Berita Terkini
Trending Tags

PMK Kembali Muncul di Ngawi, 30 Sapi Terinfeksi dan Pedagang Mulai Waswas

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • visibility 181
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PMK Kembali Muncul sejumlah pedagang di Pasar Hewan Kandangan was was. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Kemunculan kembali kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Ngawi menandai fase baru kewaspadaan sektor peternakan. Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) setempat mencatat 30 ekor sapi terindikasi terjangkit dan tersebar di 10 kecamatan serta 15 desa. Meski belum masuk kategori wabah besar, situasi ini cukup memicu tekanan di pasar hewan yang sebelumnya mulai pulih dari episode PMK sebelumnya.

Di Pasar Hewan Kandangan, geliat jual beli tampak tidak sepadat hari-hari normal. Warsono, salah satu pedagang, menyebut adanya perubahan perilaku pembeli sejak kabar kasus PMK kembali muncul.

“Begitu ada kabar PMK muncul lagi, jelas pedagang tidak tenang,” kata Warsono, Sabtu (24/1/2026). 

Ia menambahkan bahwa sapi yang terjangkit otomatis jatuh harga, membuat pedagang menanggung risiko kerugian. Menurutnya, pembeli kini lebih selektif dan cenderung menahan diri.

“Orang tidak mau ambil risiko. Ada yang bilang khawatir sapi yang dibawa pulang menulari kandang mereka,” ujarnya.

Warsono menyebut kondisi saat ini mengingatkan pada situasi beberapa tahun lalu, ketika pedagang merugi dalam waktu singkat akibat merosotnya nilai jual ternak.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan DPP Ngawi, Tony Wibowo, mengatakan bahwa laporan yang masuk tidak menunjukkan pola penyebaran terpusat.

“Ada 30 sapi yang mengarah ke PMK, sebarannya tidak menumpuk di satu wilayah. Tersebar di 10 kecamatan dan 15 desa,” kata Tony.

Image Not Found
DPP Ngawi memperketat pemeriksaan hewan, termasuk penyemprotan dan pemeriksaan fisik sebelum transaksi. Foto : Nan-Sinergia

Ia menyebut bahwa 15 sapi sudah menunjukkan pemulihan, sementara sisanya masih dipantau oleh petugas lapangan. Meski demikian, Tony mengakui masih ada jeda pelaporan dari peternak yang membuat deteksi dini tidak optimal.

“Ada beberapa kasus yang baru dilaporkan setelah gejala muncul beberapa hari. Ini memperlambat penanganan,” ujarnya.

PMK dikenal cepat menular, terutama di lokasi dengan pergerakan ternak tinggi. Pasar hewan menjadi salah satu titik paling rentan. DPP Ngawi memperketat pemeriksaan hewan di area ini, termasuk penyemprotan disinfektan dan pemeriksaan fisik sebelum transaksi.

“Kalau ada satu hewan terinfeksi lolos pemeriksaan di pasar, penyebarannya bisa meluas. Itu yang kami cegah,” ujar Tony.

Selain di pasar kabupaten, pengawasan juga dilakukan di pasar hewan tingkat desa yang kerap luput dari pantauan.

Vaksinasi disebut tetap berjalan, namun partisipasi peternak menjadi tantangan tersendiri. “Masih ada yang enggan atau menunda vaksinasi. Ini menyulitkan pencegahan,” kata Tony.

Meski langkah-langkah pengawasan diperketat, peternak di tingkat bawah memegang peranan vital. Tony menekankan bahwa pelaporan cepat sangat menentukan keberhasilan pengendalian.

“Gejala awal seperti sariawan atau kesulitan berjalan harus segera dilaporkan. Kalau menunggu parah, potensi penularan makin besar,” ujarnya.

Ia juga menyinggung soal kebersihan kandang, yang menjadi salah satu faktor mempertahankan kondisi hewan.

Munculnya kembali PMK ini menjadi alarm dini bagi sektor perdagangan ternak di Ngawi. Mengingat periode awal tahun biasanya menjadi fase peningkatan transaksi, para pedagang waspada jika lonjakan kasus berlanjut dapat mengganggu stabilitas harga.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aston Madiun Gelar Ajang Kompetisi Perhotelan, Jaring Bakat Generasi Muda

    Aston Madiun Gelar Ajang Kompetisi Perhotelan, Jaring Bakat Generasi Muda

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perkembangan kebutuhan industri perhotelan terhadap sumber daya manusia yang tidak hanya terampil secara teori, tetapi juga siap kerja secara praktik. Kali ini, Aston Madiun Hotel & Conference Center dan fave hotel Madiun menghadirkan ajang kompetisi edukatif, yaitu Bed Making Competition dan Cooking Competition 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen […]

    Bagikan
  • Anggaran Mobil Dinas Dialihkan ke Infrastruktur, Pemkab Magetan Pastikan Sesuai Tuntutan Publik

    Anggaran Mobil Dinas Dialihkan ke Infrastruktur, Pemkab Magetan Pastikan Sesuai Tuntutan Publik

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik rencana pengadaan mobil dinas yang sempat memicu aksi mahasiswa di depan DPRD Kabupaten Magetan, Senin (01/09/2025), akhirnya mendapat jawaban dari pemerintah daerah. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Prihasmoro, memastikan bahwa pos anggaran untuk kendaraan dinas senilai hampir Rp. 10 miliar sudah tidak lagi digunakan untuk pembelian mobil baru. Dana tersebut dialihkan […]

    Bagikan
  • Kisah Inspiratif Nurisha Kitana, Mahasiswi UI Asal Magetan yang Terpilih Jadi Delegasi UNICEF Dunia

    Kisah Inspiratif Nurisha Kitana, Mahasiswi UI Asal Magetan yang Terpilih Jadi Delegasi UNICEF Dunia

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dari sebuah rumah sederhana di Kecamatan Maospati, Magetan, lahirlah sosok muda yang kini mengharumkan nama daerahnya di tingkat nasional hingga dunia. Ia adalah Nurisha Kitana, mahasiswi Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) yang berhasil menjadi delegasi UNICEF di forum internasional Global NCD Alliance Forum 2025 di Kigali, Rwanda. Perjalanannya bukan sekadar deretan […]

    Bagikan
  • Bencana di Ponorogo Turun Drastis, BPBD Catat Penurunan Hampir 45 Persen

    Bencana di Ponorogo Turun Drastis, BPBD Catat Penurunan Hampir 45 Persen

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo mencatat jumlah kejadian bencana sepanjang tahun 2025 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun dikonfirmasi pada Kamis (8/1/2026), menyebutkan berdasarkan hasil kaji cepat, total bencana yang tercatat mencapai 186 kasus. “Dari jumlah itu, 100 kasus merupakan tanah longsor, 47 banjir, […]

    Bagikan
  • Bupati Magetan Rotasi 18 Kepala Dinas, Dorong Penyegaran dan Penguatan Layanan Publik

    Bupati Magetan Rotasi 18 Kepala Dinas, Dorong Penyegaran dan Penguatan Layanan Publik

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi merotasi dan melantik 18 pejabat pimpinan tinggi pratama dalam upacara pelantikan yang digelar di Pendopo Surya Graha, Selasa (10/3/2026). Rotasi besar-besaran ini juga dibarengi pelantikan kepala sekolah dan kepala UPTD puskesmas se-Magetan. Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, yang menegaskan bahwa rotasi jabatan dilakukan […]

    Bagikan
  • Demo Tak Jadi Digelar di Kejari Magetan, MAKI Ubah Haluan Lapor ke Kejati Jatim

    Demo Tak Jadi Digelar di Kejari Magetan, MAKI Ubah Haluan Lapor ke Kejati Jatim

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan yang sebelumnya santer diberitakan, akhirnya tak muncul di lapangan. Massa yang diklaim mencapai ratusan orang tak terlihat dan memunculkan tanda tanya di publik. Batal, ditunda, atau justru hilang momentum. Koordinator MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, menegaskan bahwa absennya aksi […]

    Bagikan
expand_less