Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Kuota 415 Jemaah! Pelunasan Biaya Haji Magetan 2026 Dimulai, 55 Jemaah Terkendala Kesehatan dan Wafat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 210
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana Kantor PTSP Kementrian Kabupaten Magetan saat proses Pelunasan Biaya Haji Magetan 2026, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Tahapan pelunasan biaya Haji 2026 untuk Kabupaten Magetan resmi berjalan. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, memastikan seluruh proses telah mengikuti jadwal yang ditetapkan pemerintah pusat.

Ida menjelaskan, pelunasan tahap pertama berlangsung sejak 22 November hingga 23 Desember 2025. Sementara itu, pelunasan tahap kedua dijadwalkan pada 2–9 Januari 2026. “Pelunasan tahap satu sudah dimulai, sedangkan tahap dua akan berlangsung pada awal Januari 2026,” ujarnya, Jumat (05/12/2025).

Selain pelunasan, jemaah yang berhak berangkat tahun depan juga diwajibkan mengikuti registrasi pemeriksaan kesehatan di puskesmas masing-masing, sesuai jadwal dari Dinas Kesehatan.

Ida mengonfirmasi bahwa total jemaah haji Kabupaten Magetan yang berhak melunasi biaya haji tahun ini mencapai 415 orang. Sebagian jemaah telah menyelesaikan pelunasan, meskipun data real-time masih menunggu pembaruan.

Ia menambahkan, meski seluruh jemaah diprioritaskan melunasi di tahun pertama, ada prioritas khusus bagi jemaah yang mengajukan penggabungan atau pendampingan. “Jemaah yang akan melakukan penggabungan dan pendampingan memang harus lunas di tahap pertama, ini wajib,” terangnya.

Namun, proses pelunasan 415 jemaah ini tidak berjalan mulus. Hasil verifikasi menunjukkan sejumlah kendala, utamanya terkait kondisi kesehatan dan status jemaah.

Menurut Ida, dari 600 calon jemaah yang dilakukan verifikasi data, sebanyak 13 jemaah terkonfirmasi telah meninggal dunia dan 42 jemaah menunda keberangkatan karena beragam alasan seperti sakit atau belum siap secara finansial. Sehingga total ada 55 jemaah yang menghadapi kendala.

Untuk jemaah yang wafat, Ida menyampaikan bahwa keputusan selanjutnya diserahkan kepada keluarga. “Jika jemaah meninggal, kami menyampaikan kepada ahli waris apakah akan dilakukan pelimpahan atau pembatalan. Kami mendorong pelimpahan, tetapi jika tidak ada ahli waris yang bersedia, maka dilakukan pembatalan,” jelasnya.

Sementara itu, jemaah yang menunda wajib melampirkan dokumen resmi. “Penundaan harus dilaporkan dengan bukti surat pernyataan dari jemaah yang bersangkutan,” tambah Ida.

Dengan berjalannya tahapan pelunasan, Kemenag Magetan berharap seluruh proses dapat terselesaikan tepat waktu sehingga jemaah dapat mengikuti pembinaan serta persiapan maksimal menjelang keberangkatan Haji 2026.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akademisi Apresiasi Capaian Kinerja Maidi, Tetapi Tidak Toleransi Soal Korupsi

    Akademisi Apresiasi Capaian Kinerja Maidi, Tetapi Tidak Toleransi Soal Korupsi

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir ini. Tidak terkecuali dari kalangan akademisi di Kota Madiun yang turut prihatin atas peristiwa tersebut. Selain Maidi, KPK telah menetapkan 2 tersangka lainnya yakni Thariq Megah, Kepala […]

    Bagikan
  • SDN 2 Mojorejo Luncurkan Inovasi SIBABE, Tingkatkan Disiplin dan Pengawasan Siswa

    SDN 2 Mojorejo Luncurkan Inovasi SIBABE, Tingkatkan Disiplin dan Pengawasan Siswa

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – SDN 2 Mojorejo, Kota Madiun, meluncurkan sebuah inovasi baru dalam sistem absensi siswa yang bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan pengawasan. SIBABE (Sistem Barcode Absensi) ini dilaunching oleh Wali Kota Madiun, Maidi, didampingi oleh Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Madiun. Inovasi ini merupakan bagian dari implementasi program Asta Karya Pemerintah […]

    Bagikan
  • Posisi Hilal Minus 1 Derajat, Awal Ramadan 1447 H Belum Terlihat di Ponorogo

    Posisi Hilal Minus 1 Derajat, Awal Ramadan 1447 H Belum Terlihat di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 605
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Kabupaten Ponorogo menggelar rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (17/2/2026). Pemantauan hilal dilaksanakan di Balai Rukyah Ibnu Syatir, Pondok Pesantren Pondok Pesantren Al-Islam Joresan, Kecamatan Mlarak. Sejak pukul 16.00 WIB, petugas Kemenag bersama sejumlah pihak terkait telah bersiaga di lokasi yang berada […]

    Bagikan
  • PN Magetan Eksekusi Rumah Warga, Kuasa Hukum Sebut Cacat Prosedur

    PN Magetan Eksekusi Rumah Warga, Kuasa Hukum Sebut Cacat Prosedur

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pengadilan Negeri (PN) Magetan mengeksekusi pengosongan paksa terhadap sebuah rumah warga di Desa Jambangan, Kecamatan Kawedanan, Rabu (8/10/2025). Eksekusi dilakukan lantaran pemilik rumah dinilai tidak kooperatif selama proses mediasi berlangsung dan menolak mengosongkan rumah meski telah kalah dalam proses lelang. Eksekusi dilakukan oleh juru sita PN Magetan dengan pengamanan yang ketat […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Alihkan Peserta PBI-N Nonaktif ke PBI Daerah, Pelayanan Kesehatan Tetap

    Pemkot Madiun Alihkan Peserta PBI-N Nonaktif ke PBI Daerah, Pelayanan Kesehatan Tetap

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 2.079 warga Kota Madiun yang masuk dalam kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Nasional (PBI-N) Jaminasi Kesehatan telah dinonaktifkan. Hal itu dampak dari Pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh Kementerian Sosial RI. Jumlah yang dinonaktifkan tersebut dari total 29.516 penerima aktif di Kota Madiun. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan […]

    Bagikan
  • Kurun Waktu 2 Jam, Kuota 400 Kursi Balik Gratis Sudah Terpenuhi

    Kurun Waktu 2 Jam, Kuota 400 Kursi Balik Gratis Sudah Terpenuhi

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Program balik gratis Lebaran 2025 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mendapatkan respons luar biasa dari masyarakat. Hanya dalam waktu dua jam, seluruh kuota sebanyak 400 kursi telah terisi. Program ini menyediakan dua tujuan utama, yakni Surabaya dan Jakarta, untuk membantu pemudik kembali ke perantauan setelah merayakan Lebaran di kampung […]

    Bagikan
expand_less