Berita Terkini
Trending Tags

Kisah Inspiratif Nurisha Kitana, Mahasiswi UI Asal Magetan yang Terpilih Jadi Delegasi UNICEF Dunia

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 392
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Nurisha Kitana, mahasiswi Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI), Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Dari sebuah rumah sederhana di Kecamatan Maospati, Magetan, lahirlah sosok muda yang kini mengharumkan nama daerahnya di tingkat nasional hingga dunia. Ia adalah Nurisha Kitana, mahasiswi Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) yang berhasil menjadi delegasi UNICEF di forum internasional Global NCD Alliance Forum 2025 di Kigali, Rwanda.

Perjalanannya bukan sekadar deretan prestasi, melainkan kisah tentang tekad, pendidikan, dan kepedulian sosial yang berangkat dari keterbatasan ekonomi dan ketulusan membantu kelompok terpinggirkan.

Awal Perjalanan: Dari Maospati Menuju Kampus Ternama Tanah Air

Nurisha adalah lulusan SMAN 1 Maospati, yang menempuh pendidikan saat masa pandemi Covid-19. Minimnya aktivitas sekolah membuatnya fokus belajar hingga akhirnya lolos SNMPTN jalur undangan ke jurusan Ilmu Politik UI dengan nilai 93,6.

“Aku satu-satunya putri Magetan yang diterima UI tahun 2022,” tuturnya melalui percakapan via Whatsapp.

Namun kabar bahagia itu diiringi kegelisahan. Kondisi ekonomi keluarganya membuat kuliah terasa berat. Ayahnya bekerja sebagai driver ojek online sekaligus membuka bengkel kecil, sementara ibunya adalah ibu rumah tangga.

“Aku sempat nggak boleh kuliah karena biaya. Disuruh kerja saja. Tapi alhamdulillah aku dapat dua beasiswa. KIP Kuliah dan beasiswa ILUNI FEB UI. Jadi kuliahku gratis sampai lulus, bahkan dapat uang saku,” katanya.

Image Not Found
Nurisha Kitana mendapatkan penghargaan dari Bupati Magetan, Foto : Istimewa

Membangun Gerakan Sosial : Gandeng ODGJ

Tahun 2021, jauh sebelum dikenal sebagai aktivis muda UI, Nurisha mendirikan komunitas Gandeng ODGJ, gerakan sosial yang fokus pada pemberdayaan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), pendampingan penyintas gangguan mental serta edukasi kesehatan jiwa untuk anak, remaja, dan masyarakat.

Berawal dari kepedulian sederhana, komunitas ini kini berkembang di delapan wilayah diantaranya Jabodetabek, Surabaya, Malang, Jember, Kediri, Madiun Raya, Solo, dan Yogyakarta. Sudah 300 lebih penerima manfaat yang dibantu, dan dalam beberapa kegiatan mereka mampu menggerakkan hingga 600 relawan.

“Ini advokasi akar rumput. Kami mulai dari hal kecil, tapi impact-nya besar. Sampai membawa aku ke UNICEF dan WHO,” ungkapnya.

Program Utama Gandeng ODGJ

  • Beberapa program yang telah dijalankan diantaranya
  • Cleanup Day : kampanye peduli lingkungan dan PHBS. Roadshow
  • Ramadan : edukasi kesehatan mental untuk anak & remaja.
  • World Mental Health Month/Day: sambang dulur, santunan, pelatihan hidroponik, melukis, budidaya ikan dalam ember, hingga kerajinan tangan.
  • Tantangan Terbesar: Stigma dan Legalitas

“Masih banyak pendanaan yang menolak karena legalitas kami belum lengkap. CSR belum bisa masuk. Tapi sekarang dokumen sedang proses,” jelasnya.

Image Not Found
Nurisha terpilih sebagai Delegasi UNICEF Indonesia untuk menghadiri Global NCD Alliance Forum di Kigali, Rwanda, Foto : Istimewa

Prestasi dan Pengakuan Nasional

Kiprah sosialnya mengantarkan berbagai penghargaan, antara lain Mahasiswa Berprestasi FISIP UI 2023 (Kategori Pengabdian Masyarakat), Student Ambassador UI, Penghargaan Kemenkes sebagai Collector Data Digital saat relawan IGD pandemik serta Pemuda Pelopor Terbaik Magetan 2025 bidang Sosial Kemasyarakatan. Bahkan, komunitas Gandeng ODGJ juga diakui sebagai salah satu gerakan mahasiswa paling berdampak dalam isu kesehatan mental di Indonesia.

Menjadi Delegasi UNICEF Termuda dari 66 Negara

Pada Februari 2025, Nurisha terpilih sebagai Delegasi UNICEF Indonesia untuk menghadiri Global NCD Alliance Forum di Kigali, Rwanda. Ia menjadi delegasi termuda dari 66 negara. Di forum internasional itu, ia mempresentasikan praktik pemberdayaan penyintas ODGJ di Indonesia serta advokasi kesehatan mental untuk generasi muda.

Tidak berhenti di sana, ia juga dinominasikan WHO untuk mengikuti Multi-Stakeholder Hearing on NCDs and Mental Health di tingkat dunia.

Image Not Found
Nurisha terpilih sebagai Delegasi UNICEF Indonesia untuk menghadiri Global NCD Alliance Forum di Kigali, Rwanda, Foto : Istimewa

Mimpi Besar Pulang dan Mengabdi untuk Magetan

Meski namanya sudah menembus panggung global, Nurisha memegang satu mimpi yang tidak pernah berubah yakni pulang dan membangun Magetan. “Aku pasti pulang. Mengabdi untuk Magetan adalah mimpi satu-satunya yang aku pegang sejak awal,” tuturnya.

Ia ingin memperkuat ekosistem kesehatan mental di Magetan, pemberdayaan masyarakat berbasis inklusi  serta kebijakan daerah yang ramah penyintas ODGJ.

“Aku belajar politik untuk itu. Semua advokasi dan jaringan ini pada akhirnya akan kembali untuk Magetan,” imbuhnya.

Sosok Inspiratif dari Lereng Gunung Lawu

Kisah Nurisha Kitana adalah bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang, mimpi besar dapat dicapai tanpa privilege dan kepedulian sosial dapat membuka pintu hingga forum dunia.

Dengan kerja keras dan visi yang jelas, mahasiswi UI asal Maospati ini menjadi salah satu figur muda paling inspiratif yang membawa nama Magetan, UI, dan Indonesia ke tingkat global. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembinaan Pemuda Hindu Lewat Yowana Sadhana Dapat Dukungan DPRD dan Pemkab Nganjuk

    Pembinaan Pemuda Hindu Lewat Yowana Sadhana Dapat Dukungan DPRD dan Pemkab Nganjuk

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Kegiatan Yowana Sadhana atau Religi Camp 2026 yang digelar Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) Jawa Timur di Pura Kerta Bhuana Giri Wilis, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Nganjuk maupun DPRD setempat. Selain menjadi wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan pemuda Hindu, seremoni pembukaan kegiatan juga diisi […]

    Bagikan
  • Aksi Emak-emak Curi Susu di Minimarket Terekam CCTV, Satu Tertangkap, Tiga Kabur

    Aksi Emak-emak Curi Susu di Minimarket Terekam CCTV, Satu Tertangkap, Tiga Kabur

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Aksi pencurian yang dilakukan sekelompok emak-emak di sebuah minimarket wilayah Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, terekam kamera pengawas atau CCTV. Para pelaku yang terdiri dari tiga perempuan dan satu laki-laki itu menjalankan aksinya dengan modus terstruktur dan rapi. Mereka menyasar susu kemasan dan menyembunyikannya di balik rok pelaku perempuan. Kejadian […]

    Bagikan
  • Proses PAW Nur Wakhid Rampung di KPU, Menunggu Keputusan Pemprov Jatim

    Proses PAW Nur Wakhid Rampung di KPU, Menunggu Keputusan Pemprov Jatim

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nur Wakhid (Gus Wahid), telah rampung di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan. Seluruh tahapan verifikasi dinyatakan selesai dan hasilnya telah diserahkan kepada Sekretariat DPRD Magetan. Ketua KPU Magetan, Noviano Suyide, menegaskan bahwa seluruh proses […]

    Bagikan
  • Rumah dan Warung Terbakar, Penghuni Sempat Terjebak di Lantai 3

    Rumah dan Warung Terbakar, Penghuni Sempat Terjebak di Lantai 3

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jelang waktu subuh warga di sekitar jalan campursari kelurahan sogaten kecamatan manguharjo kota madiun digemparkan dengan peristiwaa kebakaran yang menimpa rumah milik Maryono (55) Minggu (22/12/2024). Kebakaran rumah yang juga warung makan itu diketahui oleh juru parkir RSUD Kota Madiun. Api terlihat dari bagian warung yang makin membesar. Petugas pemadam […]

    Bagikan
  • Alih-Alih Ikon Wisata, Eco Bamboo Park Magetan Kini Jadi Lahan Cari Rumput

    Alih-Alih Ikon Wisata, Eco Bamboo Park Magetan Kini Jadi Lahan Cari Rumput

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Harapan besar menjadikan Eco Bamboo Park (EBP) sebagai ikon baru sekaligus pusat edukasi bambu di Jawa Timur tampaknya jauh dari kenyataan. Dua tahun sejak digagas di Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, kawasan seluas 18,5 hektare itu kini lebih sering dimanfaatkan warga sekitar untuk mencari rumput ketimbang menjadi destinasi wisata ramah […]

    Bagikan
  • Belanja Pegawai Pemkab Magetan Capai Rp. 596 Miliar, 34 Persen dari APBD 2025

    Belanja Pegawai Pemkab Magetan Capai Rp. 596 Miliar, 34 Persen dari APBD 2025

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengalokasikan anggaran belanja pegawai sebesar Rp. 596 miliar pada tahun 2025. Jumlah itu menyerap sekitar 34 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun berjalan. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Magetan, Yayuk Sri Rahayu, menjelaskan sebagian besar anggaran tersebut diperuntukkan bagi pembayaran […]

    Bagikan
expand_less