Berita Terkini
Trending Tags

Kisah Inspiratif Nurisha Kitana, Mahasiswi UI Asal Magetan yang Terpilih Jadi Delegasi UNICEF Dunia

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 393
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Nurisha Kitana, mahasiswi Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI), Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Dari sebuah rumah sederhana di Kecamatan Maospati, Magetan, lahirlah sosok muda yang kini mengharumkan nama daerahnya di tingkat nasional hingga dunia. Ia adalah Nurisha Kitana, mahasiswi Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) yang berhasil menjadi delegasi UNICEF di forum internasional Global NCD Alliance Forum 2025 di Kigali, Rwanda.

Perjalanannya bukan sekadar deretan prestasi, melainkan kisah tentang tekad, pendidikan, dan kepedulian sosial yang berangkat dari keterbatasan ekonomi dan ketulusan membantu kelompok terpinggirkan.

Awal Perjalanan: Dari Maospati Menuju Kampus Ternama Tanah Air

Nurisha adalah lulusan SMAN 1 Maospati, yang menempuh pendidikan saat masa pandemi Covid-19. Minimnya aktivitas sekolah membuatnya fokus belajar hingga akhirnya lolos SNMPTN jalur undangan ke jurusan Ilmu Politik UI dengan nilai 93,6.

“Aku satu-satunya putri Magetan yang diterima UI tahun 2022,” tuturnya melalui percakapan via Whatsapp.

Namun kabar bahagia itu diiringi kegelisahan. Kondisi ekonomi keluarganya membuat kuliah terasa berat. Ayahnya bekerja sebagai driver ojek online sekaligus membuka bengkel kecil, sementara ibunya adalah ibu rumah tangga.

“Aku sempat nggak boleh kuliah karena biaya. Disuruh kerja saja. Tapi alhamdulillah aku dapat dua beasiswa. KIP Kuliah dan beasiswa ILUNI FEB UI. Jadi kuliahku gratis sampai lulus, bahkan dapat uang saku,” katanya.

Image Not Found
Nurisha Kitana mendapatkan penghargaan dari Bupati Magetan, Foto : Istimewa

Membangun Gerakan Sosial : Gandeng ODGJ

Tahun 2021, jauh sebelum dikenal sebagai aktivis muda UI, Nurisha mendirikan komunitas Gandeng ODGJ, gerakan sosial yang fokus pada pemberdayaan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), pendampingan penyintas gangguan mental serta edukasi kesehatan jiwa untuk anak, remaja, dan masyarakat.

Berawal dari kepedulian sederhana, komunitas ini kini berkembang di delapan wilayah diantaranya Jabodetabek, Surabaya, Malang, Jember, Kediri, Madiun Raya, Solo, dan Yogyakarta. Sudah 300 lebih penerima manfaat yang dibantu, dan dalam beberapa kegiatan mereka mampu menggerakkan hingga 600 relawan.

“Ini advokasi akar rumput. Kami mulai dari hal kecil, tapi impact-nya besar. Sampai membawa aku ke UNICEF dan WHO,” ungkapnya.

Program Utama Gandeng ODGJ

  • Beberapa program yang telah dijalankan diantaranya
  • Cleanup Day : kampanye peduli lingkungan dan PHBS. Roadshow
  • Ramadan : edukasi kesehatan mental untuk anak & remaja.
  • World Mental Health Month/Day: sambang dulur, santunan, pelatihan hidroponik, melukis, budidaya ikan dalam ember, hingga kerajinan tangan.
  • Tantangan Terbesar: Stigma dan Legalitas

“Masih banyak pendanaan yang menolak karena legalitas kami belum lengkap. CSR belum bisa masuk. Tapi sekarang dokumen sedang proses,” jelasnya.

Image Not Found
Nurisha terpilih sebagai Delegasi UNICEF Indonesia untuk menghadiri Global NCD Alliance Forum di Kigali, Rwanda, Foto : Istimewa

Prestasi dan Pengakuan Nasional

Kiprah sosialnya mengantarkan berbagai penghargaan, antara lain Mahasiswa Berprestasi FISIP UI 2023 (Kategori Pengabdian Masyarakat), Student Ambassador UI, Penghargaan Kemenkes sebagai Collector Data Digital saat relawan IGD pandemik serta Pemuda Pelopor Terbaik Magetan 2025 bidang Sosial Kemasyarakatan. Bahkan, komunitas Gandeng ODGJ juga diakui sebagai salah satu gerakan mahasiswa paling berdampak dalam isu kesehatan mental di Indonesia.

Menjadi Delegasi UNICEF Termuda dari 66 Negara

Pada Februari 2025, Nurisha terpilih sebagai Delegasi UNICEF Indonesia untuk menghadiri Global NCD Alliance Forum di Kigali, Rwanda. Ia menjadi delegasi termuda dari 66 negara. Di forum internasional itu, ia mempresentasikan praktik pemberdayaan penyintas ODGJ di Indonesia serta advokasi kesehatan mental untuk generasi muda.

Tidak berhenti di sana, ia juga dinominasikan WHO untuk mengikuti Multi-Stakeholder Hearing on NCDs and Mental Health di tingkat dunia.

Image Not Found
Nurisha terpilih sebagai Delegasi UNICEF Indonesia untuk menghadiri Global NCD Alliance Forum di Kigali, Rwanda, Foto : Istimewa

Mimpi Besar Pulang dan Mengabdi untuk Magetan

Meski namanya sudah menembus panggung global, Nurisha memegang satu mimpi yang tidak pernah berubah yakni pulang dan membangun Magetan. “Aku pasti pulang. Mengabdi untuk Magetan adalah mimpi satu-satunya yang aku pegang sejak awal,” tuturnya.

Ia ingin memperkuat ekosistem kesehatan mental di Magetan, pemberdayaan masyarakat berbasis inklusi  serta kebijakan daerah yang ramah penyintas ODGJ.

“Aku belajar politik untuk itu. Semua advokasi dan jaringan ini pada akhirnya akan kembali untuk Magetan,” imbuhnya.

Sosok Inspiratif dari Lereng Gunung Lawu

Kisah Nurisha Kitana adalah bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang, mimpi besar dapat dicapai tanpa privilege dan kepedulian sosial dapat membuka pintu hingga forum dunia.

Dengan kerja keras dan visi yang jelas, mahasiswi UI asal Maospati ini menjadi salah satu figur muda paling inspiratif yang membawa nama Magetan, UI, dan Indonesia ke tingkat global. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pro Kontra Program MBG Hingga Muncul Keracunan Massal di Madiun Raya

    Pro Kontra Program MBG Hingga Muncul Keracunan Massal di Madiun Raya

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Program Makanan Bergizi Gratis ( MBG) belakangan menuai pro dan kontra publik baik di Kab Magetan, Kab Ngawi dan Kab Madiun. Pemicunya sama yaitu peristiwa keracunan massal yang menimpa pelajar. Tercatat keracunan MBG di Madiun Raya pertama kali muncul di Kec Sine Kab Ngawi. Tak berapa lama, sejumlah pelajar di Kec […]

    Bagikan
  • Kredit Macet di Bank Madiun Capai Milyaran, Komisi C DPRD Agendakan RDP Dengan Manajemen

    Kredit Macet di Bank Madiun Capai Milyaran, Komisi C DPRD Agendakan RDP Dengan Manajemen

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menyoroti kredit macet di Perumda Bank Madiun yang nilainya ditaksir mencapai milyaran rupiah. Pinjaman itu disalurkan untuk sebuah usaha di Dusun Panggung, Desa/Kecamatan Dagangan, namun kini bermasalah dalam pengembalian. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Madiun, Rudy Triswahono, mengatakan indikasi kredit bermasalah tersebut sudah […]

    Bagikan
  • Jalan dan Puluhan Rumah di Magetan Terendam Banjir, Imbas Sungai Ulo Meluap

    Jalan dan Puluhan Rumah di Magetan Terendam Banjir, Imbas Sungai Ulo Meluap

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Ruas jalan hingga puluhan rumah di Desa Pencol Kecamatan Kartoharjo Magetan terdampak luapan sungai Ulo pada Selasa (28/1/2025). Mereka menyelamatkan harta bendanya ke tempat yang lebih tinggi. Luapan sungai ini akibat hujan intensitas tinggi yang terjadi di Kabupaten Magetan pada Senin malam (27/1/2025). “Ketinggian air 50 centimeter. Air mulai masuk […]

    Bagikan
  • Ini Cerita Wisatawan Pada Momen Longsor yang Menyeretnya ke Telaga Sarangan

    Ini Cerita Wisatawan Pada Momen Longsor yang Menyeretnya ke Telaga Sarangan

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Insiden longsor yang terjadi di jalur lingkar selatan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Sabtu (17/1/2026) sore, menyisakan cerita menegangkan bagi tiga wisatawan yang tercebur ke dalam telaga. Salah satunya, Sahrul Ramadan, wisatawan asal Surabaya, mengungkapkan bagaimana dirinya tiba-tiba terseret ke air saat tanah di bawahnya ambles. Sahrul menuturkan bahwa sebelum tanah bergerak, […]

    Bagikan
  • Disnakerin Terima Laporan Ijazah Karyawan CV SJA Diklaim Sudah Dikembalikan

    Disnakerin Terima Laporan Ijazah Karyawan CV SJA Diklaim Sudah Dikembalikan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polemik penahanan ijazah karyawan oleh perusahaan produsen plastik CV Sukses Jaya Abadi (SJA) di Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, mulai menemui titik terang. Pihak manajemen perusahaan melaporkan telah mengembalikan seluruh ijazah yang sebelumnya ditahan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun, Selasa (28/4/2026). Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun, Arik […]

    Bagikan
  • Antrean Pendaki Gunung Lawu Mengular Saat Libur Idulfitri 2026

    Antrean Pendaki Gunung Lawu Mengular Saat Libur Idulfitri 2026

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lonjakan aktivitas pendakian terjadi selama libur panjang Idulfitri 2026 di kawasan Gunung Lawu. Kepadatan paling mencolok terlihat di jalur Cemoro Sewu, yang dipenuhi antrean panjang calon pendaki hingga suasananya viral di media sosial. Rekaman yang diunggah melalui TikTok oleh akun @oneone3984 memperlihatkan ratusan pendaki mengantre sejak dini hari. Barisan panjang terlihat […]

    Bagikan
expand_less