Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Mayat Perempuan Mengambang di Bengawan Madiun Gegerkan Warga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
  • visibility 216
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Proses evakuasi korban oleh kepolisian dan BPBD Magetan. Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Warga Desa Kiringan, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengambang di aliran Sungai Bengawan Madiun, Minggu siang (14/12/2025). Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Proses evakuasi pun berlangsung dramatis.

Mayat pertama kali ditemukan oleh Sunaryo, warga setempat yang hendak memancing di sungai tersebut sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya, ia mengira benda yang mengapung di tepi sungai itu hanyalah boneka. Namun setelah didekati, Sunaryo terkejut karena yang dilihatnya ternyata tubuh seorang perempuan dalam kondisi tak bernyawa dan telah berbau busuk.

“Saya mau mancing, lihat ada yang ngambang. Saya kira boneka, ternyata jenazah. Langsung saya lapor ke warga,” ujar Sunaryo.

Laporan tersebut segera diteruskan ke perangkat desa dan aparat kepolisian. Petugas gabungan dari TNI-Polri, BPBD, serta dibantu warga sekitar kemudian melakukan evakuasi. Proses pengangkatan jenazah sempat mengalami kendala karena lokasi berada di tepi sungai yang cukup dalam dan tertutup rumpun bambu.

Kapolsek Takeran, AKP Agus Sumariyono, menjelaskan bahwa identitas korban diketahui bernama Sutinah (85), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. “Dari informasi keluarga, korban mengalami pikun. Beliau pergi dari rumah dengan berjalan kaki dan sempat dicari keluarga selama satu hari, namun belum sempat dilaporkan ke pihak kepolisian,” terang AKP Agus.

Ia menambahkan, korban diduga terpeleset saat mencari rambanan atau pakan ternak, aktivitas yang biasa dilakukan semasa hidupnya. Kondisi sungai saat ditemukan tidak dalam keadaan banjir dan aliran air relatif tenang.

Sementara itu, Anwar, warga sekitar lokasi, mengatakan bahwa kabar hilangnya korban sebenarnya sudah diketahui sejak beberapa hari sebelumnya. “Katanya sudah dicari sejak Jumat siang sampai malam, tapi baru ketemu di sini hari ini. Korbannya bukan warga sini, dari desa lain,” ujarnya.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Dolopo untuk dilakukan visum. Pihak kepolisian belum dapat memastikan ada tidaknya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun peristiwa ini diduga kuat sebagai musibah akibat korban yang terpeleset.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perjalanan Jemaah Sindo Wisata Lempar Jumrah Sebagai Simbol Pembersihan Diri

    Perjalanan Jemaah Sindo Wisata Lempar Jumrah Sebagai Simbol Pembersihan Diri

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Mina,Arab Saudi – Perjalanan panjang untuk menunaikan ibadah haji dilewati oleh Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata. Usai melaksanakan wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah dengan murur, jemaah Sindo Wisata pun bersiap untuk melaksanakan lempar jumrah. Pada 10 Dzulhijjah 1444 H, jemaah berangkat menuju ke Jamarat atau tempat melempar jumrah di Mina sekitar […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Perkuat Soliditas Lewat Ikrar Kesatria Bhayangkara dan Pelatihan Dalmas

    Polres Magetan Perkuat Soliditas Lewat Ikrar Kesatria Bhayangkara dan Pelatihan Dalmas

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan menindaklanjuti hasil Apel Kasatwil Tahun 2025 dengan menggelar rangkaian kegiatan pembinaan personel di Bumi Perkemahan Alastuwo, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Magetan serta para Kapolsek jajaran sebagai upaya memperkuat soliditas dan kesiapan institusi menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin dinamis. Rangkaian kegiatan hari […]

    Bagikan
  • Bangun Kesadaran Bencana Sejak Dini, Siswa SDN Purworejo 03 Ikuti Simulasi Damkar photo_camera 2

    Bangun Kesadaran Bencana Sejak Dini, Siswa SDN Purworejo 03 Ikuti Simulasi Damkar

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kesadaran menghadapi bencana perlu ditanamkan sejak usia dini, tidak hanya melalui teori di ruang kelas, tetapi juga melalui praktik langsung. Hal inilah yang dilakukan SDN Purworejo 03, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, dengan menggelar simulasi pemadaman kebakaran bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun. Kepala SDN Purworejo 03, Reni Verawati, mengatakan kegiatan […]

    Bagikan
  • Kantor ATR/BPN Kota Madiun Diduga Keluarkan ‘Surat Siluman’, Caplok Tanah Pensiunan TNI AD

    Kantor ATR/BPN Kota Madiun Diduga Keluarkan ‘Surat Siluman’, Caplok Tanah Pensiunan TNI AD

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madun – Kinerja pelayanan kantor ATR/BPN Kota Madiun kembali jadi sorotan publik. Belum kelar dugaan kasus korupsi PSU sebuah perumahan, perkara lain mendadak muncul setelah seorang warga mempersoalkan adanya ‘surat siluman’ yang diterbitkan kantor pertanahan tersebut. Surat itu dilayangkan oleh Karyadi, menantu Sariman ( pensiunan TNI AD) dan Darning Supeni, warga Desa […]

    Bagikan
  • Dua Damkar dan Satu Jurnalis Tersengat Tawon Hutan saat Evakuasi di Ponorogo

    Dua Damkar dan Satu Jurnalis Tersengat Tawon Hutan saat Evakuasi di Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dua petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan seorang jurnalis menjadi korban sengatan tawon hutan saat melakukan evakuasi sarang tawon di Desa Jalen, Kecamatan Balong, Ponorogo, Senin (29/09/2025). Peristiwa ini bermula dari laporan warga yang resah karena keberadaan sarang tawon madu hutan atau yang dikenal warga sebagai tawon gung. Sarang tawon berukuran besar […]

    Bagikan
  • Pelajar 14 Tahun Tewas Usai Kecelakaan di Jalan Raya Karas

    Pelajar 14 Tahun Tewas Usai Kecelakaan di Jalan Raya Karas

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas melibatkan pelajar kembali terjadi di wilayah Kabupaten Magetan. ABH (14) tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil pick up di Jalan Raya Karas, tepatnya di sebelah timur Jembatan Desa Jungke, Kecamatan Karas, Rabu (08/10/2025) kemarin malam sekitar pukul 19.30 WIB. Insiden maut itu melibatkan mobil pick […]

    Bagikan
expand_less