Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • visibility 110
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto saat memberikan informasi usai kegiatan Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi, Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan rencana relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana akan mulai direalisasikan pada 2026. Program ini menyasar warga Dusun Kebonduren, Desa Kenongorejo Kecamatan Pilangkenceng, yang menjadi langganan banjir, serta warga Desa Mendak Kecamatan Dagangan, yang terdampak kerusakan tanah atau tanah retak.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan proses relokasi sudah berjalan dan akan dituntaskan secara bertahap. Ia memastikan pemerintah daerah berkomitmen memindahkan warga yang selama ini hidup dalam kondisi rawan bencana.

“Untuk lokasi di Kebonduren, insyaallah sudah dalam proses. Mudah-mudahan tahun depan, 2026, bisa kita realisasikan. Kemarin total ada 52 kepala keluarga yang sudah masuk data, termasuk 12 rumah di Kecamatan Dagangan,” ujar Hari.

Terkait kerusakan tanah di Desa Mendak, Bupati Hari Wuryanto menyebut rekomendasi teknis telah diterima pemerintah daerah. Berdasarkan rekomendasi tersebut, relokasi menjadi solusi utama. “Yang kemarin tanah retak itu sudah ada rekomendasi dan memang harus direlokasi. Tahun depan insyaallah selesai,” ujarnya Jumat ( 12/12/2025).

Sementara itu Pelaksana Tugas Kalaksa BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, menjelaskan kondisi teknis yang mendasari kebutuhan relokasi di dua desa tersebut. Menurutnya, Kebonduren mengalami banjir berulang dan memiliki potensi kejadian serupa setiap tahun.

“Untuk Kebonduren, banjirnya memang tidak bisa tertahankan dan diprediksi terjadi setiap tahun. Dinas Perkim sudah menindaklanjuti, dan insyaallah tahun depan direlokasi sesuai arahan Pak Bupati,” kata Boby.

Ia menambahkan, sebanyak 52 KK di Kebonduren masuk daftar prioritas relokasi. Sementara untuk Desa Mendak, hasil penelitian tim gabungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, ITS, ESDM, dan BPBD menunjukkan hampir 25 hektare lahan mengalami ketidakstabilan tanah.

“Dari penelitian selama hampir satu bulan, sekitar 25 hektare tanah itu sudah mulai habis atau tidak stabil. Relokasi tahap awal diperkirakan menyasar sekitar 12 KK yang terdampak paling parah,” jelasnya.

Boby menuturkan, lokasi relokasi untuk warga Mendak masih dalam pembahasan lintas instansi. “Untuk Mendak belum ada titik pasti. Kita akan sosialisasi terlebih dulu kepada Bu Kades. Namun wacananya, seperti disampaikan Pak Bupati, Mendak juga masuk program relokasi,” ujarnya.

Pemkab Madiun menargetkan relokasi dilakukan bertahap mulai 2026, dengan prioritas bagi warga yang tinggal di zona paling rawan dan berisiko tinggi. (Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah 2 Tahun Tak Punya KP3, Pengawasan Pupuk Subsidi di Madiun Terancam Kacau!

    Sudah 2 Tahun Tak Punya KP3, Pengawasan Pupuk Subsidi di Madiun Terancam Kacau!

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tercatat sudah lebih dari dua tahun tidak memiliki Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3). Padahal lembaga itu seharusnya memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran. Ketiadaan KP3 ini diakui oleh Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadhan dan Lebaran Stok Beras Bulog Madiun Aman

    Jelang Ramadhan dan Lebaran Stok Beras Bulog Madiun Aman

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bulog Cabang Madiun memastikan stok beras di gudangnya aman selama momentum Ramadhan hingga Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025. Pihak Bulog Cabang Madiun memastikan stok beras yang ada di tiga gudang beras miliknya masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pasar. Kepala Bulog Cabang Madiun, Harisun menjelaskan stok beras yang ada […]

    Bagikan
  • Gerombolan Pembalak Liar Babat 11 Gelondong Jati Hutan Mruwak

    Gerombolan Pembalak Liar Babat 11 Gelondong Jati Hutan Mruwak

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Belasan pembalak liar menyatroni hutan jati di petak 42 A, RPH Mruwak, BKPH Brumbun Kec. Dagangan. Aksi kawanan terorganisir ini berhasil digagalkan tim Polhut KPH Madiun, Jumat ( 14/02/2025) menjelang petang. ADM Perhutani KPH Madiun, Panca Sihite mengatakan semua pelaku termasuk sopir yang membawa kayu jati berhasil kabur. “Kita amankan […]

    Bagikan
  • Lonjakan Pengajuan PKKPR Koperasi Merah Putih, Pemkab Magetan Bersiap Revisi RTRW photo_camera 2

    Lonjakan Pengajuan PKKPR Koperasi Merah Putih, Pemkab Magetan Bersiap Revisi RTRW

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan melaporkan meningkatnya permohonan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) dari para pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga Selasa (3/2/2026), tercatat 50 titik KDKMP telah mengajukan permohonan tersebut, mendorong pemerintah daerah mempertimbangkan revisi terhadap Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Kepala […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun : Presiden Tidak Mau Kemiskinan Terus Naik Meski Pertumbuhan Ekonomi Cukup Bagus

    Bupati Madiun : Presiden Tidak Mau Kemiskinan Terus Naik Meski Pertumbuhan Ekonomi Cukup Bagus

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun, Hari Wuryanto membeberkan pengalaman paling menarik dan berkesan saat menjalani retret. Salah satu hal pokok adalah Presiden RI tidak ingin kemiskinan terus naik meskipun angka pertumbuhan ekonomi cukup bagus. Sepekan di Magelang, pertemuan dengan sejumlah kepala daerah membuat Bupati Madiun Hari Wuyanto mendapatkan suatu pelajaran untuk kemajuan di […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Fokuskan Pengamanan di Pintu Tol dalam Operasi Ketupat Semeru 2025

    Polres Madiun Fokuskan Pengamanan di Pintu Tol dalam Operasi Ketupat Semeru 2025

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025, Polres Madiun memberikan perhatian khusus pada dua pintu tol utama di wilayahnya, yakni Pintu Tol Madiun dan Pintu Tol Caruban. Kedua lokasi ini berpotensi mengalami kepadatan kendaraan, terutama saat arus mudik dan balik Lebaran. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kemacetan di sekitar pintu tol tersebut […]

    Bagikan
expand_less