Berita Terkini
Trending Tags

Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polres Madiun Fokus Disiplin Lalu Lintas

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 681
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Apel Operasi Keselamatan Semeru 2026 Polres Madiun, (2/2/2026), Foto : Tova

Sinergia | Madiun — Kepolisian Resor (Polres) Madiun resmi menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang dilaksanakan selama 14 hari kedepan, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini bertujuan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026.

Kegiatan tersebut diawali dengan Apel Gelar Pasukan di wilayah Kabupaten Madiun sebagai bentuk kesiapan personel dan sarana prasarana pendukung. Apel dipimpin Wakapolres Madiun Kompol Mukhamad Lutfi.

Dalam amanatnya, Lutfi menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Semeru merupakan operasi cipta kondisi yang digelar serentak di seluruh Indonesia. Operasi ini menjadi langkah awal kepolisian dalam mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

“Operasi ini mengedepankan pendekatan humanis, preemtif, dan preventif, namun tetap disertai penegakan hukum secara selektif,” kata Kompol Lutfi, Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan, fokus utama operasi adalah meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, khususnya pengendara sepeda motor dan pengemudi angkutan umum. Salah satu langkah yang dilakukan yakni pemeriksaan kendaraan atau ramp check terhadap angkutan umum, termasuk bus reguler dan bus pariwisata.

“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kendaraan laik jalan dan aman digunakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menambahkan bahwa Operasi Keselamatan Semeru 2026 juga bertujuan mempersiapkan masyarakat menghadapi tradisi mudik dan wisata Lebaran.

“Kami ingin memastikan seluruh armada angkutan umum siap beroperasi sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman saat mudik maupun arus balik nanti,” kata AKBP Kemas.

Kapolres juga mengimbau masyarakat Kabupaten Madiun agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Adapun sasaran pelanggaran dalam operasi ini meliputi pengendara tidak menggunakan helm SNI, berkendara di bawah umur, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, tidak menggunakan sabuk pengaman, berboncengan lebih dari satu orang, serta melebihi batas kecepatan. (Tov)

Image Not Found
Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • 677 Kios Pasar Dialihkan ke Penyewa, Pemkot Madiun Pastikan Penataan Sesuai Aturan

    677 Kios Pasar Dialihkan ke Penyewa, Pemkot Madiun Pastikan Penataan Sesuai Aturan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai melakukan pengalihan dan penataan ulang kios di sejumlah pasar tradisional. Total 677 kios yang sebelumnya disegel kini dialihkan kepada penyewa yang menempati sesuai ketentuan. Salah satu lokasi yang menjadi fokus kegiatan adalah Pasar Sleko di Jalan Trunojo Kota Madiun, Jawa Timur. Langkah ini merupakan tindak lanjut […]

    Bagikan
  • Satgas Pangan Polres Madiun Kota Siaga Ramadan–Idul Fitri, Tegas Tindak Penimbunan Bapokting

    Satgas Pangan Polres Madiun Kota Siaga Ramadan–Idul Fitri, Tegas Tindak Penimbunan Bapokting

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Madiun Kota menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap upaya spekulasi maupun penimbunan bahan pokok penting (Bapokting) selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri. Kasat Reskrim Polres Madiun Kota Iptu Agus Riadi mengatakan, pengawasan harga dan distribusi bahan pokok dilakukan secara intensif setiap hari. “Pengawasan Bapokting itu setiap […]

    Bagikan
  • Kasus Pelecehan Seksual di Madiun, Pelaku Dibekuk Polisi Usai Korban Lapor 110

    Kasus Pelecehan Seksual di Madiun, Pelaku Dibekuk Polisi Usai Korban Lapor 110

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Geger, Kabupaten Madiun, setelah menerima laporan dugaan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan. Seorang pria berinisial ADP (24), warga Desa Uteran, diamankan polisi hanya sekitar dua menit setelah laporan diterima melalui layanan darurat 110. Korban berinisial CD (27), warga Desa Nglandung, Kecamatan Geger, melaporkan dugaan pelecehan yang […]

    Bagikan
  • BNPT Ingatkan Bahaya Radikalisme, Magetan Masuk Zona Rawan

    BNPT Ingatkan Bahaya Radikalisme, Magetan Masuk Zona Rawan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Label zona merah potensi intoleransi dan radikalisme kini melekat pada Kabupaten Magetan. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menunjukkan daerah ini masuk kategori rawan, sehingga perlu langkah pencegahan lebih serius. Menanggapi kondisi tersebut, BNPT bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur menggelar sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme. Kegiatan itu […]

    Bagikan
  • Sepanjang 2025, 13 ASN Magetan Ajukan Perceraian, Ekonomi Jadi Faktor Utama

    Sepanjang 2025, 13 ASN Magetan Ajukan Perceraian, Ekonomi Jadi Faktor Utama

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Magetan mencatat sebanyak 13 aparatur sipil negara (ASN) mengajukan perceraian sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, dua pasangan memilih untuk rujuk, sedangkan 11 perkara lainnya masih berproses. Analis SDM Aparatur BKPSDM Magetan, Nyta, menyampaikan bahwa persoalan ekonomi menjadi faktor utama penyebab retaknya […]

    Bagikan
  • Ribuan Warga Magetan Serbu Polres untuk Urus SKCK Jelang Seleksi PPPK

    Ribuan Warga Magetan Serbu Polres untuk Urus SKCK Jelang Seleksi PPPK

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, antrean panjang pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) terlihat di Polres Magetan. Hingga Selasa (16/09/2025), jumlah pengajuan sudah menembus 1.100 berkas. Kasi Humas Polres Magetan, Ipda Indra, mengungkapkan lonjakan terbesar terjadi sehari sebelumnya. “Senin (15/09/2025) tercatat ada 550 pemohon dalam sehari. […]

    Bagikan
expand_less