Berita Terkini
Trending Tags

24 Kasus Kecelakaan di Perlintasan KA, Daop 7 Madiun Intensifkan Sosialisasi Keselamatan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • visibility 333
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
KAI Daop 7 Madiun menggelar sosialisasi keselamatan bagi pengguna jalan. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Ancaman kecelakaan terus membayangi perlintasan sebidang kereta api. Sesuai data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun sepanjang 2025 tercatat sebanyak 24 kejadian. Sebagai rincian 6 kali melibatkan kendaraan, 17 kali melibatkan orang dan 1 kali menemper hewan liar.

Menyikapi hal itu, KAI Daop 7 Madiun turun langsung ke lapangan dengan menggandeng taruna dan taruni Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun untuk menggelar sosialisasi keselamatan bagi pengguna jalan. Kegiatan edukasi keselamatan perjalanan kereta api itu digelar pada Jumat (23/1/2026) di tiga perlintasan sebidang rawan di Kota Madiun, yakni JPL 01, JPL 138, dan JPL 136. 

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa perlintasan sebidang masih menjadi titik kritis terjadinya kecelakaan. Salah satu pemicunya yakni rendahnya disiplin pengguna jalan.

“Keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana, tetapi juga oleh perilaku masyarakat. Banyak kecelakaan terjadi karena pengguna jalan tidak patuh aturan saat melintas rel,” ujar Tohari.

Dalam sosialisasi tersebut, petugas KAI bersama PPI Madiun membentangkan spanduk, membagikan pesan edukatif melalui poster, serta menyampaikan imbauan menggunakan pengeras suara. Pengguna jalan diingatkan untuk selalu berhenti, melihat kanan dan kiri, serta memastikan kondisi aman sebelum melintasi rel, baik di perlintasan yang dijaga maupun tidak dijaga.

Tohari menyebut, ketidakpatuhan terhadap rambu dan sinyal perlintasan masih menjadi faktor dominan kecelakaan lalu lintas di jalur kereta api. Padahal, aturan hukum telah mengatur kewajiban pengguna jalan secara tegas.

Ia merujuk Pasal 114 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang mewajibkan pengemudi berhenti saat sinyal berbunyi atau palang pintu mulai ditutup, serta mendahulukan perjalanan kereta api.

“Kereta api melaju dengan kecepatan tinggi dan memiliki jarak pengereman yang sangat panjang. Sekali masinis melihat bahaya, kereta tidak bisa langsung berhenti. Karena itu, kesabaran berhenti sejenak bisa menyelamatkan nyawa,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, KAI Daop 7 Madiun berharap kesadaran dan kedisiplinan masyarakat di perlintasan sebidang semakin meningkat. Kepatuhan terhadap aturan dinilai bukan hanya soal hukum, tetapi juga menyangkut keselamatan diri sendiri dan orang lain.

“Keselamatan di perlintasan sebidang adalah tanggung jawab bersama. Dengan disiplin dan saling menghargai, kita bisa mencegah insiden yang sebenarnya dapat dihindari,” pungkas Tohari.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Magetan Berbagi Bingkisan Lebaran, Ojol dan Tukang Becak Terbantu

    Polres Magetan Berbagi Bingkisan Lebaran, Ojol dan Tukang Becak Terbantu

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Magetan menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan bingkisan Lebaran kepada para pengemudi ojek online (ojol) dan tukang becak di wilayah Kabupaten Magetan. Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Magetan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, didampingi jajaran pejabat […]

    Bagikan
  • Penuh Luka Lebam, Visum Ungkap Dugaan Kekerasan pada Jenazah Warga Sukorejo Play Button

    Penuh Luka Lebam, Visum Ungkap Dugaan Kekerasan pada Jenazah Warga Sukorejo

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Hasil visum dan autopsi terhadap jenazah Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengungkap adanya sejumlah luka lebam di beberapa bagian tubuh korban. Luka tersebut diduga akibat kekerasan benda tumpul. Visum dan autopsi dilakukan oleh tim medis forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Kediri Polda Jawa Timur […]

    Bagikan
  • Stasiun Caruban Kian Modern, Jadi Andalan Mobilitas Warga Madiun

    Stasiun Caruban Kian Modern, Jadi Andalan Mobilitas Warga Madiun

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Stasiun Caruban terus menunjukkan perannya sebagai pusat mobilitas masyarakat di Kabupaten Madiun. Berada di bawah pengelolaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, stasiun yang terletak di Kecamatan Mejayan tersebut kini tidak hanya menjadi titik keberangkatan dan kedatangan penumpang, tetapi juga berkembang sebagai simpul konektivitas yang semakin modern dan […]

    Bagikan
  • Khidmatnya Pengendara di Kota Madiun Ikuti Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-80 RI

    Khidmatnya Pengendara di Kota Madiun Ikuti Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-80 RI

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Masyarakat yang tengah melintas di seputaran Tugu Nol Kilometer Kota Madiun harus berhenti sejenak pada Minggu (17/08/2025). Sekitar 5 menit, mereka melakukan penghormatan saat detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia. Prosesi tersebut digelar tepat pada pukul 10.00 WIB yang diyakini memiliki filosofi penting dalam menandai kemerdekaan RI. 5 anggota Pasukan […]

    Bagikan
  • SDN 02 Taman Kota Madiun Terima 5 Siswa ABK pada Tahun Ajaran 2026/2027, Perkuat Komitmen Sekolah Inklusi

    SDN 02 Taman Kota Madiun Terima 5 Siswa ABK pada Tahun Ajaran 2026/2027, Perkuat Komitmen Sekolah Inklusi

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – SDN 02 Taman Kota Madiun kembali menegaskan komitmennya sebagai sekolah dasar penyelenggara pendidikan inklusi. Pada penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027, sekolah tersebut menerima enam siswa baru, dengan lima di antaranya merupakan anak berkebutuhan khusus (ABK). Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak selama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Turun Tangan, Pasangan Lansia di Tepi Bantaran Akhirnya Direlokasi

    Wali Kota Madiun Turun Tangan, Pasangan Lansia di Tepi Bantaran Akhirnya Direlokasi

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pasangan lansia yang tinggal di sebuah gubuk reyot di tepian Bantaran Madiun akhirnya mau direlokasi. Meski awalnya menolak, keduanya akhirnya setuju untuk dipindahkan setelah dibujuk oleh Wali Kota Madiun, Maidi. Mereka pun dipindahkan sementara ke shelter Dinsos PPPA Kota Madiun yang terletak di Jalan Srindit Kelurahan Nambangan Kidul.  Kisah pasangan […]

    Bagikan
expand_less