Berita Terkini
Trending Tags

Petani di Madiun Pangkas Biaya Produksi hingga 80 Persen dengan Pestisida Nabati

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 46 menit yang lalu
  • visibility 23
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani menunjukkan penerapan Manajemen Tanaman Sehat (MTS) dan pemanfaatan pestisida nabati bisa menekan ongkos biaya hingga 80 persen dibanding penggunaan pestisida kimia. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Petani di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, membuktikan pertanian ramah lingkungan tak selalu berarti biaya produksi lebih mahal. Melalui penerapan Manajemen Tanaman Sehat (MTS) dan pemanfaatan pestisida nabati, ongkos budidaya padi mereka disebut bisa ditekan hingga 80 persen dibanding penggunaan pestisida kimia.

Salah satu petani, Sukardiono, mengatakan penghematan terutama berasal dari pengurangan penggunaan bahan kimia dalam pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT).

“Dari segi biaya produksi, kita bisa menekan hampir 80 persen,” kata Sukardiono saat Temu Lapang Manajemen Tanaman Sehat di Desa Klumutan, Sabtu (5/9/2026).

Tak hanya memangkas biaya, penerapan MTS juga berdampak pada hasil panen. Sukardiono menyebut produksi padi di lahan seluas sekitar 1.500 meter persegi yang sebelumnya belum mencapai satu ton, kini bisa menembus lebih dari satu ton.

Kualitas beras yang dihasilkan juga dinilai lebih baik dan dapat masuk kategori beras premium.

“Dari segi warna kelihatan natural sekali,” ujarnya.

Pengurangan pestisida kimia dilakukan dengan memanfaatkan bahan biologis yang tersedia di lingkungan sekitar. Salah satunya adalah Paeni, bahan pengendali hama yang dibuat dari limbah air kedelai.

Bahan tersebut dipilih karena Desa Klumutan dikenal memiliki aktivitas produksi tahu dan tempe yang menghasilkan limbah air kedelai dalam jumlah cukup banyak.

“Kita tidak pakai kimia. Semua kita pakai dari biologis yang ada di sekitar kita. Hasil limbah air kedelai itu kita bikin Paeni,” kata Sukardiono.

Paeni kemudian dimanfaatkan sebagai bahan insektisida untuk membantu mengendalikan OPT pada tanaman padi.

Pemanfaatan limbah lokal ini menunjukkan penerapan pertanian berbasis hayati dapat dilakukan dengan memanfaatkan potensi yang tersedia di sekitar petani, tanpa harus bergantung pada bahan produksi yang mahal.

Penerapan MTS di Desa Klumutan saat ini telah melibatkan 25 petani dari enam kelompok tani. Praktik tersebut tidak hanya dilakukan di lahan percontohan atau demplot, tetapi mulai ditularkan kepada petani lain di sekitar lokasi.

“Pesertanya 25. Semuanya sudah menerapkan. Terus itu getok tularan di sekitar petani-petani sekitar mereka,” tuturnya.

Para petani juga memberikan pupuk dan bahan pengendali hasil olahan mereka kepada petani lain. Langkah tersebut diharapkan memperluas penerapan budidaya padi berbasis hayati di Desa Klumutan.

Meski menawarkan efisiensi biaya dan peningkatan hasil, penerapan MTS masih menghadapi tantangan, terutama perubahan cuaca dan iklim yang semakin sulit diprediksi.

Karena itu, Sukardiono berharap petani mendapat dukungan teknologi pengamatan cuaca seperti Automatic Weather Station (AWS). Informasi cuaca yang lebih akurat dinilai penting agar petani dapat menentukan waktu tanam, pemeliharaan, hingga pengendalian hama secara lebih tepat. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bobol ATM di Magetan Hampir Sempurna, Tapi Gagal Karena Jejak Digital – Polisi Tangkap Residivis di Jambi

    Bobol ATM di Magetan Hampir Sempurna, Tapi Gagal Karena Jejak Digital – Polisi Tangkap Residivis di Jambi

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Aksi pembobolan mesin ATM senilai Rp649 juta di sebuah minimarket kawasan Desa Karangsono, Kecamatan Barat, Magetan, awal Juni lalu, nyaris menjadi kejahatan yang tak terungkap. Para pelaku bekerja sistematis, membagi peran dengan rapi, menggunakan alat profesional, hingga kabur melintasi pulau. Namun celah kecil dalam jejak digital dan pergerakan kendaraan membawa […]

    Bagikan
  • Persaingan Kursi Sekda Magetan Menghangat, Delapan Kandidat Resmi Bertarung

    Persaingan Kursi Sekda Magetan Menghangat, Delapan Kandidat Resmi Bertarung

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan memasuki babak baru. Delapan nama telah dinyatakan lolos administrasi dan siap melangkah ke tahap berikutnya. Daftar peserta diumumkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan pada Senin (25/8/2025). Dari delapan kandidat, tujuh di antaranya merupakan pejabat Pemkab Magetan, sementara satu nama […]

    Bagikan
  • Dewa 19 Bakal Guncang Ponorogo pada Penutupan Peringatan Hari Jadi ke-529

    Dewa 19 Bakal Guncang Ponorogo pada Penutupan Peringatan Hari Jadi ke-529

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kabar menggembirakan bagi para Baladewa di Ponorogo. Grup musik legendaris Dewa 19 direncanakan akan tampil di Bumi Reog untuk memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-529 Kabupaten Ponorogo. Informasi ini beredar luas di media sosial dalam beberapa hari terakhir, dan kini telah dikonfirmasi langsung oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Ia menyatakan telah […]

    Bagikan
  • Bupati Sugiri Sancoko dan Sejumlah Orang Diperiksa di Polres Ponorogo

    Bupati Sugiri Sancoko dan Sejumlah Orang Diperiksa di Polres Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko pada Jumat (07/11/2025). Pintu rumah dinas Bupati Ponorogo di Pringgitan tertutup rapat begitu kabar Operasi Tangkap Tangan (OTT) mencuat ke publik. Dua mobil plat AD terpantau memasuki rumah dinas diduga pegawai KPK. Selang beberapa saat, dua […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Ajak Warga Rutin Servis Kendaraan Demi Kendalikan Polusi Udara

    Pemkab Madiun Ajak Warga Rutin Servis Kendaraan Demi Kendalikan Polusi Udara

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan lingkungan dengan rutin melakukan servis kendaraan. Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk mengurangi polusi udara yang disebabkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor. Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi menegaskan bahwa pemerintah daerah turut berkontribusi dalam upaya menyelamatkan generasi mendatang […]

    Bagikan
  • Dua Bocah di Ngawi Ditemukan Tewas di Sungai, Diduga Terpeleset Saat Bermain

    Dua Bocah di Ngawi Ditemukan Tewas di Sungai, Diduga Terpeleset Saat Bermain

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dua anak berusia 4 dan 5 tahun di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di aliran sungai desa, Sabtu (21/2/2026) sore. Keduanya dilaporkan hilang setelah tidak kembali ke rumah seusai bermain. Menurut Kapolsek Paron, AKP Muh. Nur Haris, kedua korban berinisial A dan M tinggal berdekatan […]

    Bagikan
expand_less