Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Rencana Perbaikan Jalan 2026, Pemkot Usulkan Anggaran Hingga Rp. 4 Miliar per Paket

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • visibility 26
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tahun 2026, DPUPR Kota Madiun siapkan 4 paket perkejaan perbaikan jalan, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun mulai menyiapkan rencana pekerjaan infrastruktur jalan untuk tahun 2026. Kabid Bina Marga DPUPR Kota Madiun, Agus Tri Sukamto, menjelaskan bahwa penyusunan program masih akan mengacu pada hasil survei lapangan dan pemutakhiran data kondisi jalan yang dilakukan setiap akhir tahun.

Menurut Agus, pola pekerjaan pada 2026 mendatang tidak jauh berbeda dengan tahun ini. Hanya saja, penentuan lokasi dan ruas yang akan ditangani tetap menunggu hasil update data kerusakan jalan pada Desember. “Setiap tahun kita selalu melakukan update data terkait kerusakan jalan. Dari situ bisa dilihat mana yang perlu di-overlay secara berkala dan mana titik yang harus ditambal sebagai pemeliharaan rutin,” ujarnya.

Agus menyebut kondisi jalan di Kota Madiun saat ini tergolong baik, dengan tingkat kerusakan hanya sekitar 2–5 persen. Dari jumlah tersebut, sekitar tiga kilometer merupakan jalan tanah yang masih memerlukan survei lanjutan untuk menentukan metode penanganannya.

“Sampai sekarang, untuk jalan tanah memang belum ada prioritas khusus. Jadi di 2025 dan 2026 kami tetap fokus pada overlay dan pemeliharaan berkala,” jelasnya.

Terkait anggaran, DPUPR mengusulkan alokasi sekitar Rp. 3–4 miliar untuk setiap paket pekerjaan. Namun keputusan final tetap menunggu pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD. “Harapannya usulan ini bisa disetujui sehingga perbaikan bisa berjalan optimal pada 2026,” tambah Agus.

DPUPR berencana menyiapkan sekitar empat paket pekerjaan, serupa dengan tahun-tahun sebelumnya. Perbedaannya hanya pada lokasi yang ditentukan berdasarkan hasil survei teknis serta usulan masyarakat. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kinerja Birokrasi Magetan Dinilai Stagnan, DPRD Desak Segera Mutasi Pejabat

    Kinerja Birokrasi Magetan Dinilai Stagnan, DPRD Desak Segera Mutasi Pejabat

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dorongan agar Bupati Magetan segera merombak jajaran pejabat kembali mengemuka. DPRD Magetan menilai mesin birokrasi daerah berjalan tidak optimal. Salah satunya terkait banyaknya catatan dari Gubernur Jawa Timur terkait evaluasi Rancangan APBD (RAPBD) 2026. Isu utama yang menjadi sorotan adalah lamanya sejumlah kepala dinas dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menduduki […]

    Bagikan
  • Pasca OTT KPK, Pemkot Madiun Pastikan Program Kerja Tetap Jalan Sesuai RPJMD

    Pasca OTT KPK, Pemkot Madiun Pastikan Program Kerja Tetap Jalan Sesuai RPJMD

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kedua kalinya menindak kasus dugaan korupsi di lingkup Pemerintah Kota Madiun. Terbaru, KPK melakukan penindakan dugaan korupsi terkait gratifikasi yang menyeret Wali Kota Madiun non aktif, Maidi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Thariq Megah serta Rochim Ruhdiyanto. Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka […]

    Bagikan
  • Harga Sembako di PBM Stabil, Bumbu Dapur dan Sayur Mulai Alami Kenaikan Menjelang Ramadhan

    Harga Sembako di PBM Stabil, Bumbu Dapur dan Sayur Mulai Alami Kenaikan Menjelang Ramadhan

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang bulan Ramadhan, harga kebutuhan pokok di Pasar Besar Kota Madiun (PBM) terpantau stabil. Sebagian besar komoditas sembako, seperti beras dan minyak goreng harga jual tidak mengalami perubahan yang signifikan dibandingkan dengan sebulan atau dua bulan lalu. “Harga sembako seperti beras dan minyak goreng masih tetap normal, seperti bulan lalu, […]

    Bagikan
  • Investigasi Berlanjut, Sistem Prasarana Perlintasan KA Malioboro Ekspres Dinyatakan Normal

    Investigasi Berlanjut, Sistem Prasarana Perlintasan KA Malioboro Ekspres Dinyatakan Normal

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Denny Michels Adlan, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya memastikan seluruh sistem prasarana dan sinyal di perlintasan sebidang JPL 08 KM 176+586 dalam kondisi baik saat insiden kecelakaan KA Malioboro Ekspres terjadi. Kepastian ini disampaikan setelah dilakukan pengecekan langsung di lokasi pada Selasa (20/05/2025). “Kami sudah cek kondisi fisik dan sistem […]

    Bagikan
  • Banyak Permasalahan Aset di Bumi Kampung Pesilat, Komisi C bakal panggil BPKAD

    Banyak Permasalahan Aset di Bumi Kampung Pesilat, Komisi C bakal panggil BPKAD

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polemik Permasalahan tukar guling aset Pemerintah Kabupaten Madiun dengan Pemerintah Desa Purwosari kian panjang. Komisi C DPRD Kabupaten Madiun bakal menginventarisir permasalahan aset yang kian menahun menjadi catatan dalam audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ketua komisi C DPRD Kabupaten Madiun  Rudi Triswahono menjelaskan pihaknya akan membahas bersama internal komisi. Serta […]

    Bagikan
  • Sungai di Magetan Berubah Jadi Tempat Pembuangan Sampah

    Sungai di Magetan Berubah Jadi Tempat Pembuangan Sampah

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tumpukan plastik, botol bekas, popok bayi hingga sisa makanan kini menghiasi aliran sungai yang membelah Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Air yang seharusnya jernih berubah keruh, memunculkan bau menyengat yang kian meresahkan warga. Di beberapa titik, sampah bercampur dengan tanaman liar membentuk gundukan besar. Kondisi tersebut membuat […]

    Bagikan
expand_less