Berita Terkini
Trending Tags

Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen Magetan Tersisa Satu Syarat Administrasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 277
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu lahan yang akan dijadikan sekolah rakyat (SR) permanen magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan — Proses pendirian Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kabupaten Magetan memasuki tahap akhir. Hampir seluruh persyaratan teknis dan administrasi telah dipenuhi, tinggal menunggu terbitnya rekomendasi pelepasan status tanah dari Kementerian ATR/BPN.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, menjelaskan bahwa upaya Magetan untuk mendapatkan SR permanen telah berlangsung panjang sejak 2025. Pemerintah daerah telah menghadap langsung Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan sejumlah pejabat kementerian terkait untuk menyampaikan kesiapan daerah.

Menurut Parminto, lahan awal yang diusulkan di SDN Selosari 4 telah disurvei namun dinyatakan tidak memenuhi syarat karena luasnya tidak mencapai standar minimal lima hektare. Pemkab kemudian mengusulkan lahan baru di Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Karangrejo yang akhirnya disetujui setelah dilakukan survei lapangan oleh Kementerian PUPR.

“Hasil survei menyatakan luas lahan oke, lokasi oke, semua kesiapan teknis untuk pematangan juga oke,” kata Parminto.

Namun satu catatan penting masih harus dipenuhi, yakni rekomendasi pelepasan lahan LSD dari ATR/BPN. Dokumen inilah yang hingga kini menjadi faktor penentu dimulainya pembangunan fisik oleh Kementerian PUPR.

“Kami tinggal menunggu rekomendasi dari ATR/BPN. Secara progres, semuanya sudah selesai, tinggal bukti administratif itu saja,” jelasnya.

Selain itu, pertemuan terakhir melalui zoom meeting bersama Kementerian PUPR pada Desember 2025 lalu menegaskan bahwa Magetan telah masuk jalur yang benar, hanya menunggu kelengkapan syarat akhir.

Apabila rekomendasi ATR/BPN sudah terbit, pembangunan fisik dapat segera dimulai, sementara Kementerian Sosial dan Kemendikdasmen akan menyiapkan proses rekrutmen calon siswa. Jumlah calon peserta didik dari kategori Desil Kemiskinan (DC) 1 di Magetan dinilai sangat mencukupi. Data menunjukkan terdapat lebih dari 2.400 anak usia 7 tahun dan total 8.000 anak usia sekolah SD–SMA yang memenuhi kriteria. Target yang direncanakan, apabila seluruh proses berjalan lancar, pembangunan SR permanen dapat dimulai 2026 dan siap beroperasi pada 2027. Sekolah Rakyat permanen ini dirancang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA, dengan kapasitas hingga 1.000 siswa dari keluarga berpenghasilan rendah.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Nekat! Perlintasan di Jombang Dipersempit, Truk Besar Dilarang Lewat

    Jangan Nekat! Perlintasan di Jombang Dipersempit, Truk Besar Dilarang Lewat

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Jombang – Upaya menekan risiko kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2026 terus dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Salah satunya melalui penyempitan jalan di perlintasan sebidang guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di perlintasan JPL 76 Km 86+1/2 lintas Jombang–Sembung, tepatnya di […]

    Bagikan
  • Manajemen RSUD Caruban Siap Sukseskan Program Bupati-Wabup Madiun “Mas Pur”

    Manajemen RSUD Caruban Siap Sukseskan Program Bupati-Wabup Madiun “Mas Pur”

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Manajemen RSUD Caruban siap mendukung penuh program “Mas Pur” yang digagas oleh Bupati dan Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto dan dr Purnomo Hadi. Program ini merupakan bagian dari misi pasangan Harmonis ketiga yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai inisiatif, termasuk peningkatan sarana dan prasarana kesehatan di wilayah […]

    Bagikan
  • 93 PNS Dilantik, BKPSDM Temukan Sejumlah Pelanggaran, Bupati Tekankan Integritas

    93 PNS Dilantik, BKPSDM Temukan Sejumlah Pelanggaran, Bupati Tekankan Integritas

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun resmi melantik dan mengambil sumpah janji 93 calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tahun 2026. Prosesi tersebut digelar di Pendopo Muda Graha, Kamis (9/4/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Madiun untuk menegaskan kembali pentingnya disiplin dalam birokrasi. Kepala Badan Kepegawaian dan […]

    Bagikan
  • Bocah 4 Tahun di Madiun Hilang Misterius, Warga dan BPBD Lakukan Pencarian

    Bocah 4 Tahun di Madiun Hilang Misterius, Warga dan BPBD Lakukan Pencarian

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Seorang bocah berusia 4 tahun dilaporkan hilang secara misterius di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, sejak Senin (13/4/2026) sore. Hingga Selasa (14/4/2026) pagi, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh warga bersama tim gabungan. Korban diketahui bernama Rizuka Putra Ramadhan, putra pasangan Slamet dan Suwarni. Ia terakhir terlihat sekitar pukul 17.00 […]

    Bagikan
  • Anggaran Stikerisasi Rp. 395 juta, Bupati Madiun Larang Keras Penerima Bansos Mencopot Stiker

    Anggaran Stikerisasi Rp. 395 juta, Bupati Madiun Larang Keras Penerima Bansos Mencopot Stiker

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mengambil langkah tegas mengurai benang kusut penyaluran bantuan sosial (bansos). Mulai semester dua tahun 2026, rumah seluruh penerima manfaat bantuan bakal ditempeli stiker. Dinas Sosial memasang anggaran stikerisasi mencapai Rp. 395 juta dari pos Dana Alokasi Umum (DAU). Bupati Madiun Hari Wuryanto menyatakan, pihaknya tidak main-main […]

    Bagikan
  • Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

    Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Madiun mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja melalui sektor industri padat karya guna menekan angka pengangguran di daerah setempat. Kepala Disnakerperin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, mengatakan sektor padat karya dinilai mampu menyerap ribuan tenaga kerja, khususnya dari industri sepatu.  “Industri padat karya itu menyerap […]

    Bagikan
expand_less