Berita Terkini
Trending Tags

Harga Sayur Anjlok Usai Nataru, Diduga Dampak Libur Program MBG

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 153
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penurunan harga sayur di berbagai pasar tradisional Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Penurunan harga sayur secara drastis di berbagai pasar tradisional Kabupaten Magetan setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu juga diduga belum beroperasinya kembali Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selama dua pekan terakhir, sebagian besar komoditas sayuran mengalami koreksi harga yang cukup besar. Kondisi ini dirasakan pedagang dan petani sebagai pukulan berat, terutama karena bertepatan dengan musim panen.

Hasil pantauan di Pasar Sayur Magetan, Jumat (9/1/2026), seledri turun dari Rp20.000 menjadi Rp8.000 per kilogram, kapri merosot dari Rp70.000 menjadi Rp25.000 per kilogram, daun sawi jatuh dari Rp8.000 menjadi Rp2.000 per kilogram, cabai rawit turun dari Rp85.000 menjadi Rp35.000 per kilogram, cabai merah keriting bergerak dari Rp50.000 ke Rp30.000 per kilogram, bawang merah turun menjadi Rp25.000 per kilogram, dan tomat anjlok ke Rp6.000 per kilogram.

Para pedagang mengaku kejatuhan harga tidak terlepas dari absennya pembelian dari program MBG. Selama ini, MBG menjadi salah satu penyangga permintaan yang cukup stabil bagi pasokan sayuran lokal.

“Hampir semua harga jatuh. Salah satu penyebabnya karena program MBG berhenti saat liburan kemarin,” ungkap Wahyu Ningsih, pedagang sayur, yang merasakan penurunan omzet secara signifikan.

Image Not Found
Penurunan harga bumbu dapur di pasar tradisional Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Pedagang lainnya, Madinah, menyampaikan bahwa stok sayur justru melimpah karena panen raya, namun permintaan tidak sebanding.

“Barang banyak masuk karena musim panen, sementara pembeli justru menurun drastis,” tuturnya.

Sejumlah pedagang menilai, jika pemerintah tidak memikirkan mekanisme penyangga ketika MBG tidak berjalan, maka kejadian seperti ini akan terus berulang setiap libur panjang.

“Kalau program berhenti begitu saja, harga pasti jatuh duluan. Petani tidak punya banyak pilihan selain menjual dengan harga apa adanya,” ujar Ahnul Firdaus, pedagang cabai, yang selama dua minggu terakhir merugi karena harga terus turun.

Dengan dimulainya kembali proses belajar mengajar, pelaku pasar berharap permintaan akan naik kembali. Namun kejatuhan harga selama dua pekan terakhir menjadi peringatan penting bahwa tanpa perencanaan transisi, program sebesar MBG justru berpotensi menciptakan ketidakstabilan pasar. Program yang bertujuan melindungi petani dan pedagang kecil justru berisiko menimbulkan goncangan harga apabila tidak dikelola secara terencana.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belum Ada Tender Tayang, Dinkes Madiun Alami Kendala Administrasi

    Belum Ada Tender Tayang, Dinkes Madiun Alami Kendala Administrasi

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Hingga akhir April yang tinggal sepekan lagi, belum satupun paket pekerjaan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Madiun yang muncul di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Lambatnya proses tender ini tak hanya terjadi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang mengacu pada penyesuaian anggaran sesuai Instruksi Presiden […]

    Bagikan
  • Pemkot dan DPRD Kota Madiun Sahkan 17 Raperda Sekaligus, Termasuk Literasi Digital dan Kota Cerdas

    Pemkot dan DPRD Kota Madiun Sahkan 17 Raperda Sekaligus, Termasuk Literasi Digital dan Kota Cerdas

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda pengambilan keputusan terhadap sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di Gedung Paripurna pada Kamis (2/4/2026). Dalam rapat tersebut, DPRD bersama Pemerintah Kota Madiun menyepakati sebanyak 17 Raperda untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah. Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD […]

    Bagikan
  • 10.000 Lebih Peserta Jalani Seleksi PPPK Tahap 2 di Kota Madiun 

    10.000 Lebih Peserta Jalani Seleksi PPPK Tahap 2 di Kota Madiun 

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 2 digelar mulai hari ini hingga 18 Mei 2025. Asrama Haji Kota Madiun kembali ditunjuk sebagai titik lokasi pelaksanaan ujian untuk wilayah Madiun dan sekitarnya. Kepala BKPSDM Kota Madiun, Harris Rahmanudin, menyampaikan bahwa pelaksanaan seleksi kali ini mencakup peserta dari berbagai […]

    Bagikan
  • Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG, Pemkot Madiun Perkuat Pengawasan SPPG

    Pasca Insiden Dugaan Keracunan MBG, Pemkot Madiun Perkuat Pengawasan SPPG

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun memastikan akan mengambil langkah usai peristiwa dugaan keracunan makanan yang menimpa belasan siswa SDN 1 Demangan pada Kamis (15/4/2026) lalu. Evaluasi akan dilakukan menyeluruh kepada Satua Pelayanan Pemenuhan Gizi ,(SPPG) di Kota Madiun. Langkah ini dilakukan untuk memastikan standar keamanan pangan tetap terjaga di seluruh titik pelaksanaan program. […]

    Bagikan
  • Operasi Ketupat 2025, 17 Kasus Kecelakaan, 26 Orang Luka-Luka

    Operasi Ketupat 2025, 17 Kasus Kecelakaan, 26 Orang Luka-Luka

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kabupaten Madiun – Lonjakan arus kendaraan selama masa mudik dan balik Lebaran 2025 di Kabupaten Madiun berdampak pada meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas. Tercatat, dalam kurun waktu hampir dua pekan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025, sedikitnya 17 kejadian kecelakaan terjadi di wilayah hukum Polres Madiun. Kasatlantas Polres Madiun, AKP Andrian Pratama, mengungkapkan dari […]

    Bagikan
  • Korban Longsor Tambang Trosono Akhirnya Ditemukan, Polres Magetan Evaluasi Aktivitas Penambangan

    Korban Longsor Tambang Trosono Akhirnya Ditemukan, Polres Magetan Evaluasi Aktivitas Penambangan

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tim gabungan akhirnya menemukan jasad Suroso (55), sopir truk yang tertimbun longsor di area tambang galian C Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Korban ditemukan pada Minggu (28/9/2025) siang dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Anggota Basarnas Pos SAR Trenggalek, Fitra Atma Casandra, menjelaskan korban ditemukan di sisi barat tebing longsoran dalam […]

    Bagikan
expand_less