beredarnya video asusila yang melibatkan kakak dan adik tiri, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Publik Kabupaten Magetan beberapa hari terakhir ini dibuat geger oleh beredarnya video asusila yang melibatkan kakak dan adik tiri berinisial DN dan LJ. Ironisnya, video tersebut diduga diperjualbelikan oleh DN di grub Telegram. Hal itu sangat disayang dan meresahkan warga Magetan, khususnya di wilayah Kecamatan Barat yang mengenali si pelaku.

“Sekitar dua pekan yang lalu videonya sudah viral. Ceweknya sering terlihat lari-lari di Taman Pancasila. Mereka pendatang, ngontrak di sini,” ujar Tegar Susanto, salah satu warga saat dikonfirmasi Senin (01/12/2025).

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Tebon, Widarto, menyebut warga setempat merasa resah. “Masyarakat resah karena itu perbuatan tidak terpuji. Dengan adanya penangkapan oleh polisi, kami berharap penanganannya dilakukan sebaik-baiknya,” katanya.

Widarto menambahkan bahwa DN baru beberapa bulan tinggal mengontrak di wilayah tersebut. “Kontrakan itu sekarang kosong. Menurut penanggung jawab tempat, polisi menyita sebuah laptop dari lokasi,” ujarnya.

Kapolsek Barat, Iptu Munif Setiyono, membenarkan bahwa DN merupakan pria yang tinggal di wilayah Kecamatan Barat dan terkait dengan video yang beredar. “Benar, terduga dalam video viral itu tinggal di Kecamatan Barat. Namun perkaranya sudah ditangani Unit PPA Polres Magetan,” terang Munif.

Ia juga memastikan bahwa DN bukan warga setempat. “Yang bersangkutan adalah warga Parang. Dia hanya mengontrak disitu,” tambahnya.

Hingga kini, Polres Magetan melalui Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) masih melakukan pendalaman kasus, termasuk dugaan kekerasan, eksploitasi, serta penyebaran konten ilegal yang melibatkan korban. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarluaskan ulang video yang beredar demi melindungi korban dan menjaga proses hukum. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan HUT Korpri, Pemkot Madiun Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja ASN

    Peringatan HUT Korpri, Pemkot Madiun Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja ASN

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-54 di halaman Balai Kota, Rabu (03/12/2025). Kegiatan ini diikuti jajaran aparatur sipil negara (ASN) sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi Korpri dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa Korpri merupakan tulang punggung […]

    Bagikan
  • Kasus Dugaan Pengeroyokan Eks-Dosen UMMAD Berlanjut, Polisi Tetapkan Tersangka

    Kasus Dugaan Pengeroyokan Eks-Dosen UMMAD Berlanjut, Polisi Tetapkan Tersangka

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap mantan dosen Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD), Dwi Rizaldi Hatmoko terus bergulir di meja penyidik Polres Madiun Kota. Bahkan, kepolisian resmi menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Hal itu tertuang dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) tertanggal 5 Juni 2025 dengan nomor B/83/SP2HP-5/II/RES.1.6/2025/Satreskrim. “Sudah […]

    Bagikan
  • Proyek Gedung Fraksi DPRD Madiun Capai 40 Persen, Sempat Deviasi 0,5 Persen

    Proyek Gedung Fraksi DPRD Madiun Capai 40 Persen, Sempat Deviasi 0,5 Persen

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Proyek pembangunan gedung fraksi DPRD Kabupaten Madiun mencapai sekitar 40 persen dan masih berada pada jalur target. Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Kabupaten Madiun, Rika Mekar Gumilang, mengatakan progres tersebut hanya mengalami deviasi tipis sebesar 0,5 persen akibat sempat terhenti selama sepekan. Penghentian sementara itu dipicu isu aksi dan kerusuhan yang […]

    Bagikan
  • Disnakerin Berikan Pembekalan Kewirausahaan bagi Keluarga PMI

    Disnakerin Berikan Pembekalan Kewirausahaan bagi Keluarga PMI

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun menggelar kegiatan pembinaan pengelolaan keuangan dan kewirausahaan bagi keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI), baik yang masih dalam proses penempatan maupun yang telah kembali ke tanah air. Kegiatan ini bertempat di Kantor Desa Suluk, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Sebanyak 40 peserta yang terdiri […]

    Bagikan
  • Warga Magetan Makin Banyak yang Ubah Kolom Agama KTP Jadi Kepercayaan Tuhan YME

    Warga Magetan Makin Banyak yang Ubah Kolom Agama KTP Jadi Kepercayaan Tuhan YME

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kesadaran masyarakat Magetan untuk menampilkan identitas sesuai keyakinannya di Kartu Tanda Penduduk (KTP) semakin meningkat. Hal ini terlihat dari tren warga yang mengubah kolom agama menjadi Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam dokumen kependudukan. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), sepanjang semester II 2024 tercatat 17 warga melakukan […]

    Bagikan
  • Dinkes Madiun Enggan Beberkan Hasil Uji Lab Makanan Dari SPPG Cinta Anak Klecorejo 

    Dinkes Madiun Enggan Beberkan Hasil Uji Lab Makanan Dari SPPG Cinta Anak Klecorejo 

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dua pekan berlalu sejak puluhan murid dari tiga sekolah dasar di Kabupaten Madiun mengalami gejala keracunan massal. Namun sayangnya penyebab pasti dugaan keracunan masih belum terungkap. Hasil uji laboratorium yang diharapkan dapat menjelaskan sumber masalah justru belum diumumkan ke publik oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun. Insiden keracunan terjadi pada […]

    Bagikan
expand_less