Berita Terkini
Trending Tags

BPBD Magetan Petakan Titik Rawan Bencana, Fokus Pengawasan di Wilayah Dataran Tinggi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 29
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan memperkuat mitigasi bencana hidrometeorologi seiring meningkatnya intensitas hujan. Pemantauan difokuskan pada kawasan dataran tinggi yang memiliki potensi longsor lebih besar.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Magetan, Cahaya Wijaya, menjelaskan bahwa wilayah rawan bencana kini terbagi menjadi dua zona besar, yaitu daerah bawah dengan risiko banjir, serta daerah atas yang memiliki potensi longsor dan angin kencang.

“Wilayah bawah jenis ancamannya banjir, namun saat ini masih aman. Titik yang paling rawan ada di wilayah atas yakni wilayah Kecamatan Poncol, Plaosan, hingga Panekan yang memiliki tingkat kemiringan tanah tinggi,” ujarnya Rabu (21/1/2026).

Ia menambahkan bahwa bencana angin kencang secara umum bisa terjadi di beberapa titik, termasuk kejadian terakhir di Mojopurno, yang menunjukkan bahwa potensi bencana tak hanya terfokus di lereng-lereng gunung saja. Untuk memperkuat kesiapsiagaan, BPBD tengah menyiapkan posko khusus di wilayah Plaosan. Posko tersebut dirancang untuk menjangkau dua kecamatan rawan longsor di Plaosan dan Poncol.

BPBD juga telah memeriksa tujuh perangkat Early Warning System (EWS) yang tersebar di kawasan rawan bencana, meliputi pendeteksi longsor, gempa, hingga banjir. “Usia perangkat sudah di atas enam hingga tujuh tahun, tetapi hasil pengecekan kemarin semua masih berfungsi dengan baik,” kata Cahaya.

Langkah ini menjadi bagian dari laporan BPBD kepada pemerintah pusat melalui rapat virtual bersama Wakil Menteri Dalam Negeri terkait peningkatan eskalasi bencana hidrometeorologi tahun ini.

Tak hanya itu, BPBD Magetan juga melakukan mitigasi bencana pada sekitar lokasi wisata. Menyusul dua kejadian longsor di kawasan Telaga Sarangan, masing-masing dari sisi timur utara dan timur selatan, BPBD bergerak cepat melakukan pembatasan akses dan mitigasi lapangan.

“Lokasi longsor sudah kami amankan dan kami tutup sementara. Ada piket petugas di lapangan sesuai instruksi pimpinan. Jalur dialihkan dan volume kendaraan dibatasi karena tonase sangat berpengaruh,” jelas Cahaya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat lokal masih diperbolehkan melintas, namun dengan pengawasan dan pembatasan ketat demi menghindari potensi longsor susulan. Meski kejadian terbaru tidak terjadi saat hujan, indikasi gerakan tanah dinilai muncul dari kondisi tanah yang jenuh air dan terpicu oleh getaran kendaraan yang melintas.

Terkait kelanjutan penggunaan jalur Sarangan yang masih dapat dilalui mobil, BPBD menyerahkan keputusan final kepada tim teknis Dinas Pekerjaan Umum. “Kami menunggu analisa beban oleh teman-teman PU. Karena ini akses masyarakat, harapannya tetap bisa dilewati. Namun keselamatan tetap prioritas, jadi harus dihitung penguatannya,” ungkap Cahaya. Saat ini, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo juga telah menutup sebagian akses dan melakukan penanganan awal di titik longsor tersebut.(Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Ungkap Dugaan Suap Tenaga Kerja Asing, Jerat 2 Eks Dirjen Kemnaker

    KPK Ungkap Dugaan Suap Tenaga Kerja Asing, Jerat 2 Eks Dirjen Kemnaker

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 8 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan tenaga kerja asing (TKA) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Ironisnya, 2 tersangka diantaranya merupakan mantan Dirjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK). Hal itu disampaikan dalam konfrensi pers oleh Pelaksana Harian (Plh) […]

    Bagikan
  • Atap Lapuk hingga Bocor, Empat Pasar Tradisional di Kabupaten Madiun Butuh Revitalisasi

    Atap Lapuk hingga Bocor, Empat Pasar Tradisional di Kabupaten Madiun Butuh Revitalisasi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kondisi fisik sejumlah pasar tradisional milik Pemerintah Kabupaten Madiun kian memprihatinkan. Kerusakan bangunan, terutama pada bagian atap yang telah lapuk, menyebabkan kebocoran dan mengganggu aktivitas jual beli para pedagang maupun pengunjung pasar. Salah satu pembeli di Pasar Dolopo mengatakan keprihatinan jika melihat pasar sebagai pusat perekonomian tapi terkesan kumuh dan tidak […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Sampaikan LKPJ Tahun 2024, Ini Capaian Pemkot Madiun

    Wali Kota Madiun Sampaikan LKPJ Tahun 2024, Ini Capaian Pemkot Madiun

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun, Selasa (25/03/2025).  Dalam laporan yang dibacakan, Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun menerangkan dari segi pengelolaan anggaran, Pendapatan Daerah Tahun 2024 terealisasi 1,171 triliun rupiah dan Belanja Daerah terealisasi 1,172 triliun rupiah. […]

    Bagikan
  • Pelaku Order Fiktif Dijerat Pasal 379 KUHP, Terancam 3 Bulan Penjara

    Pelaku Order Fiktif Dijerat Pasal 379 KUHP, Terancam 3 Bulan Penjara

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satreskrim Polres Madiun Kota menindaklanjuti kasus penipuan dengan modus order fiktif yang dilakukan oleh Natilda Alira warga Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Dalam konferensi pers pada Jumat (16/05/2025), Kasat Reskrim AKP Agus Setiawan didampingi Kasi Humas Polres Madiun Kota, mengungkapkan perempuan 21 tahun tersebut telah ditetapkan sebagai […]

    Bagikan
  • MBG di Ponorogo Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

    MBG di Ponorogo Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ponorogo untuk sementara dihentikan. Pantauan di lapangan, aktivitas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di halaman Kodim 0802 Ponorogo tampak sepi pada Senin (19/05/2025). Tak terlihat kegiatan memasak maupun lalu-lalang kendaraan pengantar makanan seperti biasanya. Dua unit mobil pickup yang biasa […]

    Bagikan
  • Marak Virus Super Flu, Dinkes Madiun Pastikan Belum Ada Temuan Kasus

    Marak Virus Super Flu, Dinkes Madiun Pastikan Belum Ada Temuan Kasus

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun memastikan hingga awal Januari 2026 belum ditemukan kasus super flu atau Influenza A H3N2 di wilayahnya. Otoritas kesehatan menilai situasi masih aman dan terkendali. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, mengatakan pihaknya belum menerima laporan adanya kasus super flu di masyarakat. “Sampai saat […]

    Bagikan
expand_less