Berita Terkini
Trending Tags

Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen Magetan Tersisa Satu Syarat Administrasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 220
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu lahan yang akan dijadikan sekolah rakyat (SR) permanen magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan — Proses pendirian Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kabupaten Magetan memasuki tahap akhir. Hampir seluruh persyaratan teknis dan administrasi telah dipenuhi, tinggal menunggu terbitnya rekomendasi pelepasan status tanah dari Kementerian ATR/BPN.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, menjelaskan bahwa upaya Magetan untuk mendapatkan SR permanen telah berlangsung panjang sejak 2025. Pemerintah daerah telah menghadap langsung Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan sejumlah pejabat kementerian terkait untuk menyampaikan kesiapan daerah.

Menurut Parminto, lahan awal yang diusulkan di SDN Selosari 4 telah disurvei namun dinyatakan tidak memenuhi syarat karena luasnya tidak mencapai standar minimal lima hektare. Pemkab kemudian mengusulkan lahan baru di Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Karangrejo yang akhirnya disetujui setelah dilakukan survei lapangan oleh Kementerian PUPR.

“Hasil survei menyatakan luas lahan oke, lokasi oke, semua kesiapan teknis untuk pematangan juga oke,” kata Parminto.

Namun satu catatan penting masih harus dipenuhi, yakni rekomendasi pelepasan lahan LSD dari ATR/BPN. Dokumen inilah yang hingga kini menjadi faktor penentu dimulainya pembangunan fisik oleh Kementerian PUPR.

“Kami tinggal menunggu rekomendasi dari ATR/BPN. Secara progres, semuanya sudah selesai, tinggal bukti administratif itu saja,” jelasnya.

Selain itu, pertemuan terakhir melalui zoom meeting bersama Kementerian PUPR pada Desember 2025 lalu menegaskan bahwa Magetan telah masuk jalur yang benar, hanya menunggu kelengkapan syarat akhir.

Apabila rekomendasi ATR/BPN sudah terbit, pembangunan fisik dapat segera dimulai, sementara Kementerian Sosial dan Kemendikdasmen akan menyiapkan proses rekrutmen calon siswa. Jumlah calon peserta didik dari kategori Desil Kemiskinan (DC) 1 di Magetan dinilai sangat mencukupi. Data menunjukkan terdapat lebih dari 2.400 anak usia 7 tahun dan total 8.000 anak usia sekolah SD–SMA yang memenuhi kriteria. Target yang direncanakan, apabila seluruh proses berjalan lancar, pembangunan SR permanen dapat dimulai 2026 dan siap beroperasi pada 2027. Sekolah Rakyat permanen ini dirancang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA, dengan kapasitas hingga 1.000 siswa dari keluarga berpenghasilan rendah.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • APBD TA. 2026 Disepakati, Ini Program Strategis yang Dijalankan Pemkab Madiun

    APBD TA. 2026 Disepakati, Ini Program Strategis yang Dijalankan Pemkab Madiun

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun resmi menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026. Persetujuan tersebut diberikan dalam rapat paripurna yang digelar pada Rabu (26/11/2025) dan disepakati oleh seluruh fraksi DPRD Kabupaten Madiun. Dalam laporan yang dibacakan, Pendapatan Daerah tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp. 1 […]

    Bagikan
  • Viral Bocah Review Jalan Desa Rp. 190 Juta, Pemdes Pager Buka Suara

    Viral Bocah Review Jalan Desa Rp. 190 Juta, Pemdes Pager Buka Suara

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Media sosial dihebohkan dengan video viral seorang bocah laki-laki yang mereview pembangunan jalan desa yang disebut menelan anggaran hingga ratusan juta rupiah. Video berdurasi 2 menit 19 detik itu diketahui direkam di Dusun Glagah Malang, Desa Pager, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Unggahan tersebut menarik perhatian warganet, termasuk yang berkomentar di […]

    Bagikan
  • Bocah 12 Tahun di Ngawi Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai

    Bocah 12 Tahun di Ngawi Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Suasana penuh duka menyelimuti proses evakuasi jasad seorang anak berinisial AMP (12), warga Dusun Kedungprahu, Desa/Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Sabtu siang (14/2/2026). Bocah tersebut ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat bermain di sungai bersama teman-temannya. Peristiwa nahas ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Sebelumnya, korban berpamitan kepada orang tuanya untuk […]

    Bagikan
  • Rumah Warga di Ngariboyo Magetab Roboh Diterpa Hujan dan Angin

    Rumah Warga di Ngariboyo Magetab Roboh Diterpa Hujan dan Angin

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, pada Rabu (22/10/2025) menyebabkan rumah milik Jumiran (60),warga Dukuh Natah, Desa Selotinatah roboh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa robohnya bangunan bagian dapur tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp. 15 juta. Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten […]

    Bagikan
  • Bupati Tinjau Langsung Proyek Pengendalian Banjir di Ponorogo

    Bupati Tinjau Langsung Proyek Pengendalian Banjir di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko meninjau langsung sejumlah proyek pengendalian banjir di wilayahnya. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan seluruh proyek berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dalam mengurangi risiko bencana banjir. Salah satu proyek yang ditinjau adalah normalisasi dam di Kelurahan Tonatan. Proyek ini merupakan bagian dari upaya jangka […]

    Bagikan
  • Anggaran Pembangunan RTLH Yang Bersumber APBD Tidak Terdampak Efisiensi

    Anggaran Pembangunan RTLH Yang Bersumber APBD Tidak Terdampak Efisiensi

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Program Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ) di Kabupaten Madiun dipastikan tidak terhalang efisiensi. Sebanyak 221 unit RTLH rencananya akan ditangani menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) setempat mencatat terdapat 8.489 unit RTLH yang tersebar di 15 kecamatan di […]

    Bagikan
expand_less