Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

BPBD Magetan Petakan Titik Rawan Bencana, Fokus Pengawasan di Wilayah Dataran Tinggi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 250
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan memperkuat mitigasi bencana hidrometeorologi seiring meningkatnya intensitas hujan. Pemantauan difokuskan pada kawasan dataran tinggi yang memiliki potensi longsor lebih besar.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Magetan, Cahaya Wijaya, menjelaskan bahwa wilayah rawan bencana kini terbagi menjadi dua zona besar, yaitu daerah bawah dengan risiko banjir, serta daerah atas yang memiliki potensi longsor dan angin kencang.

“Wilayah bawah jenis ancamannya banjir, namun saat ini masih aman. Titik yang paling rawan ada di wilayah atas yakni wilayah Kecamatan Poncol, Plaosan, hingga Panekan yang memiliki tingkat kemiringan tanah tinggi,” ujarnya Rabu (21/1/2026).

Ia menambahkan bahwa bencana angin kencang secara umum bisa terjadi di beberapa titik, termasuk kejadian terakhir di Mojopurno, yang menunjukkan bahwa potensi bencana tak hanya terfokus di lereng-lereng gunung saja. Untuk memperkuat kesiapsiagaan, BPBD tengah menyiapkan posko khusus di wilayah Plaosan. Posko tersebut dirancang untuk menjangkau dua kecamatan rawan longsor di Plaosan dan Poncol.

BPBD juga telah memeriksa tujuh perangkat Early Warning System (EWS) yang tersebar di kawasan rawan bencana, meliputi pendeteksi longsor, gempa, hingga banjir. “Usia perangkat sudah di atas enam hingga tujuh tahun, tetapi hasil pengecekan kemarin semua masih berfungsi dengan baik,” kata Cahaya.

Langkah ini menjadi bagian dari laporan BPBD kepada pemerintah pusat melalui rapat virtual bersama Wakil Menteri Dalam Negeri terkait peningkatan eskalasi bencana hidrometeorologi tahun ini.

Tak hanya itu, BPBD Magetan juga melakukan mitigasi bencana pada sekitar lokasi wisata. Menyusul dua kejadian longsor di kawasan Telaga Sarangan, masing-masing dari sisi timur utara dan timur selatan, BPBD bergerak cepat melakukan pembatasan akses dan mitigasi lapangan.

“Lokasi longsor sudah kami amankan dan kami tutup sementara. Ada piket petugas di lapangan sesuai instruksi pimpinan. Jalur dialihkan dan volume kendaraan dibatasi karena tonase sangat berpengaruh,” jelas Cahaya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat lokal masih diperbolehkan melintas, namun dengan pengawasan dan pembatasan ketat demi menghindari potensi longsor susulan. Meski kejadian terbaru tidak terjadi saat hujan, indikasi gerakan tanah dinilai muncul dari kondisi tanah yang jenuh air dan terpicu oleh getaran kendaraan yang melintas.

Terkait kelanjutan penggunaan jalur Sarangan yang masih dapat dilalui mobil, BPBD menyerahkan keputusan final kepada tim teknis Dinas Pekerjaan Umum. “Kami menunggu analisa beban oleh teman-teman PU. Karena ini akses masyarakat, harapannya tetap bisa dilewati. Namun keselamatan tetap prioritas, jadi harus dihitung penguatannya,” ungkap Cahaya. Saat ini, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo juga telah menutup sebagian akses dan melakukan penanganan awal di titik longsor tersebut.(Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Larungan Sesaji Telaga Ngebel, Tumpeng Ikan Nila 300 Kilogram Jadi Ikon Baru

    Larungan Sesaji Telaga Ngebel, Tumpeng Ikan Nila 300 Kilogram Jadi Ikon Baru

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga dan wisatawan memadati kawasan wisata Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Selasa (16/6/2026), untuk menyaksikan prosesi Larungan Sesaji yang menjadi bagian dari rangkaian Grebeg Suro sekaligus peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Tradisi tahunan yang menjadi salah satu agenda wisata unggulan Kabupaten Ponorogo tersebut berlangsung meriah sejak pagi hari. […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Libatkan LPMK Percepat Program Pilah Sampah dari Rumah, TPA Winongo Butuh Penanganan Cepat

    Pemkot Madiun Libatkan LPMK Percepat Program Pilah Sampah dari Rumah, TPA Winongo Butuh Penanganan Cepat

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun terus mempercepat upaya penanganan persoalan sampah dengan memperluas keterlibatan masyarakat. Setelah meluncurkan program Pilah Sampah dari Rumah, kini pemerintah menggandeng Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) untuk memperkuat pelaksanaan program di seluruh kelurahan. Langkah tersebut diambil sebagai respons atas kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Winongo yang membutuhkan […]

    Bagikan
  • DPRD dan Bupati Madiun Sepakati 2 Raperda Non-APBD, Atur Investasi hingga Pasar Modern

    DPRD dan Bupati Madiun Sepakati 2 Raperda Non-APBD, Atur Investasi hingga Pasar Modern

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun bersama Bupati Madiun menyepakati dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) non-APBD dalam rapat paripurna di ruang sidang utama DPRD, Rabu (25/2/2026). Dua Raperda tersebut mengatur tentang Penanaman Modal serta Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Swalayan. Persetujuan ditandai dengan penandatanganan bersama antara pimpinan DPRD dan Bupati Madiun sebagai tahap […]

    Bagikan
  • Kuota 415 Jemaah! Pelunasan Biaya Haji Magetan 2026 Dimulai, 55 Jemaah Terkendala Kesehatan dan Wafat

    Kuota 415 Jemaah! Pelunasan Biaya Haji Magetan 2026 Dimulai, 55 Jemaah Terkendala Kesehatan dan Wafat

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tahapan pelunasan biaya Haji 2026 untuk Kabupaten Magetan resmi berjalan. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, memastikan seluruh proses telah mengikuti jadwal yang ditetapkan pemerintah pusat. Ida menjelaskan, pelunasan tahap pertama berlangsung sejak 22 November hingga 23 Desember 2025. Sementara itu, pelunasan tahap kedua dijadwalkan pada 2–9 […]

    Bagikan
  • Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Madiun Baru 29,41 Persen, Kota Madiun Tuntas 100 Persen

    Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Madiun Baru 29,41 Persen, Kota Madiun Tuntas 100 Persen

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Realisasi penyaluran bantuan pangan oleh Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Madiun hingga pertengahan April 2026 baru mencapai 29,41 persen. Meski demikian, capaian di masing-masing daerah menunjukkan progres yang berbeda, dengan Kota Madiun telah tuntas 100 persen. Pimpinan Perum Bulog Kancab Madiun, Agung Sarianto, menjelaskan bahwa distribusi bantuan pangan masih terus berjalan […]

    Bagikan
  • Puluhan ASN Magetan Ajukan Cuti Haji, Dua Pejabat Struktural Ikut Berangkat

    Puluhan ASN Magetan Ajukan Cuti Haji, Dua Pejabat Struktural Ikut Berangkat

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebanyak 31 aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Magetan mengajukan cuti untuk menunaikan ibadah haji pada musim haji 2026. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan pejabat struktural yang dipastikan tidak akan menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) selama masa cuti. Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Magetan, total jemaah […]

    Bagikan
expand_less