Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Tiga SPPG Ngawi Stop Operasional, Satgas MBG Beberkan Alasan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • visibility 89
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua Satgas MBG Ngawi, Ony Anwar Harsono, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Operasional tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ngawi resmi terhenti sementara. Satgas MBG kabupaten menyebut penghentian distribusi menu terjadi akibat dana dari pemerintah pusat tak kunjung tersalurkan.

Keputusan ini menambah daftar SPPG yang berhenti beroperasi di Ngawi. Hingga saat ini, total ada enam titik layanan yang tak lagi berjalan—baik karena kendala administrasi maupun dampak kasus keracunan yang terjadi sebelumnya.

Ketua Satgas MBG Ngawi, Ony Anwar Harsono, menjelaskan pihaknya menerima laporan terbaru sehari setelah SPPG Dahlia di Desa Kandangan mengambil langkah serupa. Dua SPPG lain di Kecamatan Kwadungan dan Gerih menyusul menghentikan layanan.

Menurut Ony, inti persoalan berada pada keterlambatan penyaluran anggaran. Ia menegaskan bahwa tanpa pencairan dana program, pelaksana di lapangan tidak bisa melanjutkan penyediaan menu untuk siswa.

“Saat ini sudah tiga SPPG yang menghentikan sementara karena menunggu dana cair. Mulai dari Kandangan, lalu SPPG di Kwadungan dan Gerih turut berhenti sejak kemarin,” ujar Ony, Kamis (18/12/2025).

Selain itu, terdapat tiga SPPG lainnya yang lebih dulu distop akibat belum terpenuhinya dokumen dan persyaratan program—termasuk hasil SLHS. Ketiganya tercatat berada di wilayah Kawu, Sine, dan Mantingan.

Ony menyebut penghentian tiga titik layanan tersebut berkaitan dengan kejadian keracunan makanan yang menimpa ratusan siswa dalam tiga bulan terakhir. Hasil monitoring dan evaluasi terbaru dari Satgas menekankan perlunya penyempurnaan standar kesehatan dan kelengkapan administrasi sebelum operasional dapat kembali dibuka.

“Ada persyaratan yang belum terpenuhi dan SLHS belum keluar, sehingga tiga lokasi itu dihentikan sementara. Jika ditotal, ada enam SPPG di Ngawi yang saat ini tidak beroperasi dengan penyebab berbeda,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengawasan terus dilakukan bersama Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan keamanan pangan bagi siswa. Seluruh dokumen pendukung program MBG akan dikawal hingga terpenuhi sesuai ketentuan nasional.

“Koordinasi dengan Korwil BGN Ngawi masih berlangsung karena pendampingan penuh berada di bawah kewenangan mereka. Kami pastikan pemantauan tetap berjalan, agar kasus keracunan tak terulang,” tegas Ony. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Warga Ponorogo Berebut Tumpeng Porak Tutup Suro

    Ribuan Warga Ponorogo Berebut Tumpeng Porak Tutup Suro

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga memadati area Monumen Bantarangin, Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Rabu (23/07/2025), untuk mengikuti tradisi kirab tumpeng porak penutup bulan Muharram atau Grebeg Tutup Suro. Sejak siang hari, warga sudah memenuhi lokasi untuk menunggu delapan tumpeng raksasa berisi hasil bumi yang dikirab dari Kantor Kecamatan Kauman. Setibanya di lokasi, tumpeng-tumpeng […]

    Bagikan
  • Sopir Truk Tewas Tertimbun Longsor Tambang, Keluarga Kehilangan Sosok Pekerja Keras

    Sopir Truk Tewas Tertimbun Longsor Tambang, Keluarga Kehilangan Sosok Pekerja Keras

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar almarhum Suroso (55), warga Dusun Betok, Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Ia menjadi korban longsor tambang galian C di Desa Trosono, Kecamatan Parang, pada Sabtu (27/9/2025). Jenazah Suroso ditemukan tim gabungan sehari setelah kejadian, tepatnya Minggu (28/9/2025) siang. Proses pencarian dilakukan sejak Sabtu pagi dan […]

    Bagikan
  • Dinkes Madiun Datangi SPPG Mejayan Usai Dikenai Suspend BGN

    Dinkes Madiun Datangi SPPG Mejayan Usai Dikenai Suspend BGN

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun —  17 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Timur dihentikan operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Salah satunya SPPG Mejayan, Kabupaten Madiun. Dapur tersebut selama ini menyuplai makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sejumlah sekolah dasar dan menengah di wilayah setempat. Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten […]

    Bagikan
  • Ratusan Sekolah di Jatim Rusak, Dindik Petakan Fokus pada Kerusakan Sedang dan Berat

    Ratusan Sekolah di Jatim Rusak, Dindik Petakan Fokus pada Kerusakan Sedang dan Berat

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan ruang kelas sekolah di Jawa timur mengalami kerusakan infrastruktur. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tengah memetakan dengan fokus pada bangunan yang mengalami kerusakan sedang hingga berat. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa pemetaan dilakukan guna mengklasifikasikan tingkat kerusakan sekolah, sebagai dasar penentuan prioritas perbaikan. “Saat […]

    Bagikan
  • Pencari Ikan Diduga Tenggelam di Waduk Bendo, Ponorogo

    Pencari Ikan Diduga Tenggelam di Waduk Bendo, Ponorogo

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang pencari ikan dilaporkan tenggelam di Waduk Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, pada Sabtu (21/12/2024) sore. Hingga kini, tim SAR gabungan bersama warga setempat masih terus berupaya melakukan pencarian korban. Korban diketahui bernama Karyono (22), warga Desa Temon, Kecamatan Sawoo. Berdasarkan video amatir, pamannya, Parni (50), meminta tolong karena […]

    Bagikan
  • Kebut 3 Bulan Kedepan, Capaian Penjualan Beras SPHP Bulog Madiun Baru Capai 31,87 Persen

    Kebut 3 Bulan Kedepan, Capaian Penjualan Beras SPHP Bulog Madiun Baru Capai 31,87 Persen

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun mencatat realisasi penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga akhir September 2025 baru mencapai 31,87 persen atau 3.377 ton dari total target 10.599,5 ton. Kepala Bulog Cabang Madiun, Agung Sariyanto, mengatakan meskipun capaian masih di bawah 50 persen, pihaknya optimistis target 100 persen bisa […]

    Bagikan
expand_less