Empat Kursi Eselon II Pemkab Madiun Kosong, Bupati Siapkan Seleksi JPT
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 50 menit yang lalu
- visibility 23
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun — Empat posisi jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun masih kosong. Bupati Madiun Hari Wuryanto berencana menyiapkan kebijakan pengisian jabatan tersebut melalui mekanisme seleksi terbuka dan kompetitif.
Empat jabatan setingkat eselon II yang mengalami kekosongan yakni Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta Asisten Administrasi Umum.
Kekosongan sejumlah jabatan strategis tersebut menjadi bagian dari penataan birokrasi yang akan dilakukan Pemkab Madiun setelah sejumlah aparatur sipil negara (ASN) memasuki masa pensiun.
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, rencana mutasi dan pengisian jabatan akan dilakukan setelah proses pensiun sejumlah ASN rampung pada akhir Agustus 2026.
“Ya, bar ngene. Pak Asisten kan terakhir bulan Agustus. Kita menghormati, mudah-mudahan doakan sukses,” ujar Hari Wuryanto, Selasa (1/9/2026).

Selain empat jabatan eselon II, sejumlah posisi pejabat struktural setingkat eselon IIIA juga masih mengalami kekosongan. Jabatan tersebut antara lain Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kepala Bagian Perekonomian, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan (Adbang), Camat Wungu, dan Camat Wonoasri.
Pengisian jabatan eselon II nantinya dapat dilakukan melalui seleksi JPT pratama. Mekanisme tersebut merupakan proses pengisian jabatan pimpinan tinggi di lingkungan pemerintah daerah secara terbuka dan kompetitif berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Dengan sejumlah jabatan strategis yang kosong, penataan dan pengisian pejabat menjadi penting untuk memastikan roda pemerintahan serta pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Pemkab Madiun kini diperkirakan akan menentukan langkah pengisian jabatan setelah seluruh proses administrasi terkait ASN yang memasuki masa pensiun selesai. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez





